JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Articles
3,084 Documents
PELATIHAN KOMUNIKASI INTERNAL GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS TIM PADA ORGANISASI SISWA SMA DI MASA PANDEMI COVID-19
Dian Dwi Nur Rahmah;
Louise Monica Kurnia Gultom;
Ageng Rizkiana Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10663
Abstrak: Sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan anggota yang dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan efektivitas tim dalam organisasi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan komunikasi internal dari anggota organisasi agar keefektivitasan tim pada sebuah organisasi juga dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pemberian pelatihan dengan cara ceramah, diskusi, games, dan terakhir dilakukan evaluasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan secara daring dengan bantuan aplikasi Zoom Meeting. Peserta yang terlibat dalam pengabdian ini merupakan pengurus dan anggota PIK-R Express SMA Negeri 6 Samarinda sebanyak 27 orang. Hasil pengabdian ini terdapat peningkatan pemahaman akan pentingnya komunikasi internal pada organisasi. Peningkatan ini berdampak pada efektivitas tim dengan pre-test rata-rata sebesar 67 dan post-test sebesar 69, angka kenaikan sebesar 3%.Abstract: A good organization needs members who can communicate well, so as to increase effectiveness of the team can also run smoothly. The purpose of this community service was to improve internal communication from organizational members so that team effectiveness in an organization can also increase. The method used in this service is the provision of training by lectures, discussions, games, and finally an evaluation. The implementation of the service is carried out online with the help of the Zoom Meeting application. Participants involved in this service were administrators and 27 members of PIK-R Express SMA Negeri 6 Samarinda. The results of this service have increased understanding of the importance of internal communication in the organization. This increase has an impact on the effectiveness of the team with an average pre-test of 67 and post-test of 69, an increase of 3%. The results of the evaluation of participants' reactions showed satisfaction and positivity.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS BEKAS DAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN BAKU RECYCLE PAPER
Siva Devi Azahra;
Destiana Destiana;
Siti Puji Lestariningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11482
Abstrak: Meningkatnya limbah kertas menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan sehingga membutuhkan solusi untuk menanggulangi hal tersebut. Desa Sungai Kupah merupakan desa tujuan wisata yang juga menghadapi permasalahan limbah kertas yang berasal dari berbagai kegiatan masyarakat. Pendampingan pembuatan kertas daur ulang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru untuk masayarakat sehingga dapat memanfaatkan limbah kertas serta menghasilkan produk ramah lingkungan yang memiliki ciri khas, bernilai ekonomi, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dan diolah menjadi souvenir desa wisata yang ramah lingkungan. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan memberikan pemaparan mengenai urgensi penanganan dan potensi pemanfataan limbah kertas, praktek pembuatan kertas daur ulang, serta evaluasi pengetahuan kepada 31 orang peserta. Orientasi awal menunjukkan bahwa 80,25% peserta belum mengetahui mengenai keterampilan pembuatan kertas daur ulang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 63,23 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 89,68. Survey kepuasan mitra juga menunjukkan nilai lebih dari 90% yang menunjukkan tingat penerimaan materi Sangat Baik. Peningkatan keterampilan peserta ditunjukkan dengan berhasilnya masing-masing peserta membuat kertas daur ulang. Seluruh peserta juga berpendapat bahwa keterampilan ini berpotensi untuk dikembangkan menkadi souvenir khas Desa Wisata Sungai Kupah dan tertarik untuk diberikan pendampingan lebih lanjut untuk pembuatan souvenir dari kertas daur ulang.Abstract: The increase in paper waste causes various environmental problems that require a solution. Sungai Kupah Village is a tourist destination that also faces the problem of paper waste from various community activities. Assistance in the manufacture of recycled paper aims to provide new skills for the community so that they can utilize waste paper and produce environmentally friendly products that have characteristics that have economic value so that they have the potential to be developed and processed into eco-friendly tourist village souvenirs. The activities were carried out by explaining the urgency of handling and potential utilization of paper waste, the practice of making recycled paper, and evaluating knowledge to 31 participants. The orientation showed that 80.25% of the participants needed to learn about making recycled paper. The evaluation results showed increased participants' knowledge, as seen from the average pre-test score of 63.23 and the post-test average score of 89.68. The satisfaction survey also shows a value of more than 90%, which indicates the level of acceptance is excellent. The improvement of participants' skills was shown by the success of each participant in making recycled paper. All participants also thought that this skill had the potential to be developed into souvenirs of Sungai Kupah Tourism Village and were interested in being given further assistance in making souvenirs from recycled paper.
PEMBERDAYAAN KADER TB ‘AISYIYAH DALAM UPAYA PERBAIKAN KUALITAS HIDUP PASKA TB DENGAN SEKUELE PARU DI MASA PANDEMI COVID-19
Ana Majdawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10235
Abstrak: Pasien Paska Tuberkulose (TB) adalah pasien yang dinyatakan sembuh dari TB berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan penunjang. Masalah yang sering terjadi pada paska TB adalah sekuele paru (45,45%) yang menimbulkan keluhan mudah lelah dan berat badan menurun yang berakibat penurunan kualitas hidup. Kondisi rumah berdempetan dan sirkulasi udara kurang baik juga menjadi problem paska TB. Pasien paska TB ini lebih mudah mudah tertular Covid-19 dan menimbulkan kerusakan paru yang lebih berat. Kota Yogyakarta termasuk kota dengan jumlah pasien paska TB yang berisiko Covid-19 cukup tinggi. Berdasarkan permasalah tersebut, Tim Pengabdi melakukan kegiatan pengabdian masyrakat yang melibatkan kader TB 'Aisyiyah Daerah Kota Yogyakarta sebanyak 40 orang. Evaluasi keberhasilan metode ini dengan evaluasi pretest dan post-test untuk pengetahuan dan praktek pernafasan yang efektif pada pasien paska TB. Hasil pretest rata-rata dengan Kahoot sebelum materi adalah 35, dan post-test hasil post-test rata-rata 75. Kegiatan ini dilakukan dengan metode Daring atau online, mengingat situasi pandemi.Abstract : Post Tuberculosis (TB) patients are patients who have recovered from TB based on clinical symptoms and supporting examinations.. The problem that often occurs in post-TB is pulmonary sequelae (45.45%) which causes complaints of fatigue and weight loss which results in a decrease in quality of life. The condition of the houses being close together and the poor air circulation are also a problem after TB. These post-TB patients are more easily infected with Covid-19 and cause more severe lung damage. The city of Yogyakarta is one of the cities with a high number of post-TB patients at risk of Covid-19. Based on these problems, we plan to disseminate information to TB cadres 'Aisyiyah Yoyakarta City with lecture methods about post-TB with Covid-19, and respiratory training to improve quality of life. Evaluation of the success of this method with pretest and post-test evaluation for knowledge and practice of effective breathing in post-TB patients. The average pretest result with Kahoot before the material was 35, and the average post-test result was 75. This activity was carried out using the online method, considering the pandemic situation.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBANGKIT LISRIK HYBRID PHOTOVOLTAIC DAN TURBIN ANGIN MODEL HORIZONTAL MENGGUNAKAN SENSOR PZEM 004T KONTROL BERBASIS DATA LONGGER
Andi Taufik Ali;
Moh. Ahsan S. Mandra;
Gusdin Shawal;
Risma Haris
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11028
Abstrak: Teknologi tepat guna Hybrid Solar Cell dan Turbin Angin dengan Sistem Kontrol Berbasis Data Longger untuk kebutuhan Energi Listrik Petani Tambak Udang. Permasalahan akses dan kebutuhan listrik yang tidak terpenuhi menjadi kendala tambak udang tradisional. Kendala yang dialami Petani Tambak udang tradisional, mengeluhkan tidak adanya akses listrik di tambak yang dia kelola, sehingga produksi tambak udang yang mereka hasilkan tergolong rendah dibandingkan Petani Tambak yang lain. Adapun metode pelaksanaan kegiatan yaitu FGD tentang kebutuhan alat di Petani tambak, kemudian mendesain mesin yang sesuai kebutuhan dan membuat Teknologi hybrid solar cell serta turbin angin berbasis data longger, selanjutnya pengujian kualitas tambak udang setelah pemasangan teknologI hybrid. Hasil program pengabdian kepada masyarakat yang dicapai dari Teknologi hybrid solar cell dan turbin angin dengan sistem kontrol berbasis data longer telah berfungsi dan memenuhi 100 % uji fungsionality dan uji usuability dengan kategori baik. Dengan memberikan akses listrik terhadap tambak, petani tambak udang dapat meningkatkan kualitas, mutu, dan kuantitas hasil panen.Abstract: This article discusses Hybrid Solar Cell and Wind Turbine Technology with Android-Based Control System for the Electric Energy needs of Shrimp Farmers. By utilizing renewable energy sources that are friendly to the environment, unlimited availability, economical, and many others. The implementation methods carried out are analyzing user needs, designing, making hybrid solar cell and wind turbine technology based on android control, checking functionality, checking usuability, and testing the quality of shrimp ponds after the installation of hybrid technology. There are 5 shrimp farmers participating in this training. The results achieved from the hybrid solar cell and wind turbine technology with an android-based control system have functioned and fulfilled 100% of the functionality and usuability tests with good categories. By providing electricity access to ponds, shrimp pond farmers can improve the quality, quality and quantity of their harvests.
INTRODUKSI TEKNOLOGI MESIN PAKAN UDANG WINDU PADA POKDAKAN JASA TAMBAK ACEH TAMIANG
Muhammad Jamil;
Agus Putra AS;
Baihaqi Baihaqi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10510
Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi mesin pakan udang windu dalam upaya menciptakan kemandirian pakan bagi pokdakan jasa tambak. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan transfer teknologi melalui serangkaian tahapan kegiatan antaranya koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan kegiatan yang tercatat melalui lembar post test memperlihatkan 5 anggotakelompok (22,7%) sangat mengetahui materi bahan baku pembuatan pakan pelet, 6 anggota pokdakan (27,3%) mengetahui secara baik materi teknik penjemuran pakan pelet. Hasil pendampingan memperlihatkan sebanyak 6 anggota pokdakan (27,2%) memahami tata cara pembuatan pakan, 7 anggota kelompok (31,8%) mengetahui prosedur penggunaan mesin pakan dan 3 anggota kelompok lainnya (13,6%) memahami tata cara pengisian buku pencatatan produk. Disimpulkan bahwa 9 anggota kelompok (40,9%) memahami dengan baik materi tata cara pengoperasian mesin pakan pelet dan 12 anggota kelompok (54,7%) cukup memahami materi jumlah bahan baku yang digunakan dalam pembuatan pakan pelet udang windu.Abstract: This community service (PKM) aims to introduce tiger shrimp feed machine technology in an effort to create feed independence for the pokdakan jasa tambak. The method used is an educational approach and technology transfer through a series of stages of activities such as coordination, socialization, implementation of activities, mentoring and monitoring and evaluation. All stages of activities recorded through the post test sheet showed that 5 group members (22.7%) were very familiar with the raw materials for making pellet feed, 6 pokdakan members (27.3%) knew well the material for drying pellet feed techniques. The results of the mentoring showed that 6 members of the pokdakan (27.2%) understood the procedure for making feed, 7 group members (31.8%) knew the procedure for using a feed machine and 3 other group members (13.6%) understood the procedure for filling out the product record book. It was concluded that 9 group members (40.9%) understood well the material for operating the pellet feed machine and 12 group members (54.7%) quite understood the material for the amount of raw materials used in making tiger shrimp pellet feed.
PELAYANAN DAN ASISTENSI PELAPORAN SURATPEMBERITAHUAN TAHUNAN WAJIB PAJAK DI FRESH MARKET GRAND GALAXY
S. Pentanurbowo;
Ratih Kumala;
Adinda Mustika Tunnisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11235
Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Maret 2022 di Fresh Maret Grand Galaxy yang terletak di wilayah Kota Bekasi. Tujuan diadakan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Wajib Pajak, membantu pemerintah dalam memenuhi target pelaporan SPT Tahunan, serta memudahkan Wajib Pajak dalam melaporkan SPT Tahunan. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode pendekatan yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah yang ada yaitu dengan melakukan metode penyuluhan, asistensi serta bimbingan. Adapun Wajib Pajak yang telah mengunjungi Pojok Pajak Fresh Market Galaxy sejak tanggal 8 Maret sampai 31 Maret 2022, sebanyak 122 Wajib Pajak. Tahapan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan (1) tahap persiapan; (2) tahap pelaksanaan; dan (3) tahap monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan yang telah dilakukan bahwa dapat meningkatkan pengetahuan wajib pajak mengenai pentingnya melapor pajak, antusias wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan maupun konsultasi perpajakan. Kegiatan pengabdian ini juga menemukan bahwa Relawan pajak dapat meningkatkan softskill maupun hardskill perpajakan dan pengetahuan serta pengalaman dalam mengasistensi para Wajib Pajak Orang Pribadi.Abstract: This community service activity is a service activity that has been carried out in March 2022 at fresh March Grand Galaxy which is located in the Bekasi City area. The purpose of this service is to provide services, assistance with annual tax returns, and tax consultations for free. This stage of community service is carried out by (1) the preparation stage; (2) the implementation stage; and (3) the monitoring and evaluation stage. The results of the activities that have been carried out that can increase taxpayers' knowledge about the importance of reporting taxes, taxpayers' enthusiasm to report annual tax returns and tax consultations. This service activity also found that tax volunteers can improve skills and knowledge as well as experience in assisting individual taxpayers. Therefore, considering the large benefits of this Tax Corner activity, it is further necessary to hold a similar tax corner in other areas, in collaboration with several media partners in Bekasi City, so that information about the procurement of tax corners can be widely spread, immediately providing wi-fi facilities to support the internet network.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS BUMDES DALAM MELAKUKAN PRODUCT PHOTOGRAPHY
Handy Ferdiansyah;
Sunandar Said
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10158
Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga yang dibentuk untuk melakukan usaha ekonomi di desa. Oleh karena itu BUMDesa dapat mejalankan unit usaha termasuk perdagangan. Kendala yang dihadapi selama ini adalah pemasaran produk Desa yang masih bersifat lokal. Oleh karena itu, diperlukan peran teknologi digital untuk mengatasi masalah tersebut. Media pemasaran digital yang paling sederhana adalah melalui Sosial media. Pemasaran produk melalui sosial media membutuhkan keterampilan terutama dalam memilih gambar yang dapat menarik calon pelanggan. Oleh karena itu perlu diketahui teknik pengambilan foto/gambar produk yang baik. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes dalam melakukan Foto Produk dan pemasaran produk melalui sosial media. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan seminar dan pelatihan. Peserta yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah para pengurus BUMDes Desa Compong, Desa Lombo dan Desa Leppangeng serta dari unsur pelaku usaha yang ada di Desa. Jumlah peserta yang mengikuti adalah 20 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan Pre Test di awal kegiatan dan Post Test di akhir kegiatan dalam bentuk kuis. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 27,5% serta peningkatan rata-rata keterampilan sebesar 22,5%. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan Foto Produk dan pemasaran produk melalui media sosial.Abstract: Village-Owned Enterprises (BUMDes) are institutions formed to conduct economic business in the village. Therefore, BUMDes can run business units including trading. The obstacle faced so far is the marketing of village products which are still local. Therefore, the role of digital technology is needed to overcome these problems. The simplest digital marketing media is through social media. Product marketing through social media requires skills, especially in choosing images that can attract potential customers. Therefore, it is necessary to know the technique of taking good photos/images of products. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of BUMDes management in conducting product photos and product marketing through social media. The method used in this service is through seminars and training. The participants involved in this study were the BUMDes administrators of Compong Village, Lombo Village and Leppangeng Village as well as elements of business actors in the village. The number of participants who took part was 20 people. Evaluation of activities is carried out by giving a Pre Test at the beginning of the activity and a Post Test at the end of the activity in the form of a quiz. Based on the evaluation results obtained an average increase in knowledge of 27.5% and an average increase in skills of 22.5%. This service activity can improve the knowledge and skills of participants in doing Product Photos and product marketing through social media.
PENINGKATAN KOMPETENSI PEMASARAN PRODUK WARGA BELAJAR PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MARKETPLACE DAN CANVA
Safuri Musa;
Sri Nurhayati;
Rahmi Zubaedah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10912
Abstrak: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sanggar Juang dengan warga belajar pendidikan kecakapan hidup sejumlah 20 orang. Produk yang dihasilkan oleh warga belajar program pendidikan kecakapan hidup di PKBM Sanggar Juang antara lain olahan pangan local seperti keripik talas, sabun pencuci piring, keripik sayur, dan makanan ringan. Mitra mengalami kendala dalam membuat desain merk, menjual hasil produksi secara online dan bagaimana membuat label kemasan yang menarik. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah mitra memiliki pengetahuan baru mengenai pemasaran produk secara online melalui market place, dan peningkatan kemampuan desain merk dan desain kemasan produk. Kegiatan yang diberikan oleh tim peneliti adalah pembuatan akun marketplace serta optimalisasi marketplace untuk menjual produk warga belajar PKBM Sanggar Juang dan pelatihan pembuatan desain merk dan desain label kemasan dengan menggunakan aplikasi Canva. Metode pada pengabdian ini diawali dengan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan terakhir dilakukan observasi dan evaluasi. Pada perencanaan tim melakukan wawancara pemberian pretest dan observasi, sedangkan pada saat pelakanaan tim melakukan kegiatan pelatihan dan diakhiri dengan melakukan evaluasi berupa posttest dan pengawasan serta pendampingan penggunaan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian pelatihan yang diberikan menunjukkan bahwa para peserta telah mampu membuat design merk dan desain kemasan yang menarik, warga belajar PKBM Sanggar Juang juga sudah mampu membuat akun di beberapa marketplace dimana peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35% dan dari evaluasi pelatihan bahwa 25% menyatakan pelatihan baik dan 75% menyatakan pelatihan ini Sangat Baik.Abstract: Community Learning Activity Center (PKBM) Sanggar Juang with 20 people learning life skills education. The products produced by residents studying the life skills education program at PKBM Sanggar Juang include processed local foods such as taro chips, dish soap, vegetable chips, and snacks. Partners experience problems in making brand designs, selling products online and how to make attractive packaging labels. The purpose of this training activity is for partners to have new knowledge about online product marketing through market places, and to improve brand design and product packaging design capabilities. The activities provided by the research team were creating a marketplace account and optimizing the marketplace to sell products for the Sanggar Juang PKBM learning community and training on making brand designs and packaging label designs using the Canva application. The method of this service begins with planning, implementation and finally observation and evaluation. In planning, the team conducted interviews with pretests and observations, while during the implementation the team carried out training activities and ended with an evaluation in the form of posttests and supervision and assistance in the use of knowledge after the training. The results of the training service activities provided indicate that the participants have been able to create attractive brand designs and packaging designs, PKBM Sanggar Juang learning residents have also been able to create accounts in several marketplaces where the participants' knowledge increased by 35% and from the training evaluation that 25% stated that the training good and 75% said this training was Very Good.
EDUKASI MENGENAI PEDOMAN GIZI SEIMBANG PADA IBU BEKERJA
Dina Lusiana Setyowati;
Dewi Yuniar;
Annisa Dwi Kartika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10407
Abstrak: Ibu yang bekerja memiliki peranan ganda di dalam rumah tangga. Di samping bekerja, dituntut juga untuk mengurus keperluan keluarga lainnya, sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan pemenuhan gizi untuk diri sendiri yang dapat berujung pada terjadinya permasalahan gizi. Dalam menunjang produktivitas selama bekerja, penting untuk memberi perhatian lebih mengenai pemenuhan kecukupan gizi. Pola konsumsi dapat mempengaruhi tingkat kesehatan suatu individu, jika pola konsumsi baik, maka akan berdampak baik pula bagi tubuh dan begitu pula sebaliknya. Tujuan diadakannya kegiatan ini diharapkan terdapat adanya peningkatan pengetahuan sasaran terhadap prinsip gizi seimbang sehingga dapat berperilaku sesuai pedoman gizi seimbang dan dapat menerapkan prinsip serta pedoman gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan adalah sosialisasi dengan menampilkan PowerPoint mengenai materi pedoman gizi seimbang. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu yang bekerja. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pre-test sebelum kegiatan sosialisasi dilaksanakan dan post-test sesudah kegiatan sosialisasi dilaksanakan. Berdasarkan hasil pengabdian tidak ada perubahan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasi, dengan nilai rata-rata pengetahuan sebelum, yaitu 6.59 dan nilai rata-rata sesudah, yaitu 6.94.Abstract: Working mothers have multiple roles in the household. In addition to work, they also have to take care of other family needs, so they tend to ignore their own nutritional needs which can lead to nutritional problems. In order to maintain productivity during work, it is important to pay more attention to the fulfillment of nutritional adequacy. Consumption patterns can affect the level of health of an individual, if the consumption pattern is good, it will have a good impact on the body and vice versa. The purpose of this outreach activity is to increase the target knowledge on the principles of balanced nutrition so that they can live their lives according to balanced nutrition guidelines and can apply balanced nutrition principles and guidelines in daily life. The implementation method is socialization by showing PowerPoint on balanced nutrition guidelines. The target of the activity is working mothers. Evaluation of activities is carried out by conducting a pretest and a pos-test. From the calculation results, there is no significant change between the results of the pre-test and post-test, with the average value of prior knowledge, which is 6.59 and the average value after, which is 6.94.
PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBAHAN DASAR MINYAK KAYU PUTIH UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI KAYU PUTIH
Fandro Armando Tasijawa;
Elia Radianto;
Vanny Leutualy
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11148
Abstrak: Minyak kayu putih hanya dihasilkan oleh beberapa daerah, termasuk Pulau Buru sebagai penghasil tanaman kayu putih terbesar di Maluku. Kondisi ini dapat dapat digunakan untuk mengoptimalkan produk, namun dapat juga dilakukan inovasi bagi perkembangan produk minyak kayu putih. Sehingga pengabdian ini bertujuan untuk melatih mitra melakukan inovasi hand sanitizer berbahan dasar minyak kayu putih. Metode yang digunakan yaitu pelatihan melalui penyampaian materi dan simulasi pembuatan hand sanitizer, pendampingan secara langsung maupun digunakan video panduan, serta monitoring evaluasi dengan melibatkan pemerintah desa kepada lima orang pekerja di UMKM Ketel Waitule, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan ini yaitu peserta mampu membuat hand-sanitizer dengan nilai observasi 85,5 dan peningkatan pengetahuan dari nilai mean pre-test 72,86 menjadi 98,7 pada post-test. Peningkatan pengetahuan pada hasil pre-test dan post-test menunjukkan pekerja di UMKM Ketel Waitule sudah memahami pentingnya minyak kayu putih untuk dilakukan inovasi. Selain itu, nilai observasi praktik pembuatan hand-sanitizer juga sangat baik. Hal ini berarti Ketel Waitule dapat melakukan inovasi produk tetapi perlu evaluasi monitoring yang berkelanjutan dan dukungan dari multi sektor untuk pengembangannya.Abstract: Eucalyptus oil is only produced by a few regions, including Buru Island the largest producer of eucalyptus in Maluku. This condition can be used to optimize the product, but innovations can also be made to develop eucalyptus oil products. So this service aims to train partners to innovate hand sanitizers made from eucalyptus oil. The methods used are drilling through the delivery of materials and simulations of making hand sanitizers, direct assistance or use of video guides, as well as evaluation monitoring involving the village government for five workers at the Waitule Boiler MSME, Buru Regency, Maluku Province. The results that have been achieved in this activity are that participants can make hand sanitizers with an observation value of 85.5 and an increase in knowledge from the pre-test mean value of 72.86 to 98.7 in the post-test. Increased knowledge of the results of the pre-test and post-test shows that workers in the Waitule Ketel MSME have understood the importance of eucalyptus oil for innovation. In addition, the value of observing the practice of making hand sanitizer is also excellent. This means that the Waitule boiler can innovate products but needs continuous monitoring evaluation and support from multi sectors for its development.