cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
LITERASI DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK MGMP BAHASA INGGRIS SMP Ilza Mayuni; Uwes Chairuman; Imas Wahyu Agustina; Tara Mustikaning Palupi; Kurniawan Aji Subianto; Alvin Harya Putra; Pieter Pieter
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11650

Abstract

Abstrak: Kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama, namun sebagian besar guru di Kabupaten Agam mengalami kendala dalam penguasaan digital ini. Program pendampingan menjadi salah satu upaya untuk memfasilitasi guru Bahasa Inggris SMP tersebut dengan kemampuan literasi digital melalui program Kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Universitas Negeri Jakarta. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian multiyear, program pendampingan ini dilaksanakan selama empat hari penuh secara tatap muka, pada 23 – 26 Juni 2022, dan melibatkan lima orang dosen dan tiga orang mahasiswa. Hasil angket dan refleksi akhir program menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuannya memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Pasca pendampingan, lokakarya berseri bertema Microlearning untuk pembelajaran digelar secara virtual setiap bulan dan melibatkan lebih banyak dosen. Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Kabupaten Agam, kegiatan ini dijadikan sebagai program unggulan untuk tiga tahun ke depan dan akan melibatkan semua guru pengampu Bahasa Inggris.Abstract: The ability to use technology is one of the important factors in learning English in the Kurikulum Merdeka in Junior High Schools, however, most teachers in Agam Regency experience problems mastering these digital skills. This mentoring program is one of the efforts to facilitate Junior High School English teachers with digital literacy skills as a Partnership program between the Agam Regency Government and the Jakarta State University. As a follow-up to the results of multi-year research in the previous year, this program was held face-to-face for four full days, 23 – 26 June 2022, involving five lecturers and three students. The questionnaire and the final reflection show that this activity is beneficial and in line with the needs of teachers in utilizing technology for learning. After the mentoring, this program continued with a series of workshops themed on Microlearning in English learning held virtually every month. Based on the evaluation results of Agam Regency, this activity is designated as a flagship program for the next three years and will involve all English teachers.
DETEKSI DINI TUBERKULOSIS PARU MELALUI PEMERIKSAAN ANTI-TB KEPADA MASYARAKAT Meri Meri; Rianti Nurpalah; Meti Kusmiati; Hendro Kasmanto; Yane Liswanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10270

Abstract

Abstrak : Peningkatan kasus baru Tuberkulosis dapat karena adanya individu kontak erat dengan penderita Tuberculosis, yang dapat meningkat sebanyak 6,6 kali lipat. Mengingat hal tersebut diperlukan adanya upaya preventif agar tidak terjadi kasus baru melalui penegakkan diagnosa secara dini sehingga dapat diketahui apakah individu ada yang sudah terpapar atau belum, selain itu dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan seperti yang dicanangkan dalam laporan Tuberculosis secara global oleh WHO. Wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi merupakan wilayah yang memiliki kasus Tuberkulosis, sehingga diperlukan upaya pengendalian kasus. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mendeteksi dini kasus Tuberculosis menggunakan diagnosa laboratorium Anti-TB sebagai upaya preventif dan bahkan pengobatan lebih lanjut jika ada yang terpapar. Metode yang dilakukan adalah melalui pemeriksaan laboratorium Rapid Tes Anti-TB ke rumah masing-masing warga yang dekat dengan penderita Tuberculosis. Hasil pengabdian yaitu sebanyak 5 orang yang bersedia diperiksa hasilnya adalah negative. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui jumlah persentase antusias masyarakat dalam melakukan deteksi dini kasus Tuberkulosis. Keseimpulan: masyarakat terdeteksi secara dini tidak mengalami tuberkulosis. Masyarakat disarankan untuk lebih intensif memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terutama masyarakat yang diduga masih memiliki kontak erat dengan penderita serta mengkonsumsi makanan yang kayak nutrisi.Abstract: The increase in new cases of tuberculosis can be caused by the presence of individuals who are in close contact with people with tuberculosis, which can increase by as much as 6.6 times. As a consequence, preventive measures should be implemented to avoid the occurrence of new cases through the use of diagnostic testing, allowing it to be determined whether any individual suffers or not. Also, preventive steps should be taken to find out if the person gets sick or not. The purpose of community service is to early detect tuberculosis cases using anti-TB laboratory diagnostics as a preventive effort and even further treatment if anyone is exposed. The method carried out is through a Rapid Anti-TB Test laboratory examination of the homes of each resident who is close to tuberculosis sufferers. The result of the service is that as many as five people who are willing to be checked, the results are negative. Evaluation of activities is carried out through the percentage of community enthusiasm in conducting early detection of tuberculosis cases. People who check for anti-TB do not experience tuberculosis. People are advised to more intensively check themselves into health services, especially people who are suspected of still having close contact with sufferers. People are advised to more intensively check themselves into health services, especially people who are suspected of still having close contact with sufferers and consuming foods that are high in nutrients.
PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KERJA KONSTRUKSI UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN DAN KESIAPSIAGAAN TERHADAP BENCANA GEMPA Erik Wahyu Pradana; Senot Sangadji; Muhammad Yani Bhayusukma; Purwanto Purwanto; Setiono Setiono; Agus Parwito Rahmadi; Sholihin As'ad; Endang Rismunarsi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11075

Abstract

Abstrak: Sebagian besar tenaga kerja konstruksi di Indonesia hanya berbekal pada pengalaman dan proses belajar autodidak. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya partisipasi tukang bangunan dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Untuk itu, Grup Riset SMARTQuake, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempa. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 14 Juli 2022 bersama Dinas PUPR Kabupaten Pacitan. Sebanyak 39 peserta dari kalangan kontraktor, kepala tukang/mandor, tukang, dan pelayan tukang tercatat mengikuti kegiatan ini. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi peserta. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rerata post-test sebesar 33% dari nilai rerata pre-test.Abstract: The majority of Indonesian construction workers are merely equipped with experience and a self-taught learning process. The low engagement of construction workers in education and training to increase their competence exacerbates this issue. Therefore, SMARTQuake Research Group, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret (UNS) initiate community service activities through training, increasing the construction worker's competence to raise earthquake awareness and preparedness for earthquake disaster mitigation. This activity was carried out on 14th July 2022 in collaboration with Dinas PUPR of Pacitan Regency. Thirty-nine participants from the contractors, chief builders, builders, and builder's servants were registered to participate in this activity. The monitoring and evaluation results show that this training positively impacts the participant’s competence. It is evidenced by the increase in the post-test mean value by 33% from the pre-test mean value.
REVITALISASI GERAKAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DI DAERAH PESISIR Sulidah Sulidah; Ana Damayanti; Donny Tri Wahyudi; Darni Darni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10549

Abstract

Abstrak: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit endemik di Kota Tarakan dengan angka incident rate diatas rerata nasional. Pemberantasan Sarang Nyamuk sebagai strategi utama pencegahan penularan virus dengue terindikasi tidak berlangsung secara semestinya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali gerakan PSN sebagai strategi utama pencegahan DBD. Metode pelaksanaannya berupa pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Lokus kegiatan di Desa Tanjung Pasir dan Tanjung Batu yang merupakan daerah pesisir. Mitra program ini ialah Puskesmas dan Kelurahan Mamburungan serta melibatkan tokoh dan masyarakat dilokasi kegiatan. Indikator keberhasilan diukur berdasarkan partisipasi masyarakat dalam gerakan PSN dan Angka Bebas Jentik. Tahapan revitalisasi meliputi: (1) Pembentukan dan pembekalan kader; (2) Penyuluhan kesehatan; (3) Pemeriksaan jentik dan survey populasi nyamuk aedes aegypti; (4) Menggerakkan masyarakat melalui kerja bakti bersih lingkungan; (5) Pengurasan tempat penampungan air dan pembagian abate; dan (6) Penilaian ABJ. Advokasi dan Pendidikan kesehatan mampu membangkitkan aksi nyata masyarakat melakukan gerakan 3M yaitu mengubur, menutup, dan menguras. Program ini mampu menghidupkan kembali gerakan PSN sebagai upaya vital pengendalian penularan DBD dengan indikator peningkatan peran serta masyarakat, terciptanya lingkungan yang bersih, dan meningkatnya rerata Angka Bebas Jentik sebesar 54,3%.Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever is an endemic disease in Tarakan City with an incident rate above the national average. Eradication of Mosquito Nests as the primary strategy for preventing dengue virus transmission is indicated not to take place properly. This program is intended to revive the PSN movement as the primary strategy for preventing DHF. The implementation method is in the form of health education and community empowerment. The locus of activity is in the villages of Tanjung Pasir and Tanjung Batu, which are coastal areas. The partners of this program are Puskesmas and Ward of Mamburungan and involve leaders and the community at the location of the activity. Indicators of success are measured based on community participation in the PSN movement and the larva-free rate. The revitalization stages include: (1) Formation and debriefing of cadres; (2) Health education; (3) larva inspection and survey of the Aedes aegypti mosquito population; (4) Mobilizing the community through environmental clean-up work; (5) Drainage water reservoirs and distribution of abates; dan (6) Flicker-free score assessment. Advocacy and health education can generate real action by the community in carrying out the 3M movement (burying, closing, and draining water reservoirs). This program was able to revive the PSN movement as a vital effort to control DHF transmission with indicators of increasing community participation, creating a clean environment, and increasing the average larvae-free rate of 54.3%.
PENGEMBANGAN KAWASAN KONSERVASI TANAMAN OBAT BERBASIS BIODIVERSITAS UNGGULAN LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA Nina Mistriani; Phia Susanti Helyanan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11298

Abstract

Abstrak: Desa wisata Branjang memiliki berbagai macam potensi baik alam, budaya dan kuliner. Pengembangan wisata ini layak direkomedasikan sebagai daya tarik wisata unggulan di Jawa Tengah. Keanekaragaman hayati Desa Wisata Branjang dikembangkan melalui budidaya tanaman obat, dikelola oleh masyarakat lokal, khususnya tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai pengembangan kawasan konservasi tanaman obat yang dikemas melalui daya tarik wisata lokal sebagai potensi wisata edukasi. Misalnya konservasi tanaman obat sebagai pelestarian tanaman obat. pengolahan produk minuman sebagai branding café jamu, penyediaan barcode tanaman sebagai informasi jenis tanaman, manfaat tanaman, dll. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu identifikasi, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada kelompok sasaran masyarakat desa wisata Branjang yaitu pengelola, ibu PKK dan masyarakat setempat. Hasil dari pendampingan yaitu kegiatan program pendampingan tercapai sampai 95% berhasil diantaranya pemetaan potensi, wisata edukasi tanaman obat, produk olahan tanaman obat sebagai wirausaha masyarakat, paket wisata daya tarik. Sehingga program ini sebagai unggulan lokal daya tarik desa Branjang.Abstract: Branjang tourist village has a variety of potentials which is natural, cultural, and culinary. This tourism development is worth recommending as a leading tourist attraction in Central Java. The biodiversity of Branjang Tourism Village developed through the cultivation of medical plants managed by local communities, especially family medicinal plants (TOGA). This activity aims to achieve the development of medical plants conservation areas packaged through local tourist attractions as educational tourism potential. For example, the conservation of medicinal plants is the preservation of medicinal plants. The processing of beverage products as a branding of cafe jamu, supply of plant barcodes with the information of plant types, plant benefits, etc. The methods used in this service are identification, socialization, assistance, and training to the target groups of the Branjang tourism village community, namely managers, Ibu PKK, and local communities. The result of the mentoring is that the mentoring program activities reach up to 95% successful, including potential mapping, educational tours of medicinal plants, processed medicinal plant products as community entrepreneurs, and attractiveness tour packages. This program is a local flagship of the attraction of Branjang village.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN EKSTRAK KULIT NANAS MENJADI PERMEN JELLI DI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Muladi Putra Mahardika; Agus Susanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10190

Abstract

Abstrak: Permen jeli disebut juga dengan permen lunak merupakan jenis makanan selingan berbentuk padat, dibuat dari gula atau campuran gula dengan pemanis. Nanas merupakan salah satu buah yang memiliki aktivitas sebagai pembunuh bakteri. Bagian nanas seperti daging dan kulitnya mempunyai kandungan klor, iodium, fenol dan enzim bromealin dalam kulit buah nanas Nama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan keterampilan siswa tentang pemanfaatan kulit nanas menjadi permen jeli di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kemanfaatan permen jeli ekstrak kulit nanas untuk siswa siswi SMK. Pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 siswa siswi SMK. Metode yang digunakan adalah seminar dan praktek. Instrumen yang digunakan lembar pre-test dan post-test. Kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi untuk data demografi dan grafik untuk nilai pre-test dan post-test. Dari hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan keterampilan siswa siswi sebesar 30%. Hal ini dikarenakan SMK Muhammadiyah Lebaksiu menerapkan mata pelajaran terkait bahan alam serta mulai dikembangkannya Green House untuk budidaya TOGA. Peningkatan keterampilan ini signifikan yaitu 75%.Abstract: Jelly candy also known as soft candy, is a type of solid snack made from sugar or a mixture of sugar and sweeteners. Pineapple is a fruit that has activity as a bacteria killer. Parts of pineapple such as flesh and skin contain chlorine, iodine, phenol and bromealin enzymes in pineapple skin. The purpose of this activity is to increase knowledge and understanding of the benefits of pineapple peel extract jelly candy for vocational students. This community service involved 40 SMK students. The method used is seminar and practice. The instruments used were pre-test and post-test sheets. Then analyzed using frequency distribution for demographic data and graphs for pre-test and post-test scores. From the results of the pre-test and post-test analysis showed an increase in the skills of students by 30%. This is because SMK Muhammadiyah Lebaksiu applies subjects related to natural materials and has begun to develop a Green House for TOGA cultivation. This skill increase is significant at 75%. 
PELATIHAN PENGOLAHAN BABY CRAB KRISPI DI PROVINSI BANTEN Mohammad Sayuti; Heny Budi Purnamasari; I Ketut Sumandiarsa; Yuliati H. Sipahutar; Simson Masengi; Niken Dharmayanti; Resmi Rumenta Siregar; Siti Zachro Nurbani; Randi Bokhi S. Salampessy; Asriani Asriani; Aef Permadi; Yudi Prasetyo Handoko; Achmad Poernomo; Rufnia Ayu Afifah; Aghitia Maulani; Nur Hidayah; Rahmat Yuliandri; Sri Siswahyuningsih; Anugerah Anugerah; M. Chotim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.10938

Abstract

Abstrak: Desa Pagedangan Ilir merupakan desa yang mempunyai potensi yang sangat besar di bidang perikanan khususnya baby crab. Perlu pemanfaatan potensi baby crab di Desa Pagedangan Ilir dengan mengolahnya untuk meningkatkan nilai tambah baby crab. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Pagedangan Ilir dalam mengolah baby crab krispi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama yaitu pemberian materi yang dilakukan melalui ceramah dan diskusi secara tatap muka (luring) sedangkan tahap kedua yaitu kegiatan praktik pengolahan baby crab krispi yang dilakukan secara langsung. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 orang peserta dengan 3 (tiga) kelompok dan masing-masing kelompok terdapat 5 orang peserta, evaluasi dilakukan setelah semua kegiatan pelatihan selesai. Tahapan kegiatan ini meliputi koordinasi awal kegiatan, pembukaan, pemberian materi (teori), praktik pengolahan baby crab dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan masing-masing peserta mampu mengolah baby crab krispi, mampu membuat desain kemasan, mampu menghitung analisa usaha dan mampu membuat pemasaran produk secara digital. Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah baby crab krispi krispi.Abstract: Pagedangan Ilir Village is a village that has enormous potential in the field of fisheries, especially baby crab. It is necessary to utilize the potential of baby crab in Pagedangan Ilir Village by processing it to increase the added value of baby crab. The purpose of this service activity is to improve the skills of the people of Pagedangan Ilir Village in processing crispy baby crab. Service activities are carried out in two stages, the first stage is the provision of material through lectures and discussions face-to-face (offline) while the second stage is the practice of processing baby crab crispy which is carried out directly. This service activity was attended by 15 participants with 3 (three) groups and each group had 5 participants, the evaluation was carried out after all training activities were completed. The stages of this activity include initial coordination of activities, opening, providing material (theory), baby crab processing practices and evaluation. The results of the service showed that each participant was able to process crispy baby crab, able to make packaging designs, able to calculate business analysis and able to make product marketing digitally. Service activities can improve community skills in processing crispy baby crabs.
PENGEMBANGAN KALENDER SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN IBU HAMIL DENGAN PENDEKATAN KELUARGA Fitra Duhita; Catur Anita Sari; Yustitio Nora Veronica; Dian Kartikasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10748

Abstract

Abstrak: Pendampingan ibu hamil yang baik bermanfaat mengurangi risiko pada kehamilan dan persalinan ibu. Media promosi kesehatan dalam bentuk kalender terbukti menjadi media promosi kesehatan yang efektif. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk mengembangkan media kalender sebagai media promosi kesehatan ibu hamil dengan pendekatan keluarga. Mitra kegiatan ini adalah kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman. Metode yang digunakan adalah pengembangan media promosi kesehatan ibu hamil berbentuk kalender, validasi instrumen, dan sosialisasi media promosi kesehatan pada kader kesehatan. Kegiatan dihadiri oleh 28 orang, terdiri atas 20 orang perwakilan mitra dan 8 orang tim pengabdi. Dari 18 kader yang hadir, 12 (66%) kader mampu memahami penggunaan kalender dengan baik. Evaluasi pemanfaatan media kalender menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari USE Questionairre, dengan rentang penilaian 1 (sangat tidak setuju) hingga 7 (sangat setuju). Hasil rerata skor dari masing-masing indikator yang diukur adalah pada indikator kegunaan 6,854, indikator kemudahan dalam penggunaan 6,568, indikator kemudahan untuk dipelajari 6,563 dan indikator kepuasan 6,854. Disimpulkan bahwa media kalender layak digunakan sebagai media kesehatan ibu hamil dengan pendekatan keluarga.Abstract: Good support for pregnant women is useful in reducing the risk of pregnancy and childbirth. Health promotion media in the form of calendars has proven to be an effective health promotion media. The purpose of community service activities is to develop calendar media as a medium for promoting the health of pregnant women with a family approach. The partners of this activity are Posyandu cadres in the Puskesmas Klasaman working area. The method used is the development of health promotion media for pregnant women in the form of a calendar, instrument validation, and socialization of health promotion media to health cadres. The activity was attended by 28 people, consisting of 20 partner representatives and 8 committee members. Of the 18 cadres who attended, 12 (66%) cadres were able to understand the use of the calendar well. The evaluation of the calendar media that has been made used the USE Questionnaire, with a rating range of 1 (strongly disagree) to 7 (strongly agree). The average score of each indicator measured is the usability indicator 6.854, the ease of use indicator 6.568, the ease to learn indicator 6.563 and the satisfaction indicator 6.854. It was concluded that the calendar media was appropriate to be used as a health media for pregnant women with a family approach.
PEMANFAATAN AKAR BAMBU SEBAGAI BIANG BAKTERI PERAKARAN PGPR DI DESA LATELLANG Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Muh Iqbal Mukhsen; Akhmad Rifai; Andi Muhamad Irfan Taufan Asfar; Andi Hasryningsih Asfar; Ady Kurnia; Eko Budianto; Adji Syaifullah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10464

Abstract

Abstrak: Pemenuhan pupuk untuk tanaman palawija dan padi masih menjadi permasalahan utama sebagai besar petani khususnya di daerah Kecamatan Patimpeng Provinsi Sulawesi Selatan sebab perolehannya dibatasi. Salah satu solusi alternatif yang dapat dilaksanakan adalah melalui pemanfaatan tanaman sekitar seperti tanaman bambu. Akar pada tanaman bambu dapat ditransformasi menjadi pupuk organik melalui serangkaian proses fermentasi. Oleh karena itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memperkenalkan pupuk organik kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Latellang melalui pemanfaatan akar bambu dengan memanfaatkan bakteri akar (rhizobacter) menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan, yakni PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacter). Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tiga tahapan utama yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan keterampilan dalam memanfaatkan akar bambu dengan peningkatan 85% yang semula tidak mengetahui cara pengolahan akara bambu menjadi terampil dalam melakukan fermentasi untuk membuat biang akar bambu sebagai sumber bakteri perakaran untuk tanaman.Abstract: Fulfillment of fertilizers for secondary crops and rice is still a major problem for large farmers, especially in the Patimpeng sub-district, South Sulawesi province, because the production is limited. One alternative solution that can be implemented is through the use of surrounding plants such as bamboo plants. Roots in bamboo plants can be transformed into organic fertilizer through a series of fermentation processes. Therefore, the purpose of this community service is to introduce organic fertilizer to the community, especially the Latellang Village community through the use of bamboo roots by utilizing root bacteria (rhizobacteria) into an environmentally friendly liquid organic fertilizer, namely PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacter). This community service is carried out in three main stages, namely counseling, training, and mentoring. The results of this community service show that partners have increased skills in utilizing bamboo roots with an increase of 85% who initially did not know how to process bamboo roots and become skilled in doing fermentation to make bamboo roots as a source of root bacteria for plants.
EDUKASI BUDIDAYA IKAN NILA HEMAT LISTRIK DAN RAMAH LINGKUNGAN DENGAN TEKNOLOGI JET AERASI Dewi Hikmah Marisda; Farhanah Wahyu; Ilham Hadianto Karamma; Ihzan Wahyudi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11193

Abstract

Abstrak: Permasalahan mitra adalah borosnya pemakaian listrik, mitra belum memperhatikan kandungan oksigen dalam budidaya, dan belum konsisten menggunakan pakan. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan cara mengedukasi mitra tentang budidaya ikan. Selain itu, mengikutsertakan mahasiswa dengan mengenalkan mahasiswa pada kegiatan di luar kampus. Metode yang digunakan adalah sosialisasi pemberian edukasi kepada mitra tentang teknologi jet aerasi, teknis pelaksanaan budidaya dan penyakit ikan yang bisa saja muncul pada saat budidaya. Mitra kegiatan ini adalah KUB Chanos Jaya yang berjumlah 10 orang. Namun, peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi berjumlah 21 orang yang terdiri dari anggota KUB Chanos Jaya, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar. Sebelum memberikan materi, tim dosen mengevaluasi pemahaman awal peserta dengan pertanyaan seputar budidaya. Di akhir kegiatan sosialisasi, tim PkM mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Berdasarkan jawaban peserta, hasil pre-test ada 45% peserta yang mengetahui budidaya, dan hasil post-test ada sekitar 80% peserta memahami proses budidaya setelah pemberian edukasi.Abstract: Partner problems are wasteful use of electricity, partners have not paid attention to the oxygen content in cultivation, and have not consistently used feed. The purpose of the activity is to educate partners about tilapia cultivation that is environmentally friendly and saves electricity by using jet aeration technology in tilapia cultivation. In addition, involving students by introducing students to off-campus activities. The method used is the dissemination of education to partners about jet aeration technology, technical implementation of aquaculture and fish diseases that may arise during cultivation. The partners of this activity are KUB Chanos Jaya, which consists of ten people. However, the participants who attended the socialization activity were 21 people consisting of members of KUB Chanos Jaya, community leaders, and the surrounding community. Before giving the material, the lecturer team evaluated the participants' initial understanding with questions about cultivation. At the end of the socialization activity, the PkM team evaluated the increase in participants' understanding. Based on the participants' answers, the pretest results showed that 45% of the participants knew about cultivation, and the post-test results showed that 80% of the participants understood the cultivation process after providing education.

Page 99 of 309 | Total Record : 3084