cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI SOSIALISASI DIGESTER BIOGAS SEDERHANA DAN PEMBUATAN PROTOTIPE MESIN PEMILAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK Nasution, Mahliza; Prasetyo, Healthy Aldriany; Dalimunthe, Apip Gunaldi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25807

Abstract

Abstrak: Manusia setiap hari menghasilkan sampah, dan potensi limbah serta biomassa dapat ditemukan di mana saja. Sistem pengelolaan limbah yang kurang efektif dan efisien akan menyebabkan penumpukan limbah di tempat pembuangan akhir. Timbunan besar limbah dapat menimbulkan gas yang berisiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Dengan melakukan sosialisasi pengolahaan sampah rumah tangga dengan menggunakan digester sederhana, diharapkan dapat meningkatkan pengurangan sampah rumah tangga merupakan tujuan kegiatan ini sehingga meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan limbah keluarga dan proses pembuatan digester biogas sederhana serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada sumber energi yang tidak terbarukan adalah dengan mengembangkan bioenergi, seperti biogas. Kegiatan ini dihadiri 20 peserta yang terdiri dari masyarakat desa Terjun dan mahasiswa UMA. Sistem evaluasi berbentuk kuisioner untuk menunjukkan tingkat ketercapaian kegiatan ini. Persentase tingat kepuasan yang diperoleh yaitu 1,67% (Sangat tidak puas), 7,78% (Tidak puas), 3,89% (Netral), 54,44% (Puas) dan 32,22% (Sangat Puas). Kegiatan ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Humans produce waste every day, and potential waste and biomass can be found anywhere. A waste management system that is less effective and efficient will cause waste to accumulate in final disposal sites. Large piles of waste can produce gases that pose risks to human health and the environment. By socializing the processing of household waste using a simple digester, it is hoped that it can increase the reduction of household waste, which is the aim of this activity, thereby increasing participants' knowledge regarding family waste management and the process of making a simple biogas digester as well as reducing community dependence on non-renewable energy sources by developing bioenergy, such as biogas. This activity was attended by 20 participants consisting of the Terjun village community and UMA students. The evaluation system takes the form of a questionnaire to show the level of achievement of this activity. The percentage levels of satisfaction obtained were 1.67% (Very dissatisfied), 7.78% (Dissatisfied), 3.89% (Neutral), 54.44% (Satisfied) and 32.22% (Very Satisfied). This activity has run effectively or smoothly.
PEMBERDAYAAN REMAJA DISABILITAS DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL MELALUI PEMENUHAN HAK KESEHATAN REPRODUKSI DAN SESUALITAS Chahya Kharin Herbawani; Utami Wahyuningsih; Ulya Qoulan Karima; Een Kurnaesih; Dona Presilia Putri; Tiara Kusumastuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26233

Abstract

Abstrak: Kurangnya edukasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja disabilitas dapat menjadi ancaman, karena remaja disabilitas merupakan bagian dari kelompok yang rentan terhadap kasus kekerasan seksual. Hal ini terjadi karena topik terkait kesehatan seksual dan reproduksi masih dianggap tabu. Selain itu, keberagaman para remaja dengan disabilitas juga menjadi hambatan dalam pemberian edukasi yang optimal. Karenanya, diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat pada SLB BC Manunggal Bhakti Depok dengan tujuan agar remaja dengan disabilitas mendapatkan haknya atas informasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi. Sehingga, terjadi peningkatan pengetahuan remaja dengan disabilitas dalam mencegah kekerasan seksual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah penyuluhan dengan ceramah tentang kesehatan reproduksi dan demonstrasi tentang pencegahan kekerasan seksual. Pada kegiatan ini juga dilakukan pretest dan posttest dengan jumlah soal sebanyak 20 soal. Remaja yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 49 orang, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ditinjau dari peningkatan skor yang semula 83,08 menjadi 90. Abstract: Lack of education related to sexual and reproductive health in adolescents with disabilities can be a threat, because adolescents with disabilities are part of a group that is vulnerable to sexual violence. This happens because topics related to sexual and reproductive health are still considered taboo. In addition, the diversity of adolescents with disabilities is also an obstacle in providing optimal education. Therefore, community service activities are needed in SLB BC Manunggal Bhakti Depok with the aim that adolescents with disabilities get their rights to information related to sexual and reproductive health as a preventive measure of sexual violence. The method used in this activity consists of planning, implementation of activities, and evaluation based on the results of pretest and posttest. Teenagers who participated in this activity amounted to 49 people, and the results of the evaluation showed an increase in knowledge in terms of the increase in the original score of 83.08 to 90.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG CARA ARTIFICIAL INTELLIGENCE BELAJAR BAHASA MANUSIA UNTUK MEMOTIVASI SISWA DALAM BELAJAR BAHASA INGGRIS Mirza Alim Mutasodirin; Muchammad Sofyan Firmansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25744

Abstract

Abstrak: Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang disepakati pada zaman ini dan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Namun demikian, proses belajar bahasa Inggris tidaklah terasa mudah bagi banyak siswa secara umum dan bagi SMA Negeri 3 Kota Tegal secara khusus. Pada kegiatan pengabdian ini, kami mengembangkan aplikasi berbasis web untuk memfasilitasi belajar bahasa Inggris dengan metode yang terinsprirasi dari cara artificial intelligence belajar bahasa manusia. Kemudian, 36 siswa diberikan edukasi tentang metode AI yang sukses dalam memahami bahasa manusia dan bagaimana cara model AI tersebut belajar. Kegiatan ini penting untuk menginspirasi dan memfasilitasi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Pada sesi edukasi, siswa melakukan pretest dan posttest dengan 15 soal yang bertujuan untuk memberikan simulasi pelatihan dengan data, bahwa nilai pelatihan akan lebih baik dari sesi pelatihan sebelumnya, seperti cara belajar AI. Nilai tertinggi pretest adalah 80%, sedangkan nilai tertinggi posttest mencapai 100%; menunjukkan kepada siswa bahwa belajar bahasa berulang-ulang seperti AI berpengaruh pada peningkatan kemampuan. Manfaat yang diharapkan pada siswa dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya hard skill berbahasa Inggris dan soft skill kepercayaan diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.Abstract: English is an internationally-agreed language today and the most widely-used language in the world. However, the English learning process is not easy for many students, especially students of SMA Negeri 3 Kota Tegal. In this community service activity, we developed a web-based application to facilitate English learning with a method inspired by the way artificial intelligence learns human language. Then, 36 students were educated about AI method that is successful in understanding human language and how the AI model learns. This community service is important to inspire and facilitate students in learning English. In the education session, students conducted a pretest and posttest with 15 questions which aims to provide a training simulation with data, that the score of the training will be better than the previous training session, like how AI learns. The highest pretest score was 80%, while the highest posttest score reached 100%; showing students that learning a language repeatedly like AI has an effect on improving their abilities. The expected benefits for students from this activity are an improvement of hard skills in English and soft skills in term of confidence in communicating and interacting with others. 
DIGITALISASI TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN POTENSI PEMBANGUNAN DAN UMKM DESA Annisa Wuri Kartika; Gilang Kharismahaq; Muhammad Azhar Satyo Prabowo; Agung Jaya Laksana; Rizkhy Adinda Mirfa Ayu; Fatima Hazrati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26047

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar untuk meningkatkan potensi pembangunan desa dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa. Digitalisasi mencakup penggunaan internet, aplikasi perangkat mobile, e-commerce, dan berbagai solusi teknologi lainnya yang dapat menghubungkan desa dengan pasar global. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam menyebarkan informasi mengenai potensi desa melalui media digital dan pemasaran UMKM melalui digital marketing. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi mengenai pemasaran digital, pembuatan dan pelatihan pengelolaan website desa, serta pendampingan kegiatan digitalisasi pemasaran. Sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah perangkat desa dan pelaku ekonomi UMKM di desa. Pengukuran keberhasilan luaran dilakukan melalui hasil produk yaitu website desa dan profil bisnis UMKM melalui media digital. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan kemampuan perangkat desa sejumlah dua orang (100%) dalam pengelolaan informasi mengenai desa dalam website desa. Sedangkan untuk UMKM didapatkan peningkatan kemampuan UMKM dalam digital marketing dengan tiga UMKM memiliki akun pemasaran, Google Business Profile dan Marketing di Facebook pada UMKM. Saran dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital masyarakat agar dapat meningkatkan penggunaan media digital untuk peningkatan informasi desa serta optimalisasi pemasaran produk UMKM desa.Abstract: The development of digital technology has opened opportunities to enhance the potential for village development and micro, small, and medium enterprises (UMKM) in rural areas. Digitalization includes the use of the internet, mobile device applications, e-commerce, and various other technological solutions that can connect villages to the global market. The aim of this program is to improve the ability of village officials to deliver information about village through digital media and promote UMKM through digital marketing. The activities conducted include socialization on digital marketing, the creation and training on village website management, as well as assistance in the digitalization of marketing efforts. The targets of this community service activity are village officials and UMKM entrepreneurs in the village. The outputs is measured through products such as village websites and UMKM business profiles via digital media. The results of this community service program show an improvement in the ability of two village officials (100%) to manage village-related information on the website. For UMKM, the result is an increase in their digital marketing capabilities, with the establishment of three marketing accounts, Google Business Profiles, and Facebook Marketing for UMKM. The recommendation from this activity is to improve digital literacy among the community to enhance the use of digital media for disseminating village information and optimizing the marketing of UMKM products.
PELATIHAN PEMANFAATAN TANAMAN LOBHA (SYMPLOCOS SP) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN PRODUK HUTAN KEMASYARAKATAN Sri Wahyuni; Mardiah Sarah; Servasius Dahiba; Frederikus Siga; Agustina Efra Sumantri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25704

Abstract

Abstrak: Masyarakat desa Mbobhenga hidup berdampingan dengan 40 ha hutan produksi yang merupakan bagian dari hutan kemasyarakatan. Kekhawatiran, Unit Kesatuan Hutan Kabuapten Ende beserta kelas kreatif Uma Rema Class Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Flores, menggagas program pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan produk hutan non kayu yaitu daun Lobha (Symplocos sp) sebagai salah satu luaran bagi program PPK-Ormawa Kemendibudristek. Kegiatan pelatihan dilakukan pada kelompok sasaran yaitu pemuda pengelola jasa lingkungan (10 orang) dan ibu-ibu sekitar kawasan (10 orang). Evaluasi program dilakukan dengan melihat peningkatan keterampilan kelompok sasaran yang dianalisis secara sederhana melalui pre-tes dan post-test (5 poin pertanyaan dasar) dan pengamatan langsung. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang tanaman Lobha dan pemanfaatannya sebesar 28,8% dan peningkatan keterampilan sebesar 32,75% serta peningkatan nilai ekonomi sebesar 45,72%.Abstract: The people of Mbobhenga Village live side by side with 40 ha of production forests that are part of the community forest. Concerns of forest encroachment make the village, the Forest Unit Unit of the Ende Regency along with the creative class of the UMA Rema Class Faculty of Science and Technologi, Flores University, initiated a community empowerment program by increasing skills in utilizing non -wood forest products, namely Lobha Leaves (Symplocos sp) as one of the outputs for the program PPK-Ormawa Kemendibudristek. The training activity was carried out in the target group, namely the youth management of environmental services (10 people) and mothers around the area (10 people). Program evaluation is done by looking at the improvement of the skills of the target groups analyzed simply through pre-test and post-test (5 point basic questions) and direct observation. There was an increase in knowledge of Lobha plants and its utilization by 28.8% and an increase in skills by 32.75% and an increase in economic value by 45.72%. 
INTRODUKSI MESIN SENTRIFUGASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS VIRGIN COCONUT OIL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Nurhayati Nurhayati; Syirril Ihromi; Ibrahim Ibrahim; Lailatul Rajai; Abi Adit Nusgia; Mursal Ghazali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25875

Abstract

Abstrak: Permasalahan Virgin Coconut Oil (VCO) terkait tentang daya simpan sangat ditentukan oleh kadar air dan endapan yang dihasilkan. Apabila kadar air tinggi maka VCO akan mudah mengalami tengik. Endapan yang diperoleh dari sisa blondo juga akan menyebabkan aroma tengik pada VCO sehingga perlu introduksi alih teknologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan alih teknologi penggunaan mesin sentrifugasi. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah VCO sebanyak 10 orang yang ada di Desa Beleka Kecamatan Gerung. Metode kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yakni metode yang melibatkan masyarakat dari awal, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan pre dan posttest. Hasil kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan persentase rata-rata sebesar 86% tentang mesin sentrifugasi, prinsip dan vara kerja. Penggunaan mesin sentrifugasi dapat menjadikan peningkatan kualitas produksi VCO yang dihasilkan.Abstract: The problem of Virgin Coconut Oil (VCO) related to its shelf life is largely determined by the water content and sediment produced. If the moisture content is high, VCO will easily go rancid. The sediment obtained from the remaining blondo will also cause a rancid aroma in VCO, so it is necessary to introduce technology transfer. The purpose of this activity is to improve the knowledge and skills of partners in transferring technology to use centrifuge machines. The partners participating in this activity were a group of twelve VCO processors in Beleka Village, Gerung District. The method of activity carried out in this community service activity is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, which involves the community from the beginning, implementation, monitoring, and evaluation. Evaluation of this activity was carried out with pre and post-tests. The results of this activity showed an increase in the knowledge and skills of partners with an average percentage of 86% about centrifuge machines, principles, and work modes. The use of centrifuge machines can improve the quality of VCO production produced. 
COLLABORATIVE STORYTELLING WORKSHOP FOR STUDENTS IN CANBERRA: LEARNING INDONESIAN CULTURE THROUGH LUTUNG KASARUNG FOLKTALE Eva Leiliyanti; Haniyatuz Zaidah Salma; Clayrine Devany; Miftahulkhairah Anwar; Leonie Harwood
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.23456

Abstract

Abstrak: Penurunan kompetensi dalam pelajaran Bahasa Indonesia di Australia menjadi perhatian dalam kerangka kerja sama bilateral di bidang pendidikan antara Indonesia dan Australia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan budaya Indonesia pada siswa di dua sekolah di Canberra, yaitu Burgmann Anglican School dan Trinity Christian School, melalui lokakarya kolaboratif. Lokakarya ini melibatkan 112 siswa kelas 3-5 di Burgmann Anglican School dan 310 siswa kelas 6-8 di Trinity Christian School. Diselenggarakan oleh empat program studi dari Universitas Negeri Jakarta—S1 Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, dan S1 Pendidikan Seni Tari—serta Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia, lokakarya ini menekankan pada pembelajaran interaktif melalui multimedia, lokakarya tari, serta permainan edukatif dengan tema cerita rakyat "Lutung Kasarung." Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan minat siswa dalam mempelajari bahasa serta budaya Indonesia. Evaluasi melalui survei menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi bahasa Indonesia dan pemahaman lintas budaya. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan pendidikan berbasis budaya dalam memperkuat hubungan bilateral dan pelestarian bahasa di tingkat sekolah dasar. Abstract: Declining competence in Indonesian language learning in Australia is a concern within the framework of bilateral cooperation in education between Indonesia and Australia. This study aimed to improve Indonesian language and cultural competence in students at two schools in Canberra, Burgmann Anglican School and Trinity Christian School, through collaborative workshops. The workshops involved 112 students in grades 3-5 at Burgmann Anglican School and 310 students in grades 6-8 at Trinity Christian School. Organised by four study programmes from Universitas Negeri Jakarta - Bachelor of Indonesian Language and Literature, Bachelor of English Literature, Bachelor of English Language Education, and Bachelor of Dance Education - as well as the Master of Indonesian Language Education Study Programme, the workshop emphasised interactive learning through multimedia, dance workshops, and educational games with the folklore theme of ‘Lutung Kasarung’. The main objective was to improve students' Indonesian language skills and interest in learning Indonesian language and culture. Evaluation through surveys showed significant improvements in Indonesian language competence and cross-cultural understanding. These results underscore the importance of a culture-based education approach in strengthening bilateral relations and language preservation at the primary school level.
IDENTIFIKASI POTENSI DAN PERENCANAAN DESA WISATA BERBASIS ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT Nisha Ainy Zuhro; Umi Nur Fadhilah; Nailan Maghfirotun Mahfuzhoh; Esa Nur Muqoddasah; Fakhri Rizki Alfarobi; Ahmad Sabroni Al Fajri; Endang Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25912

Abstract

Abstrak: Desa Bimorejo memiliki potensi wisata pantai, namun belum dapat dimaksimalkan sebagai destinasi wisata karena beberapa kendala pengelolaan. Beberapa masalah yang dihadapi meliputi ketidakberfungsian kelompok sadar wisata (pokdarwis), keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, serta kurangnya koordinasi dalam program pendukung. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan wisata di Desa Bimorejo dengan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD). Pengabdian ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) model kemitraan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan melibatkan 24 mahasiswa selama kurang dari 40 hari. Mitra dalam program ini terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, Pokdarwis, Pokdakkan, pengelola homestay, dan pelaku UMKM di pesisir Pantai Bimo, dengan total 30 orang yang terlibat. Evaluasi program dilakukan menggunakan metode partisipatif, melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Indikator keberhasilan program ini diukur berdasarkan peningkatan keterampilan dan partisipasi mitra dalam pengelolaan wisata, kesadaran lingkungan, serta pengembangan usaha berbasis pariwisata. Hasil dari kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok mitra, dengan tingkat pemahaman mencapai 70-80%, terutama dalam hal pentingnya pengelolaan desa wisata dan persiapan sumber daya untuk menggerakkan sektor pariwisata.Abstract: Bimorejo Village has beach tourism potential, but it has not been fully optimized as a tourist destination due to several management challenges. Some of the issues faced include the non-functionality of the tourism awareness group (Pokdarwis), limited facilities and infrastructure, and a lack of coordination in supporting programs. This community service program aims to support the development of tourism in Bimorejo Village using the Asset-Based Community Development (ABCD) method. The program is carried out through a Community Service Program (KKN) partnership model from Sunan Ampel Islamic State University (UINSA) Surabaya, involving 24 students for less than 40 days. The program's partners consist of village officials, community leaders, Pokdarwis, Pokdakkan, homestay managers, and small business owners (UMKM) along the Bimo Beach coastline, with a total of 30 people involved. The program evaluation was conducted using a participatory method, through observation, interviews, and focus group discussions (FGD). The program's success indicators were measured by the increase in partners' skills and participation in tourism management, environmental awareness, and tourism-based business development. As a result, the program successfully improved the understanding and skills of the partner groups, with understanding levels reaching 70-80%, especially regarding the importance of managing village tourism and preparing resources to drive the tourism sector. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA CAYUR TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN MUNTABER MELALUI PENYULUHAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL Ira Rahmiyani; Maitsa Wafaa Aliifah; Riedho Prima Cahya; Ida Faridah; Dilla Astrianti Kusuma Dewi; Silva Nabila Ulfa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25784

Abstract

Abstrak: Di era modernisasi, masalah penyakit semakin meningkat. Meskipun seiring dengan perkembangan zaman dimana terdapat kemajuan teknologi yang semakin canggih, tetapi hal ini bertentangan dengan kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan muntaber serta pemanfaatan bahan herbal sebagai pengobatan alternatif muntaber yang tersedia di Desa Cayur, Kabupaten Tasikmalaya. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Cayur sebanyak 30 partisipan. Pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dengan melakukan perencanaan atau persiapan berupa survey lapangan di Desa Cayur, kemudian melakukan pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah serta demonstrasi pembuatan oralit dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kemudian ditutup dengan evaluasi yang digunakan untuk menilai keberhasilan kegiatan penyuluhan. Sistem evaluasi ini mencakup pengukuran tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 26,6 – 50% responden masih menjawab salah terkait kuesioner yang diberikan pada saat pre-test dan setelah dilakukan post-test semua responden menjawab benar 100%. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan muntaber setelah dilakukan penyuluhan dan pemanfaatan bahan herbal.Abstract: In the era of modernization, disease problems are increasing. Although along with the times where there are increasingly sophisticated technological advances, but this is contrary to environmental conditions and public health. This community service aims to increase community knowledge about the prevention and treatment of diarrhea and the utilization of herbal materials as an alternative treatment for diarrhea available in Cayur Village, Tasikmalaya Regency. The partners in this activity were the community of Cayur Village as many as 30 participants. This community service begins with planning or preparation in the form of a field survey in Cayur Village, then carrying out activities through health education counseling with lecture methods and demonstrations of making oralit followed by a question and answer session and then closed with an evaluation used to assess the success of counseling activities. This evaluation system includes measuring the level of community knowledge before and after counseling using pre-test and post-test. A total of 26.6 - 50% of respondents still answered incorrectly related to the questionnaire given during the pre-test and after the post-test all respondents answered correctly 100%. The results showed that there was an increase in community knowledge about the prevention and treatment of diarrhea after counseling and utilization of herbal ingredients.
IMPLEMENTASI MODIFIKASI COGNITIVE STIMULATION THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF LANSIA RISIKO DEMENSIA Annisa Wuri Kartika; Kumboyono Kumboyono; Yati Sri Hayati; Niko Dima Kristianingrum
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26191

Abstract

Abstrak: Lansia di UPT PSTW Blitar memiliki risiko mengalami demensia karena faktor usia. Demensia merupakan suatu bentuk penurunan kognitif progresif yang ditandai dengan kemunduran daya ingat, kemampuan pengambilan keputusan, kepribadian, perilaku, kesulitan bahasa dan komunikasi. Terapi Stimulasi Kognitif (CST) merupakan terapi non-farmakologis yang efektif meningkatkan fungsi kognitif spesifik pada lansia penderita demensia. Tujuan dilakukan CST di UPT PSTW Blitar adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan fungsi kognitif lansia yang mengalami risiko demensia. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan CST dengan modifikasi ini diberikan dengan metode edukasi kesehatan kepada 24 lansia dengan risiko dan demensia ringan dalam empat sesi dengan durasi 40 – 45 menit. Pengukuran evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner MMS (Mini Mental State Examination). Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perubahan kognitif responden dari tingkat sedang menjadi normal sebanyak empat orang. Rata-rata peningkatan skor yang didapatkan adalah 2 pada empat lansia . Terapi CST ini diharapkan dapat diterapkan secara rutin pada lansia sebagai intervensi berbasis Evidence Based Practice untuk memperlambat penurunan fungsi kognitif pada lansia.Abstract: Elderly people at UPT PSTW Blitar are at risk of developing dementia due to the risk factor of age. Dementia is a form of progressive cognitive decline characterized by decline in memory, decision-making ability, personality, behavior, language and communication difficulties. Cognitive Stimulation Therapy (CST) is a non-pharmacological therapy that is effective in improving specific cognitive functions in elderly people with dementia. The aim of CST at UPT PSTW Blitar is to increase the knowledge and cognitive function of elderly people who are at risk of dementia. Modified CST activities were provided using health education methods to 24 elderly people with at-risk and mild dementia in four sessions with a duration of 40 – 45 minutes. Activity evaluation measurements were carried out using the MMS (Mini Mental State Examination) questionnaire instrument. The results of the activity showed that there were changes in the cognitive level of four respondents from moderate to normal levels. The average increase in score obtained was 2 in four elderly people. It is hoped that CST therapy can be applied routinely to the elderly as an Evidence Based Practice-based intervention to slow down the decline in cognitive function in the elderly.