cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PERSIAPAN SEBELUM OPERASI MELALUI PENDEKATAN MULTIDIMENSI: FISIK, MENTAL, DAN SPIRITUAL Cahyanto, Erindra Budi; Santoso, Tri Budi; Suratih, Kanthi; Wulandari, Ika Subekti; Megasari, Anis Laela; Mulyani, Sri; Musfiroh, Mujahidatul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26483

Abstract

Abstrak: Tindakan operasi merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan kesehatan. Namun sebagian masyarakat masih belum paham tentang persiapan apa saja yang perlu dilakukan sebelum operasi. Ketidaktahuan ini bisa berdampak merugikan pada saat menjelang dan selama operasi maupun timbulnya gangguan setelah operasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang persiapan pra operasi melalui pendekatan multidimensi meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual. Mitra program ini adalah anggota organisasi PKK di Kabupaten Klaten yang diikuti 57 peserta. Pendekatan tersebut mencakup pendidikan tentang nutrisi seimbang, manajemen stres, dan dukungan spiritual untukmeningkatkan pengetahuan mitra tentang persiapan sebelum operasi agar pelaksanaan operasi berjalan lancar dan mengurangi risiko pasca operasi. Pengetahuan diukur dengan kuesioner dengan hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor pemahaman sebesar 50,0 meningkat menjadi 78,60 pada post-test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya persiapan pra operasi. Pendekatan multidimensi meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual perlu dilaksanakan secara berkala. Abstract: Surgery is one of the efforts to restore health. However, some people still do not understand what preparations need to be made before surgery. This ignorance can have a detrimental impact on the time before and during surgery as well as the onset of disorders after surgery. This community service aims to increase community knowledge about preoperative preparation through a multidimensional approach including physical, mental, and spiritual aspects. The partners of this programme were members of the PKK organisation in, Klaten Regency with 57 participants. The approach included education on balanced nutrition, stress management, and spiritual support to improve partners' knowledge on preoperative preparation to ensure smooth operation and reduce postoperative risks. Knowledge was measured by questionnaire with the pre-test results showing an average understanding score of 50.0 increasing to 78.60 in the post-test. This shows an increase in participants' knowledge about the importance of preoperative preparation. A multidimensional approach covering physical, mental, and spiritual aspects needs to be implemented regularly. 
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MENJAGA KUALITAS PRODUK OLAHAN LOKAL DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Nurul Pujiastuti; Finta Isti Kundarti; Esti Widiani; Siti Asiyah; Kasiati Kasiati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25903

Abstract

Abstrak: Kader posyandu merupakan kader kesehatan yang berasal dari warga masyarakat yang dipilih oleh masyarakat serta bekerja secara sukarela untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerja posyandunya. Selain itu, agar dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, dapat dilakukan melalui kewirausahaan. Salah satu kewirausahaan yang dilakukan yaitu membuat olahan lokal daun katuk, yang memerlukan cara dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan pelatihan dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk. Sasaran pelatihan yaitu kader posyandu Desa Martopuro Kec. Purwosari Kab. Pasuruan sebanyak 40 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta saat pre-test sebesar 50% baik dan post-test sebesar 90% baik. Hasil pelatihan untuk nilai keterampilan, saat pre-test sebesar 45% baik dan post-test sebesar 85% baik. Kesimpulan dari pelatihan menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dapat meningkatkan jiwa kewirausahaannya dan membantu ibu menyusui dalam memilih bahan yang tepat dan berkualitas untuk asupan sehari-hari.Abstract: Posyandu cadres are health cadres selected by the community and work voluntarily to help improve the health of the community in their posyandu area. Additionally, in order to improve the economic welfare of families, entrepreneurship can be undertaken. One form of entrepreneurship is the production of local processed katuk leaves, which requires methods to maintain the quality of the products produced. The aim of this community service is to enhance the knowledge and skills of posyandu cadres in maintaining the quality of local processed katuk leaf products to increase breast milk production. The method used in this community service is training activities on maintaining the quality of local processed katuk leaf products. The training targets are 40 posyandu cadres from Martopuro Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. The training results showed that participants' knowledge during the pre-test was 50% good and 90% good during the post-test. The training results for skill scores showed 45% good during the pre-test and 85% good during the post-test. The conclusion of the training on maintaining the quality of local processed katuk leaf products successfully increased the knowledge and skills of posyandu cadres regarding how to select the right and quality materials, process raw materials into flour, food packaging, and product aesthetics (product design). It is hoped that by increasing the knowledge and skills of posyandu cadres, their entrepreneurial spirit will be enhanced, and they can assist breastfeeding mothers in selecting the right and quality materials for daily consumption.
EDUKASI TENTANG PUBERTAS DAN IMPLEMENTASI TATACARA BERSUCI MENURUT ISLAM PADA ANAK SEKOLAH DASAR Mirawati, Mirawati; Ruslinawati, Ruslinawati; Sholeh, Habib; Maimunah, Maimunah; Ernawati, Ernawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26301

Abstract

Abstrak: Pubertas merupakan suatu tahapan yang sangat penting bagi semua remaja baik laki-laki maupun perempuan. Periode pubertas akan terjadi perubahan dari masa anak-anak menjadi dewasa. Perubahan tersebut meliputi perubahan hormon, perubahan fisik, perubahan psikologi dan sosial. Anak yang telah mengalami haid dan mimpi basah, dalam Islam wajib melakukan thaharah, yaitu berupa mandi wajib. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam menjalani masa pubertas yang dilakukan di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin pada kelas 5 SD sebanyak 92 peserta. Metode yang dilakukan dengan cermah, demonstrasi, dan diskusi serta penggunaan media komik. Komik dinilai sebagai bacaan yang dapat meningkatkan antusias anak. Evaluasi dilakukan melalui post test dengan indikator panilaian apabila terdapat peningkatan pegetahuan peserta lebih dari 80%, maka kegiatan dianggap berhasil. Adapun hasil yang didapatkan adanya peningkatan pengetahuan pada peserta. Terlihat dari peningkatan nilai rerata dari 74,46 saat pre test menjadi 88,48 saat post test. Peserta yang mempunyai pengetahuan baik meningkat sebesar 31% yaitu yang sebelumnya 60% menjadi 91%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini semoga dapat membantu mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas dalam menjalani masa pubertas dan sesuai ajaran Islam.Abstract: Puberty is a very important stage for all adolescents, both male and female. The puberty period will change from childhood to adulthood. These changes include hormonal changes, physical changes, psychological and social changes. Children who have experienced menstruation and wet dreams, in Islam are required to perform thaharah, which is a mandatory bath. This community service aims to increase children's knowledge in going through puberty which was carried out at Muhammadiyah 9 Elementary School, Banjarmasin in grade 5 of elementary school with 92 participants. The method used was lectures, demonstrations, and discussions as well as the use of comic media. Comics are considered as reading material that can increase children's enthusiasm. The results obtained were an increase in knowledge in participants. This can be seen from the increase in the average value from 74.46 to 88.48. Participants who had good knowledge increased by 31%, from 60% to 91%. Hopefully, this community service activity can help create a healthy and intelligent generation in going through puberty and in accordance with Islamic teachings.
EDUKASI KESEHATAN DAN GIZI UNTUK OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS LANSIA Tri Siswantini; Apriningsih Apriningsih; Yoko Tristiarto; Renny Husniati; Mira Rahmi; Himmatun Mardhiah; Aldera Aldera
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25778

Abstract

Abstrak: Jumlah lansia yang semakin meningkat di Indonesia perlu didukung dengan upaya untuk mengoptimalkan kesehatannya agar dapat produktif. Agar dapat mengoptimalkan kesehatannya, para warga lansia perlu diberikan edukasi untuk peningkatan pengetahuan terkait pola hidup sehat dan gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan motivasi warga lansia agar dapat menerapkan pola hidup sehat dan makan gizi seimbang.Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan pada warga lansia Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan berupa edukasi yang diberikan kepada 38 Orang lansia.Berdasarkan hasil kuesioner pre dan posttest terlihat setelah kegiatan edukasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan yang terlihat dari adanya peningkatan nilai rerata dari 53,71 menjadi 78,86 dan antusiasme peserta kegiatan edukasi.Abstract: The increasing number of elderly people in Indonesia needs to be supported by efforts to optimize their health so that they can be productive. To maximize their health, elderly residents need to be given education to increase knowledge related to healthy lifestyles and balanced nutrition. This activity aims to improve the knowledge and motivation of elderly residents so that they can implement a healthy lifestyle and eat balanced nutrition. Community Service activities are carried out on elderly residents of RW 010, Benda Baru, Pamulang Barat, South Tangerang, Banten. Activities in the form of education were provided to 38 elderly people. Based on the results of the pre and posttest questionnaires, it can be seen. The results after educational activities show an increase in the level of knowledge seen from an increase in the mean score from 53.71 to 78.86 and the enthusiasm of participants in educational activities.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PHBS MELALUI PERMAINAN EDUKATIF SNAKE LADDERS DAN PEMBAGIAN PAKET HYGINE SANITARY KIT PADA MDTA ISTIQOMAH KOTA TASIKMALAYA Shaleha, Resha Resmawati; Yuliana, Anna; Tisnawati, Eva; Ramdhanti, Febby Nuzuliyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26161

Abstract

Abstrak: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu bagian penting di lingkungan masyarakat salah satunya ialah lingkungan sekolah. Peran PHBS di lingkungan sekolah akan membantu dalam mengawasi kesehatan anak-anak di sekolah. Berbagai metode pendekatan dapat digunakan untuk melindungi dan meningkatkan pengetahuan kesehatan di kalangan anak-anak sekolah, salah satunya melaui media permainan snake ladders serta pemberian healthy sanitary kit dan lunch box set. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya PHBS pada anak-anak di MDTA Istiqomah melalui media pembelajaran permainan snake ladders serta didukung pembagian healthy sanitary kit dan lunch box set. Metode penyuluhan dilakukan dengan cara pemberian materi dengan menggunakan alat peraga berupa permainan edukatif snake ladders dan pemberian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan sebanyak 120 responden yang mengisi kuesioner dengan 10 pertanyaan untuk melihat perbandingan pengetahuan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) saat penyuluhan. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dari nilai pre-test sebesar 50,83% menjadi 94% pada post-test, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media permainan ular tangga efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden tentang PHBS di MDTA Istiqomah.Abstract: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important part of the community environment, one of which is the school environment. The role of PHBS in the school environment will help in monitoring the health of children at school. Various approaches can be used to protect and improve health knowledge among school children, one of which is through the snake ladders game media and the provision of healthy sanitary kits and lunch box sets. This community service activity aims to increase knowledge and awareness of the importance of PHBS in children at MDTA Istiqomah through the snake ladders game learning media and supported by the distribution of healthy sanitary kits and lunch box sets. The counseling method is carried out by providing material using teaching aids in the form of educational snake ladders games and providing questionnaires before and after the counseling activity. This community service activity involved 120 respondents who filled out a questionnaire with 10 questions to see the comparison of knowledge before (pretest) and after (posttest) during the counseling. The results of the data analysis showed a significant increase from the pre-test value of 50.83% to 94% in the post-test, which indicates that the use of the snake ladders game media is effective in increasing respondents' knowledge about PHBS at MDTA Istiqomah.
PENTINGNYA KESEHATAN JIWA ANAK SEJAK DINI: DETEKSI MASALAH EMOSI DAN PERILAKU PADA ANAK PRASEKOLAH DI PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK Permaida, Permaida; Noviantari, Komang; Silalahi, Malianti; Zendrato, Mey Lona Verawaty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25725

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan jiwa anak menjadi isu penting yang tidak boleh diabaikan. Skrining masalah kesehatan jiwa menjadi langkah awal identifikasi. Kegiatan PKM ini bertujuan mengindentifikasi masalah kesehatan jiwa pada anak usia pra sekolah berupa masalah emosi dan perilaku anak yang tinggal di wilayah pemukiman padat penduduk. Metode PKM ini adalah melakukan skrining kesehatan jiwa kepada 15 orang usia pra sekolah yang diselenggarakan di wilayah kerja mitra kami, Yayasan Rahmat Empati di Pondok Empati, jalan Pekojan II no 129 c, Kecamatan, Tambora, Jakarta Barat. Data masalah kesehatan jiwa anak mengenai emosi dan perilaku anak usia pra sekolah dievaluasi menggunakan kuesioner masalah perilaku emosional (KMPE) melalui wawancara terpimpin. Data dianalisis dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Evaluasi dalam kegiatan ini dengan pengisian lembar kuesioner oleh peserta. Hasil penilaian terhadap 15 anak menunjukkan 6,7% anak mengalami masalah perilaku emosional dan direkomendasikan untuk rujukan ke rumah sakit, 26,7% anak memperlihatkan potensi masalah dan dipantau dalam kunjungan berikutnya dalam 3 bulan, dan 66,6% anak lainnya dikategorikan normal. Kegiatan ini diharapkan mendorong semua pihak terkait untuk rutin melaksanakan deteksi dini masalah emosional dan perilaku pada anak pra sekolah, sehingga penanganan awal dapat diberikan.Abstract: Children's mental health problems are an important issue that should not be ignored. Screening for mental health problems is the first step in identification. This PKM activity aims to identify mental health problems in preschool children in the form of emotional and behavioral problems in children who live in densely populated residential areas. This PKM method is to carry out mental health screening on 15 preschool-age people held in the work area of our partner, the Rahmat Empati Foundation in Pondok Empati, Jalan Pekojan II no 129 c, District, Tambora, West Jakarta. Data on children's mental health problems regarding the emotions and behavior of preschool-aged children was evaluated using the Emotional Behavior Problems Questionnaire (KMPE) through guided interviews. The data is analyzed and presented in the form of a frequency distribution. Evaluate this activity by filling out a questionnaire sheet by participants. The assessment results of 15 children showed that 6.7% of children experienced emotional behavior problems and were recommended for referral to hospital, 26.7% of children showed potential problems and were monitored at the next visit in 3 months, and 66.6% of other children were categorized as normal. This activity is expected to encourage all related parties to routinely detect emotional and behavioral problems in preschool children so that early treatment can be provided.
PENDAMPINGAN KADER PADA IBU MENYUSUI DALAM UPAYA PENINGKATAN ASI EKSKLUSIF PADA MASA PANDEMI COVID-19 Suherlin, Ika; Yulianingsih, Endah; Puili, Fira; Olii, Nancy; Podungge, Yusni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25958

Abstract

Abstrak: Pendampingan kader mempunyai peran besar untuk meningkatkan derajat kesehatan bayi, bayi dan ibu. Capaian ASI eksklusif desa Permata tahun 2020 dan 2021 sebanyak 0%. Masalah yang dialami kader kesehatan di wilayah desa Permata yaitu kurangnya pengetahuan dan cara untuk memantau pemberian dan meningkatkan produksi ASI Eksklusif. Tujuan pengabmas ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendampingi ibu menyusui pada masa pandemi covid-19 di desa Permata. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan kepada kader Kesehatan sebanyak 11 orang menggunakan buku pegangan dan checklist dan ibu menyusui sebanyak 10 orang. Dilanjutkan dengan pendampingan langsung sebanyakl 11 kader kesehatan dengan melakukan home visite ibu menyusui dan dimonitoring oleh tim pengabdian selama 2 bulan. Hasil kegiatan pendampingan ibu menyusui menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan hasil pre-test 79,24% dan post-test 83,08% dan peningkatan keterampilan dengan hasil hasil pre-test 71% dan post-test 83,97,6%e, serta peningkatan capaian ASI eksklusif menjadi 20% dari 10 bayi yang lahir.Abstract: Cadre assistance has a big role in improving the health of babies, babies and mothers. The achievement of exclusive breastfeeding in Permata village in 2020 and 2021 was 0%. The problem experienced by health cadres in the Permata village area is the lack of knowledge and ways to provide and increase exclusive breast milk production. The aim of this community service is to increase the knowledge and skills of health cadres in accompanying breastfeeding mothers during the Covid-19 pandemic in Permata village. The activities carried out were providing training and mentoring to 11 Health cadres using handbooks and checklists and 10 breastfeeding mothers. Followed by direct assistance to 11 health cadres by conducting home visits to breastfeeding mothers and monitoring by the service team for 2 months. The results of the breastfeeding mother assistance activities showed an increase in participants' knowledge with pre-test results of 79.24% and post-test 83.08% and an increase in skills with pre-test results of 71% and post-test results of 83.97.6%e, as well as increasing the achievement of exclusive breastfeeding to 20% of 10 babies born.
OPTIMALISASI KADER POSYANDU MELALUI PIJAT BAYI DALAM PENCEGAHAN STUNTING Suherlin, Ika; Nurhidayah, Nurhidayah; Olii, Nancy; Yulianingsih, Endah; Abdul, Nurnaningsih Ali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25462

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan suatu permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia sampai sekarang dan masih belum terselesaikan. Akibat jangka panjang dari stunting yaitu terganggunya perkembangan fisik, mental, intelektual dan kognitif. Stunting dipengaruhi oleh bermacam factor, sehingga dibutuhkan ketepatan pemberian zat gizi dan stimulasi. Pijat atau stimulus touch merupakan salah satu upaya pencegahan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan ibu balita tentang pijat bayi. Metode yang digunakan ceramah, tanya jawab, dan demosntrasi/simulasi. Sasaran kegiatan ini adalah kader dan ibu-ibu yang memiliki balita. Monitoring dan evaluasi berupa pre dan posttest dengan observasi langsung dan home visite setiap minggu selama 4 minggu kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta dengan hasil pre-test 65% dan post-test 85% dan evaluai melalui ceklist pijat bayi saat kader melakukan demonstrasi dan simulasi peserta dalam melakukan pijat bayi 96,6% serta terdapat 15 bayi dan balita yang mengalami peningkatan BB dan TB.Abstract: Stunting is a nutritional problem that occurs in Indonesia to this day and is still not resolved. The long-term consequences of stunting are disruption of physical, mental, intellectual and cognitive development. Stunting is influenced by various factors, so it is necessary to provide nutrition and stimulation. Massage or stimulus touch is one of the efforts to prevent stunting. The aim of this activity is to increase the knowledge and skills of cadres and mothers of toddlers regarding baby massage. The methods used are lectures, questions and answers, and demonstrations/simulations. The target of this activity is 20 cadres and mothers who have toddlers, monitoring and evaluation in the form of pre and posttests by observation directly and home visits every week for 4 weeks of activity. The results of this activity showed an increase in participants' knowledge and abilities with pre-test results of 65% and post-test 85% and evaluation through a baby massage checklist when cadres carried out demonstrations and simulations of participants in carrying out baby massage 96.6% and there were 15 babies and toddlers who experienced an increase in BW and TB.
MODEL PENCEGAHAN KETUBAN PECAH DINI MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GIGI PADA IBU HAMIL Rosdianah Rosdianah; Ayu Lestari; Muhammad Syafar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25576

Abstract

Abstrak: Kematian ibu di Indonesia sebesar 42% disebabkan oleh perdarahan 13% eklamsia 11%,infeksi 10% karena keterlambatan persalinan dan 15% karena sebab lain. Infeksi pada ibu dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah kelahiran ketuban pecah dini mayoritas disebabkan oleh infeksi intranatal (sampai 65%). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan ketuban pecah dini dan keterampilan tentang pemeriksaan gigi. Mitra kami dalam upaya ini adalah 20 pengurus Posyandu Desa Karenna Bontongape. Metode sosialisasinya adalah ceramah dan diskusi. Skrining ini menggunakan simulasi melalui penyebaran kuesioner dan observasi langsung terhadap kemampuan peserta dalam merespon temuan ketuban pecah dini. Kuesioner untuk menilai pengetahuan peserta terdiri dari 12 pertanyaan. Keterampilan akan dievaluasi melalui simulasi langsung oleh kader di bawah bimbingan dokter gigi. Parameter suksesnya kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai ketuban pecah dini. Nilai pretest peserta sebagian besar berada pada kategori rendah (75%). Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dengan rata-rata nilai peserta berada pada kategori tinggi (85%). Untuk keterampilan 20 peserta (85%) terampil dalam pemeriksaan gigi ibu hamil.Abstract: Maternal mortality in Indonesia is 42% caused by bleeding 13% eclampsia 11%, infection 10% due to delayed labor and 15% due to other causes. Infection in the mother can occur before, during, or after birth premature rupture of membranes is mostly caused by intranatal infection (up to 65%). The purpose of this activity is to Increase the knowledge of cadres about the prevention of premature rupture of membranes and skills about dental examinations The purpose of this activity is to provide information to the general public, especially pregnant women, about dental health, caries examinations, and the implementation of health center services. Our partners in this effort are 20 Posyandu administrators of Karenna Bontongape Village. The socialization method is lectures and discussions. This screening uses simulations through the distribution of questionnaires and direct observation of participants' abilities in responding to findings of premature rupture of membranes. The questionnaire to assess participant knowledge consists of 12 questions. Skills will be evaluated through direct simulations by cadres under the guidance of a dentist. The parameters for the success of this activity are the increase in participants' knowledge and understanding of premature rupture of membranes. The pretest scores of participants were mostly in the low category (75%). The post-test results showed an increase in knowledge, with the average participant score being in the high category (85%). For skills, 20 participants (85%) were skilled in examining the teeth of pregnant women. 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FLIPBOOK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SENIOR HIGH SCHOOL Nur Riska; Rusilanti Rusilanti; Febrina Sulistiawati; Salsa Belladinna Putri Utami; Dhea Puteri Ramanda; Dhea Yuwono Putri; Aisyah Qonita Ulya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26405

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini adalah salah satu bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi yang merupakan upaya konstribusi nyata untuk dapat menjawab masalah-masalah yang terjadi di lingkungan masyarakat, khususnya stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan mitra dari Luar Negeri yaitu Sekolah Indonesia Singapura Ltd. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas media Flipbook Healthy Food Nutrition Fulfilled terhadap peningkatan pengetahuan siswa Indonesia level Sekolah Menengah Atas di Sekolah Indonesia Singapura Ltd. mengenai pemilihan makanan sehat dan pemenuhan gizi seimbang pada usia remaja agar dapat memutus sikslus stunting. Pengembangan media flipbook terlebih dahulu diuji melalui 3 validasi ahli meliputi ahli media, ahli materi dan ahli bahasa, yang menyatakan bahwa media ini layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk peningkatan pengetahuan remaja mengenai makanan sehat dan gizi seimbang di usia remaja. Hasil dari kegiatan ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif desain pre-eskperimenatal dengan one group pre-test post-test. Kelompok yang diberikan perlakuan juga bertindak sebagai kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test yang dilakukan pada data berpasangan pre-test dan post-test diketahui nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0.000, artinya <0.05 yang kemudian dapat disimpulkan bahwa media Flipbook Healthy Food Nutrition Fulfilled ini sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang makanan sehat dan gizi seimbang bagi usianya.Abstract: This community service is an implementation of tri dharma in a higher education as a real contribution effort to be able to answer problems that occur in the community, especially related to stunting. This community service activity involves partners from abroad, namely Sekolah Indonesia Singapore Ltd. This community service is intended to know the effectivity of Flipbook Media on the title Health Food, Nutrition Fulfilled toward knowledge enhancement of Indonesian Student at level Senior high School in Sekolah Indonesia Singapura Ltd regarding healthy food choices and balanced nutrition for adolesecence in order to break cycle of stunting. Flipbook development as a learning media has already reviewed by 3 expert including expertise on media, language and also material which states that this media is suitable for use as a learning medium to increase teenagers' knowledge about healthy food and balanced nutrition in adolescence. Result for this community service activity is tested by quantitative method and pre-experimental design with one group pre-test post-test. The group given the treatment also acts as a control group. Based on the results of the paired sample t-test carried out on pre-test and post-test paired data, it is known that the significance value obtained is 0.000, meaning <0.05 which can then be concluded that the Healthy Food Nutrition Fulfilled Flipbook media is very effective in increasing adolescences’ knowledge about healthy food and balanced nutrition for their age.