cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 553 Documents
SISTEM KONTROL DAN KELISTRIKAN PADA ITEFUEL UNTUK PENGOLAHAN BIOGAS KOTORAN TERNAK MENJADI BIO-CNG Kristiana, Lisa; Miftahuddin, Yusup; Akbar, Deklan Malik; Dafy, Muhammad Zufar; Fasya, Shafira Kurnia
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i1.36898

Abstract

Abstrak: Pengelolaan limbah kotoran ternak di Desa Tanggulun, Kabupaten Garut, masih belum optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta gangguan kesehatan masyarakat. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem kontrol dan kelistrikan pada alat inovatif “ITEFUEL”, yaitu alat pengolah biogas dari kotoran ternak menjadi Bio-CNG (Compressed Natural Gas). Fokus utama kegiatan adalah pemurnian biogas hasil fermentasi anaerob menggunakan metode adsorpsi berbasis zeolit untuk meningkatkan kadar metana (CH₄), serta pengujian kinerja sistem kontrol dan keamanannya. Kegiatan dilaksanakan di Living Laboratorium AA Riverside, Garut. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sistem kontrol dan kelistrikan ITEFUEL berfungsi secara optimal sesuai rancangan, meliputi proses intake gas, pemurnian, penyimpanan, hingga dispensing Bio-CNG yang terkontrol dan aman. Selain menghasilkan prototipe alat ITEFUEL yang operasional, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat, sehingga meningkatkan pemahaman dan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah ternak.Abstract: The management of livestock manure waste in Tanggulun Village, Garut Regency, is still suboptimal and has the potential to cause environmental pollution, unpleasant odors, and public health issues. However, this waste has significant potential as a renewable energy source. This community service activity aims to develop and implement a control and electrical system for an innovative device called “ITEFUEL,” which processes biogas from livestock manure into Bio-CNG (Compressed Natural Gas). The activity focuses on purifying biogas produced through anaerobic fermentation using a simple zeolite-based adsorption method to increase methane (CH₄) concentration, as well as testing the performance, safety, and reliability of the control system. The program was conducted at the AA Riverside Living Laboratory in Garut. The results demonstrate that the ITEFUEL control and electrical system operates fully according to the design, successfully managing gas intake, purification, temporary storage, and dispensing processes in a controlled and safe manner. In addition to producing a functional ITEFUEL prototype, the activity included technical training and socialization sessions, which enhanced community knowledge and supported independent utilization of livestock waste–based renewable energy.
PENINGKATAN LITERASI POLITIK MELALUI EDUKASI ETIKA KEPEMIMPINAN DAN PRINSIP KEADILAN PADA MASYARAKAT AMPENAN SELATAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i4.38148

Abstract

Abstrak: Rendahnya literasi politik masyarakat dan minimnya pemahaman mengenai etika kepemimpinan masih menjadi permasalahan dalam pelaksanaan pemilihan di tingkat lokal. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi dan menghasilkan pemimpin yang kurang berintegritas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Ampenan Selatan mengenai etika kepemimpinan dan prinsip keadilan dalam pemilihan pemimpin lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah, serta simulasi sederhana pemilihan beretika. Peserta kegiatan berjumlah tujuh orang yang terdiri atas perangkat kelurahan dan perwakilan masyarakat, termasuk Ibu Lurah Ampenan Selatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 54% pada pre-test menjadi 84% pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih kritis terhadap praktik pemilihan yang tidak sesuai dengan prinsip etika dan keadilan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis edukasi partisipatif dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi politik dan membangun kesadaran etis masyarakat di tingkat kelurahan.Abstract: Low political literacy and limited public understanding of leadership ethics remain significant challenges in local election practices. These conditions may affect the quality of democracy and lead to the emergence of leaders with limited integrity. This community service program aimed to enhance residents’ understanding of leadership ethics and principles of justice in local elections in Ampenan Selatan Subdistrict. The activities were conducted using interactive lectures, focused group discussions, and a simple ethical election simulation. The program involved seven participants consisting of community representatives and local government officials, including the Head of Ampenan Selatan Subdistrict. Evaluation was carried out through pre-test and post-test assessments. The results indicated an increase in participants’ understanding from 54% in the pre-test to 84% in the post-test. In addition to knowledge improvement, participants demonstrated a more critical attitude toward unethical election practices. This program suggests that participatory educational socialization is effective in improving political literacy and fostering ethical awareness at the local community level.
PENANAMAN AKHLAK DAN FIQH LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN SEDEKAH ALAM PADA SISWA SDN 27 AMPENAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.38149

Abstract

Abstrak: Krisis lingkungan yang sedang dihadapi di seluruh dunia saat ini dianggap sebagai gambaran dari permasalahan etika dan moralitas dalam interaksi antara manusia dan lingkungan. Program ini bertujuan untuk menanamkan prinsip-prinsip Akhlak Lingkungan dan Fiqh Lingkungan kepada siswa di SDN 27 Ampenan melalui Gerakan Sedekah Alam dan program Edukasi Green. Kegiatan ini merupakan implementasi dari konsep Green Campus berbasis pendidikan. Sasaran utamanya adalah siswa di SDN 27 Ampenan, dengan 48 peserta yang aktif berpartisipasi dalam praktik penanaman. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif, pembuatan poster edukasi, dan workshop penanaman pohon (Sedekah Alam). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan meningkat. Secara kualitatif, siswa mampu mengintegrasikan nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam pembelajaran akhlak dan memberikan respons positif bahwa merawat tanaman merupakan bentuk kepatuhan (ta'abudi). Secara kuantitatif, kegiatan ini berhasil melakukan penanaman 15 bibit sebagai bagian dari pelaksanaan Sedekah Alam. Program ini berhasil menciptakan pemahaman bahwa menanam pohon mengandung nilai Sedekah Jariyah (berdasarkan perspektif hukum Islam) dan merupakan manifestasi dari Akhlak Memelihara Alam.Abstract: The current environmental crisis faced worldwide is seen as a reflection of ethical and moral issues in the interaction between humans and the environment. This program aims to instill the principles of Environmental Morality and Environmental Fiqh to students at SDN 27 Ampenan through the Nature Charity Movement and the Green Education program. This activity is an implementation of the education-based Green Campus concept. The main target is students at SDN 27 Ampenan, with 48 participants actively participating in planting practices. The methodology used is descriptiveparticipatory through interactive counseling, educational poster creation, and tree planting workshops (Nature Charity). The results of this activity indicate that students' understanding of environmental responsibility has increased. Qualitatively, students are able to integrate the value of environmental care into moral learning and provide a positive response that caring for plants is a form of obedience (ta'abudi). Quantitatively, this activity succeeded in planting 15 seedlings as part of the implementation of Nature Charity. This program has succeeded in creating an understanding that planting trees contains the value of Sedekah Jariyah (based on an Islamic legal perspective) and is a manifestation of the Morality of Caring for Nature.
PENGUATAN AKHLAK LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN KAMPUS PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i2.38146

Abstract

Abstrak: Kerusakan lingkungan yang semakin meningkat mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat, termasuk kalangan akademik, terhadap pentingnya akhlak dalam menjaga dan melestarikan alam. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai akhlak dalam pengelolaan lingkungan pada mahasiswa ilmu kesehatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui program edukasi dan pendampingan yang difokuskan pada penguatan akhlak ekologis, pemanfaatan sumber daya secara bijak, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan kampus. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa tahap berikut: Tahap 1 Persiapan dan Identifikasi Masalah, Tahap 2 Sosialisasi dan Edukasi Akhlak Lingkungan, Tahap 3 Pelatihan Praktik Pengelolaan Lingkungan Kampus, Tahap 4 Implementasi Program Aksi Lingkungan, dan Tahap 5 Monitoring, Refleksi, dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa ilmu kesehatan memiliki tingkat kesadaran akhlak lingkungan yang relatif baik, khususnya dalam aspek kebersihan dan tanggung jawab penggunaan sumber daya. Namun demikian, partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan pelestarian lingkungan secara kolektif masih tergolong rendah dan memerlukan penguatan lebih lanjut. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi ekologis yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam aktivitas akademik guna membentuk kesadaran ekologis serta tanggung jawab moral mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan yang berperan dalam menjaga kesehatan manusia dan lingkungan.Abstract: The increasing environmental damage reflects the low awareness of the public, including academics, on the importance of morals in protecting and preserving nature. This community service program aims to analyze the implementation of moral values in environmental management in health science students and identify the factors that affect them. Service activities are carried out through education and mentoring programs that focus on strengthening ecological morals, using resources wisely, and habituating environmentally friendly behavior in campus life. The implementation method is carried out in the following stages: Stage 1 Preparation and Problem Identification, Stage 2 Socialization and Environmental Ethics Education, Stage 3 Training in Campus Environmental Management Practices, Stage 4 Implementation of the Environmental Action Program, and Stage 5 Monitoring, Reflection, and Evaluation. The results of the activity showed that health science students have a relatively good level of environmental moral awareness, especially in the aspects of cleanliness and responsibility for the use of resources. However, the active participation of students in environmental conservation activities collectively is still relatively low and needs further strengthening. These findings affirm the importance of sustainable and integrated ecological education in academic activities to form ecological awareness and moral responsibility of students as prospective health workers who play a role in maintaining human health and the environment.
PENYULUHAN HUKUM DAN AKHLAK RUMAH TANGGA ISLAMI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN MUDA DI DESA BINAAN AMPENAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i3.38147

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang Hukum dan Akhlak Rumah Tangga Islami sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi potensi konflik serta perceraian pada pasangan muda di Desa Binaan. Sebagai komunitas yang sedang menghadapi tantangan tingginya kasus perselisihan di usia pernikahan dini dan kurangnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri di kecamatan ampenan membutuhkan solusi yang lebih terstruktur dan berlandaskan hukum serta nilai-nilai agama. Program penyuluhan ini, yang terintegrasi dari materi Hukum Keluarga Islam (KHI) dan nilai-nilai akhlak mulia, dapat digunakan sebagai alternatif preventif untuk meningkatkan komunikasi efektif dan keharmonisan keluarga, sekaligus solusi pengelolaan konflik rumah tangga yang sesuai syariat. Melalui penyuluhan ini, masyarakat khususnya pasangan muda diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah secara mandiri, yang tidak hanya mengurangi jumlah perselisihan tetapi juga meningkatkan kualitas sosial dan psikologis keluarga secara alami. Diharapkan, kegiatan ini dapat mengurangi angka perceraian, memperbaiki kualitas hubungan antar anggota keluarga, dan mendukung keberlanjutan tatanan sosial masyarakat yang Islami di ampenan, mataram. NTB. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap spiritualitas, stabilitas sosial, dan mental kesehatan masyarakat setempat.Abstract: This service activity aims to provide counseling on Islamic Household Law and Morals as an effort to strengthen family resilience and reduce the potential for conflict and divorce in young couples in the Assisted Village. As a community that is facing the challenges of high cases of disputes at the age of early marriage and lack of understanding of the rights and obligations of husband and wife in Ampenan sub-district needs a more structured solution based on law and religious values. This counseling program, which is integrated from Islamic Family Law (KHI) material and noble moral values, can be used as a preventive alternative to improve effective communication and family harmony, as well as a solution to manage domestic conflicts in accordance with sharia. Through this counseling, the community, especially young couples, is given the knowledge and skills to build a sakinah, mawaddah, wa rahmah household independently, which not only reduces the number of disputes but also improves the social and psychological quality of the family naturally. It is hoped that this activity can reduce the divorce rate, improve the quality of relationships between family members, and support the sustainability of the Islamic social order in Ampenan, Mataram. NTB. The results of this activity are expected to have a positive impact on the spirituality, social stability, and mental health of the local community.
SOSIALISASI MANAJEMEN MUTU SEKOLAH BERBASIS KINERJA PENDIDIKAN DI SD MUHAMMADIYAH MATARAM Ilham Ilham; Rudi Arrahman; Supratman Supratman; Habiburrahman Habiburrahman
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.38906

Abstract

Abstrak: Transformasi pendidikan saat ini menuntut sekolah dasar untuk berorientasi pada pencapaian kinerja yang terukur dan berkelanjutan. SD Muhammadiyah Mataram memiliki potensi strategis namun masih menghadapi kendala dalam implementasi manajemen mutu berbasis kinerja, terutama terkait belum adanya sistem indikator kinerja utama (KPI) yang terdokumentasi dan keterbatasan pemahaman tata kelola mutu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pendidikan inklusif dan berkualitas, serta mewujudkan manajemen mutu sekolah yang efektif, akuntabel, dan transparan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap utama: observasi awal, sosialisasi dalam bentuk seminar internal, dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun target capaian unit kerja. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah adanya dokumen standar mutu pengelolaan sekolah yang mengacu pada penilaian kinerja pendidikan dan terciptanya sistem pengelolaan mutu yang terstruktur serta peningkatan kompetensi profesional kepala sekolah dan guru. Selama kegiatan pengabdian ini, para stakeholder SD Mudimat menyadari bagaimana pentingnya manajemen dalam pelayanan pendidikan yang modern, maju dan unggul, terutama para tenaga pendidik memiliki antusiasme yang tinggi dan mempunyai pengalaman baru dalam menata kelas sebagai ruang pembelajaran bagi peserta didik. Melalui program ini, sekolah mampu menjalankan instrumen pengendalian kinerja yang konkret untuk menjamin akuntabilitas kepada pemangku kepentingan.Abstract: The current transformation in education requires elementary schools to focus on achieving measurable and sustainable performance. SD Muhammadiyah Mataram has strategic potential but still faces challenges in implementing performance-based quality management, particularly regarding the lack of a documented key performance indicator (KPI) system and limited understanding of quality governance. This community service activity aims to provide an understanding of inclusive and quality education, as well as to realize effective, accountable, and transparent school quality management. The implementation method was carried out participatively through three main stages: initial observation, socialization in the form of internal seminars, and Focus Group Discussions (FGDs) to formulate work unit achievement targets. The outcomes of this community service activity include the development of school management quality standards aligned with educational performance evaluations, the establishment of a structured quality management system, and the enhancement of professional competencies among school principals and teachers. During this community service activity, stakeholders at Mudimat Elementary School realized the importance of management in modern, advanced, and excellent educational services; in particular, educators demonstrated high enthusiasm and gained new experiences in organizing classrooms as learning spaces for students. Through this program, the school was able to implement concrete performance control instruments to ensure accountability to stakeholders.
PENGUATAN KARAKTER PERCAYA DIRI DAN KOLABORATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TATA SURYA BERBASIS TEKNOLOGI MIXED REALITY DI SDIT DAARUL JIHAD Galih Ashari Rakhmat; Eka Noviana; Sri Retnoningsih; Maulana Seno Aji; Muhammad Figo Razzan; Dhimas Aji; Muhammad Alif Syaikhan; Raka Gaizka A; Ariq Zaki Muhamad
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.37041

Abstract

Abstrak: Pembelajaran di tingkat sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat juga terbatasnya interaksi serta kolaborasi selama proses pembelajaran antara siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan karakter percaya diri dan kolaboratif siswa melalui implementasi teknologi Mixed Reality pada pembelajaran tata surya. Kegiatan PKM dilaksanakan di SDIT Daarul Jihad dengan melibatkan siswa sekolah dasar dan guru sebagai mitra pendamping. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pengembangan aplikasi pembelajaran menggunakan media Mixed Reality, pendampingan siswa selama kegiatan, serta evaluasi menggunakan angket dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi indikasi penguatan karakter siswa. Hasil kegiatan menunjukkan kecenderungan positif pada keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat, menjelaskan materi kepada teman, serta peningkatan interaksi dan kerja sama antar siswa selama pembelajaran berlangsung.Abstract:  Learning at the elementary school level still faces challenges in the form of low student confidence in expressing opinions and limited interaction and collaboration during the learning process between students. This activity aims to strengthen students' self-confidence and collaborative character through the implementation of Mixed Reality technology in solar system learning. The PKM activity was carried out at SDIT Daarul Jihad, involving elementary school students and teachers as mentoring partners. The implementation method included the preparation stage, Developing Application of learning using Mixed Reality media, student mentoring during the activity, and evaluation using questionnaires and observations. Data were analyzed descriptively to identify indications of strengthening student character. The results of the activity showed a positive trend in students' courage in expressing opinions, explaining material to friends, and increased interaction and cooperation between students during the learning process.
PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENCEGAHAN DEMENSIA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DI DESA PARAHU KECAMATAN SUKAMULYA Siti Robeatul Adawiyah; Erwin Saputra; Khoirunnisa Lubis
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.37493

Abstract

Abstrak: Demensia merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berdampak terhadap penurunan fungsi kognitif, kemandirian, dan kualitas hidup. Kurangnya pengetahuan lansia dan keluarga mengenai pencegahan demensia menjadi faktor risiko keterlambatan deteksi dan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan demensia melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan desain pre-test dan post-test pada 34 lansia di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya. Media edukasi meliputi presentasi, leaflet, lembar balik, serta praktik senam otak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan lansia, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 17,6% pada pre-test menjadi 58,8% pada post-test. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan demensia. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga dan kader kesehatan.Abstract: Dementia is a major health problem in the elderly, impacting cognitive function, independence, and quality of life. Lack of knowledge among the elderly and their families regarding dementia prevention is a risk factor for delayed detection and treatment. This community service activity aims to improve the elderly's knowledge about dementia prevention through health education. The method used was health education with a pre-test and post-test design for 34 elderly people in Parahu Village, Sukamulya District. Educational media included presentations, leaflets, flipcharts, and brain gymnastics exercises. The results showed an increase in the elderly's knowledge level, with the good knowledge category increasing from 17.6% in the pre-test to 58.8% in the post-test. The conclusion of this activity is that health education is effective in improving the elderly's knowledge about dementia prevention. It is hoped that similar activities can be carried out continuously, involving families and health workers.
PENGAJARAN ESP BIDANG BUDIDAYA PERAIRAN BAGI SISWA KEJURUAN AGROBISNIS PERIKANAN AIR TAWAR Holla Franciska; Bambang Sulistiyarto; Gusliany Gusliany
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.37985

Abstract

Abstrak: Penguasaan Bahasa Inggris berbasis kebutuhan kejuruan menjadi salah satu kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada bidang perikanan dan budidaya perairan yang semakin terintegrasi dengan pasar global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris siswa SMK Negeri 5 Palangka Raya melalui pengajaran English for Specific Purposes (ESP) yang kontekstual dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah Communicative Language Teaching (CLT) dengan strategi pembelajaran berupa simulasi, diskusi, dan presentasi. Peserta kegiatan terdiri atas siswa kelas XI dan XII jurusan Agrobisnis Perikanan Air Tawar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman istilah teknis perikanan, kemampuan komunikasi lisan dalam konteks kejuruan, serta meningkatnya kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk keperluan akademik dan profesional. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul ajar ESP Perikanan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berkontribusi positif terhadap penguatan kompetensi vokasional siswa dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan kejuruan.Abstract: English language proficiency based on vocational needs is a crucial competency for vocational high school (SMK) students, particularly in the fisheries and aquaculture sectors, which are increasingly integrated with the global market. This community service activity aims to improve the English communication skills of students at SMK Negeri 5 Palangka Raya through contextual and applicable English for Specific Purposes (ESP) teaching. The method used is Communicative Language Teaching (CLT), with learning strategies including simulations, discussions, and presentations. Participants consisted of 11th and 12th grade students majoring in Freshwater Fisheries Agribusiness. The results of the activity indicate an increased understanding of fisheries technical terms, oral communication skills in vocational contexts, and increased student confidence in using English for academic and professional purposes. Furthermore, this activity produced a Fisheries ESP teaching module that can be used sustainably. Thus, this program contributes positively to strengthening students' vocational competencies and supporting the improvement of the quality of vocational education.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI SDN 47 MATARAM Nurin Rochayati; Zainuddin Zainuddin; Sujudin Sujudin; Hamdi Hakim; Mira Cantika; Cahaya Indrianti; Nesa Nestita; Zalfa Zahya Aini; Dini Aminarti; Zahratul Aini
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.38013

Abstract

Abstrak: Literasi digital adalah kemampuan yang sangat penting yang harus dikembangkan sejak tingkat sekolah dasar untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan belajar di era digital. Namun dalam praktiknya, penggunaan media digital di sekolah dasar masih terbatas dan tidak sepenuhnya terintegrasi dengan baik dalam proses pembelajaran.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa SDN 47 Mataram dengan memanfaatkan media audiovisual dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan yang partisipatif dan edukatif, yang meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pembelajaran dengan media audiovisual, pendampingan untuk guru, serta evaluasi dari kegiatan tersebut. Media audiovisual yang digunakan terdiri dari video edukatif dan tayangan interaktif yang dirancang sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah dasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam belajar, pemahaman terhadap konten digital yang edukatif, serta kemampuan siswa dalam mengakses dan menganalisis informasi digital dengan lebih kritis. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif pada peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan media audiovisual ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media audiovisual terbukti efektif sebagai strategi untuk memperkuat literasi digital para siswa di sekolah dasar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik yang baik dalam mengembangkan pembelajaran yang berbasis literasi digital secara kontekstual dan berkelanjutan.Abstract:  Digital literacy is a very important skill that must be developed from elementary school level to prepare students to face learning challenges in the digital age. However, in practice, the use of digital media in elementary schools is still limited and not fully integrated into the learning process. This community service activity aims to improve the digital literacy of students at SDN 47 Mataram by utilizing audiovisual media in the teaching and learning process. The method used in this community service is a participatory and educational approach, which includes the stages of preparation, implementation of learning with audiovisual media, assistance for teachers, and evaluation of the activities. The audiovisual media used consists of educational videos and interactive shows designed in accordance with the characteristics of elementary school students. The results of this activity show an increase in student participation in learning, understanding of educational digital content, and students' ability to access and analyze digital information more critically. In addition, this activity also had a positive impact on improving teachers' ability to integrate audiovisual media into learning. Thus, the use of audiovisual media has proven to be effective as a strategy to strengthen digital literacy among elementary school students. This activity is expected to serve as an example of good practice in developing contextual and sustainable digital literacy-based learning.