cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 535 Documents
SISTEM KONTROL DAN KELISTRIKAN PADA ITEFUEL UNTUK PENGOLAHAN BIOGAS KOTORAN TERNAK MENJADI BIO-CNG Kristiana, Lisa; Miftahuddin, Yusup; Akbar, Deklan Malik; Dafy, Muhammad Zufar; Fasya, Shafira Kurnia
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i1.36898

Abstract

Abstrak: Pengelolaan limbah kotoran ternak di Desa Tanggulun, Kabupaten Garut, masih belum optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta gangguan kesehatan masyarakat. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem kontrol dan kelistrikan pada alat inovatif “ITEFUEL”, yaitu alat pengolah biogas dari kotoran ternak menjadi Bio-CNG (Compressed Natural Gas). Fokus utama kegiatan adalah pemurnian biogas hasil fermentasi anaerob menggunakan metode adsorpsi berbasis zeolit untuk meningkatkan kadar metana (CH₄), serta pengujian kinerja sistem kontrol dan keamanannya. Kegiatan dilaksanakan di Living Laboratorium AA Riverside, Garut. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sistem kontrol dan kelistrikan ITEFUEL berfungsi secara optimal sesuai rancangan, meliputi proses intake gas, pemurnian, penyimpanan, hingga dispensing Bio-CNG yang terkontrol dan aman. Selain menghasilkan prototipe alat ITEFUEL yang operasional, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat, sehingga meningkatkan pemahaman dan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah ternak.Abstract: The management of livestock manure waste in Tanggulun Village, Garut Regency, is still suboptimal and has the potential to cause environmental pollution, unpleasant odors, and public health issues. However, this waste has significant potential as a renewable energy source. This community service activity aims to develop and implement a control and electrical system for an innovative device called “ITEFUEL,” which processes biogas from livestock manure into Bio-CNG (Compressed Natural Gas). The activity focuses on purifying biogas produced through anaerobic fermentation using a simple zeolite-based adsorption method to increase methane (CH₄) concentration, as well as testing the performance, safety, and reliability of the control system. The program was conducted at the AA Riverside Living Laboratory in Garut. The results demonstrate that the ITEFUEL control and electrical system operates fully according to the design, successfully managing gas intake, purification, temporary storage, and dispensing processes in a controlled and safe manner. In addition to producing a functional ITEFUEL prototype, the activity included technical training and socialization sessions, which enhanced community knowledge and supported independent utilization of livestock waste–based renewable energy.
PENINGKATAN LITERASI POLITIK MELALUI EDUKASI ETIKA KEPEMIMPINAN DAN PRINSIP KEADILAN PADA MASYARAKAT AMPENAN SELATAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i4.38148

Abstract

Abstrak: Rendahnya literasi politik masyarakat dan minimnya pemahaman mengenai etika kepemimpinan masih menjadi permasalahan dalam pelaksanaan pemilihan di tingkat lokal. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi dan menghasilkan pemimpin yang kurang berintegritas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Ampenan Selatan mengenai etika kepemimpinan dan prinsip keadilan dalam pemilihan pemimpin lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah, serta simulasi sederhana pemilihan beretika. Peserta kegiatan berjumlah tujuh orang yang terdiri atas perangkat kelurahan dan perwakilan masyarakat, termasuk Ibu Lurah Ampenan Selatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 54% pada pre-test menjadi 84% pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih kritis terhadap praktik pemilihan yang tidak sesuai dengan prinsip etika dan keadilan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis edukasi partisipatif dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi politik dan membangun kesadaran etis masyarakat di tingkat kelurahan.Abstract: Low political literacy and limited public understanding of leadership ethics remain significant challenges in local election practices. These conditions may affect the quality of democracy and lead to the emergence of leaders with limited integrity. This community service program aimed to enhance residents’ understanding of leadership ethics and principles of justice in local elections in Ampenan Selatan Subdistrict. The activities were conducted using interactive lectures, focused group discussions, and a simple ethical election simulation. The program involved seven participants consisting of community representatives and local government officials, including the Head of Ampenan Selatan Subdistrict. Evaluation was carried out through pre-test and post-test assessments. The results indicated an increase in participants’ understanding from 54% in the pre-test to 84% in the post-test. In addition to knowledge improvement, participants demonstrated a more critical attitude toward unethical election practices. This program suggests that participatory educational socialization is effective in improving political literacy and fostering ethical awareness at the local community level.
PENANAMAN AKHLAK DAN FIQH LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN SEDEKAH ALAM PADA SISWA SDN 27 AMPENAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.38149

Abstract

Abstrak: Krisis lingkungan yang sedang dihadapi di seluruh dunia saat ini dianggap sebagai gambaran dari permasalahan etika dan moralitas dalam interaksi antara manusia dan lingkungan. Program ini bertujuan untuk menanamkan prinsip-prinsip Akhlak Lingkungan dan Fiqh Lingkungan kepada siswa di SDN 27 Ampenan melalui Gerakan Sedekah Alam dan program Edukasi Green. Kegiatan ini merupakan implementasi dari konsep Green Campus berbasis pendidikan. Sasaran utamanya adalah siswa di SDN 27 Ampenan, dengan 48 peserta yang aktif berpartisipasi dalam praktik penanaman. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif, pembuatan poster edukasi, dan workshop penanaman pohon (Sedekah Alam). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan meningkat. Secara kualitatif, siswa mampu mengintegrasikan nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam pembelajaran akhlak dan memberikan respons positif bahwa merawat tanaman merupakan bentuk kepatuhan (ta'abudi). Secara kuantitatif, kegiatan ini berhasil melakukan penanaman 15 bibit sebagai bagian dari pelaksanaan Sedekah Alam. Program ini berhasil menciptakan pemahaman bahwa menanam pohon mengandung nilai Sedekah Jariyah (berdasarkan perspektif hukum Islam) dan merupakan manifestasi dari Akhlak Memelihara Alam.Abstract: The current environmental crisis faced worldwide is seen as a reflection of ethical and moral issues in the interaction between humans and the environment. This program aims to instill the principles of Environmental Morality and Environmental Fiqh to students at SDN 27 Ampenan through the Nature Charity Movement and the Green Education program. This activity is an implementation of the education-based Green Campus concept. The main target is students at SDN 27 Ampenan, with 48 participants actively participating in planting practices. The methodology used is descriptiveparticipatory through interactive counseling, educational poster creation, and tree planting workshops (Nature Charity). The results of this activity indicate that students' understanding of environmental responsibility has increased. Qualitatively, students are able to integrate the value of environmental care into moral learning and provide a positive response that caring for plants is a form of obedience (ta'abudi). Quantitatively, this activity succeeded in planting 15 seedlings as part of the implementation of Nature Charity. This program has succeeded in creating an understanding that planting trees contains the value of Sedekah Jariyah (based on an Islamic legal perspective) and is a manifestation of the Morality of Caring for Nature.
PENGUATAN AKHLAK LINGKUNGAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN KAMPUS PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i2.38146

Abstract

Abstrak: Kerusakan lingkungan yang semakin meningkat mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat, termasuk kalangan akademik, terhadap pentingnya akhlak dalam menjaga dan melestarikan alam. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai akhlak dalam pengelolaan lingkungan pada mahasiswa ilmu kesehatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui program edukasi dan pendampingan yang difokuskan pada penguatan akhlak ekologis, pemanfaatan sumber daya secara bijak, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan kampus. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa tahap berikut: Tahap 1 Persiapan dan Identifikasi Masalah, Tahap 2 Sosialisasi dan Edukasi Akhlak Lingkungan, Tahap 3 Pelatihan Praktik Pengelolaan Lingkungan Kampus, Tahap 4 Implementasi Program Aksi Lingkungan, dan Tahap 5 Monitoring, Refleksi, dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa ilmu kesehatan memiliki tingkat kesadaran akhlak lingkungan yang relatif baik, khususnya dalam aspek kebersihan dan tanggung jawab penggunaan sumber daya. Namun demikian, partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan pelestarian lingkungan secara kolektif masih tergolong rendah dan memerlukan penguatan lebih lanjut. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi ekologis yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam aktivitas akademik guna membentuk kesadaran ekologis serta tanggung jawab moral mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan yang berperan dalam menjaga kesehatan manusia dan lingkungan.Abstract: The increasing environmental damage reflects the low awareness of the public, including academics, on the importance of morals in protecting and preserving nature. This community service program aims to analyze the implementation of moral values in environmental management in health science students and identify the factors that affect them. Service activities are carried out through education and mentoring programs that focus on strengthening ecological morals, using resources wisely, and habituating environmentally friendly behavior in campus life. The implementation method is carried out in the following stages: Stage 1 Preparation and Problem Identification, Stage 2 Socialization and Environmental Ethics Education, Stage 3 Training in Campus Environmental Management Practices, Stage 4 Implementation of the Environmental Action Program, and Stage 5 Monitoring, Reflection, and Evaluation. The results of the activity showed that health science students have a relatively good level of environmental moral awareness, especially in the aspects of cleanliness and responsibility for the use of resources. However, the active participation of students in environmental conservation activities collectively is still relatively low and needs further strengthening. These findings affirm the importance of sustainable and integrated ecological education in academic activities to form ecological awareness and moral responsibility of students as prospective health workers who play a role in maintaining human health and the environment.
PENYULUHAN HUKUM DAN AKHLAK RUMAH TANGGA ISLAMI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN MUDA DI DESA BINAAN AMPENAN Mukhlishin, Mukhlishin; Z, Sahman; Urifah, Dewi; Khaerunnisa, Khaerunnisa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i3.38147

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang Hukum dan Akhlak Rumah Tangga Islami sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi potensi konflik serta perceraian pada pasangan muda di Desa Binaan. Sebagai komunitas yang sedang menghadapi tantangan tingginya kasus perselisihan di usia pernikahan dini dan kurangnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri di kecamatan ampenan membutuhkan solusi yang lebih terstruktur dan berlandaskan hukum serta nilai-nilai agama. Program penyuluhan ini, yang terintegrasi dari materi Hukum Keluarga Islam (KHI) dan nilai-nilai akhlak mulia, dapat digunakan sebagai alternatif preventif untuk meningkatkan komunikasi efektif dan keharmonisan keluarga, sekaligus solusi pengelolaan konflik rumah tangga yang sesuai syariat. Melalui penyuluhan ini, masyarakat khususnya pasangan muda diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah secara mandiri, yang tidak hanya mengurangi jumlah perselisihan tetapi juga meningkatkan kualitas sosial dan psikologis keluarga secara alami. Diharapkan, kegiatan ini dapat mengurangi angka perceraian, memperbaiki kualitas hubungan antar anggota keluarga, dan mendukung keberlanjutan tatanan sosial masyarakat yang Islami di ampenan, mataram. NTB. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap spiritualitas, stabilitas sosial, dan mental kesehatan masyarakat setempat.Abstract: This service activity aims to provide counseling on Islamic Household Law and Morals as an effort to strengthen family resilience and reduce the potential for conflict and divorce in young couples in the Assisted Village. As a community that is facing the challenges of high cases of disputes at the age of early marriage and lack of understanding of the rights and obligations of husband and wife in Ampenan sub-district needs a more structured solution based on law and religious values. This counseling program, which is integrated from Islamic Family Law (KHI) material and noble moral values, can be used as a preventive alternative to improve effective communication and family harmony, as well as a solution to manage domestic conflicts in accordance with sharia. Through this counseling, the community, especially young couples, is given the knowledge and skills to build a sakinah, mawaddah, wa rahmah household independently, which not only reduces the number of disputes but also improves the social and psychological quality of the family naturally. It is hoped that this activity can reduce the divorce rate, improve the quality of relationships between family members, and support the sustainability of the Islamic social order in Ampenan, Mataram. NTB. The results of this activity are expected to have a positive impact on the spirituality, social stability, and mental health of the local community.