cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: Juli 2021" : 24 Documents clear
Analisis Perbandingan Penggunaan Kalimat Majemuk pada Pemberitaan Covid-19 dalam Media Online Kompas.Com dan Liputan6.Com Nina, Nina; Dewi, Risma; Sunengsih, Kanah; Alpiah, Siti; Kholisoh, Siti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5312

Abstract

Abstrak: Peranan jurnalistik dalam penyampaian informasi mengenai Covid-19 kepada masyakarat diliput di berbagai media massa, media elektronik, termasuk media online. Setiap media online memiliki ciri khas masing-masing, peneliti ingin mengetahui gaya bahasa media online dari sudut pandang kalimat majemuk. Kalimat majemuk ialah kajian sintaksis dari sebuah kalimat yang terdiri dari beberapa klausa. Kalimat majemuk terbagi kedalam beberapa bagian, diantaranya : (1) Kalimat majemuk setara, (2) Kalimat majemuk rapatan, (3) Kalimat majemuk bertingkat, (4) Kalimat majemuk perluasan, dan (5) Kalimat majemuk campuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya bahasa media online pada pemberitaan Covid-19  dengan cara membandingkan sudut pandang kalimat majemuk dari media online Kompas.com dengan media online Liputan6.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Sumber data adalah berita Covid-19 di media online Kompas.com dan Liputan6.com. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dengan teknik simak bebas libat cakap. Data dianalisis dengan reduksi data, dilanjutkan dengan penyajian data dan verifikasi. Dari hasil penelitian pada pemberitaan media online Kompas.com dengan Liputan6.com diketahui kajian sintaksis dapat ditemukan dalam kalimat majemuk setara yang lebih mendominasi yaitu pada media online Kompas.com sebanyak 4 kalimat, sedangkan dalam kalimat majemuk bertingkat yang lebih mendominasi yaitu pada media online Liputan6.com sebanyak 7 kalimat.Abstract: The role of journalism in delivering information about Covid-19 to the public is covered in various mass media, electronic media, including online media. Each online media has their own characteristics, the researcher wants to see the language style of online media from the point of view of compound sentences. Compound sentence is a syntactic study of a sentence consisting of several clauses. Compound sentences are divided into several parts, including: (1) compound sentences are equivalent, (2) compound sentences, (3) compound sentences with levels, (4) compound sentences for expansion, and (5) mixed compound sentences. The purpose of this study was to see the language style of online media on Covid-19 reporting by comparing the multiple viewpoints of the online media Kompas.com with the online media Liputan6.com. This research uses descriptive qualitative method. The source of the data is Covid-19 news on online media Kompas.com and Liputan6.com. The data was collected by observation with the technique of listening to the free to speak competently. Data were analyzed by data reduction, analyzed by data presentation and levers. From the results of research on online media coverage of Kompas.com with Liputan6.com, it is known that syntactic studies can be found in equivalent compound sentences which are more dominant, namely in online media Kompas.com as many as 4 sentences, while in multilevel compound sentences that are more dominant, namely in the online media Liputan6. .com in 7 sentences.
Penggunaan Taci dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimpulkan Teks Bacaan Siswa Kelas VI SD Negeri 6 Mataram Aminah, Siti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5353

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki tingkat kemampuan siswa dalam menyimpulkan isi teks bacaan siswa kelas VI SDN 6 Mataram. Peneliti menerapkan metode pembelajaran yaitu penggunaan taci (kata kunci) dalam menyimpulkan isi teks bacaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) metode observasi, (2) metode dokumentasi, dan (3) metode tugas. Sementara itu analisis data menggunakan PAP yang menganggap bahwa kemampuan individu adalah sama. Berdasarkan hasil analisis data  dapat disimpulkan bahwa  dalam pelaksanaan prasiklus diperoleh aspek kemampuan tinggi sebanyak 20 orang atau 58,82%, kemampuan sedang sebanyak 14 orang atau 41,17% dan yang berkemampuan rendah atau 0%. Secara kelompok (IPK) termasuk normal dengan nilai  65,00.  Sementara  itu,  dalam  pelaksanaan  siklus  I diperoleh  kemampuan tinggi sebanyak 27 orang atau 79,41%, kemampuan sedang 7 orang atau 20,58% dan yang berkemampuan rendah tidak ada atau 0%. Secara kelompok (IPK) termasuk  tinggi  dengan  nilai  76,00.  Siklus  II  diperoleh  kemampuan  tinggi sebanyak 33 orang atau 97,05%, kemampuan sedang 1 orang atau 2,94%, dan kemampuan rendah atau 0%. Secara kelompok (IPK) termasuk sangat tinggi dengan nilai 95,00. Berdasarkan data tersebut, pembelajaran menggunakan taci menunjukkan hasil peningkatan yang optimal dari prasiklus, siklus I ke siklus II. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa prasiklus 65,00 menjadi 76,00, dan dari siklus I ke seklus II 76,00 menjadi 97,05 peningkatannya sebesar 21,05. Dengan peningkatan tersebut dapat dikatakan  bahwa penggunaan taci dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimpulkan isi teks bacaan.Abstract: The purpose of this study was to improve the level of students' ability in concluding the contents of the reading texts of class VI SDN 6 Mataram. The researcher applies the learning method, namely the use of taci (key words) in concluding the contents of the reading text. The data collection methods used are (1) the observation method, (2) the documentation method, and (3) the assignment method. Meanwhile, data analysis uses PAP which assumes that individual abilities are the same. Based on the results of data analysis, it can be concluded that in the implementation of the pre-cycle, 20 people or 58.82% of high ability aspects were obtained, 14 people or 41.17% medium ability and 0% low abilities. In the group (GPA) including normal with a value of 65.00. Meanwhile, in the implementation of the first cycle, 27 people or 79.41% had high abilities, 7 people or 20.58% medium abilities and none or 0% low abilities. The group (GPA) is high with a value of 76.00. Cycle II obtained high ability as many as 33 people or 97.05%, medium ability 1 person or 2,94%, and low ability or 0%. The group (GPA) is very high with a value of 95.00. Based on these data, learning using taci showed optimal improvement results from pre-cycle, cycle I to cycle II. This can be seen from the average score of pre-cycle students from 65.00 to 76.00, and from cycle I to second cycle from 76.00 to 97.05 the increase was 21.05. With this increase, it can be said that the use of taci can improve students' ability to conclude the contents of the reading text.
Konflik Sosial Penanganan Covid-19 dalam Kajian Kesantunan Habiburrahman, habiburrahman; Mus, Ahmad H; Arrahman, Rudi; Lamusiah, Siti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5303

Abstract

Abstrak: Pada hakikatnya, realisasi prinsip kesantunan digunakan untuk menunjukkan citra baik aparatur desa sebagai orang yang santun di tengah masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, aparatur desa mengendalikan percakapan dengan cara mengatur pola tutur, memberikan, mengambil giliran tutur, mengatasi penyimpangan, dan mengatasi kesalahpahaman.  Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunanaan kesantuanan tindak tutur penyelesaian konflik sosial penanganan covid-19. Penelitian kesantunan ini merupakan salah satu penelitian dalam kajian sosiopragmatik. Sesuai dengan pandangan tersebut, penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut: (1) persiapan pengumpulan data, (2) teknik observasi, dan (3) teknik wawancara. Analisis. Hasil peneltian menunjukkan bahwa aparatur desa bajur merealisasikan enam maksim kesantunan untuk menyelesaikan masalah konflik sosial penanganan covid-19. Keenam maksim tersebut yaitu, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan atau kecocokan, dan maksim kesimpatian. Keenam maksim tersebut sangat erat kaitannya dengan jiwa besar seorang pemimpin yang patut diteladani dan dihormati dalam bertutur sehingga permasalahan dalam masyarakat dapat terselesaikan dengan baik dan pemimpin tersebut dikategorikan sebagai seorang yang santun. Selain itu, keenam maksim tersebut cocok untuk diterapkan di tengah masyarakat pedesaan dalam menciptakan keharmonisasian antar warga masyarakat dan tokoh masyarakat.   Abstract: In essence, the realization of the principle of politeness is used to show a good image of the village apparatus as a polite person in the community. To achieve this goal, village officials control the conversation by regulating speech patterns, giving, taking turns, overcoming deviations, and overcoming misunderstandings. The purpose of this study is to describe the use of politeness speech acts to resolve social conflicts in the handling of COVID-19. This politeness research is one of the studies in sociopragmatic studies. In accordance with this view, this research is classified as a qualitative descriptive study. The data collection in this study relates to the following matters: (1) preparation of data collection, (2) observation techniques, and (3) interview techniques. Analysis. The results of the study show that the Bajur village apparatus realizes the six maxims of politeness to solve the problem of social conflict in handling COVID-19. The six maxims are the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of appreciation, the maxim of simplicity, the maxim of agreement or compatibility, and the maxim of sympathy. The six maxims are closely related to the great spirit of a leader who should be imitated and respected in speaking so that problems in society can be resolved properly and the leader is categorized as a polite person. In addition, the six maxims are suitable to be applied in rural communities in creating harmony between community members and community leaders.
Eksistensi Gaya Bahasa Pengguna Media Sosial Milenial di Era Digitalisas dan Kondisi Psikologis Penggunanya Makmun, Sukran; Purnawarman, Purnawarman
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5313

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Eksistensi Gaya Bahasa Pengguna Media Sosial Milenial di Era Digitalisas dan Kondisi Psikologis Penggunanya Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan dari hasil temuan rekam digital. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan telaah teks dan dokumntasi. Sumber data diambil dari meida sosial seperti, Facebook (FB), WhatsApp (WA), dan Instagram (IG) dan media lainnya. Temuan dalam penelitian ini berupa status-status pengguna media tersebut. Terkandung misi atau motif si pengguna berdasarkan eksistensi penggunaan bahasanya pada saat status itu dibuat bermacam-macam. Terdapat beberapa maksud dan tujuan si pengguna media sosial pada saat membuat status, diantaranya, (1) topik pembicaraan seperti, Politik, Religi, Curhatan, Pengumuman, Trends, Pashion, Jual Beli, dan lain-lain (2) Modifikasi bahasa, (3) Memberikan Respon, (4) pengggunaan simbol-simbol (5) kondisi pengguna. Oleh karena itu, kajian ini dilakukan untuk mengetahui maksud dan makna dari status yang dibuat oleh si pengguan sosial media berdasarkan eksistensi penggunaan bahasanya.  Abstract: This study aims to determine how the existence of the language style of millennial social media users in the digitalisas era and the psychological conditions of its users. This research method is qualitative research. This research was conducted to be able to describe the data that has been collected. The method of data collection is done by studying texts and documentations. Data sources are taken from social media such as, Facebook (FB), WhatsApp (WA), and Instagram (IG) and other media. The findings in this study are the status of these media users. Contains the mission or motives of the user based on the existence of the use of the language at the time the status was made diverse. There are several purposes and objectives of the social media user when making a status, including, (1) topics such as, Politics, Religion, Prayer, confide in, Announcements, Trends, Fashion, Buying and Selling, (2) the use of images (photos) , (3) Give response, (4) use of symbols (5) user conditions. Therefore, this study was conducted to determine the purpose and meaning of the status made by the user of social media based on the existence of the use of the language.
The Students Ability in Using Countable and Uncountable Nouns: at Second Year Students of SMPN 1 Aikmel in East Lombok Junaidi, M
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5355

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai kemampuan siswa dalam menggunakan Countable dan Uncountable nouns  kelas 2 di SMPN 1 Aikmel. Jumlah populasi dari penelitian ini adalah 280 siswa, sample 28 siswa atau 10% dari populasi yang ada. Instrument yang di gunakan pada penelitian ini multiple-choice atau pilihan ganda untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menggunakan countable dan completions atau melengkapi yang di gunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam grammar . adapun langkah- langkah yang di gunakan guru dalam pembelajaran countable dan uncountable nouns adalah latihan . berdasarkan hasil data yang di dapat dalam pilihan ganda adalah 1 orang mendapat 100 (3,6%) dan 2 orang mendapat 50 (10,8).itu artinya siswa SMPN 1 Aikmel dikatakan berhasil dalam menggunakan countable and uncountable noun in teaching grammar especially in learning english. Adapun siswa yang menggunakan melengkapi test adalah 2 orang siswa mendapat 100(3,6%) dan 1 orang mendapat 40 (7,2%).Abstract: This study is intended to find out The students’ ability in using countable and uncountable nouns at second year students of SMPN 1 Aikmel academic year 2010/2011. This is aimed at finding out The students’ ability in using countable and uncountable nouns. The population of this study was all of the second grade students of SMPN 1 Aikmel which consist of 280 students. And the sample of this study is 28 or 10 % from population. The instrument consists of sentences namely building with countable and uncountable noun and practice in sentence. The test is divided into two parts namely multiple- Choice test and completion in grammar  test in given after the students have the treatment of teaching from current English teacher to measure the students’ ability in using countable and uncountable noun. From the result of previous discussion, it is clear enough to conclude that the result for multiple- choice test, there are 1 achieve 100 (3,6 %), 1 students achieve 90 (3,6 %), 6 students achieve 80 (21,6 %), 10 students achieve 70 (36 %), 3 students achieve 60 (25,5 %), 3 students achieve 50 (10,8 %); that means, mostly students have good enough knowledge about countable and uncountable nouns. In completion test there are 2 students achieve 100 (7,2 %), 3 students achieve 90 (10,8 %), 3 students achieve 80 (10,8 %), 7 students achieve 70 (25,2 %), 5 students achieve 60 (18%), 6 students achieve 50 (21,6 % ) and the last 2 students achieve 40 (7,2 %). This also means that researcher found the students ‘ mastery about countable and uncountable noun good enough.  
Alih Fungsi Masjid Kuno Gunung Pujut pada Masyarakat Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Darmurtika, Linda Ayu; Suyasa, I Made; Bilal, Arpan Islami; Mandala, Halus
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5304

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih fungsi Masjid Kuno Gunung Pujut pada Masyarakat Desa Sengkol Kecamatan Pujut. Target penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah tulisan ini dapat terbit dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta. Penelitian ini merupak penelitian kualitatif, adapun metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut, meliputi 1) metode penentuan subjek penelitian, 2) metode pengumpulan data, dan 3) metode analisis data. Metode penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sample yaitu memilih informan sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam hal ini, informan yang dipilih adalah tokoh adat setempat yang betul-betul mengetahui tentang bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih fungsi Masjid Kuno Gunung Pujut. Metode pengumpulan data yang digunakan, yakni metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Sementara itu, metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data yang mendukung data primer. Analisis data dilakukan dengan menjelaskan, menguraikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data, yakni tentang bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih fungsi Masjid Kuno Gunung Pujut pada masyarakat Desa Sengkol.Abstract: The purpose of this study was to describe the form and factors causing the conversion of the function of the Gunung Pujut Ancient Mosque in the Sengkol Village Community, Pujut District. The research target to be achieved in this research is that this paper can be published in an accredited national journal Sinta. This research is a qualitative research, while the methods used in achieving these goals include 1) the method of determining the research subject, 2) the method of data collection, and 3) the method of data analysis. The method of determining the research subject uses a purposive sample, namely selecting informants according to the research objectives. In this case, the selected informants are local traditional leaders who really know about the form and factors that cause the conversion of the Gunung Pujut Ancient Mosque. Data collection methods used, namely the method of observation, interview method, and method of documentation. Meanwhile, the documentation method is used to obtain data that supports primary data. Data analysis was carried out by explaining, describing, analyzing, and interpreting the data, namely about the form and factors causing the conversion of the Gunung Pujut Ancient Mosque in the Sengkol Village community. 
Nilai Moral dalam Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye dan Implementasinya pada Pembelajaran Sastra di SMA Fitriani, Farida
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5314

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai moral dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dan Implementasinya pada Pembelajaran Sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek data dalam penelitian ini adalah novel Selamat Tinggal karya Tere Liye. Fokus penelitian ini tentang nilai moral. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik pustaka dan catat. Teknik analisis data yaitu teknik content analisis (analisis isi). Teknik penyajian hasil analisis data berupa teknik informal.  Adapun hasil penelitian ini yaitu nilai moral yang terdapat dalam novel sebagai berikut; (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi rasa syukur dan berakhlak, (b) hubungan manusia dengan manusia yaitu menasihati, kepedulian, berterima kasih, penyesalan, tanggung jawab, mengakui kesalahan, memuji, tolong menolong, menghormati, dan menpati janji, (c) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi percaya diri, berjanji, mengakui kesalahan dan kesepian. Implementasinya dalam pembelajaran Sastra memiliki beberapa tahap perencanaan yaitu, perencaan awal, inti dan akhir yang disesuaikan dengan kopetensi dasar, kopetensi inti dan indikator.Abstract:  The moral value in this literature often no write directly to share, but from the immoral character. Literature can be call as art to be the media for teaching and giving direction. The purpose of the research to know that moral value in the novel Goodbye, by Tere Liye as the writer then the implementation in learning literature in senior high school. The method  of the research that use is descriptif qualitatif method, data for the research is novel Goodbye by Tere Liye and than the research about the moral value, the technique to collect the data is library technique and write. After that the technique to analize data is analize the content. The technique to serve the result of  analize the dat is informal technique. Therefor the result of the research is about moral value, that is: (a) The connection between human and god includes gracefull and attitude. (b) The connection between human anf human includes giving advice, care, gratefull, regret, responsibility,fault,praises, help each other, respect and keep promise. (c) The connection between human and self include confident, promise and lonely. The implementation learning literature have some step, that is : beginining, main and the last, it make appropriate with base of competience, main competience and indicator.
Pengaruh Media Kartu Huruf Untuk Meningkatkan Minat Baca pada Kelompok B TK Three In One Pringgasela Tahun Ajaran 2020/2021 Arfini, Baiq Desy; Sopiana, Emy
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5356

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media kartu huruf untuk meningkatkan minat baca anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Menggunakan teknik nonequivalent Control group design. Subjek penelitian adalah anak kelompok B2 yang berjumlah 12 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Adapun indikator dalam penelitian ini berupa: mengenal simbol bahasa (huruf) vokal dan konsonan dan membaca kata berpola. Dari indikator tersebut kemudian disusun menjadi sejumlah pertanyaan (tes) sehingga diperoleh data kuantitatif. Hasil uji validitas   data menunjukkan bahwa 7 item instrument dinyatakan valid dan reliabel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Paired Sample T-test. Hasil responden terhadap variabel minat baca menunjukkan adanya perbedaan atau pengaruh antara minat baca dengan media kartu huruf, yang dibuktikan dengan hasil analisis Paired Sample T-test. Dimana diperoleh nilai signifikansi untuk kelompok eksperimen sebesar 0,000 atau dengan kata lain p<0,05. Ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa media kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan bahasa dari segi minat baca jika guru mampu bekerja sama dengan orang tua untuk menerapkan media ini dengan baik dan sesuai petunjuk penggunaan.Abstract: This study was conducted with the aim of knowing how much influence the latter card media had to increase reading interest in group B Three In One Kindergarteen Pringgasela. The research method used is quantitative research. Using a noneaquivalent control group design technique. this research subjects were children in group B2, totaliing 12 students. The data collection method used in observation and documentation. The indicators in this study are: recognizing language symbols (latter) vowels and consonants and reading patterned words. These indicators are then complied into a number of questions (test) to obtain quantitative data. The results of the data validity test showed that 7 instrument items were declared valid and reliable. Respondents’ result on the variable of reading interest and letter card media as evidenced by the result of the paired sampel T-Test analysis. Where the significance value for the experimental group 0.000 or in other words p<0,05. This shows has accepted and has rejected. So, it can be conclude that latter card media can increase reading interest, if the teacher is  able to work together with parents to apply this media properly and according to the instructions for use.
Prinsip-Prinsip Kesantunan pada Novel Jilbab Traveler Love Sparks In Korea Karya Asma Nadia Winarsih, Baiq Ayu; Setiawan, Irma
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5305

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan bentuk penggunaan prinsip-prinsip kesantunan menurut Leech dalam novel Jilbab Traveler Love Sparks in Korea karya Asma Nadia. Teori dasar yang digunakan peneliti adalah teori prinsip kesantunan Leech, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatisan. Keenam prinsip kesantunan tersebut sebagai acuan untuk menganalisis maksud prinsip kesantunan. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa hasil analisis bentuk penggunaan prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam novel Jilbab Traveler Love Sparks in Korea karya Asma Nadia yaitu 1) variasi bentuk yang mematuhi maksim kebijaksanaan sebanyak 2 data yakni bermaksud memberikan nasehat, 2) variasi bentuk yang mematuhi maksim kedermawanan sebanyak 9 data yakni menawarkan bantuan, 3) variasi bentuk yang mematuhi maksim penghargaan sebanyak 6 data yakni bermaksud memuji mitra tutur, 4) variasi bentuk yang mematuhi maksim kesederhanaan sebanyak 4 data yakni menjelekkan diri sendiri dan menyatakan permohonan maaf terhadap kesalahan yang diperbuat, 5) variasi bentuk yang mematuhi maksim permufakatan sebanyak 29 data, yakni menganggukkan kepala, mengacungkan jempol, mengatakan setuju terhadap saran, dan mengatakan setuju disertai dengan fakta, 6) variasi bentuk yang mematuhi maksim kesimpatisan sebanyak 3 data, yakni bermaksud untuk mengungkapkan rasa simpati baik itu sebuah kemalangan maupun  sesuatu yang menyenangkan terhadap pihak lain.Abstrct: This study describes the form of using the principles of politeness according to Leech in the novel Jilbab Traveler Love Sparks in Korea by Asma Nadia. The basic theory used by the researcher is Leech's theory of politeness principles, namely the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of appreciation, the maxim of simplicity, the maxim of consensus, and the maxim of sympathy. The six principles of politeness serve as a reference for analyzing the intent of the principle of politeness. Based on data analysis, it is concluded that the results of the analysis of the use of politeness principles in the novel Jilbab Traveler Love Sparks in Korea by Asma Nadia are 1) variations of forms that comply with the maxim of wisdom as much as 2 data, namely intending to give advice, 2) variations of forms that comply with the maxims generosity as many as 9 data, namely offering assistance, 3) variations in forms that comply with the maxim of appreciation as much as 6 data, namely intending to praise the speech partner, 4) variations in forms that comply with the maxim of simplicity as much as 4 data, namely vilifying oneself and expressing apologies for mistakes made, 5 ) variations of forms that comply with the maxim of agreement as many as 29 data, namely nodding their heads, giving thumbs up, saying agree to suggestions, and saying agree accompanied by facts, 6) variations of forms that comply with the maxim of sympathy as many as 3 data, which intends to express good sympathy a misfortune or something pleasant to the other party.
Lanskap Linguistik Kawasan Pusat Pendidikan di Kota Mataram Yoniartini, Desak Made
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5315

Abstract

Abstrak: Lanskap Linguistik atau yang di singkat dengan LL merupakan kajian yang tergolong baru dalam bidang sosiologi linguistik. Indonesia sebagai Negara yang sangat besar dan kaya akan berbagai bahasa dan dinamika sosial menjadikan kajian LL dirasa akan berkembang dengan pesat di Indonesia. Kajian Lanskap Linguistik terbagi atas dua fungsi utama yaitu fungsi informasi dan fungsi simbolik. Dengan banyaknya jumlah sekolah dan perguruan tinggi maka tidak salah bawa kawasan ini dikatakan sebagai kawasan pusat pendidikan di kota Mataram. Pemilihan lokasi kawasan pusat pendidikan dipilih memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kawasan lainnya di kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deksriptif. Dalam penelitian ini, pengambilan data menggunakan metode simak dan metode dokumentasi. Metode simak digunakan untuk pengambilan data berupa tulisan sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk pengambilan data berupa gambar yang diambil melalui telepon seluler. Semua data diolah dan diberikan kode lalu dipilih berdasarkan siapa yang memproduksi teks tersebut. Kawasan pusat pendidikan di kota Mataram memiliki ciri linguistik tersendiri, terutama yang di produksi oleh swasta di dominasi oleh penggunaan bahasa yang multilingual, hal ini guna menarik perhatian dari konsumen yang merupakan pelajar dan mahasiswa. sedangkan lanskap linguistik yang di produksi oleh pemerintah hampir sama dengan tempat yang lainnya.Abstract: Linguistics Landscape or short with LL is a relatively new study in the field of sociological linguistics. Indonesia as a country that is very large and rich in various languages and social dynamics makes LL studies feel that it will develop rapidly in Indonesia. Linguistic Landscape Studies are divided into two main functions, namely information functions and symbolic functions. With the large number of schools and colleges, it is not wrong to take this area as the center of education in the city of Mataram. The location of the selected education center has its own uniqueness compared to other areas in the city of Mataram. This study uses a descriptive approach and analysis approach. In this study, data collection used the method of observation and the method of documentation. The method used for data collection is in the form of writing and the documentation method used for data collection is in the form of images taken via cell phones. All data that is processed and coded is then selected based on who produced the text. The educational center area in the city of Mataram has its own linguistic characteristics, especially those produced by the private sector which are dominated by the use of multilingual languages, this attracts the attention of consumers who are students. while the linguistic landscape produced by the government is almost the same as in other places.

Page 1 of 3 | Total Record : 24