cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): April" : 86 Documents clear
PELATIHAN PENGGUNAAN PRAKTIKUM VIRTUAL PhET BAGI GURU SD TLOGOSARI WETAN 01 SEMARANG Iryan Dwi Handayani; Seno Suharyo; Wahjoerini Wahjoerini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.843 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3948

Abstract

ABSTRAKPembelajaran daring sekarang sedang dilaksanakan oleh semua jenjang pendidikan di dunia karena adanya pendemi covid 19. Tenaga pendidik diminta membuat pembelajaran semenarik mungkin walaupun lewat online. DPhet merupakan praktikum simulasi interaktif fenomena Fisika, matematika, biologi dan kimia yang berbasis riset. Tim pengabdian memberikan pelatihan tentang penggunaan PhET dengan tujuan memberikan alternatif praktikum secara online kepada guru SD Tlogosari Wetan 01. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan langsung kepada guru dan tenaga kependidikan di lingkungan SD Tlogosari Wetan 01 Semarang tentang penggunaan PhET dalam proses pembelajaran terutama praktikum. Kata kunci: PhET; praktikum simulasi ABSTRACTOnline learning is now being carried out by all levels of education in the world because of the Covid 19 epidemic. Educators are asked to make learning as interesting as possible even though it is online. DPhet is a research-based interactive simulation practicum of physics, mathematics, biology and chemistry phenomena. The community service team provides training on the use of PhET with the aim of providing an alternative online practicum for SD Tlogosari Wetan 01 teachers.The method used in this service is direct training for teachers and education personnel in SD Tlogosari Wetan 01 Semarang on the use of PhET in the learning process, especially practicum. Keywords: PhET; simulation practicum
PENINGKATAN KAPASITAS PENDAMPING DALAM DETEKSI DINI MASALAH KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIRES UMY Iman Permana; Tesaviani Kusumastiwi; Muhammad Arif Rizqi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.779 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3997

Abstract

ABSTRAKUnires UMY didirikan untuk membentuk karakter lulusan yang kompeten dan berakhlaqul karimah. Program ini ditawarkan kepada mahasiswa baru selama 1 tahun pertama. Pendampingan diberikan melalui senior resident (SR) dan asisten senior resident (ASR). Terdapat beberapa kasus mahasiswa yang tidak mampu melakukan adaptasi secara baik, bahkan sampai adanya tanda masalah kesehatan. Kemampuan pendampingan yang baik sangat diperlukan oleh SR dan ASR. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengadakan upaya peningkatan kapasitas SR dan ASR dalam mendeteksi secara dini adanya gangguan kesehatan mental dan melakukan pendekatan teman sebaya. Upaya pelatihan dilakukan secara daring dengan peserta 38 orang dan 20 orang telah mengikuti pre dan post test dengan hasil menunjukkan adanya peningkatan skor baik untuk pelatihan pendampingan teman sebaya maupun pendeteksian masalah mental. Untuk yang pertama, dari 20 peserta yang mengisi pre dan post nilai meningkat pada 14 peserta dengan 5 peserta tidak mengalami perubahan dan 1  peserta mengalami penurunan post test. Sementara, untuk pendeteksian masalah mental, didapatkan peningkatan rat-rata nilai dari 73,94 menjadi 85,36. Selain itu, dari kesan dan pesan peserta didapatkan persepsi yang positif atas pelaksanaan pelatihan ini. Sedangkan koneksi internet dan waktu di hari kerja pelaksanaan menjadi keluhan yang mengganggu. Kesimpulan: peningkatan kapasitas dalam hal konseling dan deteksi dini dapat diperoleh melalui pelatihan. Kata kunci: unires; deteksi dini; konseling; kesehatan mental. ABSTRACTUnires UMY was established to build a competent graduates with a good Islamic characteristics. This program was offered to new students in the first year with supervision from the senior residents (SR) and tha assistant of senior residents (ASR). Despite the progress of the program several cases of mental health problems have arisen. This community empowerment program was aimed to increase the capacity the SR and ASR in early detection of any mental health problem and conducting a peer assistance program. An online training was held to 38 participants and 20 had completed the pre and post test. Fourteen out of 20 showed increasing score for the peer assistance program, and the average score was increasing in the early detection training test, from 73.94 to 85.36. Several encouraging comments were retrieved from the participants, addressing that the training has been positively influenced them. While, internet connection and the execution time of the program was regarded as the minor downside of th program. Conclusion: capacity building can be achieved by conducting a training in peer counceling and early detection in mental health. Keywords: unires; early detection; counseling; mental health.
PKM PEMBUATAN MINUMAN HERBAL UNTUK MITIGASI COVID 19 KEPADA MASYARAKAT GAMPONG SIMPANG WIE, LANGSA TIMUR Cut Mulyani; Iswahyudi Iswahyudi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.244 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3340

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama yang dihadapi masyarakat Gampong Simpang Wie pada masa wabah Covid 19 seperti saat ini adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang mitigasi wabah Covid 19, mahal dan sulitnya memperoleh multivitamin dan tingkat perekonomian yang rendah. Mencermati permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan edukasi pemanfaatan bahan-bahan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang jenis-jenis bahan herbal dan manfaatnya serta melakukan pelatihan pembuatan minuman herbal untuk mitigasi Covid 19. Setelah Kegiatan pengabdian ini selesai dilakukan, diharapkan peserta pelatihan mengetahui berbagai jenis bahan herbal serta manfaatnya dan mampu mengolah bahan-bahan tersebut menjadi minuman herbal. Ada lima tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu: observasi dan pengurusan izin pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada kepala desa, sosialisasi jenis-jenis bahan herbal dan manfaatnya bagi kesehatan, praktek pembuatan minuman herbal, evaluasi terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dan pemberian bantuan bibit tanaman herbal. Dari hasil evaluasi terhadap kegiatan  pengabdian yang telah dilakukan terlihat bahwa pengetahuan peserta pelatihan terhadap jenis, manfaat dan cara pembuatan minumam herbal semakin meningkat. Kata Kunci : Covid 19; herbal; imunitas tubuh; mitigasi; minuman herbal. ABSTRACTThe main problem which was the Simpang Wie Village community during the Covid 19 outbreak as it is today is the lack of public knowledge about the mitigation of the Covid 19 outbreak, expensive and difficult to obtain multivitamins and a low economic level. Observing this problem, it is necessary to educate on the use of herbs ingredients to increase body immunity. This community service activity aims to provide information about the types of herbs ingredients and their benefits and conduct training in making herbs drinks to mitigate Covid 19. After this service activity is completed, it is hoped that the training participants will see various types of herbs ingredients and their benefits and be able to process these ingredients these ingredients become herbs drinks. There are five stages carried out in this service activity, namely: observing and obtaining permits for the implementation of community service activities to the village head, socializing the types of herbs ingredients and their health benefits, the practice of making herbs drinks, evaluating community service activities that have been carried out and providing assistance for herbs plant seeds. From the results of the evaluation of the service activities that have been carried out, there has been an increase in the knowledge of the training participants on the types, benefits and ways of making herbs drinks. Keywords: Covid 19; herbs; body immunity; mitigation; herbs drinks.
PENGEMBANGAN MINAT PENANAMAN JAHE MENJADI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA Puspa, Novita Trie Ana; Ambarwati, Dessy; Oktavia, Maya; Nurhalimah, Kiki; C.T, Nanda Ayu; Anwar, Syaiful; H., Septiana Putri; Sari, Melia; Ayningtiyas, Allivia; Samrotun, Yuli Chomsatu
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4024

Abstract

ABSTRAKUMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan usaha yang bebas hambatan dan tahan terhadap perubahan dan dinamika perubahan lingkungan dan global, di Indonesia, UMKM selain berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi, juga memiliki kontribusi yang penting dalam mengatasi masalah pengangguran. Tanaman jahe merupakan salah satu komoditas rempah yang banyak dibudidayakan dipekarangan rumah maupun lahan tertentu sehingga sering disebut sebagai tanaman TOGA. Tujuan kegiatan ini oleh mahasiswa secara bersama-sama dengan Warga Sadakan Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo karena pada awal wabah covid 19 menyerang indonesia dan banyak rempah seperti jahe yang banyak dibutuhkan karena dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh sehingga, harga jahe melonjak tinggi dan sulit didapatkan. Kegiatan ini dilakukan dengan  sosialisasi, pelatihan, dan pelatihan sarana dan prasarana. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa potensi yang ada telah dilakukan atau di kelola dengan baik oleh masyarakat Desa Sadakan Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. Dengan pengelolaan tersebut secara tidak langsung dapat menumbuhkan perekonomian desa dan bisa mengembangkan UMKM per warga dan bisa mengurangi pengangguran di antara masyarakat Indonesia. Kata Kunci : UMKM; jahe; masyarakat ABSTRACTUMKM is a business that is barrier-free and resistant to changes and dynamics of environmental and global changes. In Indonesia, in addition to playing a role in development and economic growth, MSMEs also have an important contribution in overcoming the problem of unemployment. The ginger plant is one of the spice commodities that is widely cultivated in the garden of houses and certain fields, so it is often referred to as a TOGA plant. The purpose of this activity by students together with the residents of Segang Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo because at the beginning of the Covid 19 outbreak attacked Indonesia and many spices such as ginger were needed because they could increase immunity and so, the price ginger is soaring and hard to come by. This activity is carried out by socialization, training, and training on facilities and infrastructure. The result of this activity is that the existing potentials have been carried out or managed well by the people of the Village of Segang Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. This management can indirectly grow the village economy and develop MSMEs per citizen and reduce unemployment among Indonesians. Keywords: UMKM; ginger; society
EDUKASI KESEHATAN DALAM MENJAMIN KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN GUNA MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Arief Setiyoargo; Nanta Sigit; Richard One Maxelly
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.696 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4259

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pasien secara berkelanjutan pada fasilitas pelayanan kesehatan melalui ketepatan dalam identifikasi pasien. Kegiatan ini diawali dengan pengkajian awal terhadap keadaan lapangan saat ini pada fasilitas pelayanan kesehatan melalui tenaga kesehatan/kader kesehatan dan warga. Pengkajian awal didapati masih kurangnya edukasi mengenai identifikasi pasien, terutama di saat pandemi Covid 19 saat ini fokus pelayanan kesehatan masih terpusat pada protokoler kesehatan atau physical distancing. Hasil survei menunjukkan bahwa masih kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan/kader kesehatan dalam menjamin ketepatan identifikasi pasien, pengetahuan terkait kejadian yang tidak diharapkan serta prosedur pelaksanaan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan. Kegiatan dilanjutkan dengan menyusun perencanaan dan jadwal kegiatan serta perlengkapan yang diperlukan. Bentuk kegiatan dikemas dalam bentuk materi dan video tentang pentingnya menjamin ketepatan identifikasi pasien dalam pelayanan kesehatan, pemahaman tentang kejadian yang tidak diharapkan serta prosedur pelaksanaan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi di setiap kegiatannya. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat sebanyak 61,5% pemahaman warga dalam katergori baik, cukup sebanyak 23% dan kurang sebanyak 15,5%. Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu adanya monitoring lebih lanjut. Kata kunci: identifikasi pasien; keselamatan pasien ABSTRACTThis Community Service activity aims to improve patient safety in a sustainable manner in health care facilities through accuracy in patient calls. This activity begins with an initial assessment of the current state of the field in health facilities through health workers and residents. Initial assessments found that there is still a lack of education regarding patient contact, especially during the Covid 19 pandemic, currently the focus of health is still focused on health service protocols or physical distance. The survey results showed that the facts of knowledge of health workers / health cadres in ensuring patient accuracy, knowledge related to unexpected events and the implementation of patient safety in health facilities. Activities by compiling a plan and schedule of activities and equipment needed. The form of activities in the material and videos about the importance of ensuring the accuracy of the patient's condition in health services, understanding of unexpected events and implementing patient safety in health care facilities. The activity ended with an evaluation of each activity. The results of community service activities were as much as 61.5% of the citizens' understanding was in a good category, 23% enough and 15.5% less. Activities are running well and further monitoring is needed. Keywords: patient identification; patient safety
SIMULASI PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 KAMBERA Yohana Makaborang; Erfy Melany Lalupanda; Vidriana Oktoviana Bano; Ospensius Taranau Kawawu Taranau; Riwa Rambu Hada Endah; Yohana Njdoeroemana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.994 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4375

Abstract

ABSTRAKTujuan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan simulasi kepada Guru Biologi di SMA Negeri 1 Kambera tentang cara pembuatan dan penggunaan media pembelajaran Biologi dalam proses pembelajaran. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, studi kasus, curah pendapat, simulasi dan praktik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru Biologi mampu membuat dan menggunakan media pembelajaran. Kegiatan ini mampu meningkatkan antusias dan motivasi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran. Selain itu juga guru-guru dapat memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan media pembelajaran dalam bentuk Tiga Dimensi dan produk ini dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas. Kata kunci: media pembelajaran; biologi; tiga dimensi ABSTRACTThe aims of this community service is to provide a simulation to the Biology teacher at SMA Negeri 1 Kambera on how to make and use Biology learning media in the learning process. This service uses lectures, discussions, question and answer methods, case studies, brainstorming, simulations and practices. The result of this service activity is that the Biology teacher is able to create and use learning media. This activity is able to increase the enthusiasm and motivation of teachers in utilizing learning media. In addition, teachers can also gain knowledge about making learning media in the form of three dimensions and this product can be used in classroom learning. Keywords: learning media; biology; three dimensions
PELATIHAN PEMBUATAN SARANA UPAKARA PABERSIHAN DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT PINANDITA SANGGRAHA NUSANTARA KOORDINATOR WILAYAH NUSA TENGGARA BARAT I Made Ardika Yasa; Ni Komang Wiasti
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.992 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4442

Abstract

ABSTRAKAgama Hindu memiliki aneka budaya yang patut dilestarikan, dan dikembangkan keberadaannnya demi ajeg dan kuatnya budaya tersebut seperti misalnya dalam pembuatan sarana upacara upakara yang tujuannya sebagai sarana persembahan yang tulus ikhlas kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa sebagai bentuk sradha bhakti memantapkan diri. Dalam sloka Bhagawadgita IX.26 menyatakan bahwa ‘’ Patrram Puspham Phalam Toyam, Yo Baktya Prayacchati, Tad Aham Bhakya Upahrtam, Asname prayatat manah’’ artinya Siapapun yang dengan kesujudan mempersembahkan padaku, sehelai daun sekuntum bunga, sebiji buah-buahan, seteguk air aku terima sebagai persembahan bagi orang yang berhati suci. Memaknai arti dari sloka tersebut diperlukan suatu upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Hindu agar memiliki pemahaman konsep sehingga tidak terjadi salah tafsir dalam mengaplikasikan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut yang berperan penting dalam memberikan informasi terkait sarana upakara yakni para rohaniwan yang telah di Dwijati dan Ekajati, Sulinggih dan Pinandita. Pinandita Sanggraha Nusantara Koordinator Wilayah Nusa Tenggara Barat sebagai organisasi kerohaniwan memiliki pogram kerja yang mengarah pada peningkatan sumber daya spiritual umat Hindu. Tujuan dilaksanakannya kegiatan “Pelatihan Pembuatan Upakara Pabersihan” ini ialah untuk mengoptimalkan  peran dan tugas secara sosial, agar kreativitas seni metetuasan dapat dibangkitkan dan dilestarikan sebagai warisan budaya leluhur yang sangat mulia. Kata kunci: pelatihan; sarana upakara; pabersihan. ABSTRACTHinduism has a variety of cultures that should be preserved and developed its existence for the sake of ajeg and the strength of the culture, such as in the making of upakara ceremony facilities whose purpose as a means of offering sincerely before Ida Sanghyang Widhi Wasa as a form of sraddha bhakti established itself. In the sloka Bhagawadgita IX.26 states that '' Patrram Puspham Phalam Toyam, Yo Baktya Prayacchati, Tad Aham Bhakya Upahrtam, Asname prayatat manah'' means Anyone who intended to present to me, a leaf of a flower, a piece of fruit, a sip of water I received as an offering to a saintly person. Interpreting the meaning of the sloka is necessary to understand the Hindu community understand the concept so that there is no misinterpretation in applying it in public life. It plays an important role in providing information related to upakara facilities, namely the clergy who have been in Dwijati and Ekajati, Sulinggih and Pinandita.  Pinandita Sanggraha Nusantara, Coordinator of West Nusa Tenggara Region as a spiritual organization, has a working program that leads to the increase of spiritual resources of Hindus. The purpose of the activity "Training on Making Upakara Pabersihan" is to optimize the role and tasks socially so that the creativity of the art of metetuasan can be raised and preserved as a very noble ancestral cultural heritage. . Keywords: training; upakara facilities; cleaning.
PEMBUATAN ABON IKAN GUNA MEMBANTU EKONOMI KELUARGA DI MASA COVID DI DESA JATISELA KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOBAR Lalu Hendra Maniza; Sudarta Sudarta; Nur' Aini
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.369 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4231

Abstract

ABSTRAK        Tujuan pengabdian kepada masyarakat  ini adalah untuk membantu anggota UKM yang ada di desa jatisela kecamatan gunungsari dalam memasarkan produk nya secara online dan offline, memiliki kemampuan berinovasi dengan bahan baku yang ada di lingkungan sendiri, Bisa menjadi sumber mata pencaharian sehingga dapat membantu kebutuhan rumah tangga di masa sulit saat ini seperti pandemi.pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan,pelatihan dan evaluasi hasil yang telah dicapai,dimana mitra yang kami undang adalah yang ingin menambah pengahasilan dan yg memiliki usaha namun tak berkembang, edukasi yang diberikan dengan sosialisasi peragaan pembuatan langsung dengan 13 orang mitra dengan di ketuai oleh salah seorang anggota UKM.tiga metode yang telah tim pengabdian lakukan diantaranya mengevaluasi hasil dari mitra sejauh mana perkembangan usaha pelatihan yang diberikan pihak pengabdian dalam memasarkan usaha abon dan kemampuan dalam pembuatan abon dengan protocol kesehatan di masa covid seperti sekarang ini. Kata kunci: pembuatan abon; membantu ekonomi keluarga; dimasa pandemi ABSTRACTThe purpose of this community service is to help UKM members in the village of Jatisela, Gunungsari sub-district in marketing their products online and offline, have the ability to innovate with raw materials in their own environment, can be a source of livelihood so they can help household needs in Today's difficult times are like a pandemic. This service is carried out by means of counseling, training and evaluation of the results that have been achieved, where the partners we invite are those who want to increase their income and who have businesses but are not developing, education is provided with the socialization of direct manufacturing demonstrations with 13 a partner chaired by a member of the UKM. The three methods that the service team have done include evaluating the results of partners, the extent to which the development of the training efforts provided by the service party in marketing shredded businesses and the ability to make shredded shredded with health protocols during the Covid period such as rti now. Keywords: shredded making; help the family economy; during the pandemic
PENYULUHAN HIPERTENSI MELALUI WHATSAPP GROUP SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI Fakhriyah Fakhriyah; Noor Athiyya; Jubaidah Jubaidah; Lisa Fitriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.774 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4479

Abstract

ABSTRAKArtikel ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat di Desa Aluh-Aluh Besar Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar dalam mencegah penyakit hipertensi. Berdasarkan hasil diagnosa komunitas, masih banyak didapatkan masyarakat yang terkena hipertensi. Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh menunjukan masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah 1) perencanaan dan persiapan berupa perizinan, membuat whatsapp grup serta mengundang masyarakat sasaran. Selanjutnya tim menyusun kuesioner pre-post test, membuat materi dan media penyuluhan, 2) pelaksanaan dan proses berupa penyajian materi dan penutupan, 3) monitoring dan evaluasi, monitoring dari program ini adalah dengan selalu mem-booster pengetahuan dan sikap masyarakat, evaluasi dari program ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan dan sikap masyrakat. Hasil penyuluhan menunjukan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dari sebelum 76,9% dan setelah mendapatkan materi menjadi 100% dan terjadi peningkatan sikap dari sebelum 92,3% dan setelah mendapatkan materi menjadi 100%. Kata kunci: penyuluhan; hipertensi; whatsapp grup. ABSTRACTThis article is a community service that aims to improve the knowledge and attitudes of the community in Aluh-Aluh Besar Village, Aluh-Aluh District, Banjar Regency in preventing hypertension. Based on the results of community diagnosis, there are still many people affected by hypertension. It was, based on the information obtained, public knowledge about hypertension was still low. The methods used in this outreach are 1) planning and preparation in the form of licensing, creating whatsapp groups and inviting target communities. Furthermore, the team compiled a pre-post test questionnaire, made counseling materials and media, 2) implementation and process in the form of material presentation and closure, 3) monitoring and evaluation, monitoring of this program is to always increase community knowledge and attitudes, evaluation of this program can seen from the increase in knowledge and attitudes of the community. The results of counseling increased knowledge about hypertension before 76.9% and after the material became 100% and the attitude increased from before 92.3% and after getting the material to 100%. Keywords: counseling; hypertension; whatsapp group.
SOSIALISASI MANFAAT KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI AIR GUNA MENINGKATKAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA AIR BERSIH DI SMK PGRI CIKAMPEK Endah Purwanti; Danny Ramdani; Reni Rahmadewi; Billy Nugraha; Vita Efelina; Sarah Dampang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.64 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4389

Abstract

ABSTRAKKetersediaan air bersih menjadi sangat penting terutama di masa pandemi seperti saat ini. Indikator air bersih tidak hanya dilihat dari warna, tetapi juga dari aroma dan rasa. Untuk memperoleh air bersih salah satunya dapat menggunakan alat filtrasi air dengan karbon aktif sebagai salah satu media filtrasinya. Karbon aktif dapat menyerap zat-zat atau mineral yang mencemari air. Adapun manfaat karbon aktif dalam proses filtrasi air sebagai penyerap bau, warna, klorin atau mineral lain dan membuat rasa segar pada air. Selain menggunakan karbon aktif sebagai media filtrasinya, pada alat filtrasi air juga menggunakan media yang lain untuk membantu menghilangkan kontaminan pada air yang tercemar seperti menggunakan kerikil, ijuk dan pasir. Selain itu juga alat filtrasi dapat didesain dengan sangat baik sehingga aliran air tetap mengalir dengan cepat serta dilengkapi dengan adanya sinar UV untuk membunuh kuman atau bakteri pada air sehingga menjadi lebih steril. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi terhadap siswa/i SMK PGRI Cikampek dalam memanfaatkan karbon aktif sebagai salah satu media filtrasi air dalam multi-media water filter. Selain memberikan pelatihan pembuatan dan penggunaan alat filtrasi air, juga disampaikan cara pembersihan dan perawatan alat tersebut serta mengedukasi pentingnya air bersih dalam kehidupan terutama di masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Kata kunci: covid-19; karbon aktif; multi-media water filter. ABSTRACTThe availability of clean water is very important, especially during a pandemic like today. The indicator of clean water is not only seen from color, but also by smell and taste. To obtain clean water, one of them can use a water filtration device with activated carbon as one of the filtration media. Activated carbon can absorb substances or minerals that pollute water. As for the benefits of activated carbon in the water filtration process as an absorber of odors, color, chlorine or other minerals and makes the water taste fresh. Apart from using activated carbon as the filtration media, the water filtration device also uses other media to help remove contaminants in polluted water such as using gravel, palm fiber and sand. In addition, the filtration device can be designed very well so that the water flow continues to flow quickly and is equipped with UV rays to kill germs or bacteria in the water so that it becomes more sterile. The purpose of this programme is to provide education to students of SMK PGRI Cikampek in utilizing activated carbon as one of the water filtration media in a multi-media water filter. In addition to providing training on the manufacture and use of water filtration devices, it was also conveyed how to clean and maintain these devices and educate the importance of clean water in life, especially during the Covid-19 pandemic like today. Keywords: covid-19; activated carbon; multi-media water filters.