cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2024): September" : 130 Documents clear
Edukasi tentang deteksi dini kunci selamatkan penderita tuberkulosis di desa Sungai Kakap Sri Wahdaningsih; Shoma Rizkifani; Meri Ropica; Muhammad Rafly Agustriangga; Risa Indriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25969

Abstract

AbstrakPenyakit Tuberkulosis (TBC) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Global TB Report 2023, Indonesia masih menempati posisi kedua setelah India dan diikuti oleh China di posisi ketiga dengan kasus sebanyak 1.060.000. TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dengan gejala yang umum seperti penyakit lainnya sehingga orang dapat terinfeksi tanpa menyadarinya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda dan gejala TBC pada tubuh. Pengobatan TBC dilakukan setiap hari dan dalam jangka waktu yang relatif lama, yaitu 6 bulan yang menjadikan hal tersebut merupakan salah satu tantangan dalam pengobatan TBC. Hal ini dibuktikan dengan angka keberhasilan pengobatan TBC pada tahun 2022 yang baru mencapai 74% sedangkan targetnya adalah 90% angka keberhasilan pengobatan. Kunci keberhasilan pengobatan TBC adalah 3T, yaitu Tepat Waktu (disiplin dalam meminum obat sesuai waktu yang telah ditentukan), Tepat Cara (minum obat sekaligus, atau jika satu-persatu maka jarak waktu diminumnya tidak lebih dari 2 jam), dan Tepat Dosis (sesuai dosis yang dianjurkan dokter). Oleh karena itu, penting untuk membekali kader tersebut dengan informasi, dan edukasi terkait terkait deteksi dini pasien tuberkulosis. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Sungai Kakap pada tanggal 13 Juni 2024 dan melibatkan kader PKK sebanyak 29 peserta. Rangkaian dari kegiatan ini diantaranya yaitu perancangan metode edukasi dan pembuatan media edukasi, pemberian pre-test, peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini tentang tuberkulosis, post-test serta evaluasi pelaksanaan kegiatan dan tingkat pemahaman para kader. Hasil nilai pre-test dan post-test dari kader Desa Sungai Kakap terdapat kenaikan rata-rata skor sebesar 32,42. Hal ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terkait deteksi dini pasien tuberkulosis. Kata kunci: sungai kakap; edukasi; tuberculosis; deteksi dini. Abstract Tuberculosis (TB) is still a public health problem in Indonesia. Based on the Global TB Report 2023, Indonesia is still in second place after India and followed by China in third place with 1,060,000 cases. TB is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis with symptoms that are common like other diseases so people can be infected without realizing it. Therefore, it is important to recognize the signs and symptoms of TB in the body. TB treatment is carried out every day and for a relatively long period of time, namely 6 months, which makes it one of the challenges in TB treatment. This is evidenced by the TB treatment success rate in 2022 which only reached 74% while the target is 90% treatment success rate. The key to successful TB treatment is the 3Ts, namely the Right Time (discipline in taking medicine according to a predetermined time), the Right Way (taking medicine at once, or if one by one then the time interval for taking it is no more than 2 hours), and the Right Dose (according to the dose recommended by the doctor). Therefore, it is important to equip these cadres with information and education related to early detection of tuberculosis patients. This PKM activity was carried out in Sungai Kakap Village on June 13, 2024 and involved 29 PKK cadres. The series of activities include designing educational methods and making educational media, giving pre-test, increasing knowledge about early detection of tuberculosis, post-test and evaluating the implementation of activities and the level of understanding of cadres. The results of the pre-test and post-test scores of Desa Sungai Kakap PKK cadres showed an increase in the average score of 32.42. This shows that there is an increase in understanding related to early detection of tuberculosis patients. Keywords: sungai kakap; education; tuberculosis; early detection.
Program pendampingan pemilihan jurnal dan teknik submit artikel ilmiah melalui OJS bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto Fandy Setyo Utomo; Afit Ajis Solihin; Rifqi Arifin Ilham
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26081

Abstract

AbstrakPermasalahan yang dihadapi oleh mitra sasaran, yakni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto adalah rendahnya jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa program sarjana dan magister sebagai luaran matakuliah. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami memberikan solusi menyelenggarakan program pendampingan strategi pemilihan jurnal penelitian dan teknik submit artikel ilmiah melalui open journal systems bagi mahasiswa fakultas ilmu komputer. Target yang diharapkan dari program ini, yakni mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer memiliki pemahaman dan berkemampuan untuk memilih target jurnal yang tepat sesuai dengan artikel ilmiah yang mereka tulis, mampu memahami persyaratan dan teknik tata tulis dari jurnal yang ditargetkan, serta mampu mengirimkan artikel ilmiah melalui OJS dengan benar. Berdasarkan target luaran yang telah ditetapkan, metode pengabdian masyarakat yang digunanakan dalam program ini mencakup 3 tahap utama, yaitu tahap persiapan kegiatan, implementasi kegiatan, dan pelaporan kegiatan. Setelah mengimplementasikan solusi yang diusulkan, kami mengevaluasi kemampuan peserta program pendampingan dalam memahami kriteria pemilihan jurnal ilmiah dan teknik submit artikel ilmiah melalui OJS. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 97% peserta mampu memahami kriteria pemilihan jurnal penelitian dan 94% mampu memahami teknik submit artikel ilmiah melalui OJS. Kata kunci: pendampingan; jurnal penelitian; artikel ilmiah; open journal system; OJS AbstractThe problem faced by our target partner, the Faculty of Computer Science at Universitas Amikom Purwokerto, is the low number of scientific publications produced by undergraduate and graduate students as course outputs. To address this issue, we proposed a mentoring program on strategies for selecting research journals and techniques for submitting scientific articles through open journal systems for computer science students. The expected outcome of this program is that the students of the Faculty of Computer Science will have the understanding and ability to select appropriate target journals for their scientific articles, understand the requirements and writing techniques of the targeted journals, and be able to submit their articles through OJS correctly. Based on the established outcome targets, the community service method used in this program includes three main stages: activity preparation, activity implementation, and activity reporting. After implementing the proposed solution, we evaluated the participants' ability to understand the criteria for selecting scientific journals and the techniques for submitting articles through OJS. The evaluation results showed that 97% of participants were able to understand the criteria for selecting research journals, and 94% were able to understand the techniques for submitting scientific articles through OJS. Keywords: mentoring; research journal; scientific article; open journal system; OJS
Deteksi dini infeksi saluran kemih dan kesadaran napza di SMA PGRI 4 Denpasar Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; Ika Setya Purwanti; Anak Agung Gde Oka Widana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25919

Abstract

Abstrak Infeksi saluran kemih (ISK) adalah masalah kesehatan yang sering muncul akibat kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan diri, khususnya di area urogenital. Remaja berisiko lebih tinggi terkena ISK karena sering mengabaikan kebersihan pribadi. Selain itu, penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) juga menjadi ancaman serius bagi remaja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA PGRI 4 Denpasar bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan ISK dan bahaya Napza. Program ini bekerja sama dengan SMA PGRI 4 Denpasar sebagai mitra utama dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan demonstrasi pemeriksaan ISK dan Napza. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 33,33% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 50% memiliki pengetahuan kurang tentang ISK, sementara 50% siswa memiliki pengetahuan cukup dan 16,67% memiliki pengetahuan kurang tentang Napza. Setelah kegiatan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan: 91,67% siswa memiliki pengetahuan baik tentang ISK (peningkatan 116%) dan 100% memiliki pengetahuan baik tentang Napza (peningkatan 67%). Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program PKM dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai ISK dan Napza. Peningkatan pengetahuan ini berbanding lurus dengan peningkatan kesadaran siswa, karena pemahaman yang lebih baik biasanya meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku positif. Kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menghindari penyalahgunaan Napza meningkat sejalan dengan pengetahuan mereka yang lebih baik setelah mengikuti program ini. Implikasi dari program ini menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan masalah kesehatan remaja, serta pentingnya dukungan dari keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan remaja.Kata kunci: pengetahuan; kesadaran; napza;  ISK; remaja Abstract Urinary tract infections (UTIs) are a common health issue often resulting from poor personal hygiene, especially in the urogenital area. Adolescents are at a higher risk of developing UTIs due to frequently neglecting personal hygiene. Additionally, substance abuse (narcotics, psychotropics, and other addictive substances) poses a serious threat to adolescents. The Community Service Program (PKM) at SMA PGRI 4 Denpasar aims to increase adolescents' knowledge and awareness of UTI prevention and the dangers of substance abuse. This program collaborates with SMA PGRI 4 Denpasar as the main partner in educational activities, socialization, and demonstrations of UTI and substance abuse screenings. Pre-test results showed that 33.33% of students had moderate knowledge and 50% had poor knowledge about UTIs, while 50% of students had moderate knowledge and 16.67% had poor knowledge about substance abuse. After the program, post-test results showed a significant improvement: 91.67% of students had good knowledge about UTIs (a 116% increase), and 100% had good knowledge about substance abuse (a 67% increase). This improvement indicates the effectiveness of the PKM program in enhancing students' understanding of UTIs and substance abuse. The increase in knowledge is directly proportional to an increase in students' awareness, as better understanding typically enhances awareness and encourages positive behavioral changes. Students' awareness of the importance of maintaining hygiene and avoiding substance abuse increased in line with their improved knowledge after participating in this program. The implications of this program emphasize the importance of continuous education and the involvement of various parties in preventing adolescent health issues, as well as the crucial role of family and community support in creating an environment that promotes adolescent health. Keywords: knowledge; awareness; substance abuse; UTIs; adolescents
Pelatihan pembuatan desain logo/merek/template design promosi dengan aplikasi Canva di kelurahan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Nafiah Ariyani; Mira Septiani; Tanjung Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26220

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital yang pesat memaksa pelaku UMKM harus mampu berkomunikasi secara visual dengan pelanggan maupun calon pelanggan. Logo merupakan salah satu bentuk representasi komunikasi visual, oleh karenanya pembuatan desain logo yang tepat menjadi penting karena dapat menjadi media promosi yang baik. Aplikasi Canva menjadi salah satu aplikasi teknologi yang memudahkan pelaku UMKM membuat desain logo yang tepat dan murah. Sebagai upaya untuk berkontribusi dalam meningatkan kemampuan pelaku UMKM, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan. Kegiatan PKM dilakukan di Kelurahan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode ceramah, praktik desain logo dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Mitra kegiatan PKM ini berjumlah 44 orang. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan mitra sebelum dilakukan pelatihan sebesar 22,27% dan setelah dilakukan pelatihan nilai rata-rata pengetahuan mitra menjadi 95,45% sehingga terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang aplikasi Canva sebesar 73,18%. Kata kunci: desain grafis; canva; UMKM. Abstract The development of digital technology forces MSMEs to be able to communicate visually with customers and potential customers. A logo is a form of visual communication representation; therefore, creating the right design is essential because it can be an excellent promotional medium. The Canva application is a technology application that makes it easier for MSMEs to develop appropriate and cheap logo designs. As an effort to contribute to improving the capabilities of MSME actors, this community service (PKM) activity was carried out. PKM activities were carried out in Kebayoran Lama Village, South Jakarta. This activity was carried out using the socialization method, logo design practice and evaluation using pretest and posttest. There are 44 partners for this PKM activity. The evaluation results show that the average partner knowledge value before the training was 22.27% and after the training0 the average partner knowledge value was 95.45%, increasing partner knowledge about Canva by 73.18%. Keywords: graphic design; canva; MSMEs.
Strategi cerdas: pelatihan pemetaan gaya belajar untuk pembelajaran berdiferensiasi di era merdeka belajar Dhanang Suwidagdho; Ipung Hananto; Mashud Syahroni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25102

Abstract

Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi memberikan dorongan agar para guru mengembangkan metode pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan dan gaya belajar siswa yang berbeda-beda. Pelatihan pemetaan gaya belajar yang diselenggarakan oleh tim pengabdian Universitas Tidar di SMP 3 dan SMP 9 Kota Magelang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam dari siswa-siswa mereka. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dan memanfaatkan teknologi, para guru dilatih untuk mengidentifikasi preferensi gaya belajar siswa dengan lebih efisien. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan workshop secara klasikal yang melibatkan total 94 guru SMP 3 dan SMP 9 Kota Magelang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan yang telah diberikan memberikan manfaat signifikan bagi para guru dalam memetakan gaya belajar dan merancang pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif. Diharapkan dengan mengintegrasikan pemetaan gaya belajar dalam praktik pembelajaran, para guru dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Kata kunci: gaya belajar; pembelajaran berdiferensiasi; merdeka belajar. Abstract Differentiated learning encourages teachers to develop learning methods that accommodate students' different needs and learning styles. The learning style mapping training organized by the Tidar University service team in Junior High School 3 and Junior High School 9 of Magelang City aims to improve teachers' ability to accommodate the diverse learning needs of their students. By using a differentiated learning approach and utilizing technology, teachers are trained to identify students' learning style preferences more efficiently. The implementation method of this service activity is classical training and workshop involving a total of 94 teachers of Junior High School 3 and Junior High School 9 of Magelang City. The results of the analysis show that the training has provided significant benefits for teachers in mapping learning styles and designing more inclusive and responsive learning. It is expected that by integrating learning style mapping in learning practices, teachers can improve teaching quality and provide more meaningful learning experiences for students. Keywords: learning style; differentiated learning; merdeka belajar
Pengabdian sebagai dewan juri dalam kegiatan kebersamaan dalam keragaman terjalinnya silaturahmi di desa Terong kabupaten Flores Timur Siti Arafat; Aschari Senjahari Rawe; Benedikta Boleng
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25781

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Masjid Terong kabupaten Flores Timur pada bidang lomba Solo Vokal dengan peserta siswa-siswi PAUD,SD,SMP se-Desa Terong Pengabdian pelaksanaan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang program latihan,penerapan lantunan terhadap Lagu Religius, Musikalisasi Puisi dan Adzan. Fashion show tingkat kemampuan Menyanyi Lagu Religius, Lomba Mengaji tingkat kabupaten Flores timur. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk Juri, pendampingan,praktik dan evaluasi serta follow up. Mitra dan jumlah peserta pendampingan sebagai dewan juri perwakilan dari perguruan Tinggi Universitas Flores bekerja sama dengan Remaja Masjid Terong dan jumlah peserta 65 orang Sedangkan kegiatannya dilaksanakan di di Masjid Terong kabupaten Flores Timur,  Sasaran Kegiatan ini adalah anak anak untuk mengenalkan agama islam melalui lomba dan seni dalam melatih mental dan karekter anak anak.Hasil kegiatan yang dicapai yang didapat berkelanjutan untuk mengenal dunia anak dengan nuansa seni dan agama . Penjurian tersebut dilakukan dengan menekankan pada beberapa kriteria yaitu Materi Suara, Teknik Vokal, Interpretasi Lagu serta Penampilan yang professional dengan menerapkan peraturan yang berlaku. Kata kunci : juri; festival; perlombaan seni dan islami AbstractCommunity service activities were carried out at the Terong Mosque, East Flores district in the field of Solo Vocal competition with participants from PAUD, SD, SMP students throughout Terong Village. This service aims to provide knowledge about training programs, the application of chanting to Religious Songs, Musicalization of Poetry and Adhan. Fashion show for the level of ability to sing religious songs, Koran competition at the East Flores district level. The method of implementing activities is in the form of a jury, mentoring, practice and evaluation and follow up. Partners and the number of accompanying participants as a jury representative from Flores University College in collaboration with the Terong Mosque Youth and the number of participants was 65 people. Meanwhile, the activity was carried out at the Terong Mosque, East Flores district. The target of this activity was to introduce children to the Islamic religion through competitions and art. in training the mental and character of children. The results of the activities achieved are obtained. The judging is carried out by emphasizing several criteria, namely sound material, vocal technique, song interpretation and professional performance by applying the applicable regulations. Keywords: jury; festival; art and islamic competitions
Workshop line tracer robot training bagi siswa MTs Unggulan Darul Mujtaba Soraya Norma Mustika; Revanza Wildan Putra Wardana; Revansyah Armadito; Saga Al Mi’roj; Muhammad Raihan Ammar Riffa’i; Arya Kusumawardana; Muhammad Afnan Habibi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25795

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi dan informasi pada saat ini terus berkembang pesat. Salah satunya pada bidang robotika. MTs Unggulan Darul Mujtaba memiliki ektrakurikuler robotika, tetapi sudah berhenti dalam beberapa waktu karena kurangnya peralatan untuk ektrakuriler tersebut. Selain itu minimalisnya pendidik yang bisa memahami line tracer. Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang robot Line Tracer dan mendemonstrasikan cara kerjanya. Pelatihan ini ditujukan pada para siswa MTs Unggulan Darul Mujtaba, kegiatan ini diselenggarakan satu hari saja (one-day activity). Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, inti, dan evaluasi. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para siswa mendapat pdapatngan baru pada bidang robotika. Kata Kunci: pelatihan; robotika; line tracer. AbstractThe development of technology and information is currently growing rapidly. One of them is in the field of robotics. MTs Unggulan Darul Mujtaba has a robotics extracurricular, but it has stopped for some time due to the lack of equipment for the extracurricular. In addition, the minimalist educators who can understand line tracer. This training was held to provide basic knowledge about the Line Tracer robot and demonstrate how it works. This training is aimed at MTs Unggulan Darul Mujtaba students, this activity is held for one day only (one-day activity). Implementation methods include planning, core, and evaluation. It is hoped that with this training students will gain a new perspective on the field of robotics. Keywords: training; robotics; line tracer.
Migrasi server on-premise ke exchange online pada Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Hanes Hanes; Wulan Sri Lestari; Paulus Paulus; William William
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25270

Abstract

AbstrakBadan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) merupakan Satuan Kerja dibawah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bertujuan untuk mengembangkan Kawasan Pariwisata Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Untuk meningkatkan efisiensi komunikasi, BPODT berencana melakukan migrasi dari server email on-premise ke Exchange Online, layanan email berbasis cloud yang disediakan oleh Microsoft. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Mikroskil berkolaborasi dengan BPODT dalam kegiatan transfer teknologi untuk proses migrasi dan implementasi server email on-premise ke Exchange Online. Tahapan transfer teknologi melibatkan analisis kebutuhan, pembelian lisensi, verifikasi domain, pembuatan akun pengguna, migrasi data email, konfigurasi DNS, komunikasi dan dukungan pengguna serta penyusunan buku panduan untuk dokumentasi proses migrasi. Hasilnya, seluruh proses berjalan lancar  dibuktikan dengan analisis kebutuhan yang efektif dan efisien, pembelian lisensi Exchange Online yang tepat sasaran, dan implementasi migrasi Exchange Online yang sukses dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi komunikasi internal dan eksternal BPODT. Buku panduan yang disusun juga menjadi sumber referensi yang berguna bagi BPODT dalam mengelola Exchange Online. Kata kunci: BPODT; transfer teknologi; exchange online; migrasi; email on-premise. AbstractBadan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) is an organizational unit under the Ministry of Tourism and Creative Economy that aims to develop the Lake Toba tourism area as a national strategic tourism area. To improve communication efficiency, BPODT plans to migrate from on-premises email servers to Exchange Online, a cloud-based email service from Microsoft. Mikroskil University's Community Service Team (PkM) collaborate with BPODT in the technology transfer process for the migration and implementation of on-premises email servers to Exchange Online. The technology transfer phases include needs assessment, license procurement, domain verification, user account creation, email data migration, DNS configuration, user communication and support, and the creation of a migration process documentation guide. The results indicate that the entire process went smoothly, demonstrated by an effective and efficient needs analysis, targeted procurement of Exchange Online licenses, and successful implementation of the Exchange Online migration, which is expected to enhance both internal and external communication efficiency at BPODT. The resulting guide serves as a useful reference for BPODT in managing Exchange Online. Keywords: BPODT; technology transfer; exchange online; migration; email on-premise.
Edukasi home programming resistance training exercise untuk meningkatkan kualitas hidup pada osteoporosis pascamenopause Ashifa Quamila; Rezky Amaliah Usman; Desy Annisa Perdana; Ifon Poppy Yosef
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25927

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil wawancara dengan pak Syamsu Alam selaku Bapak Kelurahan Dadi Mulya bahwa terdapat warga setempat yang mengalami keluhan saat memasuki menopause. Pascamenopause merupakan masa yang pasti dihadapi oleh seorang wanita sejalan dengan bertambahnya usia. Osteoporosis pascamenopause sering diartikan sebagai wanita yang rentan terhadap penurunan massa tulang. Resistance training exercise adalah latihan dengan gerakan aktif yang adanya kontraksi otot dinamis atau statis dilawan oleh tahanan dari luar. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi home programming resistance training exercise untuk meningkatkan kualitas hidup pada osteoporosis pascamenopause. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pemeriksaan kualitas hidup osteoporosis pascamenopause dan pemberian edukasi home programming resistance training exercise di Kelurahan Dadi Mulya. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 1 bulan yang berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan wanita lanjut usia osteoporosis pascamenopause tidak serumit yang dipikirkan mengenai edukasi home programming resistance training exercise yang diberikan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah  edukasi home programming training resistance exercise : leg flexion, leg extension, back extension, trunk flexion, bench press, shoulder press, seated row dengan dosis frekuensi selama 3 kali seminggu, intensitas sedang, waktu selama 30 menit untuk dapat menggambarkan peningkatkan kualitas hidup osteoporosis pascamenopause. Kata kunci: edukasi; resistance training exercise; kualitas hidup; osteoporosis pascamenopause. AbstractBased on the results of an interview with Mr Syamsu Alam the Head of Dadi Mulya Village, some residents experience complaints when entering menopause. Postmenopause is a time that a woman must face as she ages. Postmenopausal osteoporosis is often defined as women who are prone to a decrease in bone mass. Resistance training exercise is an exercise with active movements in which dynamic or static muscle contractions are resisted by prisoners from outside. The method used to achieve the target of this activity is by examining the quality of life of postmenopausal osteoporosis and providing home programming resistance training exercise education in Dadi Mulya Village. This community service was carried out for 1 month, totaling 15 people. The results of community service activities with postmenopausal osteoporosis elderly women are not as complicated as thought about the home programming resistance training exercise education provided. The conclusion of this community service activity is that home programming resistance training exercise education: leg flexion, leg extension, back extension, trunk flexion, bench press, shoulder press, seated row with a dose of frequency for 3 times a week, moderate intensity, time for 30 minutes can improve the quality of life of postmenopausal osteoporosis.  Keywords: education; resistance training exercise; quality of life; osteoporosis pascamenopause.
Sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah plastik menjadi eco-paving block pada karang taruna kelurahan Talise Lilik Sofiatus Solikhah; Rati Oktrin Weiha; Zefanya Tumewu; Dwi Nurhasana; Fikriansyah Almahdali; Ilham S. Mulungan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25412

Abstract

Abstrak Masalah sampah di Kelurahan Talise sampai saat ini masih menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menangani sampah. Eco-paving block merupakan paving block yang menggunakan bahan dasar dari bahan-bahan daur ulang sampah plastik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya mitra dalam penanganan sampah melalui pembuatan eco-paving block. Adapun mitra yang berkerja sama dalam kegiatan ini adalah Karang Taruna Abadi dengan jumlah peserta yang terlibat dalam sosialisasi sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab, sedangkan media yang digunakan adalah modul dan PowerPoint (PPT). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi terkait eco-paving block dan peserta juga tampak aktif pada saat diskusi. Kata kunci: sampah; eco-paving block; daur ulang; karang taruna Abstract The waste problem in Talise Village remains a primary concern. This issue persists due to the lack of public awareness and concern for waste management. Eco-paving blocks are paving blocks made from recycled plastic waste materials. This community service activity aims to enhance public knowledge, particularly among partners, in waste management through the production of eco-paving blocks. Karang Taruna Abadi collaborated in this activity with 20 participants involved in the socialization process. The methods employed included lectures, discussions, and question-and-answer sessions, while the media used were modules and PowerPoint (PPT) presentations. The results of this activity showed an increase in partner knowledge before and after receiving information about eco-paving blocks, and participants were also active during the discussions. Keywords: waste; eco-paving block; recycling; karang taruna

Page 1 of 13 | Total Record : 130