cover
Contact Name
Dwi Nurhidayah
Contact Email
ampibi@uho.ac.id
Phone
+6285241567769
Journal Mail Official
ampibi@uho.ac.id
Editorial Address
http://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/about/editorialTeam
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi 
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25276735     EISSN : 27236846     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/ampibi
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi merupakan jurnal yang memuat tulisan berdasarkan hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan penerapan teori dalam bidang pendidikan biologi seperti model/metode Pembelajaran Biologi, Strategi Pembelajaran Biologi, Pembelajaran Biologi Media dan TIK Pembelajaran Biologi, Higher Order Thinking Skill biologi dan Biologi Literasi.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4" : 12 Documents clear
PENGARUH ASAL TALUS TERHADAP PRODUKTIVITAS Eucheumacottonii DAN Eucheuma spinosum DI PERAIRAN DESASOMBANOKALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Amaluddin Amaluddin; Damhuri Damhuri; Safilu Safilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.421 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bagian asal talus terhadap produktivitas Eucheuma cottonii dan E. spinosum. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Variabel bebas (X) yaitu asal talus bagian tengah dan ujung E. cottonii dan E. spinosum. Variabel terikat (Y) yaitu produktivitas antara talus bagian ujung dan tengah E. cottonii dan E. spinosum. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis Uji Beda (Independent-Sample t Test) dengan menggunakan bantuan program software SPSS ver. 16,0. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada biomassa basah bagian ujung talus dan tengah talus E. cottonii mempunyai pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan biomasaa basah bagian ujung talus dan tengah talus E. spinosum. Sementara pada pengukuran biomassa kering bagian ujung talus dan tengah talus E. spinosum mempunyai pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan biomassa kering bagian ujung talus dan tengah talus E. cottonii.Kata Kunci: Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum asal talus, produktivitas.
PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADITERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Hasnia Hasnia; Damhuri Damhuri; Suarna Samai
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.443 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian abu sekam padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) serta untuk mengetahui dosis abu sekam padi yang dapat memberikan hasil tertinggi pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Unit Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Halu Oleo, pada 1 Mei 2016 sampai dengan 30 Juli 2016. Variabel penelitian terdiri atas variabel bebas (X) berupa pemberian abu sekam padi dengan 4 taraf dosis yang berbeda yaitu (40 gram, 50 gram, 60 gram) dan kontrol, Variabel terikat (Y) yaitu pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan indikator tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah tangkai daun, jumlah total buah pertanaman dan berat buah pertanaman (gram) setelah diberikan perlakuan abu sekam padi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing-masing 6 ulangan, sehingga diperoleh 24 unit perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui pengaruh pemberian abu sekam padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dan analisis inferensial dengan menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) serta dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Jarak Nyata Duncan (BJND), uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil pengamatan pada rerata tinggi tanaman yang tertinggi yaitu konsetrasi X3 (60 gram) sebesar 94,8 cm, rerata jumlah tangkai daun yang tertinggi yaitu konsentrasi X3 (60 gram) sebesar 21,5, rerata diameter batang yang tertinggi yaitu konsetrasi X2 (50 gram) sebesar 1,71 cm, rerata jumlah total buah pertanaman yang tertinggi konsentrasi X3 (60 gram) sebesar 9,33 dan rerata berat buah yang tertinggi yaitu konsentrasi X3 (60 gram) sebesar 200,58 gram. Hal ini dapat dilihat dari rerata keseluruhan parameter bahwa dengan pemberian abu sekam padi 60 gram merupakan perlakuan yang paling tinggi dalam fase vegetatif dan fase generatif tanaman tomat.Kata Kunci: Abu Sekam Padi, Tomat (Solanum lycopersicum L.)
ETNOBOTANI TUMBUHAN PEWARNA ALAMI MASYARAKAT DESA MANTOBUA KABUPATEN MUNA Dalmatia Dalmatia; Damhuri Damhuri; Safilu Safilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.992 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami oleh masyarakat Desa Mantobua Kabupaten Muna.Metode yang digunakan yaitu survei eksploratif. Penentuan respon dengan menggunakan metode purposive sampling. Penentuan jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami dilakukan dengan cara mendeskripsikan ciri-ciri morfologi, sedangkan pemanfaatannya dideskripsikan berdasarkan organ yang dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan pewarna alami yang ditemukan dan dimanfaatkan di Desa Mantobua terdiri 17 jenis, 15 famili, 14 bangsa, dan 2 kelas. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu daun (10 jenis), buah (2 jenis), rimpang (2 jenis),bunga (1 jenis), batang (1 jenis), dan akar (1 jenis). Organ tumbuhan tersebut digunakan sebagai pewarna kerajinan (8 jenis), kosmetik (8 jenis), dan pewarna makanan (5 jenis). Bangsa yang paling dominan ditemukan berasal dari Zingiberales dan Caryophyllales. Habitus tumbuhan pewarna alami didominasi oleh tumbuhan perdu. Pengolahan tumbuhan secara umum dilakukan dengan cara direbus dan ditumbuk. Warna yang dihasilkan yaitu hijau (5 jenis), kuning (5 jenis), merah(5 jenis), dan jingga (2 jenis).KataKunci: Etnobotani,Tumbuhan Pewarna Alami, Mantobua
PENGARUH PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED MENGGUNAKAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 10 KENDARI Henny Irma Suriyani; Murni Sabilu; Safilu Safilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.499 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5060

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu tipe connected menggunakan pendekatan scientific terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 10 Kendari. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian ialah jumlah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kendari dan tersebar dalam 7 kelas. Sampel penelitian yaitu kelas VIII7 dengan jumlah siswa 31 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 dengan jumlah siswa 32 orang sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis deskriptif untuk memberikan gambaran tentang keterampilan berpikir kritis. (2) analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil deskriptif menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yakni 83.33 dan 80,00. Berdasarkan standar deviasi 5,584 kelas eksperimen dan 6.124 kelas VIII2 menunjukkan bahwa kelas VIII7 memiliki standar deviasi yang rendah dibandingkan kelas VIII2 yang berarti tingkat keragaman keterampilan berpikir kritis siswa homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thit 2,205 > ttab 1,699 maka H0 ditolak pada tingkat signifikan 95%. Hal itu berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terpadu tipe connected menggunakan pendekatan scientific terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: Connected, Scientific, Sistem Pencernaan Manusia, Keterampilan Berpikir Kritis
KEANEKARAGAMAN SERANGGA (INSECTA) SUBKELAS PTERYGOTA DI HUTAN NANGA-NANGA PAPALIA Muhammad Uksim Alrazik; Jahidin Jahidin; Damhuri Damhuri
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.816 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga yang terdapat di Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juni sampai dengan 19 Juni 2016. Pengambilan sampel dengan metode eksplorasi dengan menggunakan jaring serangga dan perangkap jebak gantung (pitfall trap). Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu udara, kelembaban, dan intensitas cahaya mendukung bagi kehidupan dan perkembangan serangga. Secara keseluruhan serangga yang ditemukan di lokasi penelitian terdiri dari 9 ordo dan 27 famili yaitu Caenagrionidae, Libellulidae, Chlorocypidae, Cimbicidae, Apidae, Tryphonidae, Ichneumonidae, Sphecidae, Acrididae, Phaneropteridae, Tetrigidae, Chrysomelidae, Cerambycidae, Meloidae, Miridae, Rediviidae, Cantharidae, Cecidomyiidae, Muscidae, Caliphoridae, Blattidae, Grillidae, Mantidae, Tettiginidae, Nymphalidae, Papilionidae, Hesperidae. Jumlah keseluruhan individu yang ditemukan dalam penelitian yaitu 358 individu dari 37 spesies serangga. Berdasarkan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener spesies serangga yang memiliki keanekaragaman sedang terdapat pada vegetasi rumput yaitu 1,32, vegetasi semak dan pohon yaitu 1,33 dan vegetasi tegakan yaitu 1,30. Hal ini menunjukkan status ketiga vegetasi memiliki keanekaragaman ‘sedang’.Kata  kunci: Keanekaragaman Serangga, Pterygota, Hutan Nanga-Nanga Papalia.
IDENTIFIKASI TUMBUHAN PALEM DI KAWASAN HUTAN LINDUNG WOLASI KABUPATEN KONAWE SELATAN Nurul Adha H; Asmawati Munir; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.825 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5056

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui jenis tumbuhan palem di Hutan Lindung Wolasi. Jenis penelitian berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Objek penelitian meliputi perwakilan dari tiap spesies tumbuhan palem (termasuk rotan) yang ditemukan selama penjelajahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan Palem (Arecaceae) yang ditemukan di Kawasan Hutan Wolasi sebanyak 13 jenis, yang terdiri atas 11 marga dari 4 subfamili. Jenis tumbuhan Palem yang dijumpai meliputi: Arecacatechu L., Chrysalidocarpus lutescens, dan Pinanga kuhlii KI. (subfamili Arecoideae), Arenga pinnata (Wurmb.) Merr., Caryota maxima BI., dan Caryota mitis Lour. (subfamili Caryotoideae), Licuala spinosa Thumb. (subfamili Coryphoideae), Plectocomia elongate Mart. ex BI., Calamus adspersus (Blume), Korthalsia celebica Becc., Metroxylon sagu Rottb., Calamus ciliaris BI., dan Salacca edulis Reinw (subfamili Lepidocaryoideae).Kata kunci: Identifikasi, Palem (Arecaceae)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT BERBASIS “HYPERLINK” BAHASAN SISTEM GERAK PADA MANUSIA DAN HEWAN VERTEBRATADI KELAS XI IA 6 SMA NEGERI 2 KENDARI La Ode Muh Nur Alam; Jahidin Jahidin; Parakkasi Parakkasi
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.627 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IA6 SMA Negeri 2 Kendari melalui media pembelajaran Power Point berbasis Hyperlink pada pokok bahasan Sistem Gerak Pada Manusia dan Hewan Vertebrata. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model pembelajaran langsung (Direct Instructions) dengan dua siklus belajar, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan yang melalui empat tahapan yakni: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa yang diukur dengan menggunakan tes hasil belajar siklus I dan siklus II serta lembar observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru siklus I dan siklus II. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Keberhasilan tindakan aktivitas siswa siklus I memperoleh rata-rata sebesar 3,14 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,85 dengan kategori baik. Keberhasilan tindakan aktivitas guru siklus I memperoleh rata-rata sebesar 3,35 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata sebesar 3,85 dengan kategori baik. Dari hasil analisis data diketahui ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 89,65% siswa memperoleh nilai ratarata sebesar 85,88 dan ketuntasan hasil belajar siswa siklus II yaitu 93,10% siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 87,23. Hal ini menunjukkan bahwa perolehan siswa telah memenuhi nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 70% siswa memperoleh nilai ≥ 75. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Power Point Berbasis Hyperlink dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pokok Bahasan Sistem Gerak Pada Manusia dan Hewan Vertebrata di Kelas XI IA6 SMA Negeri 2 Kendari. Kata Kunci: Media Pembelajaran Power Point Hyperlink, Hasil Belajar Kognitif Siswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI (0-6 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI Sarina Sarina; Amiruddin Amiruddin; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.302 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5052

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan suami dengan lama pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Mokoau Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah korelasi.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada ibu dan bapak yang memiliki bayi (0-6 bulan) yang diperoleh 124 sampel. Analisis yang digunakan ada 2 yaitu uji korelasi Spearman dan analisis jalur (path analysis). Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan pengetahuan ibu berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena dengan pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif maka, ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya sampai umur 6 bulan. Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05 menunjukkan tingkat pendapatan keluarga berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena semakin tinggi tingkat pendapatan keluarga maka keluarga tersebut mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarganya sehingga ASI yang diproduksi oleh ibu menjadi lancar dan dapat memberikan ASI eksklusif pada bayi dari umur 0-6 bulan. Hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,002 < 0,05 menunjukkan dukungan suami berhubungan dengan lama pemberian ASI eksklusif. Hal ini terjadi karena semakin besar dukungan suami kepada ibu untuk memberikan ASI maka tinggi kemauan ibu untuk menyusui secara eksklusif sehingga semakin lama pula pemberian ASI eksklusif yang diberikan pada bayi. Hasil analisis statistik dengan analisis jalur (path analysis) hubungan antara pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suami atau anggota keluarga) dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan dan simultan antara pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan dukungan keluarga (suami atau anggota keluarga) terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi (0-6 bulan) dengan pengaruh sebesar 65,4%.Kata Kunci: Pengetahuan, Pendapatan, Dukungan Keluarga, ASI Eksklusif
PENGARUH PEMBERIAN AIR BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN TOMAT (Solanum lycoersicum L.) Makrawati Makrawati; Damhuri Damhuri; Safilu Safilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.103 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5057

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian air beras terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.), (2) volume pemberian air beras yang memberikan hasil tertinggi pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat. Populasi penelitian adalah bibit tumbuhantomat yang disemaikan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan memilih tanaman dengan kriteria sehat, tinggi relatif sama, dan jumlah daun relatif sama. Metode yang digunakan adalah eksperimen terdiri dari 4 unit perlakuan dengan 6 kali ulangan sehingga total perlakuan 24 tanaman. Perlakuan yang dilakukan meliputi pemberian air beras yang terdiri atas volume 20 ml/polybag, 40 ml/polybag, 60 ml/polybag, dan tanpa pemberian air beras (kontrol). Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95 % (α 0,05) serta dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Jarak Nyata Duncan (BJND). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air beras untuk tinggi tanaman volume 60 ml/polybag adalah paling tinggi, kemudian diikuti volume 40 ml/polybag, tanpa pemberian air beras, dan 20 ml/polybag. Pemberian air beras untuk jumlah daun volume 60 ml/polybag adalah paling tinggi, kemudian diikuti tanpa pemberian air beras, volume 40 ml/polybag, dan 20 ml/polybag. Pemberian air beras untuk diameter batang tanpa pemberian air beras adalah paling tinggi, kemudian diikuti volume 60 ml/polybag, 40 ml/polybag dan 20 ml/polybag. Sedangkan produktivitas buah tanaman volume 60 ml/polybag tertinggi, kemudian diikuti oleh volume 20 ml/polybag, 40 ml/polybag dan tanpa pemberian air beras.Kata kunci: Air Beras, Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)
EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIKUM MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 RAHA Amrin Maruf; HM Sirih; Murni Sabilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.757 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v2i1.5063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan praktikum mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Raha, dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2017. Jenis penelitian Ex Post Facto dan dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan angket penelitian yang disebarkan kepada subyek penelitian yang terdiri atas 4 guru mata pelajaran Biologi dan 1 kepala laboratorium. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Rahaberlangsung dengan sangat baik dengan persentase 93,80%. Aspek evaluasi pengelolaan laboratorium dalam pelaksanaan praktikum pada kelas X 40%, kelas XI 40% dan kelas XII 20%. Aspek pengorganisasian materi praktikum pada kelas X 80%, kelas XI 73,33% dan Kelas XII 66,66%. Aspek manajemen pengelolaan organisasi laboratorium 100%, pengelolaan program dan evaluasi 63,33% dan pengelolaan pemantauan dan evaluasi 42,85%. Kata Kunci: Pelaksanaan Praktikum, Pelajaran Biologi

Page 1 of 2 | Total Record : 12