cover
Contact Name
JPPG
Contact Email
jppg@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
laode.amaluddin@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Penelitian Pendidikan Geografi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24778192     EISSN : 25022776     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (JPPG) merupakan jurnal Open-Access dan diterbitkan empat kali setahun setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope berkaitan dengan Pendidikan Geografi dan Geografi Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
TANGGAPAN MASYARAKAT TENTANG HADIRNYA PERTAMBANGAN ASPAL DI DESA WINNING KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Ali, Muhammad Rajif
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.889 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i2.9156

Abstract

This study aims to describe the public perception of the existence of asphalt minning in relation to the environmental inpact caused in the Winning Vilage of Pasar wajo Distric in Buton District. This research is descriptive qualitative whit case study approach. Data collection is done by using method: questionare, interview, observation and documentation. Data obtained from 55 respondents, then presented in tabular from percentage, then described qualitatively. The result showed that the public response about the presence of asphalt mining in Winning Vilage, divided into positive and negative impacts. Positive impacts of asphalt mining such as: increased local income, creation of employment opportunities for local communities, exposure of territories from isolason. While the negative impact is asphalt mining activities caused environmental damage include: 1) land danmage, land disruption, 2) Damage to flora and fauna, communities responding to asphalt mining activities caused damage to vegetation and people responded to asphalt mining activities causing damage/wild animal/wildlife, 3) The contamination river water, times and swamps where people respond to the mining activitie of asphalt cause pollution of riverwater/times and swamps, 4) Air pollution mainly dust produced from the development process and the means of transportation passing by, 5) Noise, where people respount to asphalt mining activities generate noise, 6) The existence of healt problems where people respoud to asphalt mining activities cause public health problems,
ANALISIS PEMANFAATAN LAHAN MELALUI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN BATALAIWORU Febryana, Hasrah
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.382 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i2.9164

Abstract

Berbagai fenomena perubahan penggunaan lahan telah terjadi dari waktu kewaktu. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi sejalan dengan semakin meningkatnya pertambahan jumlah penduduk yang secara langsung berdampak pada kebutuhan terhadap lahan yang semakin meningkat. Kecamatan Batalaiworu adalah salah satu bagian Kecamatan dari Kota Raha Kabupaten Muna. Kecamatan Batalaiworu mulai terlihat mengalami perubahan perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan penggunaan lahan tahun 2017. Penelitian menggunakan analisis peta digital. Analisis peta digital dengan Sistem Informasi Geografis dilakukan dengan cara mendigitasi peta penggunaan lahan hasil interpreasi citra tahun 2007 dan 2017 untuk memperoleh perubahan luasan penggunaan lahan. Diperoleh perubahan penggunaan di Kecamatan Batalaiworu dari tahun 2007 hingga 2017 terjadi bervariasi, ada yang mengalami peningkatan dan ada yang mengalami pengurangan luas penggunaan lahan. Untuk luas lahan yang bertambah yaitu Pemukiman 87 menjadi 155 ha, Kebun Campuran 57 menjadi 144 ha, Lahan Terbuka 18 menjadi 22 ha, Tambak 55 menjadi 58 ha, Pasar 12 menjadi 20 ha, dan Lahan Kosong 86 menjadi 97 ha. Luas lahan yang berkurang yaitu Hutan Sejenis 469 menjadi 277 ha dan Bakau 150 menjadi 139 ha. Berdasarkan perubahan penggunaan lahan menunjukan hanya dilokasi berpendudukan dan jarak aksebilitas yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Batalaiworu secara signifikan. Hal ini terjadi karena hampir sama penduduk bertujuan untuk membangun yang lebih murah.
DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI PERTANIAN TERHADAP PERUBAHAN PENDAPATAN MASYARAKAT PETANI JAGUNG DI KELURAHAN WATALIKU KABUPATEN MUNA (Studi Di Kelurahan Wataliku Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna) Sari, Rita Purnama
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.602 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i3.9171

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui teknologi apa saja yang digunakan oleh petani jagung di Kelurahan Wataliku, untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi pertanian terhadap produksi jagung masyarakat petani di Kelurahan Wataliku dan perubahan pendapatan masyarakat petani jagung dengan adanya teknologi di Kelurahan Wataliku. Jenis penelitian ini kualitatif dan kuantitatif dengan metode yang digunakan deskriptif.Penelitian lapangan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penarikan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga dari populasi 120 KK diperoleh sampel sebanyak 12 KK.Teknik analisisnya menggunakan teknik analisis persentase dan disajikan pada tabel distribusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwadari sampel yang diambil berjumlah 120 orang responden terdapat 12 orang responden atau 10%, tingkat pendidikan berada pada Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal tersebut menggambarkan bahwa, kondisi pendidikan masih dikategorikan rendah.Ditinjau dari hasil produksi jagung dimana dari 12 responden sebanyak 4 responden atau 33,33% , dikategorikan cukup . Hal itu ditunjukan hasil produksi jagung yang diperoleh sebenyak 4 ton. Ditinjau dari pendapatan usaha tani saat musim panen  sebesarRp.24.050.000/MTdengan rata-rata Rp.3.006.250/MT. Pendapatan tersebut dikategorikan cukup. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MATERI BIOSFER SERTA PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA PADA SISWA IPS2 SMA NEGERI 5 BAU-BAU Rasyid, Rasyid
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.886 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i3.9176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar geografi siswa, aktifitas mengajar guru geografi, dan peningkatan hasil belajar geografi siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah di kelas XI IPS2 SMA Negeri 5 Bau-bau pada materi pokok Biosfer serta Persebaran Flora dan Fauna.Penelitian ini dilaksanakan pada semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS2 SMA Negeri 5 Bau-bau semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 23 orang. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Gambaran aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada setiap siklus I diperoleh skor rata-rata 2,5. Siklus II skor rata-rata 3,2; 2) Gambaran aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada siklus I diperoleh skor rata-rata 2,8 dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 3,6. 3) Hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS2 SMA Negeri 5 Bau-bau yang diajar menerapkan model pembelajaran berbasis masalah pada materi biosfer serta persebaran flora dan fauna diperoleh nilai pada siklus I yaitu nilai terendah 43, nilai tertinggi 96, nilai rata-rata 71 dan ketuntasan belajar sebesar 61%.Siklus II diperoleh nilai terendah 52, nilai tertinggi 96 nilai rata-rata adalah 78 dan ketuntasan belajar sebesar 83%. 
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP REKLAMASI TELUK KENDARI DI KELURAHAN TIPULU KECAMATAN KENDARI BARAT Amalia, Kiki; Surdin, Surdin; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.298 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9271

Abstract

Reklamasi merupakan salah satu usaha penyelamatan Teluk Kendaridari sedimentasi dan pencemaran. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kegiatan pembangunan reklamasi Teluk Kendari di lingkungan Kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari Barat dan mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap pembangunan reklamasi teluk Kendari di kelurahan Tipulu Kecamatan Kendari Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kegiatan reklamasi teluk Kendari dilaksanakan dalam rangka pembangunan infrastruktur sebagai upaya konkrit pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan, kemandirian ekonomi dan daya saing. Pembangunan infrastruktur di teluk Kendari sebagai upaya revitalisasi teluk melalui reklamasi merupakan usaha penyelamatan teluk Kendari dari sedimentasi dan pencemaran; 2) Reklamasi yang dilaksanakan dalam usaha revitalisasi Teluk Kendari dari pendangkalan dianggap tidak tepat oleh masyarakat dalam menanggulangi pendangkalan yang terjadi. Selain itu, reklamasi dianggap telah mengambil wilayah kelola nelayan sehingga terganggunya ekosistem Teluk berakibat menurun hingga hilangnya beberapa biota laut yang menjadi sumber pendapatan masyarakat. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA DI DESA TERAPUNG KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Basir, Yarni Binti; Surdin, Surdin; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.001 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9301

Abstract

Desa Terapung adalah salah satu desa di Kecamatan Mawasangka yang pembangunan infrastrukturnya mulai berkembang dengan baik, diantaranya seperti perbaikan balai Desa, perbaikan masjid, perbaikan jalan titian dan pembangunan taman baca. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah adalah baik. Hal ini terjadi karena masyarakat desa cukup antusias untuk ikut dalam memberikan partisipasi, baik itu dalam perencanaan program pembangunan maupun dalam tahap pelakasanaan program pembangunan, selain itu masyarakat juga mengetahui betapa pentingnya peran mereka dalam pembangunan di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. 
PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IIS SMA NEGERI 3 LAPANDEWA KABUPATEN BUTON SELATAN Nafsia, Nafsia; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.388 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9306

Abstract

Keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung bersama antara keluarga (orang tua), dan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui gambaran status sosial ekonomi orang tua siswa Kelas X IIS SMA Negeri 3 Lapandewa, 2) untuk mengetahui gambaran prestasi belajar geografi siswa kelas X IIS SMA Negeri 3 Lapandewa, 3) untuk mengetahui pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar geografi siswa Klas X IIS SMA Negeri 3 Lapandewa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kondisi ekonomi orang tua berkategori rendah dengan penghasilan rata-rata kurang dari Rp. 1.500.000 perbulan. 2) rata-rata hasil belajar siswa yang tidak mencapai KKM berasal dari keluarga dengan ekonomi rendah. 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa Kelas X IIS SMA Negeri 3 Lapandewa  
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS-2 PADA POKOK BAHASAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) DI SMA NEGERI 7 KENDARI. Emijayanti, Emijayanti; Surdin, Surdin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.796 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i1.9129

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada kelas XI IS-2 SMA Negeri 7 Kendari pada pokok bahasan Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS-2 yang berjumlah 27 orang. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) aktivitas belajar siswa kelas XI IS-2 SMA NEGERI 7 Kendari yang di ajarkan dengan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) pada siklus I skor rata-rata aktivitas siswa adalah 2,78 yang termasuk kategori cukup, dan meningkat pada siklus II menjadi 3,16 yang berkategori baik; 2) aktivitas mengajar guru siklus I skor rata-rata aktivits menajar guru adalah 2,72 yang termasuk kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,20 yang berkategori baik; 3) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa XI IPS-2 dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I dari 27 orang siswa hanya 17 orang siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 62,96% dengan nilai rata-rata 72,53. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 27 orang siswa ada 23 orang siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 85,19% dengan nilai rata-rata 77,93.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNGPADA MATERI POKOK FENOMENA ANTROPOSFER DAN ASPEK KEPENDUDUKAN Baso, Wa Syarni
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.93 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i1.9134

Abstract

This study aims to: 1) To know the significant difference between mean value of experiment class pree-test with pree-test control class. 2) To know the average value of the experiment class post-test is significantly better than the average value of post-test control class. 3) To find out the average value of experiment class gain is better than the average value of control class gain.Based on data analysis, it is concluded that: 1) There is a difference between the average of pree-test of the experimental class students with the average of pree-test of the control class students but not significant. This is indicated by the value of ttabe l <t count (1.142 <2.001). at α = 0.05. 2) There is a difference between the mean post-test of the experimental class students with the mean post-test of the control class students but not significant, which is shown by the t count <ttable (1.86 <2.001) at α = 0.05. 3) There is a difference between the N-gain of the experimental class students and the N-gain of the control class students but not significantly indicated by the t count <ttable (1.67 <2.001). at α = 0.05.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA PELAJARAN IPS MATERI POKOK INTERAKSI MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN KELAS VIIB MTs NEGERI 1 KONAWE SELATAN Suriatno, Suriatno
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.098 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i2.9159

Abstract

This is indicated by the average score of each cycle, were cyclence I the average score of the student activity is 2,6, which is sufficient category, increases in cycle II to 3.5 which is in the good category. 2) teacher teaching activity by applying jigsaw type cooperative learning model in each cycle tends to increase. This is indicated by the average score on each cycle, where in cycle I the average score of teacher activity is 2.8 which categorized enough and increased in cycle II to 3.5 that categorized well. 3) learning result of IPS students of class VIIb MTsN Konawe South can be leveled  by applying jigsaw type cooperative learning model on the subject matter of human interaction with its environment, where in cycle I that obtained the lowest value 50, highest score 87, average score 72.4 and mastery studies by 68% who have not reached KKM or from 31 students only 21 people who scored 70. In cycle II obtained the lowest  score of 56 highest score 94, average score 76 and mastery learnig completeness in cycle II has increased from 31 students there are 26 students got the score of 70 with the percentage of learning result completeness is 84%.

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 4 Oktober 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 2 April 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 1 Januari 2022 Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 6 No. 4 Oktober 2021 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2020) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019 Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019) Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 3 Juli 2018 Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2018) Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018) Vol 3, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017) Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 April 2017 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016 Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2016) Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016) Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016 More Issue