cover
Contact Name
Lutfi Ariefianto
Contact Email
lcpls.fkip@unej.ac.id
Phone
+6282140077111
Journal Mail Official
lcpls.fkip@unej.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 26222353     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The journal accepts article submissions from worldwide scholars, authors, and novice researchers in (but not limited to) the following area of studies: 1. Adult and Continuing Education 2.Training dan Human Resource Development 3. Community Empowerment 4. Parenting Education 5. Innovation in Teaching, Learning, and Assessment of Community Education
Articles 199 Documents
Hubungan antara Program Pendidikan Kecakapan Hidup dengan jumlah pengangguran di Lembaga Pendidikan, Pelatihan dan Kursus Elzandi Computer Bondowoso Zahra, Fatimatus; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 2 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i2.8075

Abstract

Faktor yang menyebabkan terjadinya pengangguran yaitu pertama, jumlah pencari kerja lebih besar dari pada jumlah kesempatan kerja yang tersedia. Kedua, kesenjangan antara kualitas pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh pasar kerja, dan ketiga, terjadinya pemutusan hubungan kerja karena alasan efisiensi dan kebangkrutan dunia usaha industri oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menjawab rumusan masalah adakah hubungan antara program Pendidikan Kecakapan Hidup Dengan jumlah pengangguran di lembaga pendidikan, pelatihan dan kursus Elzandi Computer Bondowoso. Manfaat penelitian ini diharapkan menjadi referensi terhadap pemecahan masalah yang berkaitan dengan masalah pengangguran, dan menjadi acuan bagi penyusunan program Pendidikan Kecakapan Hidup. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan responden menggunakan teknik sampel populasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini terdiridari data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh dari penyebaran angket ditempat penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dar iangket dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi tata jenjang. Hasil penelitian menunjukkan adanyahubungan antara program Pendidikan Kecakapan Hidup Dengan jumlah pengangguran di lembaga pendidikan, pelatihan dan kursus Elzandi Computer Bondowoso
HUBUNGAN ANTARA PENYULUHAN SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DENGAN KEBERDAYAAN KELOMPOK TANI RUKUN MAKMUR DI KELURAHAN TEGALGEDE KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Mardiana, Syadza Aulia; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8786

Abstract

Salah satu program penyuluhan pertanian yang di rancang oleh pemerintah guna membantu petani yaitu penyuluhan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu adalah suatu tempat pendidikan non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan. Dengan adanya penyuluhan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu dapat menjadikan petani lebih berdaya di bidang pertanian. Berdasarkan latar belakang masalah, maka peneliti dapat merumuskan adakah hubungan antara penyuluhan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu dengan keberdayaan kelompok tani Rukun Makmur di Kabupaten Jember?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara penyuluhan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu dengan keberdayaan kelompok tani Rukun Makmur di Kabupaten Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu bisa menjadi masukan dan parameter untuk dapat dijadikan bahan evaluasi bagi peneliti atau untuk profesi tertentu. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi tata jenjang dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Stastistical Package for the Social Scienses) seri 24.0. dari proses tersebut diketahui saran dari peneliti bagi pihak penyuluh lapang adalah dapat mengadakan program lain di bidan pertanian, agar kelompok tani Rukun Makmur memiliki wawasan yang lebih luas tentang inovasi dan teknologi pertanian. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan yang berhubungan dengan evaluasi program SL-PTT, dampak penyuluhan SL-PTT, dan lainnya
Penerapan Manajemen Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Peserta Kursus Pada Lembaga Kursus Mengemudi “PRIVATE” Di Kabupaten Jember Septian, Alvin; Imsiyah, Niswatul; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 2 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i2.16800

Abstract

Ketidakberhasilan suatu lembaga kursus mengemudi terjadi karena adanya kesalahan dalam pengelolaan dalam penerapan yang di lakukan oleh instruktur itu sendiri dan bisa jadi lulusan dalam proses pembelajaran akan tidak efektif.. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik Snowball Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Supaya kepercayaan terhadap data menjadi tinggi digunakan beberapa teknik keabsahan data yakni perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman yakni Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan LKP “PRIVATE” dalam perencanaan pembelajaran meliputi rancangan pelaksanaan pembelajaran, Dalam pelaksanaannya terhadap hasil belajar instruktur melaksanakan rencana kegiatan pembelajaran yang telah dibuat di awal dalam perangkat pembelajaran. Selanjutnya dalam Penilaian atau evaluasi yang dilakukan, menggunakan prosedur dan instrumen untuk mengetahui pencapaian kompetensi dasar dan disesuaikan dengan yang ada pada kurikulum. dan hasil belajar setelah peserta mengikuti kursus peserta dapat mengembangkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotoriknya
HUBUNGAN ANTARA METODE PEMBIASAAN DENGAN SIKAP RELIGIUS ANAK USIA DINI DI PAUD KELOMPOK BERMAIN MAWAR 02 KABUPATEN LUMAJANG Maldarisa, Olivia Greta; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8064

Abstract

Metode pembiasaan merupakan cara orang tua maupun pendidik dalam membiasakan anak yang dilakukan secara berulangulanguntukmembentuksikapdanperilakuyangrelatifmenetap,agaranakmemilikikebiasaan-kebiasaanyangbaikdalambertindak dan melakukan suatu kegiatan positif serta bernilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan latarbelakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu adakah hubungan antara metode pembiasaan dengansikap religius anak usia dini di PAUD Kelompok Bermain Mawar 02 Kabupaten Lumajang?. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan antara metode pembiasaan dengan sikap religius anak usia dini di PAUD Kelompok BermainMawar 02 Kabupaten Lumajang. Manfaat penelitian ini yaitu sebagai informasi dan referensi mengenai hubungan antarametode pembiasaan dengan sikap religius anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional denganpengambilan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi ceklis dan dokumentasi, kemudian dianalisismenggunakan rumus korelasi tata jenjang. Dari analisis tersebut diketahui ada hubungan antara kedua variabel yangmenunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,829. Apabila dikonsultasikan dengan harga rkritiksebesar 0,497 pada tarafkepercayaan 95% maka menunjukkan bahwa rhitung ≥ rkritik = 0,829 ≥ 0,497. Apabila dipresentasekan, metode pembiasaanmemberikan kontribusi sebesar 68,72% terhadap sikap religius anak usia dini, sedangkan sisanya 31,28% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Saran ditujukan kepada pengelola lembaga PAUD Kelompok Bermain Mawar 02 Kabupaten Lumajangagar meningkatkan kualitas dan membekali anak didik dengan pembiasaan–pembiasaan yang patut diteladani sehingga anakdapat mengembangkan sikap religiusnya sejak dini.
PERAN INSTRUKTUR TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKENDARA DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN PROFIT KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2015 Helmiyana, Zelfy; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8073

Abstract

Penelitian yang diadakan di Lembaga Kursus dan Pelatihan mengemudi Profit ini bertujuan untuk mengetahui peraninstruktur terhadap peningkatan kemampuan bekendara peserta pelatihan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metodewawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan penelitian menggunakan purposive sampling. Pengolahan datadengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamat, dan triangulasi sedangkan analisis data meliputi pengumpulandata, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitiannya adalah adanya peran instruktur dalam peningkatan kemampuanberkendara ranah kognitif yaitu setelah instruktur memberikan materi atau pengetahuan tentang mengemudi kendaraan rodaempat dan bagian-bagian mobil, peserta pelatihan yang awalnya tidak mengerti atau paham tentang kendaraan roda empatsetelah mengikuti pelatihan mengemudi terjadi peningkatan kemampuan yaitu peserta dapat menguasai materi dengan baikdan mengerti tentang bagian-bagian mobil. Peran instruktur dalam peningkatan kemampuan berkendara ranah afektif, terlihatpada kemampuan peserta pelatihan satelah instruktur memberikan pemahaman etika berkendara, terjadi peningkatankemampuan pada peserta pelatihan yaitu mematuhi peraturan rambu-rambu lalu lintas dan peserta pelatihan mampu bersikapbaik saat mengemudi dengan tidak melewati batas marka yang telah ditentukan. Peran instruktur dalam peningkatankemampuan berkendara ranah psikomotor yaitu pada kemampuan peserta pelatihan setelah instruktur memberikan prakteklangsung kepada peserta, peningkatan yang terjadi yaitu peserta mampu mengoprasikan dan mengemudikan kendaraan rodaempat dengan baik, benar dan aman. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya peran instruktur yaitu sebagai pendidik,fasilitator dan motivator terhadap peningkatan kemampuan berkendara peserta pelatihan yaitu pada ranah kognitif (berfikir),afektif (sikap) dan psikomotor (keterampilan)
HUBUNGAN ANTARA BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AD-DHUHA KABUPATEN JEMBER Afifah, Nor; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 1 (2018): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i1.8091

Abstract

Ada beberapa model pembelajaran yang dilaksanakan di Pendidikan Anak Usia Dini, diantaranya adalah model pembelajaran klasikal, model pembelajaran kelompok, model pembelajaran berdasarkan sudut kegiatan, model pembelajaran area, dan model pembelajaran sentra. Peneliti memfokuskan penelitian pada model pembelajaran sentra atau yang biasa disebut dengan BCCT (Beyond Centers and Circle Time). BCCT mempunyai tujuan untuk membantu merangsang seluruh aspek perkembangan anak usia dini melalui berbagai sentra. Penelitian ini memfokuskan pada perkembangan motorik halus anak usia dini, sebab dengan normalnya perkembangan motorik halus akan memungkinkan anak dapat beranjak lebih aktif, dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan dan juga lebih siap menghadapi siklus berikutnya. Namun di KB Ad-Dhuha masih terdapat beberapa peserta didik yang motorik halusnya belum berkembang secara optimal. Berdasarkan latar belakang masalah, maka peneliti dapat merumuskan masalah yaitu adakah hubungan antara BCCT dengan perkembangan motorik halus anak usia dini di Kolompok Bermain Ad-Dhuha Kabupaten Jember?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara BCCT dengan perkembangan motorik halus anak usia dini di Kolompok Bermain Ad-Dhuha Kabupaten Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai bahan masukan dan evaluasi untuk meningkatkan dan mengembangkan model pembelajaran terutama BCCT yang diterapkan dalam upaya pengembangan seluruh perkembangan anak usia dini terutama motorik halus. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi tata jenjang dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan obervasi (cheklist) dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan alat bantu SPSS seri 24.0. Dari proses tersebut diketahui adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel yang menunjukkan bahwa r hitung sebesar 0,929. jika dikonsultasikan dengan harga rtabel sebesar 0,450 pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa rhitung > r tabel = 0,929 > 0,450. Saran dari penelitian ini yaitu bagi pengelola KB Ad-Dhuha Kabupaten Jember agar lebih meningkatkan lagi sumber daya manusia (kualitas pendidik), dan juga selalu berinovasi dalam menggunakan model pembelajaran terutama BCCT. Bagi pembaca skripsi ini dapat kiranya mengambil point penting dari hasil penelitian ini. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan BCCT yang mempengaruhi perkembangan anak.
PENGARUH PEMBELAJARAN BAHASA JAWA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK PEMBINA BANYUWANGI Arini, Devi Hardiyanti; Imsiyah, Niswatul; Himmah, Irliana Faiqotul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13572

Abstract

Pada anak usia dini, nilai moral sangatlah perlu untuk dikembangkan, karena moral berkaitan dengan sikap seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Seperti halnya Bahasa Jawa (krama inggil) yang baik dan benar sangatlah perlu diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Karena Bahasa Jawa (krama inggil) dikalangan masyarakat khususnya masyarakat Jawa merupakan Bahasa yang memiliki nilai kesopanan dalam berkomunikasi khususnya untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua/dihormati. Sehingga dapat menambah nilai moral anak dalam berkomunikasi, akan membentuk suatu kepribadian (moral) anak hingga dewasa nanti. TK Pembina Banyuwangi mengajarkan Bahasa Jawa (krama inggil) terhadap anak didiknya, hal ini bertujuan untuk mengembangkan moral anak usia dini dan membudayakan Bahasa Jawa di lingkungan sekolah, keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Tempat yang digunakan sebagai penelitian berada di TK Pembina Banyuwangi dengan menggunakan metode purposive area. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Agar kepercayaan terhadap data menjadi tinggi maka digunakan perpanjangan keikutsertaan, triangulasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh pemebelajaran Bahasa Jawa memiliki peran penting terhadap perkembangan moral anak usia dini. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu sebaiknya kepala sekolah dapat mengetahui peserta didik dalam proses pembelajaran Bahasa Jawa agar kepala sekolah juga mengatahui perkembangan anak. Selain itu pendidik hendaknya melakukan evaluasi dan tindak lanjut bagi peserta didik yang kurang faham dengan Bahasa Jawa, agar peserta didik lebih mampu berkomunikasi Bahasa Jawa
Pengaruh Tingkat Sosial-Ekonomi Terhadap Parent Awareness Dalam Pemanfaatan Media Sosial Oleh Anak Desa Kebumen Halimah, Anisaa Nur; Palupi, Hastari Setyo; Sari, Ayu Wanda; Az-Zahra, Fauziyyah Rahma
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4 No 1 (2020): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v4i1.17578

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, penggunaan media sosial semakin tinggi dan dengan mudah dapat di akses oleh siapa saja khususnya anak-anak. Di sisi lain, adanya perkembangan media sosial dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bukan hanya dari orang dewasa tetapi juga anak-anak. Maka dari itu perlu adanya perhatian dari orang tua terhadap anak dalam mengakses media sosial, sehingga dalam pengawasan orang tua anak dapat memanfaatkan media sosial dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat Parent Awareness terhadap informasi yang tersebar di media sosial dan mengetahui pengaruh Parent Awareness terhadap pemanfaatan media sosial oleh anak. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian data observasi dan wawancara dengan pendekatan korelasional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan orang tua terhadap pemanfaatan media sosial di Desa Kebumen memiliki persentase 36%.
PERAN PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL DALAM MENINGKATKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF MASYARAKAT PEDESAAN DI KABUPATEN JEMBER Wahyuni, Win; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 2 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i2.8080

Abstract

Program keaksaraan fungsional merupakan konsep yang sangat berpengaruh dalam membangun pendidikan, dimana program keaksaraan fungsional ini merupakan pendidikan keaksaraan yang memotivasi warga belajar dengan mengaitkan program keaksaraan dengan ekonomi, sosial dan aspirasi politik di masyarakat. Dan juga keaksaraan sebagai dasar yang penting untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik. Pelaksanaan program keaksaraan fungsional yang diselenggarakan di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, tidak hanya membelajarkan warga belajarnya dengan baca-tulis-hitung saja, akan tetapi juga diberikan pelatihan dan keterampilan kepada warga belajar. Sehingga program keaksaraan fungsional yang telah diselenggarakan harus berperan dalam mengembangkan suatu usaha ekonomi yang dapat memenuhi kebutuhan hidup. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah yaitu adakah peran program keaksaraan dalam meningkatkan usaha ekonomi produktif masyarakat pedesaan di Kabupaten Jember?. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar program keaksaraan fungsioanal dalam meningkatkan usaha ekonomi prduktif masyarakat pedesaan di Kabupaten Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu manfaat teoritis diharapkan dapat bermanfaat sebagai rujukan untuk mengembangkan ilmu dan manfaat secara praktis dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan rumus product moment yang dibantu dengan menggunakan alat bantuan SPSS (Statistical Package For The Social Science) seri 24.0. dari proses tersebut diketahui terdapat peran yang signifikan antara kedua variabel yang menunjukkan bahwa r hitung sebesar 0,789. Jika dikonsultasikan dengan harga r tabel sebesar 0, 266 pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa r hitung > r tabel = 0,789 > 0,266.
HUBUNGAN ANTARA PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN KREATIVITAS PESERTA PELATIHAN HANTARAN LEVEL I DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN HANTARAN PARCELIA KABUPATEN JEMBER Hasanah, Duriyatul; Imsiyah, Niswatul; Fajarwati, Linda
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13523

Abstract

Bahan ajar merupakan komponen penting yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Pengembangan terhadap bahan ajar akan berpengaruh pada peningkatan kemampuan serta keterampilan peserta pelatihan, inovasi terhadap bahan ajar akan memunculkan ide-ide baru atau kreasi-kreasi baru berupa produk hantaran dari peserta pelatihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket atau kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) seri 24.0. Adapun hasil korelasi yang diperoleh yakni sebesar 0,685 atau 46,92% dengan kategori tinggi untuk pengembangan bahan ajar dengan kreativitas peserta, 0,667 atau 44,48% dengan kategori tinggi untuk kurikulum dengan kreativitas peserta, 0,592 atau 27,98% dengan kategori cukup untuk karakteristik peserta dengan kreativitas peserta, dan 0,678 atau 45,96% dengan kategori tinggi untuk sarana dan prasarana dengan kreativitas peserta. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengembangan bahan ajar dengan kreativitas peserta pelatihan hantaran level I di Lembaga Kursus dan Pelatihan Hantaran Parcelia Kabupaten Jember. Saran dari penelitian ini yaitu bagi pengelola adalah perlunya peningkatan kedisiplinan pada peserta pelatihan sehingga penggunaan waktu yang fleksibel dapat berjalan dengan baik Bagi peneliti selanjutnya yaitu disarankan agar melakukan penelitian lanjutan mengenai faktor-fator yang menjadi permasalahan dalam pengembangan bahan ajar dalam pendidikan nonformal

Page 6 of 20 | Total Record : 199