cover
Contact Name
Lutfi Ariefianto
Contact Email
lcpls.fkip@unej.ac.id
Phone
+6282140077111
Journal Mail Official
lcpls.fkip@unej.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 26222353     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The journal accepts article submissions from worldwide scholars, authors, and novice researchers in (but not limited to) the following area of studies: 1. Adult and Continuing Education 2.Training dan Human Resource Development 3. Community Empowerment 4. Parenting Education 5. Innovation in Teaching, Learning, and Assessment of Community Education
Articles 199 Documents
Manajemen Program Kursus Tata Rias Pengantin Solo Putri Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Widya Semarang Nugraheni, Fajar; Desmawati, Liliek
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 2 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i2.16801

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi, serta faktor-faktor yang memengaruhi proses manajemen program kursus Tata Rias Pengantin Solo Putri di LKP Widya Semarang. Subjek penelitian, yaitu satu pengelola, satu instruktur, dan empat peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa proses manajemen diawali dengan perencanaan yang meliputi penyusunan tujuan, pengadaan sarana dan prasarana, perencanaan biaya, perekrutan instruktur, dan peserta didik. Selanjutnya, pengorganisasian dilakukan terhadap SDM lembaga dan instruktur, serta jalinan kerja sama. Pelaksanaan berjalan sesuai yang direncanakan dimana waktu dan tempat bersifat fleksibel, serta kesesuaian materi, metode, dan media sudah tepat. Pengawasan dilakukan secara eksternal dan internal. Evaluasi meliputi pengukuran keberhasilan program dan pembinaan lulusan. Faktor-faktor yang memengaruhi terdiri dari faktor pendukung dan penghambat
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI SUPIR ANGKUTAN KOTA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI TERMINAL ARJASA KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER TAHUN 2016 Habibi, Mohammad Wildan; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8065

Abstract

Didalam prestasi belajar anak, peran keluarga khususnya orang tua sangatlah dibutuhkan. Anak-anak yang berlatar belakang ekonomi rendah, kurang mendapat bimbingan dan pengarahan yang cukup dari orang tua mereka, karena orang tua lebihmemusatkan perhatiannya pada bagaimana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiandeskriptif kulitatif, Penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Terminal ArjasaKecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Pemilihan tempat ini dengan cara menggunakan metode purposive area. Di dalampenelitian ini, pemilihan informan menggunakan (snowball sampling). Sumber data yang di dapat dari informan kunci daninforman pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Agar kepercayaanterhadap data menjadi tinggi digunakan beberapa teknik pengolahan data, yakni perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa model Miles dan Haberman yakni Pengumpulan data, Reduksi data,Penyajian data dan Verifikatif. Adapunhasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Supir Angkutan Kota Dalam MeningkatkanPrestasi Belajar Anak Di Terminal Arjasa Kabupaten Jember. Hal tersebut dikarenakan pendapatan yang diterima oleh supir angkut berkurang dari tahun–tahun sebelumnya, Dengan pendapatan yang tinggi akan menunjang terhadap pendidikan anak, sehingga anak tersebut mendapatkan prestasi yang baik di bidang akademik, maupun non akademik, sedangkan dengan pendapatan yangrendah, membuat anak tidak mendapatkan pendidikan yang menunjang sehingga anak tersebut tidak memiliki prestasi dibidang akademik ataupuan non akademik. Saran yang dapat peneliti sampaiakan adalah seharusnya sebagai supir angkut lebih giat bekerjadengan mencari penumpang di lain tempat, tidak hanya berdiam diri untuk menunggu penumpang di terminal saja sehinggapendapatan bertambah dan dapat memberikan fasilitas pendidikan yang baik untuk menunjang prestasi belajarnya
KORELASI ANTARA PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AISYIYAH KECAMATAN RAMBIPUJI KABUPATEN JEMBER Utama, Ardansyah Panji; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8072

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai denganusia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian stimulasi pendidikan agar membantu perkembangan, pertumbuhan baikjasmani maupun rohani, sehingga anak memiliki kesiapan dalam hal kemampuan kecerdasan, bakat, kemampuan fisik,kognitif, bahasa, sosio-emosional, dan spiritual. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “adakah korelasi antarapenggunaan alat permainan edukatif dengan perkembangan motorik halus anak usia dini di Kelompok Bermain AISYIYAHKecamatan Rambipuji Kabupaten Jember?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara penggunaanalat permainan edukatif dengan perkembangan motorik halus anak usia dini di Kelompok Bermain AISYIYAH KecamatanRambipuji Kabupaten Jember. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan checklist yang diobservasi, dan dokumentasi.Analisis data yaitu dengan korelasi tata jenjang. Hasil dari penelitian ini bahwa terdapat korelasi total yang diperoleh padapenggunaan alat permainan edukatif dengan perkembangan motorik halus anak usia dini yaitu sebesar 0.921. Dapatdisimpulkan bahwa r hitung berada di atas r tabel yang dikatakan terdapat korelasi antara penggunaan alat permainanedukatif dengan perkembangan motorik halus anak usia dini di kelompok bermain AISYIYAH kecamatan RambipujiKabupaten Jember.
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERHADAP KEMAMPUAN AFEKTIF WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI PKBM SUAKA ANAK NEGERI JEMBER Shiddiq, M. Zainul; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 1 (2018): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i1.8092

Abstract

Proses pembelajaran pada pendidikan kesetaraan Paket C dapat ditempuh melalui 3 bentuk yakni tatap muka, tutorial, dan mandiri. Dari ketiga bentuk model tersebut, pembelajaran yang sering digunakan di PKBM Suaka Anak Negeri Jember adalah pembelajaran tatap muka. Saat ini pembelajaran pendidikan kesetaraan Paket C bukan hanya membentuk kemampuan sikap warga belajar dalam kemampuan kognitif dan psikomotoriknya saja, melainkan juga membentuk kemamapuan afektif. Kemampuan afektif/sikap dari warga belajar yang dimaksud adalah sikap menerima, merespon, dan menghargai proses pembelajaran yang disampaikan tutor.Masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pembelajaran tatap muka terhadap kemampuan afektif warga belajar pendidikan kesetaraan Paket C di PKBM Suaka Negeri Jember. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran tatap muka terhadap kemampuan afektif warga belajar. Adapun manfaat teoritis dari penelitian ini adalah Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan tambahan ilmu pengetahuan khususnya pendidikan kesetaraan Paket C, terutama mengenai kemampuan sikap warga belajar dalam menerima proses pembelajaran tatap muka. Adapun manfaat praktis dari penelitian ini yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan peningkatan pelaksanaan pembelajaran Paket C. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian ditentukan dengan teknik Purposive Area, yaitu di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Suaka Anak Negeri Jember. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, dan teknik penentuan informan menggunakan teknik Snowball Sampling. Dengan Informan kunci yaitu Tutor dan Warga Belajar serta informan pendukung yaitu pengelola pendidikan kesetaraan Paket C PKBM Suaka Anak Negeri Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik keabsahan data yakni menggunakan perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, trianggulasi, triangguasi yang digunakan adalah trianggulasi teknik, sumber, dan waktu. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dari pengolahan data tersebut dapat diketahui bahwa pembelajaran tatap muka memupnyai pengaruh terhadap kemampuan afektif warga belajar pada pendidikan kesetaraan Paket C di PKBM Suaka Anak Negeri Jember. Adapun saran dari penelitian ini yaitu bagi tutor Pkbm Suaka Anak Negeri yaitu perlunya meningkatkan kemampuan kompetensi tutor dalam mengajar pendidikan kesetaraan Paket C.
PERAN METODE PRAKTEK DALAM PENGUASAAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS PESERTA PELATIHAN DI LKP ANDI’S ENGLISH COURSE BUDUAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriani, Rovika Dwi; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13573

Abstract

Metode praktek merupakan suatu cara yang dijadikan sebagai pedoman bagi instruktur untuk melaksanakan pembelajaran agar tercapai tujuan untuk mempermudah peserta pelatihan memahami materi lalu diaplikasikan melalui kegiatan praktek dengan menggunakan alat atau media pendukung dan diikuti dengan prosedur yang benar. Adapun metode praktek dalam penelitian ini yaitu pengembangan melalui native speaker dan permainan bisik berantai yang mana metode tersebut dinilai memilikiperan khususnya dalam mempengaruhi keterampilan berbahasa inggris peserta pelatihan di LKP Andi’s English Course Buduan Kabupaten Situbondo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peran metode praktek dalam penguasaan keterampilan berbahasa inggris peserta pelatihan? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran metode praktek dalam penguasaan keterampilan berbahasa inggris peserta pelatihan di LKP Andi’s English Course Buduan Kabupaten Situbondo. Adapun manfaat dari penelitian ini, untuk menambah ilmu pengetahuan,menambah wawasan, dapat dijadikan sebagai masukan dan praktik dalam mengembangkan program Pendidikan Luar Sekolah tentang (LKP). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan daerah penelitian menggunakan teknik Purposivearea. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball sampling.Hasil temuan menunjukkan bahwa, metode praktek native speaker dan permainan bisik berantai dapat mempengaruhi peningkatan keterampilan berbahasa inggris peserta pelatihan, seperti keterampilan berbicara, keterampilan menyimak dan keterampilan membaca.. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti untuk LKP, hendaknya lembaga memaksimalkan lagi metode pembelajaran yang sudah ada agar peserta pelatihan di LKP ini penguasaan berbahasa inggrisnya lebih baik
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pamong Belajar Pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Di Wilayah Priangan Jawa Barat Putri, Lili Dasa
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4 No 1 (2020): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v4i1.17580

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah masih rendahnya kinerja pamong belajar pada SKB di wilayah Priangan Jawa Barat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pamong belajar. Kajian teori dalam penelitian ini diantaranya mencakup konsep Pamong Belajar Sebagai Pendidik Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (PTK-PNF), konsep Kinerja, dan Konsep Motivasi Kerja,. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analisis korelasional, serta sampel penelitian ini sebanyak 37 responden. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa; Pengaruh motivasi kerja dinyatakan dengan persamaan regresi yang menunjukkan harga positif, dengan besar derajat hubungan antar variabel tersebut tergolong sangat kuat atau sangat erat.
PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP KEBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI DESA TEGALHARJO KECAMATAN GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI Famili, Rommy; Marijono, Marijono; Imsiyah, Niswatul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 2 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i2.8081

Abstract

Ada beberapa faktor yang menjadi kelemahan pertanian Indonesia antara lain pelaksanaan pasca panen, sarana dan prasarana, pemilikan tanah, akses modal, tingkat pendidikan petani, penguasaan tehnologi, dan ilmu turun temurun. Dengan permasalah tersebut perlu adanya pembangunan pertanian yang betul-betul membantu kelompok tani untuk bisa meningkatkan hasil produktivitas dan meningkatkan keberdayaan kelompok tani.Masalah penelitian ini adalah bagaimana peran penyuluh pertanian terhadap keberdayaan kelompok tani di Desa Tegalharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertani terhadap keberdayaan kelompok tani. Adapun manfaat teoritis dari penelitian ini diharapkan bisa menambah wawasan dan refrensi ilmu pengetahuan yang dapat dijadikan masukan dalam program pendidikan luar sekolah salah satunya pemberdayaan masyarakat, terutama kepada program penyuluhan. Adapun manfaat praktis dari penelitian ini yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan dan evalusi dalam meningkatkan keberdayaan kelompok tani Sono Keling dalam ranah pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian ditentukan dengan teknik Purposive Area, yaitu dikelompok tani Sono Keling Desa Tegalharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball Sampling. Dengan Informan kunci yaitu anggota kelompok tani serta informan pendukung yaitu penyuluh dan ketua kelompok tani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik keabsahan data yakni menggunakan perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, trianggulasi, triangguasi yang digunakan adalah trianggulasi sumber dan tehnik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dari pengolahan data tersebut dapat diketahui bahwa peran penyulu pertani terhadap keberdayaan kelompok tani Sono Keling dapat meningkatkan keberdayaan kelompok tani dengan produktivitas yang meningkat dan penghematan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu bagi penyuluh hendaknya buka dengan adanya program dari pemerintah saja, penyuluh melakukan penyuluh kepada kelompok tani. Melainkan melakukan pendampingan secara terus menerus kepada kelompok tani.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN PARTISIPASI PESERTA MENGIKUTI PELATIHAN MENJAHIT GARMEN APPREAL DI UPT PELATIHAN KERJA JEMBER Hartinah, Siti; Imsiyah, Niswatul; Himmah, Irliana Faiqotul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 3 No 1 (2019): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v3i1.13524

Abstract

Pelatihan merupakan lembaga pendidikan nonformal yang sangat berperan dalam memberikan layanan pengetahuan, ketrampilan dan sikap bagi masyarakat. UPT Pelatihan Kerja Jember merupakan salah satu lembaga di Kabupaten Jember yang menyelenggarakan program pendidikan non formal di bidang pelatihan. jenis penelitian yang digunkan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan tempat penelitian menggunakan purposive area, teknik penetuan responden menggunakan populasi. Pengambilan data menggunakan angket atau koesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang di bantu dengan menggunakan alat bantu SPSS (Statistical Pakcage For The Social Sciences) seri 24.0. adapun hasil korelasi hasil yang di peroleh yakni sebesar 0,555 atau 30,80% dengan katagori cukup untuk minat belajar dengan partisipasi peserta, 0,604 atau 36,48% dengan katagori tinggi untuk ketertarikan dengan partisipasi peserta, 0,526 atau 27,66% dengan katagori cukup untuk intensitas belajar dengan partisipasi peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara minat belajar dengan partisipasi peserta mengikuti pelatihan menjahit garmen appreal di UPT Pelatihan Kerja Jember. saran yang diberikan peneliti untuk tutor perlu adanya ketegasan dari tutor mengenai kehadiran peserta pelatihan. Tutor harus aktif memberikan nasehat agar peserta pelatihan hadir tepat waktu. Sebaiknya tutor mempertegas kepada peserta pelatihan agar dapat mengorganisir waktu pelatihan dengan baik sesuai jadwal, agar saat jam pelatihan selesai peserta pelatihan tidak menunda jadwal yang sudah ditentukan
Penerapan Bahan Ajar Dalam Peningkatan Kemampuan Kognitif Peserta Pelatihan Tata Kecantikan Kulit di LKP Piesca Jember Swasti, Renita; Imsiyah, Niswatul; Ariefianto, Lutfi
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4 No 1 (2020): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v4i1.17570

Abstract

LKP Piesca merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki TUK (Tempat Uji Kompetensi) di bidang tata kecantikan kulit. Pada pembelajarannya lebih mengutamakan praktek, hal ini harus diimbangi dengan bahan ajar modul sehingga warga belajar dapat belajar secara komprehensif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik penentuan informan penelitian dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling, dimana instruktur dan beberapa peserta pelatihan tata kecantikan kulit sebagai informan kunci dan pengelola lembaga sebagai informan pendukung. Teknik keabsahan menggunakan perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu bahan ajar yang diberikan sudah relevan, cukup, dan sesuai dengan Standar Kompetensi. penyampain bahan ajar yang dilakukan oleh instruktur mudah difahami oleh peserta pelatihan. Sehingga dapat meningkatkan kemapuan konitif yaitu peserta pelatihan mampu mengingat, memahami, serta menerapkan apa yang telah diajarkan oleh instruktur. Bahkan ada peserta pelatihan yang sudah bisa membuka salon kecantikan sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahan ajar di LKP Piesca mampu meningkatkan kemampuan kognitif peserta pelatihan
PERAN PENDIDIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TAMAN POSYANDU BOEGENVIL DI KELURAHAN KEBONSARI KULON KECAMATAN KANIGARAN KOTA PROBOLINGGO Kustika, Shinta Dwi; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Indrianti, Deditiani Tri
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 1 No 1 (2017): Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v1i1.8070

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan danperkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Rumusan masalahdalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Peran Pendidik Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di TamanPosyandu Boegenvil di Kelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo?. Tujuan penelitian adalahuntuk mengetahui Peran Pendidik Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Taman Posyandu Boegenvil diKelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptifkualitatif. Penentuan daerah penelitian ini menggunakan teknik Snowball sampling. Hasil temuan menunjukkan bahwa, pembentukan karakter pada anak sangat dibutuhkan karena dapat merubah perkembangan mereka menjadi baik, seperti mandiri, disiplin, dan tanggung jawab serta mempunyai akhlak yang baik. Kesimpulan dari peneliti ini bahwa peran pendidikdalam pembentukan karakter anak usia dini sangat perlu dilakukan sejak dini, akan membangkitkan kemandirian pada anakdan kedisiplinan. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti untuk pendidik, hendaknya pendidik memiliki peran yang baikagar menjadikan anak yang memiliki karakter yang baik dan pendidik juga harus memiliki kemampuan menciptakan kegiatanbelajar yang menarik agar anak mau bersekolah.

Page 8 of 20 | Total Record : 199