Articles
72 Documents
Analisis Prinsip Motion Graphic Flow Pada Iklan Unilever 2019 Yang Berjudul “Setiap U Beri Kebaikan”
Hengky Saputra;
Bayu Widiantoro
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v2i1.2987
Perkembangan media sangat pesat di zaman sekarang ini, khususnya pada bidang informasi dan komunikasi atau yang sering disebut multimedia. Seiring perkembangan bidang multimedia, bisa dibilang tidak bisa lepas dari ilmu desain grafis, broadcasting, dan audio visual. Hal ini membuat semua perusahaan, pemerintah, pendidikan atau organisasi apapun untuk mengembangkan informasi dari berbagai media yang sesuai dengan perkembangan, seperti iklan. Salah satu perusahaan yang melakukan promosi terhadap produk-produknya adalah Unilever. Unilever melakukan promosi tentang produknya melalui iklan-iklan yang kreatif dan unik. Iklan Unilever yang terbaru adalah iklan yang menggunakan motion graphics dengan judul Setiap Unilever Beri Kebaikan. Penelitian ini menjadi sangat penting untuk dilakukan karena sebagai pengetahuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip flow pada iklan Unilever 2019 alur cerita apa yang ingin dibuat dan disampaikan oleh Unilever, karena ketika objek-objek pada iklan tersebut sudah muncul maka seperti tidak membentuk cerita. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian observasi langsung dan studi pustaka. Jadi Munculnya objek-objek yang ada pada iklan tersebut mewakili brand yang ada pada Unilever, seperti kecap bango mewakili brand food and refreshmen, dan lain sebagainya. Namun ada alur cerita yang harus diperbaiki, karena orang awam tidak mengerti tentang alur cerita dari iklan tersebut.
Penggunaan Material pada Kemasan Olahan Makanan Produk UMKM di Semarang
Maya Putri Utami
TUTURRUPA Vol 3, No 1: Agustus 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v3i1.2964
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan badan usaha yang memiliki pengaruh besar sebagai penggerak ekonomi negara. Di Semarang, UMKM yang bergerak di bidang olahan pangan sangat besar. Material pada kemasan merupakan salah satu unsur yang memiliki peranan penting karena berpengaruh pada ketahanan produk dan juga membentuk persepsi konsumen untuk membeli produk, sehingga UMKM membutuhkan pengetahuan mengenai jenis-jenis material kemasan agar dapat memaksimalkan perlindungan produk dan usia produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi bagi UMKM material kemasan yang populer digunakan oleh UMKM di Indonesia terutama Semarang beserta fungsinya, sehingga dapat membantu UMKM di Semarang untuk menemukan material kemasan yang paling sesuai dengan produk yang dijual. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu membagi jenis material kemasan berdasarkan kemasan yang sering digunakan oleh UMKM di Indonesia, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi bagi UMKM di Semarang saat akan memilih kemasan bagi produknya.
Teknik Engrave Dalam Pembuatan Uang Kartal Republik Indonesia
Damartus Wibowo
TUTURRUPA Vol 2, No 2: Februari 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v2i2.2665
Mata uang negara Indonesia yaitu "rupiah", nilai mata uang ini digunakan di seluruh wilayah Indonesia dalam melakukan jual-beli atau penentuan besar nominal transaksi lainnya. Mata uang kartal di Indonesia di produksi oleh PERURI dengan instruksi dari Bank Indonesia. Mata uang ini di cetak menggunakan teknik Engrave yang dibuat oleh seorang seniman yang biasa disebut Engraver. Teknik ini digunakan untuk memperkecil resiko pemalsuan uang kartal dalam segala bentuk cetakan lain. Teknik Engrave dibuat secara manual dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, karena ukuran garis yang begitu kecil dalam membentuk karakter dari uang yang akan dihasilkan nantinya. Dengan memanfaatkan tekstur yang dihasilkan dari teknik cetak pada alat cetak offset, intaglio, dan cetak tinggi. Dari alat-alat cetak ini, cetak offset digunakan untuk mencetak gambar background pada mata uang, cetak intaglio digunakan untuk mencetak gambar utama atau karakter, dan cetak tinggi sebagai tahapan cetak untuk memberikan penomoran pada mata uang. Dimana dari 3 alat cetak tersebut, plat besi yang dibuat dengan teknik Engrave di gunakan pada alat cetak intaglio.
FAKTOR PENGARUH DAYA TARIK VISUAL BRAND ORGANICUP TERHADAP BRAND AWARENESS MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA
Sari Dian Saputri
TUTURRUPA Vol 3, No 2: Februari 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v3i2.3139
Penelitian tentang Faktor Pengaruh Daya Tarik Visual Brand OrganiCup Terhadap Brand Awareness Mahasiswa Unika Soegijapranata Semarang ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor apa saja yang menjadi daya tarik visual dalam media promosi OrganiCup dan brand image dari OrganiCup di mata masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, kajian literatur berupa artikel, website, jurnal penelitian dan informasi terkait. Hasil dari penelitian ini adalah desain pada media promosi OrganiCup sudah mendapatkan brand awareness dari mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata.
Analysis Of Door Placement At Business Area In Semarang Chinatown
Soteria Adia Mahanaim;
Bayu Widiantoro
TUTURRUPA Vol 2, No 2: Februari 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v2i2.2951
A design speaks not just through visuals, but instead, a design speaks through anything around us. One of the things that had existed since a long time ago is culture. Culture plays a significant role where it is unique on its own place giving impact to the environment. In this case Semarang Chinatown is a place where the Chinese Culture shows genuinely. It is intriguing that door placement of business building have a same placement in Semarang Chinatown. This research is a qualitative study obtained from related data from direct observations and literature. The data obtained will be used to prove what kind of Chinese Culture that influences door placement of business building in Semarang Chinatown.Keywords: culture, door placem
Analisa Pesan Visual Effect Video “Tumpuk Di Tengah”
Bernike Marchella Budiman;
Alfons Christian Hardjana
TUTURRUPA Vol 2, No 1: Agustus 2019
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v2i1.2989
Akhir-akhir ini, sedang ramai gerakan “Tumpuk di Tengah” yang dibicarakan oleh berbagai kalangan. Video, iklan di Youtube, sampai feeds Instagram banyak yang membagikan mengenai gerakan ini. Tumpuk di Tengah adalah sebuah video iklan layanan masyarakat yang mengajak targetnya untuk melakukan Gerakan tumpuk di tengah. Gerakan ini adalah gerakan merapikan peralatan makan yang telah digunakan menjadi satu tumpukan di tengah setelah selesai makan di tempat makan umum seperti restoran dan warung makan.Penyampaian pesan pada video Tumpuk di Tengah dibentuk menggunakan visual effect. Dalam penelitian ini akan melihat pentingnya penggunaan Visual Effect pada kampanye sosial Tumpuk di tengah melalui studi Pustaka dan Forum Group Discussion. Tujuan penelitian ini ingin melihat penerapan Visual Effect dalam penyampaian pesan kampanye sosial Tumpuk di Tengah.
Analisis Penerapan Elemen Visual pada Komik Strip dari Komik Gono Gini mengenai Protokol Kesehatan
Louis Cahyo Kumolo Buntaran
TUTURRUPA Vol 3, No 1: Agustus 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v3i1.2973
Dengan meningkatnya kasus positif covid 19, pemerintah memberlakukan new normal agar masyarakat dapat beraktivitas kembali namun dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, berbagai macam media dimanfaatkan oleh pemerintah. Tidak hanya oleh pemerintah, masyarakat dari beragam kalangan pun juga turut menyampaikan pentingnya protokol kesehatan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh akun Komik Gono Gini melalui Instagramnya. Akun tersebut mengunggah komik strip yang berisi tentang protokol kesehatan yang seharusnya dipatuhi oleh masyarakat namun banyak yang melanggarnya. Pada saat komik strip tersebut diunggah, respon yang didapat dari pembaca baik secara data impresi atau kesan dan kolom komentar menunjukkan reaksi yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa penyampaian pesan yang dikemas dalam bentuk komik komedi rupanya efektif. Penerapan elemen visual yang digunakan didalam komik tentunya sangat mendukung untuk menggambarkan isi pesan yang disampaikan. Apabila elemen visual tidak diterapkan dengan benar, pembaca akan kesulitan mengolah pesan sehingga respon yang diberikan tidak maksimal.
Tinjauan Desain Propaganda Tolak RUU KUHP Dengan Gaya Meme Di Instagram
Arsita Pinandita;
Galih Putra Pamungkas
TUTURRUPA Vol 2, No 2: Februari 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v2i2.2666
Media sosial telah menjadi medium perubahan sosial dalam masyarakat. Dengan bahasa desain komuniaksi visual ia bisa menjangkau beragam bentuk komunikasi informasi. Selain menjadi ruang bebas dalam berkomunikasi, internet telah menjadi kekuatan baru serta dianggap sebagai alat demokrasi dalam menyampaikan pendapat. Pembentukan persepsi publik dalam media sosial kini tidak hanya sebagai hipotesis dan itu bisa terjadi dimana saja, karena world wide web adalah entitas tanpa batas.Dalam hal menyampaikan aspirasi atau gagasan, media sosial telah mengambil peran yang signifikan. Aspirasi atau gagasan dengan bentuk propaganda cukup lazim ditemukan dalam media sosial. Propaganda di media sosial juga ikut andil dalam polemik di Indonesia tentang rencana revisi RUU KUHP. Namun meski baru akan digulirkan telah terjadi penolakan yang luar biasa dari masyarakat. Penolakan ini merupakan kekecewaan masyarakat yang menganggap beberapa rancangan undang-undang di nilai kontroversial.Kekecewaan terhadap rencana revisi RUU KUHP oleh anak muda disampaikan di media sosial dengan propaganda gaya visual meme (baca:mim). Propaganda dengan gaya visual meme disampaikan dengan pendekatan parodi, humor, namun tetap mengandung unsur kritis. Citra meme yang selama ini seringkali dianggap sebagai gaya visual humor dan menghibur terkadang juga mengandung ironi yang mendalam.
ANALISIS WARNA DALAM INFOGRAFIS
Diandra Zhafira;
Ryan Sheehan Nababan
TUTURRUPA Vol 3, No 2: Februari 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v3i2.3158
Penelitian tentang Analisis Warna Yang Ada Dalam Infografis Kementerian Indonesia Selama Pandemi Covid-19 Bulan Februari – Oktober 2020) ini bertujuan untuk mengungkap warna yang digunakan dan tujuan digunakannya warna tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi daring, pengumpulan dokumen dan literasi terkait warna dan analisa konten dengan cara mengamati dan menganalisis objek secara mendalam. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu infografis milik Kementerian Republik Indonesia menggunakan gabungan analogus dingin, panas dan netral untuk memberi kesan dan penekanan untuk menyampaikan pesan.
Efektivitas Intervensi Media Poster Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pasien Terhadap Poster Di Rumah Sakit
Indra Adi Susianto;
Perigrenus Sebong;
Hervyasti Purwiandari
TUTURRUPA Vol 3, No 1: Agustus 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/tr.v3i1.2971
Pneumonia adalah penyakit infeksi akut yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat. Upaya untk mencegah kejadian pneumonia adalah vaksinasi. Untuk bisa meningkatkan akses masyarakat untuk layanan vaksinasi maka diperlukan media edukasi berupa poster. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas intervensi media poster pada pasien di Rumah Sakit. Media informasi kesehatan vaksin pneumonia pada penelitian ini menggunakan poster yang mempunyai jenis poster berupa propaganda dan poster jenis teaser. Dari hasil kuisioner yang dibagikan ke pada para pasien terhadap 2 jenis poster dengan isi yang sama, ternyata pasien lebih ingin tertarik dan mencari informasi lebih lenjut terhadap poster tipe teaser dibandingkan dengan tipe jenis propaganda. Untuk meningkatkan akses terhadap vaksin, maka poster bisa digunakan sebagai media informasi edukatif kepada masyarakat.