cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
ANALISIS HUKUM ALIH FUNGSI TANAH PERTANIAN MENJADI PEMBANGUNAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN (STUDY DI KABUPATEN BIMA) siti nurmi; Arba arba; Widodo Dwi Putro
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2878

Abstract

This study aims to examine the legal analysis of the conversion of agricultural land into housing development in Kabupaten Bima. This research is structured as an empirical legal research based on the consideration that this research in problem analysis is carried out by combining secondary and primary legal materials obtained in the field. The approach used is the statute approach, conceptual approach, and the sociological approach to law. Based on the results of the study, it can be concluded that the mechanism for changing the function of agricultural land into housing development is divided into two mechanisms, namely through a location permit if the land requested is more than 10,000 m2 while the land use change permit is used if the land use is less than 10,000 m2. With the provision that a treatise is required for technical land considerations issued by the National Land Agency of Bima Regency and a decision from the regional spatial planning coordination team regarding recommendations for space utilization permits for housing development. The policy issued by the Bima regency government is to become a reference in the conversion of land functions in line with the main agrarian law regulations and regional regulations on the spatial plan for the Bima district.
KESALAHAN PENGUCAPAN BAHASA INGGRIS PADA MAHASISWA (ERROR PRONUNCIATION) devy angga gunantar; stefani dewi rosaria
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2575

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan dalam pengucapan vokal Bahasa Inggris, penyebab terjadinya kesalahan dan jenis kesalahan yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan 224 kata yang sering salah diucapkan oleh mahasiswa.  Hal ini terjadi karena perbedaan vokal dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, ada beberapa vokal dalam Bahasa Inggris yang tidak dimilliki oleh Bahasa Indonesia sehingga mahasiswa seringkali menggantinya dengan suara yang mirip dengan Bahasa pertama mereka. Jenis kesalahan yang terjadi dalam pengucapan vokal Bahasa Inggris adalah kesalahan substitusi, kesalahan sisipan, dan kesalahan penghilangan. Kesalahan substitusi terjadi hampir 90% dari seluruh pengucapan yang dilakukan oleh responden. Kata kunci: kesalahan pengucapan, substitusi, sisipan, penghilanganAbstractThis is a descriptive qualitative research which aims to describe the error pronunciation of English vowel, the cause of the error, and the type of the error. The result of this research shows there are 224 words which is frequently mispronounce by the students. This is caused by the discrepancies of the vowel words in English and in Indonesian language. Some of the English vowel words do not exist in Indonesian language as a result most of the students replace those words which have similar sounds to their native language. The types of error often happened are the substitution error, inserting error, and omission error. The substitutions error is the highest error made by the students. Nearly 90% of the mispronounce words is caused by the substitution error. Keywords: error pronunciation; substitution; inserting; omission
Peran Ibu Dalam Berkarir dan Kehidupan Berkeluarga Dian Bagus Mitreka Satata; Methania Aris Shusantie
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2800

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesanggupan dalam menyeimbangkan peran ganda seorang ibu sebagai wanita karir yang sudah berkeluarga. Saat ini seorang ibu tidak hanya mampu menjadi seorang ibu rumah tangga namun mampu berekspresi untuk mengaktualisasikan diri menjadi apa yang diinginkan sesuai kebutuhan dirinya. Terdapat berbagai faktor wanita yang sudah berkeluarga untuk tetap berkarir salah satunya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis. Subjek penelitian terdapat empat partisipan wanita bekerja yang sudah berkeluarga. Data primer didapatkan dengan wawancara mendalam, data sekunder didapat melalui observasi serta catatan lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus fenomenlogi. Hasil mengungkapkan bahwa ibu sebagai wanita karir mampu mengatur keseimbangan (work-life balance) sehingga dapat menyelaraskan antara karir dan berkeluarga.
STRATEGI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN PERGURUAN TINGGI (Studi empiris di Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang) Natalia Sari Pujiastuti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i1.3124

Abstract

The implementation of the right strategy to implement Entrepreneurship Education is believed to be able to foster student entrepreneurial interest. Thus it is hoped that the Faculty of Information Technology and Communication Science, University of Semarang, as an important part of improving education and a place to produce quality people, needs to carry out entrepreneurial education strategically and comprehensively to support the government in reducing unemployment and producing technology-literate young entrepreneurs for the achievement of Indonesia. as a developed country in the year 2045.This study used a qualitative descriptive method based on the contribution of researchers as entrepreneurial activists and lecturers. From this study, it was found that the phenomenon of a lack of interest and entrepreneurial movement among students was revealed due to the lack of support from the tertiary education institution.
ANALISIS PATRONASE POLITIK TERHADAP BIROKRATISASI PEMERINTAHAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA PADANG Sherly Atha Winanti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2710

Abstract

Competition in a government organization that has a position always causes negative friction. The source of all this is due to the absence of bureaucrats' policies in carrying out professional, efficient, neutral and honest duties and responsibilities. Implementation in the bureaucratic system is not spared from the view of the public who know that people who occupy bureaucratic positions always serve the community and become an intermediary between political parties and the government. It has become commonplace for bureaucrats to always use a system of mutualism, as well as mutual relations without harming one party to the other. In giving positions from superiors (patrons) to subordinates (clients), it is always included with a high desire and marukh that someone who has a high position then he must also balance with a broad and high power as well. Therefore the recruitment of bureaucratic members in the government does not always look at the functional side of a person, but because of the support of his subordinates. There must be a term that is always fixed in the mind and mind of a high-ranking bureaucratic official, that the stronger a person's power is always marked by the number of subordinates or staff he has especially in the city of Padang. The method used in this article is the writing method with literacy studies sourced from written sources, in the form of journals, articles, magazines, internet, literature or documents that are relevant to the problem under study. The results of the study with this literature study method are to analyze the relationship between patrons and clients towards government bureaucratization with the dimensions of parkinsonism or classic disease that cannot be overcome or eliminated which will have an impact on the wider community. 
HUKUMAN KEBIRI TERHADAP PELAKU KEJAHATAN PEDOFILIA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK husaini husaini; rodliyah rodliyah; Any Suryani Hamzah
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan pedofilia dalam perspektif HAM dan penerapan hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan pedofilia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif berdasarkan pertimbangan bahwa peneltian ini dalam analisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan hukum primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Perundang-Undangan (Satatute Approach), Pendekatan Konseptual (Konseptual Approach), Pendekatan perbandingan (Comparative Approach). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penegebirian kimia dapa dikualifikasi sebagai penghukuman yang keji dan tidak manusiawi yang demikian tidak sesuai dengan konvensi-konvensi internasional tentang HAM dan Konstitusi, penerapan hukuman tambahan kebiri kimia di Indonesia akan menemui berbagai hambatan, di antaranya hukuman kebiri kimia ini bertentangan dengan kode etik kedokteran yang ditunjuk sebagai eksekutor, dan hukuman kebiri kimia tidak tercantum dalam jenis hukuman tambahan dalam KUHP Indonesia.
ANALISIS ISI KUANTITATIF BERITA KEGIATAN MAHASISWA Ami Saptiyono; Erika Dwi Setya Watie; Edi Nurwahyu Julianto
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2566

Abstract

AbstractPenelitian ini melihat bagaimana kegiatan mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa Komunikasi Universitas Semarang yang dikonstruk dalam pemberitaan media massa online. Tribunnews.com dipilih karena merupakan portal berita terbesar dan terluas di Indonesia. Peneliti mencari dan melihat artikel kegiatan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang  yang dimuat oleh tribunews.com mulai periode Januari 2018 hingga Oktober 2019. Dengan menggunakan agenda setting, peneliti menganalisa kemampuan media massa membangun pesan dari sebuah berita dalam mempengaruhi khalayak. berdasarkan tujuan tertentu yang diinginkan oleh media atau pihak yang memiliki kepentingan. Analisis kuantitatif ini terdiri dari tiga tahap, yaitu; penentuan model desain penelitian, pencarian data primer, dan pencarian pengetahuan kontekstual sehingga hubungan antara faktor-faktor dalam penelitian dapat dilihat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas dan kuantitas kegiatan mahasiswa harus ditingkatkan agar mampu menmbuat media  mengkonstruksi berita sesuai yang diinginkan oleh pihak yang memiliki kepentingan atas pemberitaan tersebut.Kata Kunci: Jurnalisme Digital, Agenda Seting, Kegiatan Mahasiswa, Konstruksi Berita, Analisis isi Kuantitatif AbstractThis study analyse how student activities, in this case is Semarang University Communication students activities, were constructed in online media news. Tribunnews.com was the media chose by authors,  because it is the largest and widest news portal in Indonesia. Authors searched and looked at the Semarang University Communication Studies student activities articles which published by tribunews.com from  January 2018 to October 2019. Using agenda setting, authors analyzed the ability of the mass media to build messages to make news according to the audience. Based on certain objectives desired by the media or parties who have an interest. This quantitative analysis consists of three hangovers, namely; The selection of research design models, primary data search, and contextual knowledge search so that the relationship between factors in research can be seen. The results of this study indicate that the quality and excellence of student activities must be improved in order to be able to make the media construct news as desired by those who have an interest in the reporting. Keywords: Digital Journalism, Agenda Setting, Student Activities, News Construction Quantitative Content Analysis
Kurangnya Kesadaran Masyarakat Dalam Beradaptasi Sosial Di Pandemi Covid 19 (Studi kasus desa Rantau Durian II kecamatan Lempuing Jaya kabupaten Ogan Komering Ilir provinsi Sumatera Selatan ) cindy Irawan
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2798

Abstract

penelitian ini yaitu peradaban bergeser ke situasi yang tidak menentu. Hal ini disebabkan publik dan kewenangan negara harus takluk standar protokol kesehatan. Masa adaptasi ini tentunya mengubah perilaku masyarakat, apakah itu di dunia pendidikan, pembelajaran agama/dakwah (Sainuddin, 2020). Penelitian sebelum ini mempunyai sedikit persamaan Studi ini mengkaji tentang kurangnya adaptasi dan kesadaran masyarakat desa Rantau durian II dalam masa pandemi covid-19. Tujuan studi ini adalah untuk  motivasi para masyarakat desa rantau durian II dalam kesadaran dan beradaptasi pada massa pandemi covid-19,mengapa sebagian masyarakat memunculkan perilaku tersebut, dan bagaimana cara mengatasinya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara mewawancarai masyarakat dan peneliti mengamati langsung masyarakat desa rantau durian II, Materi hasil interview dan pengamatan yang diperoleh ditranskrip dan dianalisis menunjukkan bahwa perilaku yang ditampilkan oleh orang-orang yang tidak mematuhi himbauan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasilnya  Hasil analisis memunculkan tema yang dibahas di sini: dukungan sosial,  kesejahteraan jiwa, pengaruh media dan tujuan adaptasi. Kajian tentang tema tersebut sangat berguna untuk memahami bagaimana cara optimal meningkatkan motivasi dan kesadaran masyarakat rantau durian II.
Pengaruh Variabel Sosial Teknologi dan Informasi Terhadap Ketimpangan Gender oeliestina oeliestina
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2634

Abstract

Era milenial identik dengan perkembangan teknologi yang pesat. Era ini juga menuntut perempuan untuk lebih mengembangkan diri, baik kualitas maupun kemampuan dirinya menguasai teknologi informasi. Kemampuan ini diperlukan agar perempuan bisa sejajar dengan laki-laki. Kesetaraan perempuan dengan laki-laki bisa dilihat dari pencapaian Indeks Ketimpangan Gender (IKG) yang dihitung oleh Badan Pusat Statistik. Semakin rendah angka Indeks Ketimpangan Gender (IKG) semakin bagus kemampuan perempuan untuk sederajat dengan laki-laki. Penelitian ini akan mengamati variabel sosial teknologi informasi yang dianggap berkorelasi dengan Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Variabel tersebut antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG), persentase perempuan yang membaca media cetak dan elektronik, persentase perempuan yang memiliki Hand Phone, persentase perempuan yang menggunakan komputer dan persentase perempuan yang mengakses internet. Penelitian menggunakan korelasi pearson dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang kuat, signifikan dan negatif antara variabel sosial teknologi informasi dengan Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Hal ini menjadi pembuktian, bahwa variabel sosial teknologi berpengaruh terhadap kesetaraan gender.
MENIMBANG SALAD BOWL DALAM SKEMA ONE STATE SOLUTION SEBAGAI SOLUSI MENYELESAIKAN PERMASALAHAN ISRAEL-PALESTINA Endri Ahmadi; Kukuh Setyo Pambudi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.2872

Abstract

Permasalahan antara Palestina dan Israel merupakan salah satu permasalahan yang sudah sangat lama terjadi dan belum menampakkan akan segera selesai. Akar permasalahan yang kompleks dan menahun membuat permasalahan ini sulit untuk diakhiri. Tulisan ini bertujuan untuk membahasas salah satu model resolusi yang dapat ditawarkan kepada kedua negara, yakni one state solution. Solusi melebur kedua negara menjadi satu adalah solusi yang banyak dipandang realistis sekaligus skeptis karena berbagai alasan. Optimisme atas solusi ini datang ketika melihat kondisi saat ini yang sangat tidak menguntungkan pada Palestina baik secara teritorial maupuan secara bangunan ketatanegaraan. Selanjutnya, telah banyak masyarakat Palestina yang menjadi warga negara Israel. Disisi lain, pandangan skeptis akan muncul karena menganggap Palestina menjadi pihak yang paling dirugikan. Oleh karena itu, salad bowl diajukan dalam tulisan ini sebagai solusi untuk tidak menghilangkan jejak identitas Palistina, namun akan memberi Palestina kejelasan status. Oleh karena itu dibutuhkan proses yang panjang dan personil UNTSO yang memiliki culture Inteligence yang baik. Sehingga dapat menjadi penengah dan negoisator ulung dalam menghasilkan kesepakatan yang diinginkan. Peran social inteligence penting karena hal ini akan melibatkan peleburan negara dengan tetap menjaga identitas sosial. Tulisan ini akan mengunakan kajian literatur sebagai metode utama dalam mengali data dan fakta. Hasil dari analisis diharapkan dapat menjadi masukan bagi UNTSO dalam menyelesaikan permasalahan antara Palestina dan Israel.