cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
Implikasi Karakteristik Masyarakat Urban dalam Produk Kapital : Tinjauan "Break Room" Setiawan, Deddy
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6135

Abstract

Break Room merupakan tempat makan yang didalamnya terdapat fasilitas bagi pengunjung untuk meluapkan emosi dengan bebas mengekspresikannya. Break Room mengklaim bahwa tempat ini sebagai antidepresan dan anti-stress facility. Penelitian ini menilik lebih lanjut dan secara implisit menegaskan bahwa terjadi komodifikasi pertukaran nilai dalam praktik amarah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada pengelola Break Room dan hasil wawancara tersebut menjelaskan implikasinya terhadap pertukaran nilai yang dilatarbelakangi oleh karakteristik masyarakat urban terutama di kota Jakarta. Penelitian ini memiliki tujuan mengupas dan menjelaskan nilai-nilai yang terdapat pada ruang amarah Break Room sebagai wujud komodifikasi yang memiliki korelasi dengan karakteristik masyarakat urban. Hasilnya penelitian ini menjelaskan bahwa Jakarta sebagai wilayah urban membuat masyarakatnya dapat menerima dan menjalankan hasil dari rekayasa-rekayasa produk yang tercipta. Sehingga masyarakat urban ini dengan mudah beradaptasi dan merespon cepat dari hasil produk-produk kapital. Break Room juga diindikasikan sebagai bentuk produk komodifikasi dari kehidupan keseharian serta budaya masyarakat urban.Kata Kunci: Implikasi, Masyarakat Urban, Produk Kapital, Break Room
Thrifting Budaya Konsumsi Pakaian Bekas Pada Mahasiswa Nugroho, Latif Setyo
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4624

Abstract

Thrift memiliki arti hemat. Thrift juga dapat dikatakan sebagai perilaku sangat berhati hati dalam membelanjakan uang. Pakaian bekas saat ini sedang naik level. Banyak penjual mulai dari kios kios hingga ke thriftshop yang menjual pakaian bekas. Thrift bukanlah trend yang terjadi setahun atau dua tahun lalu saja. Istilah thrifting sudah ada sejak tahun 1760 tepatnya pada saat revolusi industri. Pada saat itu mulai diperkenalkan mass-production of clothing yang dapat merubah cara pandang masyarakat luas tentang dunia fashion. Kemudian masyarakat mulai mulai membeli pakaian dengan harga yang sangat murah. Hal itu menyebabkan munculnya sebuah pemikiran bahwa pakaian merupakan barang sekali pakai (disposable). Masyarakat kemudian menjadi konsumtif dan berakibat pada menumpuknya pakaian bekas. Pada akhirnya pakaian bekas yang menumpuk tersebut digunakan kembali oleh para imigran. Mahasiswa menjadi salah satu peminat kegiatan Thrifting. Trend ini kembali muncuk dan dipopulerkan oleh para artis seperti Kanye West, Kurt Cobain dan masih banyak lagi. Banyaknya penggemar yang dimiliki oleh para artis itu yang membuat mereka mencoba mengikuti gaya sang idola, salah satunya adalah para mahasiswa
Pola Adaptasi Mahasiswa Rantau Luar Surabaya Dalam Menghadapi Cuture Shock Prayoga, Abim Prima; Handoyo, Pambudi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6974

Abstract

Indonesia memiliki ribuan pulau yang membentang dari sabang hingga ke merauke. Masing-masing pulau tersebut memiliki perbedaan baik dalam kebubudayaan, perekonomian, dan mata penceharian. Adaptasi merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Setiap individu harus berinteraksi dengan individu lainnya dengan berbagai perbedaan latar belakang budaya. Hal tersebut menjadi tantangan bagi individu untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui lebih dalam bagaimana pola adaptasi mahasiswa rantau luar suarabaya dalam menghadapi culture shock. Peneliti menggunakan salah satu jenis pendekatan dari beberapa jenis penelitian, yaitu menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori ernometodologi sebagai landasan untuk menetahui lebih dalam tema penelitian ini. Adapun culture shock yang dialami mahasiswa atau narasumber dalam penelitian ini adalah kemacetan, cuaca, pola pengaturan keuangan, dan pola pertemanan yang ada di Surabaya. Setelah berhasil beradaptasi dengan lingkungan baru, kedua narasumber merasakan lebih nyaman dan tenang untuk tinggal di Surabaya.
Banten Lama sebagai Daya Tarik Wisata Bersejarah di Kabupaten Serang Anisah, Hoirun; Nurhafifah, Ifah -; Fitrian, Iis -; Utari, Enggar; Rifqiawati, Ika
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4690

Abstract

Banten Lama merupakan daerah pemekaran dari Jawa Barat yang dulunya sebuah kelurahan di kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Indonesia. Banten lama juga memiliki destinasi wisata sejarah seperti, Masjid Agung Banten, Benteng Speelwijk, Keraton Surosowan, Danau Tasikardi, dan Keraton Kaibon. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk memperkenalkan objek wisata sejarah dengan meninjau potensi pengembangan wisata sejarah yang ada di Banten Lama sehingga kami menggunakan metodologi penelitian dengan observasi dan pengumpulan data melalui studi literatur. Pada bagian hasil kami akan menampilkan data kunjungan wisatawan melalui BPS Provinsi Banten, adapun kontribusi dari penelitian ini guna memberikan informasi dan memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa terdapat banyak wisata sejarah yang terdapat di Banten Lama.
Makna Love Language pada Persahabatan Sesama Jenis Salsabila, Nike Rifda; Martono, Nanang; Sulistyoningsih, Endang Dwi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6794

Abstract

Artikel ini menggambarkan makna bahasa cinta pada mahasiswa yang menjalani hubungan persahabatan sejenis menggunakan perspektif sosiologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara kepada empat pasang mahasiswa yang telah menjalin hubungan persahabatan sesama jenis minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa cinta pada pelaku persahabatan sejenis dimaknai sebagai cara untuk mempererat hubungan yang sudah terjalin lama. Bahasa cinta yang paling penting dalam persahabatan ini adalah tindakan  membantu karena dianggap sebagai bentuk kepedulian seorang sahabat yang saling menyayangi dan tidak bisa diucapkan lewat kata-kata. Informan perempuan cenderung membantu dalam pemenuhan kebutuhan primer dan memberikan dukungan emosional ketika sahabatnya memerlukan bantuannya. Informan laki-laki lebih memilih memberikan bantuan materi, transportasi, dan membantu mengerjakan tugas kuliah. Bahasa cinta lain juga dilakukan informan melalui kata-kata pujian atau perhatian dan meluangkan waktu bersama. Hal ini memberikan kesan intim dalam hubungan persahabatan sejenis. Dengan demikian, penggunaan bahasa cinta dalam hubungan persahabatan bertujuan membangun interaksi yang lebih baik.  This article describes the meaning of love language among students who are in same-sex friendship relationships using a sociological perspective. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of interviews with four pairs of students who had established same-sex friendships for at least one year. The results of the study show that the language of love for perpetrators of same-sex friendship is interpreted as a way to strengthen long-standing relationships. The most important love language in this friendship is the act of service because it is considered a form of concern for a friend who loves each other and cannot be expressed in words. Female informants tend to help with primary needs and provide emotional support when their friends need help. Male informants prefer to provide material assistance, transportation, and help with college assignments. Other love languages are also used by informants through words of praise or attention and spending time together. This gives the impression of being intimate in a friendship of the same sex. Thus, the use of love languages in friendship relationships aims to build better interactions. 
Eksistensi Pemukiman Kelompok Pedagang Bakso Malang Di Kampung Duku Kebayoran Lama Jakarta Selatan Pratama, Aditya Yudha; Suswandari, Suswandari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4626

Abstract

Diawali dari salah satu wilayah di kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, tepatnya di salah satu tempat tepatnya di Kampung duku, berdirilah sebuah pemukiman yang ditempati oleh perkumpulan pedagang bakso asli Malang. eksistensi Mereka awalnya datang di tahun 2019 lalu, hingga saat ini banyak dari mereka dating ke tempat yang sama dan membentuk sebuah komunitas baru yang berpusat kepada penjualan bakso malang. Yang menarik dari hal tersebut adalah kekuatan mereka yang mampu bekerja sama dan juga etos kerja yang signifikan kemudian menarik penulis untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perjalanan urbanisasi para pedagang bakso tersebut dan bagaimana strategi mereka dalam penjualan sehingga mampu bertahan hidup di keramaian ibu kota Jakarta.   Penelitian akan dilakukan secara kualitatif, studi pustaka jika diperlukan, serta melakukan proses wawancara untuk menggali sumber. Sehingga hasil yang di dapatkan sesuai dengan pendahuluan tentang bagaimana pola kehidupan dan cara menjalani hidup sebagai pedagang bakso di ibukota Jakarta.
Analisis Komunitas Feminis Yogya (Gender Mahardika) yogyakarta Sumampouw, Leo Agung Azer; Patricia, Michelle; Zamaya, Nur Fatimah Nazwa
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.7124

Abstract

Komunitas Feminis yogya merupakan salah satu komunitas yang mementingkan kesetaraan gender di kehidupan bermasyarakat. kegiatan serta event yang dilaksanakan, komunitas berusaha untuk mendobrak budaya patriarki yang ada di Indonesia sehingga tidak ada stigma atau pandangan ketidaksetaraan gender terhadap perempuan. Komunitas ini merupakan sebuah ruang yang memiliki pandangan feminis dikala berkehidupan di masyarakat sekarang, dan dijadikan ruang aduan bagi perempuan-perempuan yang mengalami peristiwa ketidaksetaraan gender di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif  dalam menjalaskan serta menjabarkan informasi yang ada. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa PAR (Partcipatory Action Research), In-depth Interview dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa komunitas Feminis yogya memiliki masalah yang beragam, tentu hal ini dialami oleh beberapa komunitas yang baru terbentuk.
Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Busana Dan Dekorasi : Studi Kasus Di Sanggar Hanny Semarang Putri, Fienda Restiti; Yulistyowati, Efi; Muryati, Dewi Tuti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4772

Abstract

Wanprestasi yang sering terjadi dalam perjanjian biasanya disebabkan karena salah satu pihak    tidak memenuhi kewajiban sesuai dengan yang disepakati dalam perjanjian tersebut, demikian juga yang terjadi dalam perjanjian  sewa menyewa busana dan dekorasi di Sanggar Hanny Semarang,  sehingga menimbulkan sengketa yang harus diselesaikan.  Berdasarkan hal tersebut penelitian ini akan mengkaji cara penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa busana dan dekorasi di Sanggar Hanny Semarang, kendala-kendala yang dihadapi dalam penyelesaian wanprestasi tersebut dan upaya mengatasinya. Jenis/tipe penelitian ini adalah yuridis empiris, dengan spesifikasi penelitian diskriptif analitis.    Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah  penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa busana dan dekorasi  pada  Sanggar Hanny Semarang  tahun 2021.    Sampel tersebut diambil dengan cara  purpsive. Data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder, yang diambil dengan cara wawancara, studi pustaka, dan studi dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa busana dan dekorasi di Sanggar Hanny Semarang dilakukan dengan cara kekeluargaan secara musyawarah dan mufakat dengan meminta pertanggungjawaban dari pihak penyewa karena perbuatan yang dilakukan pihak penyewa menimbulkan kerugian materiil dengan jumlah ganti rugi yang harus dibayaroleh pihak penyewa busana dan dekorasi Sanggar Hanny Semarang ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak. Kendala yang dihadapi dalam penyelesaian wanprestasi tersebut adalah  1) kurangnya pengetahuan yang dimiliki masyarakat mengenai kekuatan hukum pada perjanjian tidak tertulis, 2) penyewa masih banyak yang tidak mengetahui bagaimana hak dan kewajibannya, 3) sulitnya beracara meminta pergantian kerugian sewa menyewa di pengadilan.  Kendala tersebut diatasi dengan cara 1) melakukan pendekatan persuasif melalui media massa (media elektronik dan jejaring media sosial) mengenai persoalan hukum khususnya yang terkait dengan perjanjian 2) menjelaskan kepada masyarakat tentang hak dan kewajiban dari para pihak yang melakukan perjanjian sewa menyewa sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam KUHPerdata dan UUPK, 3) membantu proses aduan, klaim kerugian dan pembayarannya dalam menyelesaikan pemberian ganti kerugian sebagai bentuk tanggung jawab dari wanprestasi yang telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan mengutamakan penyelesaian secara damai dan cepat tanpa harus melalui proses pengadilan.
Analisa Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kesejahteraan Ojek Online Di Bandar Lampung Dengan Metode Relatif Indeks Zikrillah, Muhammad Daffa
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4428

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan pada kehidupan masyarakat. Salah satu yang terdampak pandemi adalah sektor ekonomi, sosial dan psikologis masyarakat, khususnya pada pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online. Tujuan.dari penelitian ini was.to mengetahui bagaimana dampak pandemi.covid-19.terhadap kesejahteraan ojek online di Bandar Lampung dan mengkaji dampak apa yang paling dirasakan oleh ojek online di Bandar Lampung, khususnya di sekitar Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan di Kota Bandar Lampung tepatnya di sekitar Universitas Lampung. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan indeks relatif menggunakan pendekatan survei yang dilakukan secara online dengan memberikan kuesioner terhadap ojek online di sekitar Universitas Lampung Dan diperoleh bahwa dampak pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan ojek online Berkurangnya pendapatan, berkurangnya penumpang, sulit mengejar target pendapatan harian, cukup sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari sejak pandemi covid-19,  terganggunya aktivitas berkumpul bersama kerabat akibat pandemi Covid-19, merasa cemas dengan munculnya pandemi Covid-19 karena perekonomian belum pulih, menurunnya kesehatan pengemudi ojek online, Harus mengisolasi masyarakat yang terdampak Covid-19, dan mengurangi waktu kerja. Kesimpulan setelah diteliti dengan metode analisis indeks relatif pandemi Covid-19 sangat berdampak dengan ojek online di Bandar Lampung, dampak yang paling dirasakan dengan RI = 99% adalah berkurangnya pendapatan dan yang tidak dirasakan dengan RI = 36% adalah berkurangnya waktu kerja. 
Sungai Nil dan Kehidupan Masyarakat Mesir Cahyono, Aji
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6812

Abstract

Mesir merupakan Negara yang terletak di Benua Afrika, lebih tepatnya adalah Benua Afrika. Mesir dikenal sebagai salah satu Negara dengan peninggalan sejarah kuno. Seperti halnya peninggalan Sphinx dan Piramida. Selain itu, terbentuknya masyarakat dikawasan Sungai Nil, dan kehidupan masyarakat Mesir terutama ketergantungannya terhadap air di Sungai Nil tersebut. Adapun penelitian ini guna menelusuri sejauh mana keberadaan sungai Nil yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Mesir. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan Library Research, yang mendalami beberapa Buku, Jurnal dan website informasi yang tersedia. Adapun hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Keberadaan Sungai Nil menjadi salah satu kunci dalam peradaban Mesir, yang mana masyarakatnya di sana secara penuh ketergantungannya terhadap Air yang mana situasi dan kondisi di Mesir merupakan masyarakat petani, serta situasi dan kondisi di Mesir tandus.