cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
Mukbang Analisis Patologi Sosial Tentang Konsumsi Makanan Ekstrem Di Internet farda, vira rana
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.8118

Abstract

Fenomena mukbang, di mana individu menyantap makanan dalam jumlah besar di depan kamera dan berbagi pengalaman kulinernya melalui media sosial, telah menjadi tren populer di kalangan pengguna internet di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis  sosial yang komprehensif untuk memahami dampak fenomena mukbang terhadap perilaku makan individu, budaya makanan, interaksi sosial, dan identitas digital. penulis menggunakan teori interaksi simbolik diperkenalkan oleh beberapa sosiolog, yaitu John Dewey, Chales Horton Cooley, George Hebert Mead dan Hebert Blumer. Keempat tokoh ini melihat interaksi simbolik dari perspektif sosial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi sebagai alat pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan kompleksitas fenomena mukbang dan pengaruhnya yang besar terhadap masyarakat Indonesia.
Pengobatan Tradisional Masyarakat Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir Elsera, Marisa; Normayani, Hairun; Wahyuni, Sri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7876

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana makna yang terkandung dalam tradisi pemberian asam jawa sebagai obat tradisional bagi masyarakat di wilayah Sungai Guntung, Desa Tagaraja, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat masih melakukan pengobatan tradisional, pengobatan tradisional ini dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit jika proses yang dilakukan mengikuti semua aturan pengobatan. Masyarakat percaya bahwa prosesi ini mengandung nilai-nilai, dan diyakini bahwa kesehatan akan membaik dan penyakit tidak akan kembali
Analisis Modernisasi Budaya K-Pop Terhadap Kehidupan Sosial Mahasiswa Kota Surabaya Shafwa, Ailsa Fitri; Sudrajat, Arief
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.5999

Abstract

AbstrakBudaya korea pada saat ini sedang populer dikalangan remaja, lebih khusus dalam kalangan mahasiswa. Budaya korea pertama kali masuk di Indonesia sejak tahun 2000 an yang awalnya merupakan drama korea yang sukses digemari penonton Indonesia. Ditambah dengan adanya teknologi yang memadai pada saat ini menyebabkan kemudahan suatu individu untuk memperoleh informasi mengenai kabar dunia K-pop yang ada. Semakin mudahnya mahasiswa untuk mengakses informasi dari dunia luar ini membuatnya menjadi fanatik terhadap budaya korea, khususnya dengan idola mereka yang dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kehidupan sosialnya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh budaya K-pop terhadap kehidupan sosial mahasiswa di Surabaya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian literatur yang berasal dari buku, artikel maupun skripsi. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya budaya K-pop akibat modernisasi tidak sepenuhnya membuat mahasiswa enggan untuk bersosialisasi dengan dunia luar. AbstractKorean culture is currently popular among teenagers, more specifically among students. Korean culture entered Indonesia for the first time since the 2000s, which was originally a Korean drama that was successfully loved by Indonesian audiences. Coupled with the existence of adequate technology at this time, it is easy for an individual to obtain information about existing K-pop world news. The easier it is for students to access information from the outside world, this makes them fanatical about Korean culture, especially their idols, which they fear can have an adverse impact on their social life. The purpose of this research was to find out how far the influence of K-pop culture has on the social life of students in Surabaya. The method used in this study is a qualitative research method, with data collection through observation, interviews, and literature review from books, articles and theses. The results of the study show that the existence of K-pop culture as a result of modernization does not completely make students reluctant to socialize with the outside world.
ETIKA PROFESI, KOMPETENSI AKUNTAN DAN INDEPENDENSI AKUNTAN TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT (STUDI KASUS PADA KAP DIJAWA TENGAH) alwiyah, alwiyah; Sinarasri, Andwiani
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.9153

Abstract

Riset ini bertujuan  untuk menguji pengaruh Etika profesi, Kompetensi akuntan, dan Independesi akuntan terhadap Kualitas hasil audit. Populasi dalam penelitian ini adalah akuntan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik yang berada di Semarang Jawa Tengah. Sampel yang digunakan sebanyak 33 akuntan yang berprofesi sebagai akuntan senior dan akuntan yunior. Alat yang digunakan dalam pengujian data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan Software SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Etika profesi berpengaruh positif terhadap Kualitas hasil audit, sedangkan Kompetensi akuntan dan Indepedensi Akuntan tidak berpengaruh terhadap Kualitas hasil audit. R Square menunjukkan 0,482 yang berarti hasil penelitian dipengaruhi sebanyak 48,2% sedangkan 51,8% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian.Kata kunci: Kualitas hasil audit, etika profesi, kompetensi, independensi
Integrasi Nilai-Nilai Ayat Al-Quran Melalui Budaya Lokal Kepercayaan Masyarakat Terhadap Tradisi Pawang Hujan Perspektif Maqashid Al-Syari’ah Ramadhan, Aditya
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7985

Abstract

Culture and humans can be seen as inseparable because both shape life.    The purpose of this study is to understand the extent to which the tradition of rain handlers in community beliefs can be intervened through the integration of values in the verses of the Qur'an and reviewed through the maqashid sharia point of view. The research method used is qualitative with a case study approach, involving 138 respondents selected using a purposive sampling technique. The main instrument used was a questionnaire, and data collection was conducted in compliance with research ethics. Data analysis was conducted through content analysis techniques. In Indonesia, culture is defined as different behaviors that are passed down through generations. In terms of cultural misconceptions, Indonesia has diverse cultural qualities, such as the culture of rain handling. This is common during major events, and rain handlers are instructed to shift the wind and clouds. And in its operation it still causes controversy. The concept of maqashid sharia does not influence the legal basis of the rain handler tradition. The rain guide tradition is based on mutual benefit and maslahat mursalah. The practice of the rain guide tradition can also be inspired by the munasabah verse of the Qur'an, so that the rain guide tradition still has a position in its implementation, and the local culture of the rain guide tradition includes aspects of living habits that involve the scope of sociology and cultural anthropology
Perubahan Sosial Budaya Dalam Modernisasi Dan Teknologi Dipandang Dari Proses Belajar Rizqi, Miftakhul
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7304

Abstract

Perkembangan modernisasi dan teknologi telah merevolusi proses belajar. Tujuan dari kajian ini adalah mendeskripsikan perubahan sosial budaya yang ada di lembaga pendidikan serta bagaimana proses pembelajaran dan penerapan literasi digital. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian literatur. Hasil menunjukkan bahwa ada perubahan sosial budaya dalam lembaga pendidikan ditengah modernisasi teknologi. Perkembangan teknologi mempengaruhi metode pembelajaran di suatu lembaga pendidikan. Teknologi juga mengubah bagaimana seorang pengajar dan peserta didik mencari sumber belajar. Teknologi juga menciptakan proses pembelajaran jarak jauh bisa dilakukan dengan penggunaan platform daring. Dampak teknologi dan modernisasi telah mengubah cara siswa berinteraksi dan berkomunikasi di lingkungan sekolah. Lembaga pendidikan juga berusaha menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan masyarakat modern. Dari proses pembelajaran berbasis literasi digital juga berdampak ketika teknologi informasi internet, pengetahuan global menjadi lebih mudah diakses melui dimensi nasional dan internasional. Peran media sosial dan platform digital dalam proses pembelajaran memengaruhi cara orang menciptakan dan mempertahankan identitas digitalnya. 
Analisis Konten Demonisasi Tokoh Ataturk di Media Sosial Indonesia Menggunakan Model Semiotika Danesi Fanani, Fajriannoor; Pamungkas, Yoma Bagus; Pujiastuti, Natalia Sari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.8890

Abstract

Banyak konten media sosial berbahasa Indonesia yang sangat buruk dalam menggambarkan profil dari Ataturk. Tokoh ini tidak hanya digambarkan bersebarangan dengan Islam namun juga memiliki ajal yang penuh dengan azab. Menariknya hal yang berkebalikan terjadi pada masyarakat Turki itu sendiri. Disana tokoh Ataturk sangat dipuja dan tempatkan secara terhormat sebagai pendiri sekaligus penyelamat bangsa Turki dari penjajahan barat. Hal ini akhirnya menimbulkan suatu pertanyaan penelitian menarik mengenai bagaimanakah semiotika dari konten demonisasi Ataturk yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model semiotika Danesi dan menemukan bahwa terdapat tiga narasi utama. Pertama Ataturk dinarasikan sebagai tokoh yang sangat buruk karena membubarkan Kekhalifahan Utsmaniyah. Kedua, Ataturk mengalami azab saat kematiannya (sakratul maut) hingga saat ia dikuburkan sampai saat ini. Ketiga, Ataturk adalah antitesa dari tokoh-tokoh Islamis seperti Presiden Erdogan. Keempat, Ataturk adalah penjelmaan dari Firaun pada masa modern. Selain itu konten-konten yang diteliti juga mempropagasikan mitos mengenai ideologi khilafah yang dapat di jabarkan dalam tiga poin. Pertama, keyakinan bahwa khilafah wajib di dirikan. Kedua, keyakinan bahwa khilafah adalah jalan keluar bagi semua permasalah umat. Ketiga, keyakinan bahwa upaya mendirikan kekhalifahan adalah upaya yang realistis.
Perbedaan Status Sosial Di Tengah Masyarakat: Studi Kasus Tradisi Alek Bajawek Di Kabupaten Dharmasraya 1960-2005 Nurfalina, Yuliana; Nengsih, Fitria; Alhuzaini, Muhammad; Darmawan, Budi; Anggraini, Riri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7895

Abstract

As a tradition that has long existed in the lives of the people of Dharmasraya Regency, the Alek Bajawek Tradition is always held only on certain days. This research aims to reveal the Alek Bajawek Tradition in Kenagarian Koto Baru Dharmasraya. In contrast to the implementation of other traditions which involve all people in every procession, the Alek Bajawek tradition can only be carried out by certain people, such as Urang Nan Ampek Jinih. The research method used in this writing is the historical research method, with data collection carried out directly in the field through interviews and observation as primary sources. Meanwhile, researchers obtain secondary sources through the library. Then in the historical method there are several stages that must be carried out, such as heuristics, source criticism, analysis and writing. The results of this research explain the beginning of the emergence of the Alek Bajawek tradition at the same time as the Koto Besar Kingdom in Koto Baru Dharmasraya District, the existence of the Alek Bajawek tradition as a special tradition in the form of respect from the community for Urang Nan Ampek Jinih and is usually called Alek Gadang or Alek Rajo . However, this phenomenon indirectly makes a difference in the social status between a king or other leading figure and ordinary people.
Modal Sosial Dan Pengembangan Kesenian Tari Topeng, Slangit, Klangenan, Cirebon Lafifah, Aenul; Suryadi, Suryadi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.6813

Abstract

Modal sosial yang ada di Desa Slangit sebagai upaya pengembangan keseniatan tari Topeng Slangit mencakup norma, kepercayaan dan jejaring, unsur tersebut adalah parameter modal sosial yang saling berkaitan dan terimplementasi dengan baik dalam pengembangan tari topeng. Tari topeng di Desa Slangit dijadikan ciri khas atau icon desa, selain bertujuan untuk menjaga kebudayaan, tari topeng di Desa Slangit juga dijadikan daya tarik pariwisata dalam hal kesenian. Masalah utama dalam penelitian yaitu bagaimana modal sosial dapat mengembangkan kesenian tari topeng Slangit di Desa Slangit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana modal sosial terimplementasi dengan baik agar dapat mengembangkan kesenian tari topeng Slangit. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode etnografi yang fokus pada analisis kebudayaan, yaitu kebudayaan seni tari topeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial sangat berperan dalam mengembangkan kesenian tari topeng di Desa Slangut. Norma yang ada berupa Wiraga (gerak tari), Wirama (penyesuaian irama) dan Wirasa (penjiwaan). Sedangkam, kepercayaan diciptakan melalui interaksi antar individu dan jejaring dibuktikan dengan keterkaitan individu dan masyarakat sekitar mampu mengembangkan kesenian tari topeng.
Pola Pembagian Kerja pada Keluarga yang Bekerja di Industri Batu Bata Desa Korleko Lombok Timur Mubayyinah, Istiharatul; Syafruddin, Syafruddin; Nursaptini, Nursaptini; Hamidsyukrie, Hamidsyukrie
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.8914

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola pembagian kerja orangtua pada keluarga yang bekerja di industri batu-bata Desa Korleko. Metode yang digunakan adalah  pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini  adalah subjek penelitian yang merupakan pekerja buruh dan merupakan orangtua yang memiliki tanggungan anak dan informan kunci dalam penelitian ini adalah kader Desa Korleko, pemilik industri batu bata, dan buruh batu bata. Pengumpulan data pada penelitian ini  menggunakan observasi terus terang atau tersamar, wawancara semi struktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Hubermen dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menemukan pola pembagian kerja orangtua pada keluarga yang bekerja di buruh industri batu bata menemukan 3 bentuk pola pembagian kerja orangtua yaitu: 1) ayah sebagai breadwinner, 2) ibu sebagai breadwinner dan housewife, dan 3) ibu sebagai housewife.