cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
E-Commerce Memicu Maraknya Perilaku Konsumtif Di Kalangan Mahasiswa Universitas Mataram Hafiza, Nuril; Shoffah, Siti Nur Arifia; saptini, Nur
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.8939

Abstract

Kehadiran e-commerce memicu maraknya perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa dan generasi muda lainnya, terutama pada produk fashion dan kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keberadaan e-commerce memicu maraknya perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 dari berbagai fakultas di Universitas Mataram. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan yang dikembangkan oleh Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan e-commerce memicu perilaku konsumtif mahasiswa Universitas Mataram Terlihat dari frekuensi belanja yang tidak proporsional, dengan rata-rata 2-7 kali dalam sebulan, dengan biaya belanja mencapai lebih dari Rp. 100.000. Hal ini dipicu oleh adanya diskon produk, diskon tanggal kembar hingga promo ongkos kirim dari platform e-commerce, sehingga mahasiswa menjadi lebih impulsif dalam membeli barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.
Analisis Nilai Sejarah Nyai Ageng Dewi Maduretno di Desa Pocong Bangkalan Hija, Qois Masholichul; Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai sejarah yang ada dalam sejarah makam Nyai Ageng Dewi Maduretno. Penelitian ini merupakan penelitian istoris. Penelitian historis meneliti tentang sebuah fakta sejarah yang ada di suatu tempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, dokumentasi dan wawancara, Subjek penelitian berupa kompleks pemakaman N  yai Ageng Dewi Maduretno yang berada di Bangkalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kisah hidup Nyai Ageng Dewi Maduretno berkaitan dengan masa kejayaan Majapahit, dimana Nyai Ageng Dewi Maduretno merupakan keturunan dari panglima perang kerajaan majapahit yaitu Empu Nala. Selain itu berkaitan juga dengan sejarah makam Nyai Ageng Dewi Maduretno yang menjadi asal usul dari sumber air kehidupan yang ada di Desa Pocong, Kabupaten Bangkalan
Analisis Konsumerisme Budaya Korea Selatan (K-Drama) Terhadap Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri Diningrum, Marcella Eka Widya; Salsabila, Thalita Alya; Anugrah, Betha Widi; Damariswara, Rian
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9734

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh konsumenisme budaya Korea Selatan (K-Drama) terhadap mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri. Para remaja di Indonesia mulai mengonsumsi budaya Korea Selatan dan sangat antusias terhadap maraknya Korean Wave di Indonesia. Seperti halnya menonton drama Korea semakin mudah melalui internet dan bahkan cukup dengan menggunakan ponsel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak mahasiswa menyukai (K-Drama) karena alasan hiburan, mode, makanan, cara berpikir, dan perawatan kulit/kosmetik Korea Selatan. Hal ini dapat berdampak positif atau negatif bagi siswa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner. Drama Korea memiliki dampak positif dan negatif bagi penonton. Dampak positifnya antara lain meningkatkan wawasan, menghilangkan stres, menambah wawasan berbahasa, mengetahui budaya Korea, berpikiran terbuka, dan mengedukasi berbagai profesi. Namun, dampak negatifnya meliputi rasa malas, suka begadang, kurangnya interaksi sosial, pengaruh kesehatan, ekspektasi tinggi atau negatif, dan kecanduan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dalam menonton drama Korea.
PERAN PEREMPUAN DAN PRAKTIK PATRIARKI DALAM ADAT ‘RAMBU SOLO’ DI YOUTUBE Litha, Trianna Sampe; Rachel, Anatasya; Wilianti, Aurelia; Purba, Christian; Tanod, Siona
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9375

Abstract

Kemajuan teknologi salah satunya adalah dengan hadirnya media sosial yang membuat budaya di Indonesia dikenal masyarakat diluar adat tersebut. Diantaranya, Tana Toraja yang terkenal dengan adatnya yang terus dipertahankan secara turun-menurun dari nenek moyang mereka. Salah satu adat yang terkenal di Toraja adalah Rambu Solo. Namun, dalam upacara adat Rambu Solo, peran perempuan sangat besar yang menimbulkan sebuah patriarki didalamnya. Melalui penelitian ini, dilakukan peneliti mencari informasi lebih jauh mengenai peran perempuan dalam adat ‘Rambu Solo’ dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan pengamatan pada channel Youtube @MithaChannel. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah enam orang. Hasil dari penelitian ini, bahwa tiga orang yang berasal dari Toraja ketika mendapati konten tersebut menyatakan adat ‘Rambu Solo’ yang dilakukan masyarakat Toraja membuat peran perempuan seperti masyarakat kelas dua begitu penting serta memiliki unsur patriarki dengan menunjukkan posisi perempuan yang hanya melayani laki-laki.
Motif Budaya Resiprositas Masyarakat Pedesaan dalam Kehidupan Sosial Setiawan, Muhammad Rijal; Sudrajat, Arief
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9321

Abstract

Resiprositas merupakan tindakan balas budi yang tidak disadari oleh individu. Tindakan yang dilakukan lekat dengan masyarakat pedesaan. Tidak heran fenomena resiprositas masih dijumpai di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan yakni motif sosial A Schutz dan ditunjang dengan teori pertukaran sosial. Hasil penelitian yang dilakukan memperlihatkan resiprositas merupakan tindakan turun temurun. Motif resiprositas dibagi menjadi dua yakni motif sebab dan motif tujuan. Motif sebab dapat dilihat dari keadaan turun temurun, menjalin hubungan sosial, dan rasa syukur. Sedangkan pada motif tujuan yakni membalas pemberian dan menjaga hubungan sosial.
Pola Penerapan Merdeka Belajar pada Pembelajaran IPS dalam Menanamkan Sikap Sosial Peserta Didik di MTsN 1 Kota Payakumbuh Suci, Nurhariani
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9763

Abstract

Penelitian ini menjabarkan perihal pola penerapan merdeka belajar pada pembelajaran ilmu pengentahuan sosial dalam menanamkan sikap sosial peserta didik di MTsN 1 Kota Payakumbuh. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pola penerapan merdeka belajar pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dalam menanamkan sikap sosial di MTsN 1 Kota Payakumbuh; (2) Bagaimana menanamkan sikap sosial peserta didik pada pembelajaran IPS di MTsN 1 Kota Payakumbuh. Jenis penelitiannya adalah penelitian naratif kualitatif yang biasa disebut model penelitian naturalistik karena dilakukan dalam suasana alamiah, menggunakan pendekatan pedagogi, dan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Dalam penelitian, istilah “instrumen” mengacu pada alat yang digunakan untuk mengukur realitas dalam hal ini peneliti sendiri. Selanjutnya, peneliti membuat rancangan panduan wawancara yang memuat kriteria observasi dan daftar pertanyaan, serta beberapa dokumentasi tentang bagaimana item penelitian akan digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bagaimana pembelajaran dan evaluasi yang berbeda telah dimasukkan ke dalam kurikulum IPS di MTsN 1 Kota Payakumbuh untuk mendukung pola penerapan pembelajaran mandiri. Selain itu, penerapan pola ini berdampak positif pada perkembangan sikap sosial positif siswa, sehingga kelas IPS MTsN 1 Kota Payakumbuh menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan berkualitas. Penulis berharap penelitian ini dapat menjadi sumber penelitian selanjutnya dan menyempurnakan penelitian-penelitian sebelumnya, meskipun bahan kajiannya baru digali dan masih terdapat pendapat pro-kontra di kalangan tokoh pendidikan perihal penelitian ini.
Pergeseran Konstruksi Sosial Aborsi Dalam Kajian Sosiologi Hukum Di Purwokerto Dhiyaurrakhman, Mohamad Zaidan; Santosa, Imam; Primadata, Ankarlina Pandu
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.10259

Abstract

Aborsi merupakan isu yang menjadi perdebatan dalam dinamika kehidupan sosial. Perdebatan aborsi didasari oleh beragam nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi adalah kerangka kebijakan hukum aborsi yang berlaku di Indonesia termasuk di Purwokerto. Pergeseran konstruksi sosial aborsi berkaitan dengan hak asasi manusia, kebijakan hukum, dan nilai moral sehingga dapat mengubah pandangan, pemahaman, dan perilaku masyarakat. UU yang dijadikan acuan adalah UU Kesehatan Tahun 2009 dan KUHP. Penelitian ini mendeskripsikan pergeseran konstruksi sosial aborsi di Purwokerto dengan sasaran pada pelaku aborsi, orang yang dekat dengan pelaku aborsi, serta masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan tiga aspek utama: (1) perubahan pandangan dan pemahaman aborsi akibat nilai moral, situasi kehamilan, dan akses informasi budaya luar; (2) konstruksi sosial yang dipengaruhi kebijakan hukum seperti kriminalisasi dan pembatasan legalisasi aborsi; (3) bentuk pergeseran konstruksi sosial yang mencakup keterbukaan dalam membahas aborsi, kritik terhadap kebijakan aborsi, dan penerimaan pelaku aborsi di masyarakat.
Seni Ukir Jepara sebagai Bentuk Identitas Budaya Prasiska, Septiana Ayu; Wati, Rianna
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9463

Abstract

Seni ukir yang ada di Jepara telah berkembang dan melewati sejarah panjang. Gaya ukiran Jepara dipengaruhi oleh berbagai budaya dan agama yang masuk ke Indonesia seperti Cina, Eropa, Hindu, Buddha, dan Islam. Motif ukiran Jepara memiliki ciri khas berbentuk floral dan telah distilasi. Seni ukir Jepara yang terus mengalami perkembangan adalah upaya untuk melestarikan identitas budaya. Seni ukir berubah menjadi bentuk kerajinan baru dan mengalami perkembangan sebagai upaya melestarikan identitas budaya. Penelitian ini akan membahas tentang perkembangan seni ukir Jepara sebagai upaya untuk melestarikan identitas budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk perkembangan seni ukir Jepara sebagai upaya untuk melestarikan identitas budaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk perkembangan seni ukir Jepara sebagai upaya melestarikan identitas budaya adalah sejarah ukir yang setiap masanya mengalami perkembangan, batik motif ukir Jepara, motif ukiran Jepara pada kain, dan ukiran Jepara pada barang mebel.
Mengkaji Ulang Stereotip Gender: Eksplorasi Stereotip Gender dalam Konteks Budaya Matrilineal Minangkabau Afifah, Nurul
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9779

Abstract

Isu-isu yang berkaitan dengan perempuan masih menjadi topik menarik dalam tulisan ilmiah. Selama satu dekade terakhir, penelitian mengenai ketidakadilan gender diminati di kalangan peneliti kajian gender. Mereka menyoroti peran budaya patriarki yang tidak terelakkan. Artikel ini mengeksplorasi stereotip tentang perempuan, dan secara khusus dalam konteks Minangkabau yang menganut budaya matrilineal. Tujuannya adalah untuk mendalami dampak stereotip gender dan pengaruh budaya matrilineal terhadap peran perempuan dalam masyarakat. Artikel ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode penelitian berupa Library Research. Temuan kajian mengungkapkan bahwa stereotip gender membatasi potensi individu dalam hal akses pendidikan, partisipasi pekerjaan, dan peran dalam keluarga serta masyarakat. Ketidakadilan gender juga terlihat dalam budaya matrilineal, dengan dominasi laki-laki dalam pengambilan keputusan rumah tangga, pembagian kerja tradisional yang meletakkan beban domestik hanya pada perempuan, dan akses terbatas pada kesempatan kerja di luar rumah. Hal ini menyebabkan perempuan Minangkabau sering terjebak dalam dominasi laki-laki dan mengalami eksploitasi dalam berbagai aspek kehidupan keluarga.
Upaya memasyarakatkan astronomi melalui OIF Goes To School di Sekolah MIN 12 Medan Putraga, Hariyadi; Panjaitan, Nur Nilam Sary; Nasution, Makromatul afifah; Ritonga, Marataon; Rakhmadi, Arwin Juli
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.8832

Abstract

Astronomi lahir dari kebutuhan masyarakat dalam pencarian penanda waktu dan arah. Namun, masyarakat sendiri belum banyak yang mengenal fenomena astronomi dan cenderung lupa bahkan tidak mengetahui tentang fenomena tersebut. Upaya mengenalkan astronomi kepada masyarakat merupakan salah satu solusi yang dilakukan oleh peneliti yang bekerjasama dengan OIF UMSU masih sebatas di sekolah dilakukan dengan memanfaatkan Program OIF Goes to School di Kota Medan. Program yang dilakukan adalah Sosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang fenomena astronomi, pengamatan matahari dengan teleskop dan kacamata matahari, serta instrumen Astronomi lainnya yang dibawa saat kegiatan berlangsung. Dari program yang dilakukan, masyarakat memberi respon melalui kuisioner dengan skala likert. Respon masyarakat sangat baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,71. Sebanyak 96% responden menyatakan perlu selalu diadakan kegiatan ini kembali.