Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles
226 Documents
Pemanfaatan Sensor Ultrasonik Sebagai Alat Bantu Pembacaan Skala Volume Pada Bell Prover
Firmansyah, Vera;
Hadisupadmo, Sutanto;
Elviya, Faiza;
Jannah, Shaqina Rahmiatul
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.1
AbstrakFasilitas laboratorium pengujian meter gas di Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan menggunakan bell prover sebagai standar. Bell prover yang tersedia masih menggunakan skala jenis mekanis dengan rentang 100 "“ 600 liter dan 1 liter per skala. Ketidaktepatan membaca skala mekanis dapat mempengaruhi hasil pengujian meter gas. Untuk itu dibuat alat bantu pembacaan volume bell prover dengan sensor ultrasonik tipe HC-SR04 yang dipasang pada arduino. Alat bantu ini memanfaatkan jarak bobot pengatur kecepatan pada bell proverterhadap lantai. Perubahan ketinggian bobot pengatur kecepatan sebanding dengan perubahan ketinggian skala volume. Alat bantu ini memiliki akurasi terkecil sebesar 83,17% dan kesalahan sebesar 16,83% pada volume 100 liter, sedangkan akurasi tertinggi sebesar 99,76% dan kesalahan terkecil sebesar 0,02% pada volume 600 liter.
Prototipe Kontrol Level Bejana Ukur Standar Berbasis Arduino, Sensor Ultrasonik, dan AC control speed Motor termodifikasi
Muslim, Azis;
Suprijanto, Suprijanto;
Irmayanti, Tiara;
Andini, Khairunnisa Desi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.4
AbstrakBejana Ukur Standar (BUS) merupakan alat ukur volume yang digunakan sebagai standar untuk menguji alat ukur volume lainnya. Proses pengisian air ke dalam BUS, biasanya dilakukan secara manual, hal ini tidak efisien karena penera harus menunggu sampai level air menunjukkan nilai nominal. Prototipe kontrol otomatis simulator Bus (Bejana Ukur Standar) dibuat untuk membantu penera dalam proses pengisian air ke dalam BUS. Prototipe berbasis Arduino menggunakan HC-SR04 sebagai sensor level dan AC control speed motor yang dimodifikasi sebagai pengendali kecepatan motor mengisi simulator BUS (berupa tabung reaksi 1000ml). Modifikasi yang dilakukan pada AC control speed motor adalah mengganti potensiometer dengan relay dan resistor. Level air diukur dengan sensor ultrasonik HC-SR04 lalu sinyal sensor dikirimkan ke Arduino. Arduino memilih relay yang ada di AC control speed motor termodifikasi. Ketika simulator BUS kosong kecepatan pengisian debit air maksimal. Semakin mendekati setpoint kecepatan pengisian debit air berkurang dan berhenti ketika level mencapai setpoint. Hasil kalibrasi alat menunjukkan akurasi yang tinggi dengan nilai koefisien determinansi sebesar 0.99. Untuk unjuk kerja pengendalian level digunakan ukuran simpangan terhadap nilai setpoint dengan nilai sebesar 0.34 cm yang menunjukkan simpangan terhadap nilai setpoint yang ditetapkan, artinya kinerja kontrol alat baik.
Simulator Kontrol Manual Dan Swa-tala Untuk Dehydration Glycol Unit Berbasis JavaScript
Rasuanta, Muhammad Putra;
Budi, Eko Mursito;
Hidayanti, Fitria;
Rahmah, Fitri
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.6
AbstrakSalah satu cara memurnikangas alam adalah melalui proses distilasi menggunakan Dehydration glycol unit. Pemurnian caraklasik ini masih digunakan hingga sekarang sehinggahampir di setiap kilang gas menggunakan Dehydration glycol unit dalam prosesnya.Oleh karena itu memahami cara kerja dan cara mengendalikan Dehydration glycolunit penting bagi seorangmahasiswayang akan atau sedang bekerja dalam bidang oil and gas.Makalah ini membahas sebuah simulator untuk memahami cara kerja dan mengendalikan plant Dehydration glycol unit dengan pengontrol PID yang ditala berdasar metode manual Ziegler-Nichols dan swa-talarelay.Simulator dibuat berdasar algoritme Euler dan diimplementasikan dengan JavaScript agar bisa dijalankan sebagai aplikasi berbasis web. Simulasi dengan JavaScript relatif mudah dilakukan dikarenakan penulisan kode yang ringkas dan terdapat pustaka-pustaka pendukung. Sementara itu dari hasil simulasi, didapati bahwa respons penalaan manual menghasilkan overshoot dan memiliki waktu lebih cepat dalam mencapai setpoint. Sebaliknya penalaan swa-tala tidak menghasilkan overshootwalau lebih lama untuk mencapai nilai setpoint.
Prototipe Alat Ukur Luas Lingkaran Dalam Silinder Tegak Menggunakan Sensor Ultrasonik
Sutanto, Willi;
Hadisupadmo, Sutanto;
Widyasti, Rima;
Salsabiila, Annisa
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.3
AbstrakPrototipe yang dibuat dalam penelitian ini dapat menentukan luas lingkaran dalam silinder tegak secara otomatis.Silinder tegak yang diukur adalah silinder berbahan akrilik berdiameter 30 cm dan tinggi 30 cm yang dianggap mewakili Tangki Ukur Tetap Silinder Tegak atau TUTSIT.Prototipe ini menggunakan komponen inti berupa sensor ultrasonik berjenis HCSR04, bergerak dengan bantuan motor stepper dan mikrokontroler Arduino Mega. Secara umum, prototipe telah berfungsi dengan baik dalam mengukur jarak hingga sejauh 100 cm. berdasarkan hasil pengujian, untuk pemasangan sensor ultrasonikbaik secara horizontal dan vertical, daerah ukur pembacaan sensor pada sumbu-x dan sumbu-y menunjukan daerah ukur yang hampir sama dan meningkat seiring bertambahnya besar jarak yang diukur. Linearitas penunjukan jarak 0-100 cm dari prototipe memenuhi persamaan y = 0,98 x + 0,9091 dengan nilai R2sebesar 99,98%. Dengan jarak yang sama, selisih terbesar pembacaan prototipe pada uji histerisis terjadi pada titik 0 cm yaitu sebesar 2 cm. Pada pengujian kemampuan pembacaan jarak ketika sensor berputar dengan kelipatan 450, prototipe dapat menunjukkan jarak sesuai dengan jarak yang ditentukan. Adapun pada pengukuran luas lingkaran dalam silinder pada ketinggian 15 cm dan 21, prototipe menunjukkan kesalahan -7,84% dan presisi 100%. Pengukuran ini diperoleh melalui pengukuran jari-jari dalam lingkaran dalam silinder di delapan titik.
Pemodelan pada Unit Reaktor Pabrik Urea dengan Menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS)
Muhammad, Abduh;
Nazaruddin, Yul Y.;
Siregar, Parsaulian I.
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.2
AbstrakUnit Reaktor pada pabrik pupuk urea adalah salah satu unit yang berfungsi untuk mereaksikan komponen-komponen pembentuk pupuk urea, sehingga unit ini adalah salah satu sistem yang sangat penting dimana sistem reaktor ini mempunyai perilaku proses yang nonlinier. Selama pengoperasian unit ini, ketinggian fluida cairan yang ada di dalam reaktor akan dijaga stabil agar reaksi yang ada dalam reaktor dapat bereaksi dengan sempurna sesuai dengan spesifikasi produk. Maka dari itu dibutuhkan sebuah model yang dapat menggambarkan perilaku dari reaktor tersebut agar dapat diketahui perilaku proses dari sistem tersebut. Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah model untuk unit reaktor pada pabrik Urea dengan menggunakan teknik Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS), dimana pemodelan ini akan menggunakan pendekatan grey-box yang menggunakan pengetahuan relasi antar variabel fisis pada unit reaktor tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemodelan ANFIS mampu mengikuti keluaran sistem yang sebenarnya dengan nilai RMSE sebesar 0.47995.
Kajian Eksperimen Teknik Kontrol Penerbangan Posisi Tinggal Landas Drone Bikopter dengan Metode PID
Prakosa, Jalu Ahmad; Kurniawan, Edi;
Adinanta, Hendra;
Suryadi, Suryadi;
Afandi, M. Imam
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.2.1
Pengembangan teknik kontrol penerbangan (flight control) untuk drone tidaklah sederhana disebabkan oleh nonlinearitas, ketidakpastian, dan karakteristik dinamis udara. Bahkan, ini lebih rumit dari sistem kontrol yang memiliki hanya satu input dan satu output, diakibatkan kendali penerbangan drone dapat memiliki lebih dari satu input dan output. Fasilitas 3 degree of freedom (DOF) helikopter dapat mengimplementasikan teknik penerbangan drone jenis bikopter yang memiliki dua rotor secara eksperimen. Posisi tinggal landas (take off) drone sangatlah penting berkaitan dengan keselamatan awal penerbangan. Metode kontrol Proportional Integral Derivatif (PID) merupakan teknik populer yang tidak hanya dipelajari di dunia pendidikan tetapi juga telah diterapkan oleh industri untuk mengontrol plant-nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari teknik kontrol penerbangan posisi take off drone bikopter dengan menerapkan metode PID baik kajian teori maupun eksperimennya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa koefisien penguatan (gain) berpengaruh terhadap kesalahan dan lineraritas posisi drone. Variasi komponen gain kendali proportional integral lebih buruk dari proportional derivatif. Untuk mendapatkan respon posisi yang paling akurat dan linear, seluruh koefisien PID harus diaplikasi pada teknik kontrol penerbangan posisi tinggal landas drone bikopter.
Optimasi Kendali Suhu pada Sistem Nirkabel Penetasan Telur Berbasis PI dan PI Anti Windup
Yusuf, Cecep;
Saputra, Dede Irawan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.2.3
Alat penetas telur ayam yang terdapat dipasaran secara komersil mayoritas mengggunakan lampu pijar sebagai sumber panas dengan pengaturan suhu menggunakan kendali on "“ off dan dapat terjadi fluktuasi suhu yang tidak terkendali. Untuk mengatasi hal tersebut maka dirancang metode kendali Proportional Integral (PI) dan anti windup yang di implementasikan untuk menghasilkan kendali suhu yang optimal pada prototipe simulator penetas telur ayam serta dirancang model transfer function dari modul AC light dimmer yang digunakan dalam simulasi untuk proses analisis dan perbandingan.Algoritma kendali yang dirancang kemudian diimplementasikan pada sebuah simulator berupa prototipe simulator penetas telu ayam tersusun dari 2 buah node yang terhubung secara nirkabel. Node sensor akan mengolah data input menggunakan sensor suhu BME280 dan node aktuator akan mengolah data menggunakan algoritma kendali PI dan Kendali PI "“ anti windup dalam menentukan output Pulse Width Modulation (PWM) yang digunakan oleh modul AC light dimmer untuk mengatur intensitas cahaya pada lampu pijar. Perancangan pemodelan transfer function mengunakan System Identification Toolbox (SIT) dan perancangan simulasi menggunakan software Simulink Matrix Laboratory (MATLAB).Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian respon kendali PI dan kendali PI "“ anti windup menghasilkan karakteristik respon transient yang dapat menentukan metode kendali suhu yang lebih optimal. Kendali PI - anti windup memiliki respon transient yang cepat dengan nilai time constant sebesar 144,5 detik, rise time sebesar 226,5 detik, peak time sebesar 322,5 detik, settling time sebesar 280 detik dan delay time sebesar 98 detik, hasil tersebut menunjukan bahwa algoritma kendali PI "“ anti windup lebih baik dari kendali PI.
Perangkat Fotokeratoskopi dengan Analisa Citra Digital untuk Deteksi Awal Astigmatisme
Zahra, Naila;
Fitri, D. Nur;
Fransisca, J.;
Juliastuti, E.;
Suprijanto, Suprijanto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.2.2
Astigmatisme adalah kelainan refraksi mata yang disebabkan oleh perubahan kelengkungan kornea. Untuk mendeteksi astigmatisme, dilakukan pemetaan terhadap informasi kelengkungan kornea salah satunya dengan metode fotokeratoskopi. Fotokeratoskopi merupakan metode yang menggunakan pola cincin konsentris yang disebut pola Placido. Pada kornea sehat, pola Placido menghasilkan refleksi yang simetris dengan jarak antarcincin yang konsisten. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan purwarupa fotokeratoskop dan penelitian terhadap standar refleksi pola Placido pada kornea sehat. Algoritma pemrosesan citra meneliti dua property topografi kornea, yaitu (1) koefisien korelasi K yang menggambarkan simetrisitas refleksi, dan (2) jarak antarcincin yang menggambarkan konsistensi topografi. Dari ragam pola Placido yang diuji, didapat pola terbaik dengan K > 0,5 untuk kornea sehat dan K < 0,5 untuk kornea astigmatik. Selain itu dari pola tersebut juga didapat daya optis rata-rata kornea sehat +46 ± 0,999 D sesuai dengan standar daya optis kornea sehat yaitu +46D. Melalui uji algoritma simetrisitas serta hasil perhitungan daya optis yang presisi, disimpulkan bahwa purwarupa fotokeratoskop ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan untuk deteksi awal astigmatisme.
Simulasi Pengontrolan Dan Observer Pada Kompleksitas Pemodelan Sistem Demo Set Tangki Kering
Saragih, Martha Anjela;
Hikmah, Nurul;
Siregar, Parsaulian I.;
Ekawati, Estiyanti
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2020.12.2.4
Komplesitas pemodelan sistem demo set dilakukan dengan perubahan letak aksi kontrol, yang semula pada masukan menjadi pada keluaran untuk sistem 1 tangki hingga 3 tangki. Kompleksitas dilakukan agar sistem lebih sesuai dengan keadaan aktual. Pengontrolan dilakukan dengan metode penempatan pole dan penambahan kondisi integral dengan gangguan dan tanpa gangguan. Pada sistem dengan penambahan kondisi integral nilai overshoot yang dihasilkan lebih besar tetapi mengurangi nilai offset saat penambahan gangguan.Kemudian dirancang observer untuk mengestimasi variabel keadaan pada pemodelan sistem dengan metode full state order observer. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan gain observer pada sistem dengan pengontrol akan mengurangi nilai eror pada perbedaan antara observer variabel keadaan sistem dengan variabel keadaan sistem. Kemudian dilakukan pula penambahan gangguan pada sistem kontrol dan observer, dengan hasil bahwa masih terdapat offset pada respon output. Oleh karena itu didesain ulang sistem kontrol untuk mencari hubungan antara penempatan minimum nilai eigen dominant dan nilai variansi gangguan agar offset yang dihasilkan 5% atau 10%.
Perbandingan Kinerja Arduino Uno dan ESP32 Terhadap Pengukuran Arus dan Tegangan
I Putu Ardi Wahyu Widyatmika;
Ni Putu Ayu Widyanata Indrawati;
I Wayan Wahyu Adi Prastya;
I Ketut Darminta;
I Gde Nyoman Sangka;
Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.4
Mikrokontroler merupakan bagian inti dari proyek kontrol otomatis. Pemilihan mikrokontroler sangat berpengaruh terhadap hasil pengolahan data pada sistem. Atas dasar pemikiran tersebut maka dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menemukan mikrokontroler dengan kemampuan pengolahan data yang baik. Dalam penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan mikrokontroler ESP32. Di mana kedua mikrokontroler tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda. Data yang digunakan berupa nilai tegangan dan arus yang diperoleh dari sensor tegangan ZMPT101B dan sensor arus ACS712. Pengujian yang dilakukan menghasilkan nilai rata-rata error tegangan sebesar 0,387649 persen dan arus 3,095044 persen untuk mikrokontroler Arduino Uno. Sedangkan untuk mikrokontroler ESP32 menghasilkan rata-rata nilai error tegangan sebesar 0,312182825 persen dan arus sebesar 0,194657573 persen.