cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_oki@itb.ac.id
Phone
+6282240360832
Journal Mail Official
jurnal_oki@itb.ac.id
Editorial Address
Admin Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi Institut Teknologi Bandung Gd. Litbang (Ex.PAU) Lt.8, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha no.10 Bandung 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
ISSN : 20852517     EISSN : 24606340     DOI : https://doi.org/10.5614/joki
Core Subject : Engineering,
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles 226 Documents
Evaluasi Algoritme Bresenham dan Digital Differential Analyzer (DDA) untuk Pengontrolan Koordinasi Gerakan Dua Motor Stepper pada Robot untuk Simulator Penusukan Jarum Medis Devina, Helma; Jessica, Jessica; Susanti, Hesty; Suprijanto, Suprijanto; Mursito Budi, Eko
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2019.11.2.1

Abstract

Citra USG merupakan salah satu kebutuhan pendukung yang krusial dalam menuntun penusukan jarum medis ke dalam tubuh pasien. Konsistensi citra visibilitas jarum tersebut ditentukan oleh dua faktor, yaitu teknis pencitraan yang digunakan (spesifikasi transduser USG dan karakteristik akustik jarum) dan posisi jarum (kedalaman dan sudut penusukan) terhadap muka gelombang bidang yang dipancarkan pada bidang pandang tertentu. Sebelum diaplikasikan ke tubuh pasien, diperlukan suatu informasi berupa peta visibilitas jarum yang dicitrakan USG dengan mensimulasikan teknik penusukan secara in-plane menggunakan sistem robot 3 DOF. Hal penting dari robot 3 DOF yang digunakan adalah koordinasi gerakan dua motor stepper yang menjamin gerakan penusukan jarum berada pada trajektori berupa garis lurus untuk berbagai kombinasi kedalaman dan sudut penusukan. Oleh karena itu, pada makalah ini akan dilakukan evaluasi algoritme Bresenham dan Digital Differential Analyzer (DDA) dalam mengatur pemberian jumlah pulsa masukan pada kedua motor stepper sehingga diperoleh gerakan yang diinginkan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan jarum spinal 22G pada gerakan penusukan dengan rentang sudut penusukan 08 - 908 dengan perubahan sudut 22,58 dan kedalaman penusukan 10 "“ 50 mm dengan perubahan kedalaman 10 mm. Berdasarkan nilai RMSE, standar deviasi, linearitas, dan R2, algoritme Bresenham lebih baik dibandingkan dengan algoritme DDA. 
Sistem Navigasi Gerak Robot Lawn Mower Menggunakan Pengendali Fuzzy Logic Muslimin, Selamat; Maulidda, Renny; Wijanarko, Yudi; Permata Sari, Dewi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2019.11.2.6

Abstract

Teknologi robot yang semakin berkembang pesat telah banyak membantu manusia dalam mempermudah menyelesaikan salah satu kegiatan yaitu memotong rumput. Robot lawn mower dirancang untuk memotong rumput, menghindari rintangan dan bergerak di sepanjang lintasan yang direncanakan. Sehingga kemampuan untuk mengenali lingkungan, perencanaan lintasan dan pengambilan keputusan harus dimiliki. Robot lawn mower adalah jenis robot yang mampu melakukan pergerakan secara otomatis. Sistem navigasi dan penerapan kecerdasan artifisial merupakan hal utama agar robot dapat bergerak secara mandiri. Dalam hal ini, pengendali fuzzy logic diterapkan untuk menemukan titik koordinat yang telah ditanamkan dalam algoritma fuzzy logic yaitu maju, belok kanan, belok kiri dan putar balik. Sensor GPS Neo-6M digunakan untuk membaca titik koordinat dan sensor kompas HMC5883L digunakan untuk membaca arah dalam sistem navigasi robot yang kemudian diproses oleh pengendali dan menghasilkan keluaran berupa putaran roda yang digerakkan oleh motor
Implementasi Panel Surya Sebagai Sumber Energi Pada Sistem Kendali pH Dan Level Larutan Nutrisi Tanaman Hidroponik Hidayanti, Fitria; Innah, Mutma; Rahmah, Fitri
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2019.11.2.3

Abstract

Hidroponik adalah teknik bercocok tanam dengan menggunakan media selain tanah, contohnya adalah air. Air merupakan nutrisi bagi tanaman yang disirkulasikan dengan pompa. Sirkulasi air beroperasi secara terus-menerus, untuk itu memerlukan daya listrik dalam jumlah besar, sehingga membutuhkan  panel surya  sebagai alat yang dapat mengkonversi cahaya matahari menjadi energi listrik. Panel surya digunakan untuk menyalakan pompa dan sistem kendali pH dan level larutan nutrisi. Panel surya diuji dengan variasi kemiringan sudut, sedangkan sistem kendali pH dan level larutan nutrisi diuji menggunakan respon waktu. Set point kendali pH yaitu 6-7 dan kendali level larutan nutrisi yaitu 18-20 cm. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, panel surya menghasilkan daya listrik terbesar 20,59 watt pada sudut  0° Pukul 12:15, sedangkan daya terkecil 2,54 watt pada sudut 30°pukul 15:00. Adapun rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengendalikan  pH <6 yaitu 12 menit , sedangkan kondisi >7 yaitu 18 menit, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengendalikan level larutan < 20 cm yaitu 1 menit. Rata-rata perhari daya listrik yang dihasilkan panel surya adalah 244,4 watt  dan daya yang digunakan untuk mengoperasikan pompa hidroponik beserta sistem kendalinya yaitu 123,9 watt. Dengan demikian, panel surya yang digunakan dapat mengoperasikan sistem pengendalian pH dan level air nutrisi tanaman hidroponik sampai masa panen.
Implementasi Kontrol Umpan Balik Keluaran Berbasis Tapis Kalman dan Regulator Kuadratik Linier pada Sistem Pendulum Terbalik Rizky Octavia, Ajeng; Nathanlius, David; Agustinus Tamba, Tua
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2019.11.2.2

Abstract

Sistem pendulum terbalik merupakan salah satu contoh acuan atau benchmark yang sering digunakan dalam studi, analisis dan perancangan sistem kontrol modern. Sistem ini pada dasarnya terdiri dari sebuah tongkat yang dijaga agar senantiasa berada pada posisi vertikal di atas suatu gerobak/kereta melalui pengontrolan gerak horizontal dari gerobak/kereta tersebut. Makalah ini melaporkan hasil awal dari kegiatan studi dan penelitian yang dilakukan tim penulis dalam upaya merancang suatu purwarupa sistem pendulum terbalik. Model sistem pendulum yang ditinjau diturunkan secara analitik dalam bentuk model persamaan ruang keadaan linier dengan empat variabel keadaan yang mencakup (i) posisi dan kecepatan sudut simpangan dari tongkat pendulum serta (ii) posisi dan kecepatan gerak horizontal dari gerobak/kereta penyangga tongkat pendulum. Pada model yang digunakan, diasumsikan data pengukuran dari sensor yang dapat digunakan untuk merancang pengontrol hanya ada dua, yaitu sudut simpangan tongkat pendulum serta posisi kereta penyangga. Data pengukuran dari sensor tersebut juga diasumsikan telah tercampur dengan sinyal gangguan.Berdasarkan karakteristik model dinamik serta data pengukuran tersebut, pengontrolan sistem pendulum terbalik dilakukan dengan teknik kontrol umpan balik keluaran (output feedback control). Lebih spesifik, sistem kontrol yang digunakan terdiri dari (i) tapis Kalman (Kalmanfilter) untuk mengestimasi variabel keadaan sistem yang tidak terukur serta (ii) kontrol umpan balik berbasis LQR pada gerobak penyangga untuk menjaga tongkat pendulum pada posisi vertikal. Simulasi numerik hasil rancangan sistem kontrol umpan balik yang diusulkan dilaporkan untuk mengilustrasikan kinerja estimator dan pengontrol yang dikembangkan.
Analisis Penggunaan Daya Listrik untuk Penghematan Energi di Laboratorium Komputer Universitas Surya Renaldy, Stefanus; David, Michael; Eka Pratiwi, Anggy
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.1

Abstract

Penggunaan daya listrik secara efisien merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan pada sebuah bangunan. Intensitas pemakaian daya listrik di Indonesia belum efisien karena masih banyak yang terbuang secara percuma seperti saat tidak ada orang di dalam ruangan lalu AC tetap menyala. Hal ini menyebabkan adanya konsumsi yang berlebih. Automasi sistem yang dapat mengurangi intensitas konsumsi daya listrik sangat diperlukan. Automasi sistem berfungsi untuk memonitoring dan mengontrol semua alat elektronik dalam ruangan untuk membantu mengurangi konsumsi daya listrik agar lebih efisien. Dalam proses automasi juga diperlukan proses klasifikasi data yang akan digunakan untuk mengukur apakah automasi sistem sudah berjalan secara efektif menurut standard IKE (intensitas konsumsi energi). 
Industry 4.0: Pengaruhnya Terhadap Rencana Strategis Pengembangan Jangka Panjang Teknik Mekatronika UNPAR Sadiyoko, Ali; Naa, Christian F
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.2

Abstract

Industry 4.0 adalah proses digitalisasi sektor manufaktur, dengan berbagai macam sensor yang tertanam di hampir semua komponen produk dan peralatan manufaktur yang terlibat, sistem siber-fisik (Cyber-Physical Systems) di mana-mana, dengan kemampuan analisis dari semua data yang berhubungan dengan proses yang ada. Implementasi konsep Industry 4.0 merupakan inti dari proses Revolusi Industri Keempat yang terjadi saat ini. Proses ini akan membuat proses produksi saat ini menjadi semakin efisien dan terhubung dengan lingkungannya. Namun, seiring dengan faktor efisiensi yang dibawanya, konsep baru ini juga menimbulkan banyak kekhawatiran seperti masalah kesiapan industri, kesiapan tenaga kerja, kesiapan struktur sosial, budaya dan regulasi. Artikel ini merupakan sebuah telaah pustaka (paper review) yang akan menjabarkan konsep Industry 4.0 serta melakukan analisis kemungkinan dampak implementasinya pada industri di Indonesia. Hasil telaah ini sangat diperlukan bagi Jurusan Teknik Mekatronika UNPAR dalam menyusun strategi jangka panjangnya, terutama pada perencanaan kurikulumnya, agar dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dalam konsep Industry 4.0.
Peran Konsep Reverse Logistic Dalam Perancangan Penanganan Baterai Laptop Bekas Arthaya, Bagus Made; Ariningsih, Paulina Kus; Haryani, Cynthia
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.3

Abstract

Sampah berupa produk elektronik yang sudah rusak atau tidak terpakai lagi disebut dengan istilah  e-waste. Jenis sampah ini semakin hari-semakin menghawatirkan karena sangat sedikit perusahaan penghasil perangkat elektronik yang mendeklarasikan diri untuk bertanggung jawab terhadap produk yang dihasilkan terutama setelah siklus hidup produk berakhir. Dari sekian banyak produk elektronik yang beredar di sekitar kita, laptop merupakan contoh produk elektronik yang singkat masa/siklus hidupnya. Produk ini memiliki berbagai komponen elektronik, termasuk di dalamnya adalah baterai. E-waste dari baterai laptop memiliki dampak negatif terhadap lingkungan yang seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Pada sisi yang lain, baterai laptop sebenarnya dapat digunakan kembali dengan memperpanjang masa pakainya. Salah satu hal yang dapat dilakukan dalam rangka pemanfaatan kembali baterai bekas ini adalah menerapkan konsep Reverse Logistic padanya. Reverse logistic merupakan upaya penanganan produk yang telah habis masa pakainya dan penggunaan kembali komponen produk dengan tujuan untuk value recovery dan melakukan proses pembuangan yang aman.     Dalam penelitian ini, tiga macam baterai laptop bekas digunakan sebagai objek penelitian untuk meneliti perbedaan umum dari semua komponen baterai laptop tersebut. Perancangan dimulai dengan pengumpulan informasi komponen, penentuan proses dan kriteria inspeksi setiap komponen, dan proses lainnya. Proses khusus pengelompokan battery cell dilakukan dengan menentukan batasan kapasitas tenaga yang tersisa dan penentuan kelompok baterai yakni kelompok A, B, dan C. Penyusunan kelompok baterai dimulai dari group dengan kapasitas teratas dengan beberapa situasi yang memungkinkan. Pengumpulan tanggapan konsumen terhadap permasalahan baterai laptop dilakukan melalui kuesioner. Dikumpulkan juga informasi dampak lingkungan dari tiap komponen baterai menggunakan fasilitas Sustainability Evaluation pada Solid Works 2013. Strategi penanganan berupa beberapa alternatif skema Reverse Logistic terhadap komponen baterai laptop bekas dibangun dengan memperhatikan peran pihak-pihak terkait dan kompleksitas aliran material diantara pihak-pihak tersebut. Suatu rancangan strategis dihasilkan dalam bentuk skema rantai Reverse Logistic yang meliputi pihak-pihak yang terlibat, proses yang perlu dilakukan, dan alur proses dan meterialnya. Battery reuse digolongkan ke dalam 3 grup berdasarkan kapasitasnya, yaitu Grup A (≥80%), Grup B (70%-79%), Grup C (60%-69%). Selain itu, dihasilkan juga report dampak lingkungan dari komponen baterai laptop dengan Sustainability Evaluation dan skema life cycle dari baterai laptop hasil rancangan. Secara umum dapat dikatakan bahwa dengan memperhatikan konsep Reverse Logistic bagi baterai laptop bekas, akan terjadi penurunan dampak negatif terhadap lingkungan dari komponen baterai laptop sebesar hingga 29% dari dampak sebelumnya. 
Perancangan Sistem Communication-Based Train Control (CBTC) Berbasis Sensor Fusion Nazaruddin, Yul Yunazwin; Faruqi, Ismail; Waluya, Muhammad Brahma; Tamba, Tua Agustinus; Widyotriatmo, Augie
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.4

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk, terutama di kota-kota besar dunia menyebabkan kebutuhan akan transportasi juga meningkat. Salah satu moda transportasi yang banyak dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah kereta api. Communication-Based Train Control (CBTC) adalah salah satu pengembangan dari sistem pengoperasian kereta api yang menggunakan sistem blok bergerak. Pada sistem blok bergerak, jarak aman antar kereta api tidak lagi ditentukan oleh blok-blok rel dengan panjang yang tetap, melainkan berdasarkan kecepatan serta posisi dari kereta api yang beroperasi pada suatu rel. Dengan demikian jarak aman antar kereta api dapat diminimalkan. Pada penelitian ini, digunakan miniatur kereta api untuk merancang sistem CBTC. Sensor yang digunakan adalah enkoder, Indoor Positioning System (IPS), Radio Frequency Identification (RFID). Data posisi dan kecepatan dari ketiga sensor tersebut diolah menggunakan algoritma sensor fusion berbasis Unscented Kalman Filter (UKF) untuk mendapatkan data posisi kereta api yang lebih akurat. Estimasi posisi kemudian digunakan untuk merancang algoritma kontrol sinkronisasi pada blok bergerak. Dari penelitian ini diketahui bahwa algoritma UKF dapat menghasilkan estimasi posisi kereta api dengan baik sehingga algoritma kontrol sinkronisasi pada blok bergerak juga dapat diterapkan dengan baik.
Desain Awal Pengembangan Sistem Kontrol Irigasi Otomatis Berbasis Node Nirkabel dan Internet-of-Things Al Tahtawi, Adnan Rafi; Andika, Erick Andika; Harjanto, Wildan Nurfauzan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.5

Abstract

Irigasi merupakan salah satu faktor penting dalam rangka mencapai produktivitas yang baik di bidang pertanian maupun budidaya tanaman. Namun, para petani terkadang tidak melakukan proses irigasi secara  teratur  dan  memiliki keterbatasan akses  saat  tidak dapat  berada di  lapangan. Dengan demikian, diperlukan sistem irigasi otomatis yang dilengkapi dengan antarmuka sistem monitoring. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem kontrol irigasi berbasis node nirkabel dan Internet-of- Things (IoT).  Sistem ini dirancang menggunakan komunikasi nirkabel antara node  sensor,  node aktuator, dan node kontroler. Node sensor dibangun menggunakan sensor kelembaban tanah YL-69, sensor suhu DS18B20, papan mikrokontroler Arduino Nano, dan modul frekuensi radio nRF24L01. Papan mikrokontroler yang sama dan modul komunikasi radio juga digunakan dalam node aktuator dengan relai sebagai output. Dalam node kontroler, digunakan Arduino Uno sebagai pengendali utama dan dilengkapi dengan modul WiFi ESP8266. Node sensor dan aktuator ditempatkan di lahan pertanian dengan catu daya baterai Lithium, sementara node kontroler ditempatkan di stasiun kontrol dan monitoring. Dengan menggunakan desain ini, sistem irigasi dapat dipantau oleh para petani di mana saja dan kapan saja selama terdapat akses internet. Desain ini juga kompatibel dalam hal implementasi karena portabilitas dan desain perangkat keras yang ringan.Kata Kunci:  irigasi, pertanian, node, sensor, aktuator, IoTIrrigation is one of the important factors in achieving good productivity in agriculture and crop cultivation. However, farmers sometimes do not carry out irrigation processes regularly and have limited access when they cannot be in the field. Thus, an automatic irrigation system is needed which is equipped with a monitoring system interface. This study aims to design irrigation control system based on wireless node and Internet-of-Things (IoT). This system is designed using wireless communication between sensor node, actuator node, and controller node. Sensor node is built using YL-69 soil moisture sensor, DS18B20 temperature sensor, Arduino Nano microcontroller board, and nRF24L01 radio frequency module. The same microcontroller board and radio communication module are also used in actuator node with relays as output. In the controller node, Arduino Uno is used as the main controller and equipped with an ESP8266 WiFi module. Sensor and actuator nodes are placed in agricultural field with Lithium battery as power supplies, while controller node is placed in the control and monitoring station. With this design, irrigation system can be monitored by farmers anywhere and anytime as long as there is internet access. This design is also compatible in terms of implementation due to lightweight 
Simulasi Kontrol Penjejak Lintasan pada Traktor Roda Dua untuk Lintasan Multi Segmen Salim, Taufik Ibnu; Putri, Yurixa Sakhinatul; Widyotriatmo, Augie
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2020.12.1.5

Abstract

AbstrakSebagian besar mata pencaharian penduduk Indonesia adalah petani. Pada umumnya petani di Indonesia masih menggunakan traktor roda dua atau traktor tangan untuk mengolah lahan pertanian. Hadirnya mesin otonom khususnya traktor roda dua menjadi solusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Traktor otonom roda dua memerlukan keakuratan menyetir dalam mengolah lahan pertanian agar dapat mengikuti lintasan.Tujuan penelitian adalah untuk mensimulasikan pengontrolan penjejak lintasan pada traktor roda dua dengan sinyal kontrol kecepatan (v) dan kecepatan sudut(ω). Parameter kontrol dicari dengan melakukan tuning terhadap parameter gain kontrol kecepatan (Kv), gain kontrol kecepatan sudut (Kω)dan jarak titik pusat ke referensi (b). Penelitian ini juga mengajukan metode untuk membuat lintasan traktor multisegmen secara otomatis berdasarkan masukan data panjang dan lebar lahan pertanian serta jarak atau interval setiap alur. Hasil tuningmemberikan nilai IAE (integral absolute error) minimal 9,7971 dengan nilai parameterb = 0,1, Kv = 10 dan Kω = 10.Penerapan nilai parameter pada simulasi multi segmen menunjukkan hasiltrayectori tracking yang cukup baik yaitu tercapainya errorkeseluruhan yang cukup kecil. 

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi [Terbitan akan Datang] Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi More Issue