Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles
226 Documents
Kajian Identifikasi Model Eksperimen pada Kontrol Kecepatan Motor DC
Prakosa, Jalu Ahmad;
Suryadi;
Edi Kurniawan;
Hendra Adinanta
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.3
Motor arus searah atau Direct Current (DC) masih banyak digunakan dalam industri, pendidikan, penelitian bahkan dalam peralatan rumah tangga. Pengembangan teknik kontrol kecepatan motor DC dengan berbagai teori kontrol baik persektif adaptif maupun robust menantang untuk dilakukan. Model sistem kontrol kecepatan motor DC yang akurat perlu diteliti baik teori dan eksperimen. Fasilitas QUBE-Servo 2 dapat mengimplementasikan kajian pemodelan sistem kontrol tersebut terutama secara eksperimen. Data eksperimen tegangan listrik dan kecepatan sudut motor dapat dimanfaatkan untuk identifikasi model sistem kontrolnya yang dapat dibandingkan dengan teori motor DC dari data spesifikasi motor terkait. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari metode identifikasi model sistem kontrol kecepatan sudut pada motor DC guna mendapatkan model yang paling akurat. Hasil eksperimen teknik kalang tertutup Proportional-Integral-Derivative (PID) menunjukkan bahwa model perumusan teori motor DC berbeda terutama fenomena overshoot dan fluktuasi pada tahap responnya. Fungsi transfer dari hasil identifikasi model berpangkat 2 lebih mendekati hasil eksperimen yang cenderung tidak linear daripada pangkat yang lebih rendah. Pemanfaatkan metode sistem identifikasi dalam merancang model berbasis data eksperimen memiliki akurasi baik sehingga layak digunakan dalam pengembangan dan optimalisasi teknik kontrol kecepatan motor DC.
Implementasi Metode Deteksi Friksi Statik pada Katup Kontrol menggunakan Pencocokan Elips pada Standar IEC 61499
Wardaya, Tiar Candra;
Wardana, Awang Noor Indra;
Effendy, Nazrul
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.2
Sistem otomasi di industri menuntut untuk dilakukan proses perbaikan, pemantauan, dan pembaharuan yang dilakukan secara rutin. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar operasi di pabrik dapat dengan baik yang salah satunya ditentukan dengan performansi dari performa dari kalang kendali. Baik buruknya performa kalang kendali proses dapat mempengaruhi kualitas, kuantitas produk maupun operasional yang sangat berimplikasi kuat pada aspek ekonomi produksi pabrik. Permasalahan yang sering terjadi pada kalang kendali proses adalah osilasi tidak linier akibat katup kontrol yang mengalami friksi statik. Dampak kerusakan alat dan variabilitas proses akibat katup kontrol yang mengalami friksi statik membuat deteksi dini secara aktif dibutuhkan. Pengembangan deteksi friksi statik secara online dan cepat membutuhkan teknologi yang memadai. Standar IEC 61499 merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan untuk digunakan dalam sistem otomasi di industri agar menjadi lebih fleksibel dan terdistribusi. Makalah ini menjelaskan implementasi metode deteksi friksi statik pencocokan elips secara online menggunakan jendela digital yang bergerak yang diimplementasikan dengan menggunakan blok fungsi berbasis standar IEC 61499. Adanya friksi statik ditandai dengan hasil kuantifikasi nilai indeks friksi statik yang membentuk grafik kontinu (konvergen) positif. Hasil validasi menunjukkan bahwa blok fungsi yang dikembangkan menghasilkan dengan akurasi minimum sebesar 68,37% untuk deteksi variabel proses yang tidak mengalami friksi statik dan akurasi minimum sebesar 98,86% untuk deteksi variabel proses yang mengalami friksi statis.
Electromagnetic Acoustic Transducer (EMAT) sebagai Transduser Ultrasonik untuk Nondestructive Testing (NDT): Ulasan Artikel
Ph.D, Nurmalia,
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.1
Nondestructive testing (NDT) digunakan untuk mendeteksi keberadaan cacat pada suatu objek tanpa merusak objek tersebut, sehingga ideal untuk digunakan pada komponen-komponen infrastruktur yang sudah terpasang dan beroperasi. Diantara berbagai teknik, NDT ultrasonik memiliki kemampuan untuk menginspeksi cacat di sepanjang ketebalan objek, tidak hanya cacat permukaan. Metode pembangkitan gelombang ultrasonik yang paling populer adalah menggunaan piezoelectric transducer (PZT). Transduser ini memiliki efisiensi yang tinggi tetapi merupakan transduser kontak dan memerlukan pelumas (couplant), yang sering menyebabkan keterbatasan fleksibilitas untuk aplikasinya. Electromagnetic acoustic transducer (EMAT) adalah transduser ultrasonik yang dapat membangkitkan gelombang ultrasonik pada objek konduktif secara non-kontak. Transduser ini membangkitkan gelombang ultrasonik langsung pada objek uji, sehingga tidak memerlukan couplant. Hal ini menyebabkan EMAT ideal untuk inspeksi pada temperatur tinggi dimana couplant akan meleleh, dan pengujian yang bergerak. Dua jenis EMAT dibahas pada ulasan artikel ini: untuk membangkitkan gelombang shear horizontal (SH) dan gelombang torsional. Kedua jenis gelombang ini memiliki kelebihan dibanding moda gelombang lainnya, tetapi sulit untuk dibangkitkan menggunakan PZT. Kedua moda gelombang ini kemudian digunakan untuk menginspeksi penipisan pada pelat dan dinding pipa, yang dapat disebabkan oleh korosi maupun kontak mekanik. Hasil penelitian menunjukkan potensi EMAT dengan metoda konversi moda untuk inspeksi kuantitatif penipisan pada pelat dan pipa.
Uji Kinerja Sistem Pemberi Vitamin untuk Industri Peternakan Ayam
Setyawan, Galih;
Ardiansah , Muhamad;
Fahrurrozi, Imam
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.5
Telah dilakukan penelitian mengenai uji kinerja sistem pemberian vitamin untuk industri peternakan ayam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengembangkan alat-alat pendukung di bidang peternakan ayam. Salah satu alat yang dapat dikembangkan adalah mengenai alat pemberian vitamin ayam secara otomatis. Prinsip kerja sistem ini, vitamin akan dicampurkan pada tempat minum ayam dengan perbandingan yang telah ditentukan. Pada tahap awal penelitian ini masih berfokus pada hasil kalibrasi pembacaan nilai volume. Kalibrasi sendiri dapat dikatakan sebagai kegiatan membandingkan alat uji dengan alat standar. Dalam hal ini alat uji yang digunakan adalah dua buah waterflow sensor yang diatur sehingga dapat menunjukkan ukuran volume yang diinginkan. Satu waterflow sensor digunakan untuk menentukan volume air, sedangkan waterflow sensor yang lainnya digunakan untuk menentukan volume vitamin. Kemudian alat standar yang digunakan pada penelitian ini adalah gelas ukur. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai yang sangat baik yaitu dengan nilai akurasi dan presisi kedua sensor mencapai lebih dari 99%. Hasil pembacaan serta nilai ketidakpastian repeatability untuk sensor pertama dan kedua secara berurutan adalah sebesar (503.90 +- 0.55) mL dan (504.10 +- 0.62) mL.
Implementasi Metode Kontrol Model Prediksi Terdistribusi untuk Kontrol Kereta Api Berbasis Sistem Komunikasi
Tamba, Tua Agustinus;
Dwi Putra, Ivan;
Sadiyoko, Ali
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.1.6
Makalah ini memaparkan teknik pemodelan dan desain pengontrol pada dinamika kereta api yang beroperasi dengan sistem persinyalan blok bergerak pada kerangka teknologi pengontrolan kereta api berbasis sistem komunikasi atau communication-based train control (CBTC). Model dinamika sistem diturunkan berdasarkan diagram benda bebas sistem, sedangkan pengontrolan rangkaian kereta dirancang dengan algoritme kontrol model prediksi terdistribusi atau distributed model predictive control (DMPC). Gerak konvoi rangkaian kereta diasumsikan menggunakan topologi komunikasi searah dimana setiap rangkaian kereta hanya memperoleh informasi dari kereta di depannya. Dalam hal ini, setiap rangkain kereta memformulasikan permasalahan kontrol optimal lokal dan menentukan solusinya berdasarkan informasi variabel keadaan dari kereta lain terdekat. Tujuan implementasi metode DMPC yang ditinjau adalah untuk memastikan setiap rangkaian kereta pada konvoi mampu melacak kecepatan kendaraan referensi di posisi paling depan sambil mempertahankan jarak aman referensi tertentu dengan kereta terdekat lain. Hasil simulasi numerik terkait implementasi metode DMPC yang diusulkan menunjukkan bahwa baik deviasi antara kecepatan aktual dan kecepatan referensi maupun deviasi antara jarak antar kereta aktual dengan jarak antar kereta referensi pada konvoi menuju nol secara asimptotik. Hasil simulasi ini mengilustrasikan efektivitas dari metode kontrol berbasis DMPC yang diusulkan.
Rancang Bangun Sistem Pengontrol Kelembaban Tanah Pertanian Sayur Pakcoy dan Sawi
Novan Pratama, Muhamad Kevin;
Setiawan, Galih
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.2.5
Sawi dan Pakcoy merupakan jenis tanaman yang sama yaitu Brassicaceae. Pada budidaya sawi dan pakcoy membutuhkan air cukup banyak untuk pembudidayaannya. Penanaman sawi dan pakcoy masih menggunakan musim penghujan, karena metode yang digunakan tradisional. Maka diperlukan sistem yang dapat mengontrol dan memonitor tingkat kelembaban tanah pada media budidaya sawi dan pakcoy. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang, menganalisis hasil nilai kalibrasi dan pengujian, serta mengimplementasikan sensor kelembaban tanah dalam sebuah sistem kontrol kelembaban lingkungan pertanian sayur pakcoy dan sawi. Komponen utama yang digunakan adalah Arduino Mega 2560, empat sensor kelembaban tanah, LCD, pompa air dan solenoid valve. Metode yang digunakan untuk kalibrasi pada empat sensor kelembaban tanah menggunakan kurva kalibrasi linear persamaan regresi. Sensor kelembaban dibandingkan dengan alat Standar Soil Tester Meter menggunakan sepuluh pot berisi tanah. Setiap pot terdapat satu titik uji yang diletakkan pada tengah pot. Hasil nilai pengukuran menunjukkan nilai error terbesar terletak pada titik kelembaban tertinggiatau 100% yaitu dengan nilai 2,8 % pada sensor ketiga. Hasil akurasi terendah terletak pada titik 100% dengan nilai 97,2 % pada sensor ketiga. Hasil pengujian sistem kontrol, jika kelembaban tanah kurang dari 60% maka pompa menyala, sebaliknya apabila lebih dari 60% pompa mati.
Pengujian Sistem Pengendalian Temperatur pada Prototipe Heat Exchanger Berbasis PID
Wardhana, Asepta Surya;
Amelinda Azizah, Hana;
Hamdani, Chalidia Nurin
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.2.3
The design of a PID-based heat exchanger temperature control system means controlling the temperature of the cold water output of the heat exchanger that has been designed to match the set point value through PID (Proportional Integral Derivative) controller mode control. Temperature control is carried out by controlling the flow rate of hot water. When the set point of the heat exchanger cold water temperature is increased, the servo valve opens more so that the hot water flow rate increases. The system interface is done through Delphi 7 software which displays the display of numbers and graphs of the received process data. The PID controller mode parameter value is obtained through trial and error method. As a comparison, the ideal PID calculation is carried out using the direct synthesis method to be applied to the calculation of system control in the Arduino microcontroller. The ideal PID calculation requires bump test results from each process variable. The results of data analysis and interface graphs show that an increase in the set point from 25℃ to 32℃ at the temperature of the heat exchanger output water causes the servo valve opening to approach full opening and is in a hunting system condition when the temperature has reached the set point. From the test results obtained Time Constant 89.744 seconds, Settling Time 127.232 seconds and Rise Time 127.8 seconds.
Pengembangan Trem Otonom Tanpa Rel
Asa Nurrizqita Adhiem, Muhamad;
Yunazwin Nazaruddin, Yul;
Zahra, Naila
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.2.8
Perkembangan sistem transportasi memegang peranan penting dalam menunjang mobilisasi. Perkembangan tersebut sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan transportasi. Salah satu pengembangan yang mulai banyak diperhatikan orang adalah trem tanpa rel, yang terjadi karena adanya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, sensor, dan metode kontrol pengikut jalur. Pada makalah ini dibahas pengembangan sistem kontrol dan sistem pendeteksi objek yang diterapkan pada trem otonom tanpa rel, dengan tujuan agar trem mampu berjalan mengikuti jalur virtual yang sudah ditetapkan serta mendeteksi objek penghalang beserta rambu lalu lintas. Ketika trem berhasil mendeteksi objek penghalang, trem akan melakukan pengukuran jarak dengan menggunakan konsep penglihatan stereo. Untuk itu maka metode kontrol pengikut jalur yang diterapkan pada penelitian ini adalah kontrol logika fuzzy. Selain itu, metode Line of Sight (LoS) diterapkan agar selisih jarak antara lokomotif terhadap segmen garis yang diikuti dapat diminimumkan sehingga trem dapat berjalan mengikuti garis virtual yang sudah ditentukan. Implementasi metoda-metoda tersebut pada model kereta dan juga teknik mendeteksi beberapa penghalang perjalanan kereta menunjukkan hasil yang memuaskan. Kata Kunci: trem tanpa rel, kecerdasan buatan, kontrol pengikut jalur, pendeteksi objek
Prototipe Alat Penyortir Telur Berdasarkan Warna dan Ukuran
Nurul;
Maila;
Willi;
Vebi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.2.4
Berdasarkan survei di Peternakan PT Johnson’s Farm, kegiatan sortir telur dilakukan secara manual mengandalkan subjektivitas manusia. Untuk mengatasi hal tersebut, prototipe alat penyortir telur telah dibuat untuk memilah telur berdasarkan warna dan ukuran agar didapatkan hasil seragam. Prototipe ini dilengkapi dengan sensor inframerah sebagai pendeteksi keberadanan telur, sensor warna TCS3200 sebagai pendeteksi warna kerabang telur, sensor jarak HC-SR04 sebagai pendeteksi diameter minor telur, dan motor servo SG-90 sebagai pemilah hasil sortir. Prototipe ini terpasang pada sebuah sistem konveyor agar penyortir berjalan secara otomatis. Sensor jarak HC-SR04 dan sensor warna TCS3200 diletakkan pada bagian awal konveyor dengan ketinggian yang tetap untuk mendeteksi karakteristik telur. Hasil sortir dipisahkan ke dalam enam kategori. Keenam kategori tersebut yakni telur coklat jumbo, telur putih jumbo, telur coklat normal, telur putih normal, telur coklat kecil, dan telur putih kecil. Dalam menyortir 21 sampel telur yang bervariatif, sensor HC-SR04 memiliki persentase keberhasilan sebesar 98,1% dan sensor TCS3200 memiliki persentase keberhasilan sebesar 72,4%. Prototipe telah bekerja dengan baik dengan persentase rata-rata keberhasilan sebesar 72,4%. Hasil tersebut sangat dipengaruhi oleh keberhasilan kedua sensor dalam mendeteksi telur.
Analisis Metoda Estimasi Peta Kedalaman Dari Citra RGB 2D Untuk Penerapan Teknik Persepsi Pada Kendaraan Otonom
Yan;
Muhammad Raihan;
Yul Yunazwin
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/joki.2021.13.2.1
Seiring berjalannya perkembangan teknologi kendaraan otonom, dilakukan berbagai usaha untuk dapat menciptakan metode pengolahan data sebagai masukkan pada sistem kontrolnya. Salah satunya adalah pengembangan metode pada sistem persepsi visual, yaitu estimasi peta kedalaman dari pengolahan citra RGB 2D. Metode ini dikembangkan untuk dapat memperkuat penggunaan kamera 2D yang tidak mampu memberikan informasi ruang 3D dari lingkungan layaknya LiDAR, Radar, atau teknik ultrasonik. Metode yang akan dipresentasikan pada makalah ini menerapkan teknik Jaringan Syaraf Tiruan untuk dapat mengestimasi jarak objek dari titik perekaman. Analisis yang tajam mengenai persepsi yang dihasilkan telah dilakukan dengan menggunakan tiga arsitektur, penggunaan jaringan penskalaan global dan lokal pada arsitektur pertama, penambahan jaringan prediksi menengah pada arsitektur kedua, serta penggunaan empat modul jaringan yang terdiri dari pengkode, dekoder, gabungan fitur multi skala, dan jaringan perbaikan pada arsitektur ketiga. Pelatihan dan pengujian dicoba dengan menggunakan beberapa data set yang merepresentasikan kondisi di dalam dan di luar ruangan. Hasil simulasi dan analisis yang diperoleh memperlihatkan bahwa arsitektur ketiga memberikan hasil yang paling baik dalam memberikan informasi ruang 3D dari lingkungannya.