cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Potensi Penurunan Volume Kendaraan Pribadi dan Pendapatan dengan Penerapan Bus Rapid Transit (BRT) Kota Balikpapan Muhammad Hadid; Dwiana Novianti Tufail; Raafi Widyaputra Yulianyahya; Jaka Prasetya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.317 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.9767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan potensi pendapatan dan penurunan lalu lintas kendaraan pribadi saat Bus Rapid Transit (BRT) beroperasi di Balikpapan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan data hasil survey responden tentang kesediaan pengguna mobil pribadi dan motor untuk menggunakan BRT dengan variabel tarif dan waktu tunggu di halte atau terminal. Penurunan lalu lintas kendaraan pribadi saat BRT beroperasi didapatkan dari volume lalu lintas eksisting dikurangi dengan prosentase perpindahan moda masyarakat menggunakan BRT. Hasil menunjukan bahwa masyarkat cenderung memilih pelayanan BRT dengan waktu tunggu yang singkat dan tarif yang murah. Ini ditunjukan pada skenario dengan waktu tunggu terkecil dan tarif termurah memberikan prosentase perpindahan dan penurunan kendaraan pribadi baik mobil pribadi dan motor yang terbesar. Namun, prosentase terbesar tidak menjadikan pendapatan yang tinggi, beban subsidi yang diperlukan untuk memastikan skenario berjalan dapat mengurangi pendapatan dari operasional BRT Balikpapan.
Pemodelan Hujan-Debit Menggunakan Model HEC-HMS Di DAS Bengawan Solo Hulu Wiliya Wiliya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.08 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.11915

Abstract

DAS Bengawan Solo memiliki berbagai permasalahan salah satunya yaitu banjir saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau. Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah perubahan tata guna lahan yang mengakibatkan bertambahnya jumlah limpasan sungai Bengawan Solo Hulu. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal ini adalah dengan pemodelan hujan debit untuk mendekati nilai-nilai hidrologi di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan besaran debit simulasi dengan debit observasi yang terjadi di DAS Bengawan Solo Hulu. Data yang digunakan adalah debit observasi, curah hujan, peta tata guna lahan, peta jenis tanah, dan peta topografi. Hasil dari pemodelan ini adalah NSE sebesar 0.578 dengan debit puncak simulasi sebesar 805.03 m3/dt yang terjadi pada tanggal 23 Maret 2019.
Penanganan Banjir Sub-DAS Posindo Kota Balikpapan dengan Optimalisasi Penyediaan Infrastruktur Hijau Achmad Ghozali; Rossana Margaret Kadar Yanti; Ajeng Nugrahaning Dewanti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.595 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.8655

Abstract

The Posindo sub-basin, emptying into the Ampal river, is experiencing floods, yet the city government has regularly normalized and cleaned the river. Therefore, this problem cannot be handled conventionally and generically. The research was conducted to formulate optimal flood management scenarios through a green infrastructure approach as an alternative for sustainable flood management. Two analytical methods were used to overcome the research question: the Gumbel Type I distribution to calculate rainfall return periods and HEC-HMS and HEC-RAS modeling software to simulate hydrological and hydraulic conditions. Result analysis showed an overflow discharge above the embankment along the Posindo sub-basin secondary channel by 0.38 – 1.64 m3/s. Alternative’s simulation shows that providing green open space (GOS) is crucial for maintaining water balance in the study area. The combined management scenario by maintaining a minimum GOS of 10%, storage ponds establishment, and increasing the drainage capacity adequate to reduce the overflow height.
Pemanfaatan Kolam Tampung Sebagai Upaya Mitigasi Banjir Kawasan Pada Sub Sistem Medokan Ayu Kota Surabaya Hafiizh Muhammad Imaaduddiin; Kuntjoro Kuntjoro; Ismail Sa'ud; Didik Harijanto; Dwi Indriyani
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1417.819 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.12519

Abstract

Medokan Ayu is an area from Surabaya Drainage Master Plan 2018-2038, located in Rayon Jambangan and reported to be inundated. This caused by overcapacity of the existing drainage channel to accommodate the 2-year flood discharge. From 134 channels observed, 27 channels overflowed, and 20 out of 27 canals are located in residential areas so the inundation hampered the local citizens activities. For a discharge period of 10 years, overflow occurs in the upstream and the middle of the main channel due to the slope of the channel is too flat. Since it is not possible to change the base elevation upstream or downstream, a reservoir was created as a solution by utilizing the government's inventory area located near the downstream of the channel. This reservoir will have pump that stream the water back to downstream channel. So, with this flood control system, Medokan Ayu area can be free from inundation.
Efek Gradasi Tanah Pasir Pada Penggunaan Jamur Rhizopus Oligosporus untuk Perbaikan Tanah Pasir Lepas Aswin Lim
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.632 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.9769

Abstract

Tanah pasir lepas merupakan salah satu jenis tanah dengan kuat geser tanah yang rendah. Penelitian ini menyajikan pengaruh variasi gradasi pasir lepas terhadap parameter kuat geser tanah yang dicampur dengan jamur Rhizopus oligosporus. Dalam pencampuran, jamur Rhizopus oligosporus adalah dalam bentuk ragi tempe. Sampel tanah dibuat dengan mencampurkan variasi gradasi dari tanah asli dengan air sebanyak 5% dari berat sampel dan kadar ragi sebanyak 5.24% dari berat sampel, kemudian dieramkan selama 3 hari. Pengujian dilakukan dengan berbagai variasi gradasi tanah asli untuk mengetahui gradasi terbaik yang menghasilkan nilai kuat geser yang maksimum. Hasil pengujian menunjukkan parameter kuat geser tanah maksimum adalah saat komposisi gradasi 50%  fine sand dan 50% medium sand. Nilai kohesi yang diperoleh sebesar sebesar 0.59 kg/cm2 dan nilai sudut geser dalam adalah 20°. Hasil pengamatan sampel menggunakan mikroskop digital menunjukan hifa dan miselium tumbuh mengikat butiran pasir. 
Analisis Tarif Penggunaan Bike-Sharing Berdasarkan Ability-to-Pay dan Willingness-to-Pay di Kampus Institut Teknologi Kalimantan Muhammad Hadid
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.458 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.12012

Abstract

ITK needs to provide a facility that restricts private mode that operates on campus. Bike-sharing encourages greener mobility in the campus area. This study aims to get a model of bike-sharing users, with the market being the student who lives surrounding the campus area. The method uses both conventional and electric bikes' ability-to-pay and willingness-to-pay of students toward bike-sharing. The results show that the student's highest potency of the bike-sharing user is 82%, and the lowest is 44%. The highest potency of the electric bike for bike-sharing is 81%, and the lowest potency is 31%. The result also indicates that the students tend to use bike-sharing and consider tariffs rather than payment methods for conventional and electric bikes. The ability-to-pay and willingness-to-pay indicate the students are a choice raider. The value of ability-to-pay shows it is higher than willingness-to-pay towards the bike-sharing facility.
Studi Eksplorasi Implementasi Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat Di Kota Surabaya Cahyono Bintang Nurcahyo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.505 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.8920

Abstract

The development of facilities and infrastructure in Surabaya is growing rapidly. During construction process, Health Safety Environment (HSE) program implementation is important to ensure worker and project safety. This research was conducted by distributing questionnaires to 24 respondents in 8 building construction projects in Surabaya, which 5 of all buildings have a minimum 6 storeys and 3 buildings which have up to 5 storeys. The descriptive statistics, namely mean and standard deviation method was carried on analyzing the data. The result showed that the HSE Program implementation in construction process of minimum 6 storeys building was categorized as well executed. Meanwhile, the HSE Program Implementation in construction process of up to 5 storeys building was categorized as need improvement. The obstacles in the HSE Program implementation were the lack of HSE budget allocated by the company, very limited working space, and difficulty in recruiting HSE experts. Pembangunan sarana dan prasarana gedung di Surabaya sedang berkembang pesat. Pada pembangunan kontruksi gedung bertingkat, implementasi Program K3 sangat penting dalam menunjang keselamatan pekerja dan keberlangsungan proyek. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner pada 24 responden dari 8 proyek konstruksi gedung di Kota Surabaya, yaitu 5 gedung bertingkat minimal 6 lantai dan 3 gedung bertingkat hingga 5 lantai. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif yaitu metode rerata dan standar deviasi. Pembangunan konstruksi gedung bertingkat minimal 6 lantai telah mengimplementasikan Program K3 dengan baik, sedangkan di gedung bertingkat hingga 5 lantai masih kurang baik. Adapun kendala umum yang terjadi adalah kendala minimnya anggaran K3 dari perusahaan, kendala keterbatasan luasan area kerja, dan kendala dalam perekrutan tenaga ahli.
Perkuatan Lereng Tanah Batuan Breksi Menggunakan riprap Pada Kaki Tower SUTET 500 KV di Dekat Sungai dengan Pola Aliran Radial Andrian Juli Fitrianto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.42 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.10988

Abstract

Pembelokan aliran sungai dampak pembangunan waduk Cipayung-Ciawi menyebabkan kelongsoran pada tower transmisi 500 kV. Studi ini bertujuan untuk mensimulasikan tingkat kesetabilan lereng ketika dilakukan perkuatan menggunakan riprap dan beronjong pada kaki Tower untuk mencegah terjadinya longsor yang membahayakan tower.Analisa stabilitas lereng dalam penelitian ini menggunakan metoda limit equilibrium yang dilakukan dengan software Geostudio. Parameter input tanah diambil dari data hasil investigasi lapangan. Alternatif perkuatan yang dikaji adalah desain berupa kombinasi riprap dan bronjong. Dimensi riprap dimodelkan dengan lebar 9 m, kemudian divariasikan terhadap tinggi 1 m, 2 m, 3 m, dan 4 m. Analisa ditinjau dari dua kondisi, yaitu pada saat beban normal dan dengan pertimbangan gempa.Simulasi dengan beban gempa menunjukkan kondisi lereng eksisting tidak stabil dengan FS sebesar 0,796. Perkuatan menggunakan riprap dengan ketinggian 4 m dan lebar 9 m dan bronjong dapat meningkatkan stabilitas menjadi 1,251. Sedangkan untuk kondisi tanpa beban gempa, FS meningkat dari 1,788 menjadi 2,298.
Modifikasi Perbaikan Tanah Dasar Tol Semarang–Demak: Metode Vacuum Preloading dengan Prefabricated Vertical Drain Deris Faisa Ralindra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.127 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.11188

Abstract

The Semarang-Demak Toll Road Development Project provides information that conditions in these areas were dominated by rice fields and swamps with high groundwater levels. At STA 21+000 to 22+350, the subgrade was very soft to a depth of 24 m, so subgrade improvement needs to be done to eliminate soil compression. The soil improvement method used was Vacuum Preloading with Prefabricated Vertical Drain. The results of the planning showed that the installation of a vacuum pump at the project site has a pressure of 101.28 kPa. The effectiveness of the pump was 80%, making the vacuum pressure 81.02 kPa or the equivalent of 4.89 meters of soil pile. The square PVD installation pattern with a distance of 100 cm was chosen on the basis of consideration of the consolidation time. This design reduces the time it takes for the soil to reach a 90% degree of consolidation, from 256 years to 16 weeks. The Vacuum Preloading method reduces the heap height, as in STA 21+950. This method also creates a subgrade embankment of only 7,767 m.
Keandalan Data Curah Hujan Satelit TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) Terhadap Data Curah Hujan Stasiun Bumi pada Beberapa Sub DAS di DAS Brantas Rafika Nuramalia; Umboro Lasminto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.688 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.12015

Abstract

Persebaran pos stasiun hujan pada beberapa DAS tidak merata. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas data curah hujan yang dihasilkan. Untuk mendapatkan data dengan kualitas yang baik, maka jumlah stasiun hujan yang tersebar pada suatu DAS harus sesuai dengan standar WMO (World Meteorological Organization). Penambahan dan pengurangan jumlah stasiun hujan tidak mudah dilakukan dikarenakan membutuhkan waktu yang lama dalam pengaturannya. Oleh karena itu diperlukan alternatif lain untuk memperoleh data curah hujan, salah satunya yaitu menggunakan data hujan satelit TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission). Penelitian dilakukan dengan membandingkan data hujan TRMM dan data hujan stasiun. Tujuannya yaitu untuk mengetahui tingkat keakuratan dari data hujan TRMM pada masing-masing skenario di Sub DAS Lesti, Metro, Ngrowo, dan Widas. Berdasarkan analisa hidrologi, kalibrasi, verifikasi, dan validasi, hasil yang diperoleh menyatakan bahwa data TRMM terkoreksi memiliki korelasi yang baik dengan data hujan stasiun, khususnya pada data TRMM skenario 2 dengan rentang nilai NSE 0,76 – 0,95.