cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Analisis Deformasi Lereng Dengan Perkuatan Soil Nailing Pada Proyek Pembangunan Jalan Baru Batas Kota Singaraja - Mengwitani Anambi Mono Yudianto; Yudhi Lastiasih; Rakhman Taufik; Izzuddin Ismawanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1612.722 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.11569

Abstract

Pembangunan jalan baru Bts. Kota Singaraja – Mengwitani (short cut 5-6) selesai pada bulan Desember Tahun 2019. Geometri jalan baru tersebut memiliki lereng buatan yang cukup tinggi. Beberapa lereng mencapai ketinggian 40 m dari permukaan jalan. Salah satu perkuatan pada lereng yang ada pada pembangunan jalan baru Bts. Kota Singaraja – Mengwitani adalah soil nailing. Kondisi saat ini lereng dengan perkuatan soil nailing dalam keadaan stabil. Namun perlu diperhatikan jika terdapat perubahan faktor lingkungan. Faktor tersebut adalah naiknya Peak Ground Acceleration (PGA) gempa. Variasi PGA dilakukan dengan nilai PGA 0,4g; 0.45g; 0,5g; dan 0,55g. Analisis deformasi dan stabilitas lereng menggunakan aplikasi Plaxis. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin meningkat nilai PGA maka deformasi pada puncak lereng semakin meningkat, sedangkan faktor keamanan semakin menurun. Peningkatan deformasi pada analisis ini memiliki hasil yang bervariasi dengan peningkatan beban gempa 0,05g, namun deformasi cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya beban gempa. Untuk faktor keamanan, pada variasi beban gempa 0,4g;0,45g;0,5g terjadi penurunan rata-rata faktor kemanan sebesar 2,62%. Berdasarkan hasil analisis didapatkan prediksi saat lereng mengalami deformasi 0,09 m, faktor keamanan berada pada kondisi kritis (FK = 1). Deformasi ini dapat diukur dilapangan menggunakan inclinometer. Hal tersebut dapat digunakan untuk early warning sebelum lereng runtuh akibat gempa.
Analisa kebutuhan Tipikal Fondasi untuk Rumah 1-2 Lantai di Wilayah Tegal Bagian Utara Tanah Di Wilayah Tegal Bagian Utara Azzah Balqis Sabbah; Retno Mayasari; Alfita Ilfiyaningrum; Rizki Kurniadhi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.505 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.10818

Abstract

Potensi bahaya penurunan tanah lunak yang terjadi pada daerah utara Tegal akibat beban pemukiman dengan mengkaji data uji lapangan dan laboratorium tanah di utara Tegal. Kajian penurunan tanah dan kecepatan penurunan tanah dilakukan dengan kombinasi program Plaxis yang menggunakan prinsip elemen hingga dan metode manual konsolidasi pada beban pemukiman. Analisis menghasilkan bahwa rumah tinggal 1 lantai di daerah utara Tegal  dengan pondasi telapak mengalami penurunan sebesar 43 mm dan daya dukung 70 kPa sehingga masih dalam batas range persyaratan yaitu maksimum 75 mm dan minimum 65 kPa. Rumah tinggal 2 lantai di daerah utara Tegal  tidak disarankan untuk menggunakan pondasi telapak dan geotekstile karena masih belum dapat memenuhi syarat batas.  Rumah 2 lantai disarankan menggunakan pondasi dalam minipile 0.2x0.2 m dengan kedalaman 15 m. Desain tersebut sudah masuk dalam range batas yaitu 170 kPa dan 20 mm sehingga masih dalam batas persyaratan yaitu maksimum 75 mm dan minimum 65 kPa.
Analisis Risiko Sosial dari Perspektif Masyarakat di Sekitar Proyek Pelebaran Jalan di Surabaya Rizky Dwi Zhafira; Mohammad Arif Rohman; Cahya Buana
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.19 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.9975

Abstract

Proyek pelebaran jalan dapat memberi manfaat bagi masyarakat di Kota guna memenuhi kebutuhan infrastruktur. Namun saat pelaksanaan proyek berlangsung, terdapat beberapa permasalahan sosial yang mungkin terjadi. Penelitian ini akan menganalisa risiko sosial dari perspektif masyarakat terdampak akibat pelaksanaan proyek pelebaran jalan. Berdasarkan risiko sosial yang teridentifikasi akan dilakukan penilaian dengan harapan dari penilaian tersebut dapat ditemukan tindakan pencegehannya. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko sosial. Identifikasi risiko sosial diperoleh dari hasil studi literatur, dan melibatkan 4 responden ahli untuk melakukan penilaian.  Dari hasil penilaian telah diperoleh 25 dari 38 pemicu risiko (risk agent) sosial yang terklasifikasi sebagai risiko prioritas melalui prinsip Diagram Pareto.
Prediksi Nilai Movement Uji Pullout Soil nailing Proyek Pembangunan Jalan Baru Batas Kota Singaraja-Mengwitani di Provinsi Bali Menggunakan Software Plaxis 2D Peri Joni; Yudhi Lastiasih
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.026 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.11570

Abstract

Pengujian soil nailing yang terlalu banyak dilapangan dapat menyebabkan debonding di zona aktif dengan efek yang merugikan dan menimbulkan permasalahan biaya yang cukup besar. Software Plaxis dapat dipergunakan untuk menganalisis dan memprediksi nilai uji pullout soil nails dilapangan. Hal ini cukup efektif untuk proyek long segment yang terdiri dari beberapa paket pekerjaan yang dikerjakan secara bertahap, sehingga rasio uji pullout yang diperoleh dari hasil analisis dapat dipakai untuk paket pekerjaan selanjutnya dengan kondisi dan jenis tanah yang sejenis. Hasil analisis plaxis diolah secara statistik deskriptif dan Anova untuk memperoleh persamaan regresi linier dalam memprediksi nilai uji pullout dilapangan. Dari hasil analisis diperoleh nilai movement (mm) soil nail lebih kecil dari Criteria at VTL sebesar 10.287 mm dan diatas nilai uji pullout dilapangan. Hasil penelitian relevan untuk lokasi objek  penelitian pekerjaan soil nailing pada seksi 5, 6 dan seksi selanjutnya pada proyek Pembangunan Jalan Baru Batas Kota Singaraja-Mengwitani di Bali
Pengaruh Dissolved Organic Carbon (DOC) pada Efektivitas Perbaikan Tanah Gambut dengan Metode Calcite Precipitation Pradyta Galuh Oktafiani; Heriansyah Putra; Sutoyo Sutoyo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.094 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.9637

Abstract

The problems that are generally found in land preparation for infrastructure developments are the characteristics of soils that have low bearing capacity, such as peat soils. Calcite precipitation is a soil improvement method that utilizes biochemical reactions with the final product being calcite. Peat soil has different characteristics from other soils, that it has high levels of Dissolved Organic Carbon (DOC). The amount of DOC present in peat soil significantly affects the specific gravity, liquid limit, density, and strength of the soil. Therefore, it is necessary to evaluate whether DOC in peat soil can affect the effectiveness of the calcite precipitation method. The research was conducted on soil with high organic content (95.35%) and soil with moderate organic content (73,51%). The research was carried out through five stages, namely soil properties, test-tube experiment, soil samples treatment, Unconfined Compressive Strength (UCS) test, and evaluating the soil pH. The results of this study obtained in the form of high organic content have an additional strength of 76.47%. Medium organic content soil has an additional strength of 137.50. Thus, DOC has an effect on increasing soil strength in the calcite precipitation method.
Komparasi Karakteristik Perilaku dan Pengguna Bus Trans Tangerang AYO (Studi Kasus : Koridor 2 dan Koridor 3) Verdy Ananda Upa; Rahmat Setyadi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.699 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.10776

Abstract

Kota Tangerang telah mengoperasikan sistem transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit. Model Permintaan Perjalanan Penumpang penting untuk dibangun dalam upaya pengembangan koridor BRT. Oleh sebab itu, upaya ini membutuhkan pengetahuan tentang karakteristik perilaku dan pengguna koridor BRT yang telah beroperasi.  Data karakteristik diperoleh dari survei di koridor 2 : Terminal Poris Plawad-Terminal Cibodas serta koridor 3 : Tangerang City Mall-CBD Ciledug. Pelaku perjalanan dalam hal komposisi jenis kelamin didominasi oleh perempuan, dalam hal komposisi profesi didominasi oleh pegawai, mahasiswa, dan ibu rumah tangga. Karakteristik perilaku perjalanan dalam hal komposisi maksud perjalanan didominasi oleh perjalanan bekerja; dalam hal penggunaan moda sebelum beralih didominasi oleh angkot dan sepeda motor. Karakteristik perjalanan hubung-ke, dalam hal jarak perjalanan berada pada rentang 0-2 km dengan moda sepeda motor. Karakteristik penghubung-dari, dalam hal jarak perjalanan berada pada rentang 0-2 km dengan moda jalan kaki.
Studi Analisis Penggunaan Alat Berat (Crane) Sebagai Alat Angkat Untuk Instalasi Vessel LP Dan HP Separator Proyek PLTP Rantau Dedap. Agust Harry Widodo Putro
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4605.385 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.12191

Abstract

Lifting works are included in the group of high-risk work where there are many potential risks of work accidents that may occur. This is the background for conducting research on the use of cranes in lifting work for intstallation of vessel LP (Low Pressure) and HP (High Pressure) Separator for PLTP Rantau Dedap project. The research on the analysis of lifting work carried out is the comparison of construction methods using crawler cranes and mobile cranes to achieve a lifting operation plan that can take place properly and safely at a cost that is within the budget because it meets the criteria of applicable regulations and standards. This research aims to determine the right type of crane for lifting works. It is hoped that in the future it can prevent work accidents on lifting works so that it can increase work productivity, on time according to work schedules and company profits. The results show that the lifting work at the Rantau Dedap PLTP project is more appropriate when using a crawler crane.
Analisis Campuran Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) Menggunakan Bahan Tambahan Karet Alam SIR 20 Terhadap Karakteristik Marshall Intan Safitri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.856 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.9441

Abstract

Karet alam SIR 20 merupakan hasil produksi bahan setengah jadi dari perusahaan karet. Saat ini, volume karet alam SIR 20 hasil produksi perusahaan karet cukup melimpah dengan menurunnya harga karet di pasar global. Pemanfaatan material karet alam SIR 20 dalam campuran Lapis Tipis Beton Aspal (LTBA) pada lapis permukaan (surface) pada struktur perkerasan jalan raya diharapkan mampu membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Penambahan bahan karet alam dalam campuran aspal ini menggunakan metode kering dengan persentase penambahan karet sebanyak 0%, 6%, 8% dan 10% terhadap berat aspal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variasi persentase penambahan karet SIR20 dalam campuran LTBA meningkatkan nilai karaktersitik marshall pada campuran aspal. Hasil optimum yang terbaik dari setiap kadar persentase ditunjukkan pada penambahan kadar karet 8% dan kadar aspal 5,8% dengan nilai stabilitas 2121,09 kg; nilai flow 3,80 mm; nilai VIM 3,82%; nilai VMA 17,25%; nilai VFA 77,91%; MQ 558,18 kg/mm.
Cost Overrun Akibat Desain, Estimasi, dan Rework Setelah Implementasi Konstruksi Digital Pada Kinerja Biaya Konstruksi Gedung Indonesia Bagus Prima Anugerah
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.258 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.11596

Abstract

Cost overrun yang berhubungan langsung dengan kinerja biaya masih menjadi fenomena dalam kegiatan konstruksi gedung sampai dengan saat ini. Banyak variabel penyebab cost overrun, seperti kondisi site, desain, estimasi, perubahan pekerjaan, perbaikan pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, kondisi ekonomi, fluktuasi harga, inflasi, bahkan kondisi alam serta cuaca, dll. Dari sekian banyak faktor tersebut terdapat beberapa variabel yang dapat diatasi dengan digitalisasi, sekarang dikenal dengan implementasi cara kerja konstruksi digital. Penelitian ini menganalisis penambahan kinerja biaya akibat tiga variabel penyebab cost overrun (desain, estimasi, rework / perbaikan pekerjaan) setelah implementasi konstruksi digital. Analisa menggunakan SPSS dengan Model Regresi Linier Berganda dan RII. Hasil penelitian ini pada konstruksi gedung Indonesia, dengan mayoritas responden dari kontraktor 85.5%, dan konsultan 5.5% menunjukkan bahwa setelah digitalisasi cost overrun yang terjadi sampai dengan dibawah 1% dominan pada total biaya produksi, biaya bahan, dan biaya upah.
Penggunaan Metode Kagan-Rodda Untuk Mengevaluasi Kerapatan Jaringan Stasiun Hujan di DAS Ngrowo Pada Aliran Kali Brantas Hafiizh Muhammad Imaaduddiin; Siti Kamilia Azis; Hendra Wahyudi; Edy Sumirman
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.725 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i2.12493

Abstract

Dalam perencanaan bangunan air, komponen hidrologi merupakan komponen yang penting. Salah satu komponen utama dalam hidrologi adalah data hujan yang dicatat oleh setiap stasiun hujan, baik kualitas maupun kuantitas pencatatan pada setiap pos hujan. Sehingga dibutuhkan kajian rasionalisasi dan evaluasi jaringan stasiun hujan agar mendapatkan jaringan pos stasiun hujan efektif dan efisien. Studi ini dilakukan di DAS Ngrowo yang memiliki luas wilayah 1.512,20 km2 dengan 21 stasiun hujan yang tersebar di DAS tersebut. Analisis rasionalisasi dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode WMO (World Meteorogical Organization) dan Kagan-Rodda. Dari hasil analisis menggunakan standard WMO, didapati 2 dari 21 pos hujan yang memiliki kerapatan normal. Sedangkan dari hasil analisis menggunakan metode Kagan-Rodda dengan kesalahan perataan 0,8%  merekomendasikan 15 dari 21 pos stasiun hujan terpilih.