cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Studi Perbandingan Analisa Pemilihan Rute Jalan Tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar Berdasarkan Karakteristik Jalan dan Pengguna Jalan Yanida Agustina; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.14797

Abstract

KLBM Toll Road is one of the Non-Trans-Java Toll Road projects connecting Sidoarjo Regency and Gresik Regency. The demand of toll roads needs to be considered in toll road planning. Traffic assignment analysis is carried out by calculating the benefits given due to the characteristics of a road. While the characteristics of road users are not accommodated in the road infrastructure planning and result in "optimism bias". So there is a need for a study that analyzes the differences in traffic assignment analysis based on road characteristics and road users. The probabilities obtained from JICA I method analysis has significant difference towards stated preference method. The significant difference result is due to differences in the characteristics used, namely the characteristics of the road and the resulting cost savings on the perceptions and characteristics of road users.
Analisis Erosi Sub-DAS Bendungan Way Sekampung Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Agung Wasono; Yuli Kurnia Sari; Sri Sangkawati; Hari Nugroho
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.15602

Abstract

Sub-Daerah Aliran Sungai (sub-DAS) Way Sekampung adalah salah satu sub-DAS dari DAS Sekampung yang merupakan daerah tangkapan air dari Bendungan Way Sekampung.  Bendungan Way Sekampung sebagaimana dengan bendungan lainnya di Indonesia juga berpotensi mempunyai masalah sedimentasi, mengingat kondisi tata guna lahan di hulu Bendungan Way Sekampung yang kian berubah. Oleh karena itu, perlu untuk menganalisis laju erosi dan sedimentasi yang terjadi di Waduk Way Sekampung sebagai salah satu upaya dalam pengelolaan bendungan untuk menjaga umur bendungan. Analisis erosi dan sedimentasi menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) berbasis Sistem informasi Geospasial (SIG) dan diperoleh hasil dengan persentase tingkat bahaya erosi berdasarkan luasannya, yang paling berat berada pada daerah pegunungan dengan tingkat kemiringan lereng yang cukup besar yaitu 54,95 km2 (15,88%). Besarnya laju erosi pada Sub-DAS Bendungan Way Sekampung adalah 4.288.674,84 ton/tahun atau 8,26 mm/tahun, sedangkan sedimentasi potensial yang berpotensi masuk ke dalam tampungan adalah 1.275.070,36 ton/tahun atau 2,46 mm/tahun.
Perencanaan Sistem Penyangga pada Terowongan Pengelak (Studi kasus pembangunan Bendungan Beringin Sila Utan Kab. Sumbawa) Muhammad - Jayyid; Dedy - Dharmawansyah; Dinda - Fardila
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.13899

Abstract

Proses galian menyebabkan batuan di sekitar terowongan Beringin Sila terganggu sehingga diperlukan penopang awal berupa penopang baja. Penelitian ini menggunakan metode empiris yaitu analisis klasifikasi massa batuan dengan sistem Rock Mass Rating (RMR) dan perhitungan matematis tegangan dan kekakuan penyangga baja untuk menetukan faktor keamanan dengan menentukan jarak baja 1,5m, 2m dan 3m. Berdasarkan hasil klasifikasi massa batuan pada sisi inlet dan outlet adalah 37 dan 27 yang termasuk dalam batuan kelas IV yaitu batuan buruk. Faktor keamanan pada kombinasi steel set, shotcrete, dan rockbolt, diperoleh pada sisi inlet sebesar 0,84 pada atap dan 2,03 pada dinding pada jarak spasi 1,5 m, pada jarak spasi 2 m memperoleh faktor aman sebesar 0,81 pada atap dan 1,93 pada dinding, serta pada jarak 3 m sebesar 0,77 pada atap dan 1,84 pada dinding. Hal ini membuktikan bahwa pada atap terowongan masih dalam kriteria tidak aman. Pada sisi outlet mendapatkan faktor aman sebesar 5 pada atap dan 8,56 pada dinding pada jarak spasi 1,5 m, pada jarak spasi 2 m memperoleh faktor aman sebesar 4,74 pada atap dan 8,13 pada dinding, serta pada jarak 3 m sebesar 4,52 pada atap dan 7,75 pada dinding. Sehingga pada sisi outlet pada jarak 3 meter pun masih dikategorikan aman.
Model Persamaan Kebutuhan Material Baja Tulangan dan Beton Struktur Bangunan Gedung Berdasarkan Hasil Analisis Software Cubicost Arief Setiawan Budi Nugroho; Syafira Nurul Permatasari; Bambang Supriyadi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.14875

Abstract

Peranan Quantity Surveyor dalam mengestimasi kebutuhan bangunan gedung secara cepat sangat diperlukan khususnya terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan anggaran. Dalam proyek konstruksi bangunan gedung, pekerjaan struktur berkontribusi 30% sampai dengan 50% dari total nilai anggaran proyek. Struktur kolom, balok dan pelat lantai dengan material penyusun baja tulangan dan beton menjadi elemen struktur yang menyumbang persentase terbesar. Untuk itu pengendalian terhadap kebutuhan dari setiap pekerjaan struktur perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model persamaan yang digunakan untuk mengestimasi kebutuhan volume beton dan baja tulangan bangunan gedung. Kebutuhan volume beton dan baja tulangan pada empat sampel bangunan gedung dihitung menggunakan Software Cubicost. Model persamaan kebutuhan volume beton dan baja tulangan dikembangkan berdasarkan Analisis Regresi Multi Linier dari data keluaran hasil modelling Software Cubicost. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan baja tulangan dan beton dihitung berdasarkan model persamaan terhadap keluaran software Cubicost memiliki nilai error sebesar -11,15% sampai dengan 5,58% yang mana secara relative masuk kategori metode budget estimate.
Perencanaan dan Analisis Perkuatan Lereng Menggunakan Fondasi Micropiles Wirman Hidayat; Rangga Adiprima Sudisman; Arlyn Aristo Cikmit
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.14196

Abstract

Slope reinforcement design with micropile is one of the methods commonly used to improve the stability of unstable slopes, the main advantage of using micropile is that it has a high resistance capacity, easy to construct, and can be carried out in a limited work area. In this study, a micropile design was carried out to improve slope stability, then a study was conducted on the effect of pile installation distance (spacing) on the structural behavior of the micropile, namely shear resistance and bending moment, the analysis was carried out using limit-equilibrium method and finite element method. It was found that the micropile design carried out can increase the safety factor of unstable slopes (FS = 1.01) to meet the criteria (FS = 1.51). The results of the study on the effect of pile installation distances show that the shear resistance and bending moment per pile decrease when the installation distance between piles decreases, this is due to the effect of reduction in bearing capacity of the pile group
EVALUASI KERAPATAN JARINGAN POS PENCATATAN HUJAN DI DAS KEYANG SLAHUNG TEMPURAN, PONOROGO MENGGUNAKAN METODE KAGAN-RODDA Mar'atu Rifatil Jannah; Mahendra Andiek Maulana; Yang Ratri Savitry
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i2.15331

Abstract

The accuracy of hydrological quality and quantity data is inseparable from the importance of the hydrological postal network. The quality of data has highly effective on planning, developing, and controlling infrastructure, so the placement of rain recording posts is very important to produce the watershed produced can describe a watershed. This research uses standards from the WMO (word Meteorological Organization) and Kagan-Rodda. The results of the WMO standard produced 11 selected rain posts from 18 rain posts, while with the Kagan-Rodda method, 11 rain posts were obtained from 18 rain posts, namely Ngrayun, Pudak, Purwantoro, Bollu, Pulung, Ponorogo, Sumoro, Slahung, sawoo, Ngilo-Ilo, Sumoroto.
Analisa Biaya Kerugian Kemacetan Jalan Akibat Pelaksanaan Perbaikan Lapisan Base Course Menggunakan Cement Treated Base (CTB) (Studi Kasus : Ruas Jalan Laden – Bunder Kabupaten Pamekasan) Ahmad Faqihul Muqoddam; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 3 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i3.17912

Abstract

Road repair can be done by maintenance, Rehabilitation and Road Reconstruction. Road reconstruction can be done by replacing the base course layer. One of the materials to choose from is cement treated base (CTB). The implementation of road reconstruction resulted in traffic jams. Congestion occurs due to decreased road performance resulting in long queues, delays and additional vehicle operational costs. This will cause harm to road users. The method for calculating road user losses due to congestion during road repairs uses the Tzedakis method. The results of calculating the cost of losses during road repairs on the base course layer with a CTB thickness of 15 cm, a handling width of 3 meters and a handling length of 1000 meters are Rp. 2,905,814,453, -. Meanwhile, with a CTB thickness of 30 cm and a processing time of 24 days, the road congestion loss is Rp. 3,486,977,344, -
Analisis Kerentanan Banjir Menggunakan Data Citra Satelit dan Machine Learning di Kota Surabaya Ahmad Saifudin; Mahendra Andiek Maulana; Anak Agung Ngurah Satria Damanegara
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 3 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i3.15910

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang biasanya terjadi saat hujan. Banjir berdampak pada kerusakan sehingga diperlukannya penilaian kerentanan banjir yang efisien. Citra satelit dapat digunakan untuk membantu mendeteksi banjir dalam skala yang luas. Salah satu tantangan dalam mengolah data citra adalah interpretasi citra. Dengan memanfaatkan kemampuan Machine Learning yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis, interpretasi citra dapat dilakukan dengan cepat. Namun, tantangan dari penggunaan citra satelit adalah kurangnya dataset kejadian banjir dalam skala besar. Pada paper ini, kami menyajikan tiga pendekatan Machine Learning, yaitu Bayes, Rain Forest (RF), dan Support Vector Machine (SVM) yang kemudian dianalisis menggunakan metode Frequency Ratio sehingga didapatkan indeks kerentanan banjir.  Dengan memanfaatkan citra Sentinel-1 yang tersedia, analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kota Surabaya termasuk kerentanan banjir rendah sebesar 61,23 persen dari total luas wilayah.
Kriteria Pemilihan Kontraktor pada Proyek Konstruksi Bagi Pengguna Jasa Swasta (Studi Kasus: Sektor Pakan Ternak) dengan Metode Analisis Faktor Yufi Maghfira Hasanti; Mohammad Arif Rohman
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 3 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i3.17456

Abstract

Perusahaan sektor swasta memerlukan pembangunan dan sarana untuk menunjang produksi dalam rangka melakukan ekspansi untuk terus berkembang. Maka dalam proses ekspansi sarana diperlukan adanya pengadaan untuk memilih kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan. Namun keputusan pemenang seringkali dilakukan subyektif dari top management atau hanya melihat dari harga terendah di antara masing-masing partisipan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan kontraktor sesuai kebutuhan proyek di lingkup swasta dan mendapatkan kelompok kriteria serta kriteria dominan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner pada stakeholder kemudian dianalisa dengan Anova dan Faktor Analisis. Dari kedua analisis tersebut disimpulkan bahwa terdapat enam faktor dominan untuk menentukan kontraktor yaitu kesiapan dalam mengikuti proyek, manajemen sumber daya, reputasi kontraktor, administrasi, pengalaman kontraktor, dan kapabilitas.
Studi Pemodelan Kinerja Persimpangan Bersinyal Akibat Adanya Perlintasan Sebidang Kereta Api (Studi Kasus: Pendekat Barat Kanan Persimpangan Bersinyal Jalan Monginsidi Bojonegoro) Arie Wicaksono; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 3 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i3.18231

Abstract

Persimpangan bersinyal yang berdekatan dengan perlintasan sebidang menyebabkan waktu tunggu lebih lama pada saat penutupan perlintasan sebidang, sehingga mengakibatkan kemacetan. Dibuat dua model hubungan antar variabel, model pertama adalah hubungan antara panjang kereta api, lama waktu penutupan perlintasan, dan kecepatan kereta api menggunakan metode regresi berganda. Model kedua adalah hubungan antara lama waktu penutupan perlintasan dan panjang antrian menggunakan metode regresi. Hasil model pertama didapat y = -16,72 x1 + 4,309 x2 + 436,237. Dengan y = lama waktu penutupan perlintasan sebidang, x1 = kecepatan kereta api, dan x2 = jumlah gerbong kereta api. Hasil model kedua didapat y = 0,043x + 39,443 pada pendekat barat kanan real lapangan, dan y = 0,745x + 28,052 pada pendekat barat kanan hasil perhitungan, dengan y = waktu penutupan perlintasan sebidang dan x = panjang antrian kendaraan. Persamaan tersebut mengandung arti 20 detik waktu perlintasan bertambah maka akan menambah panjang antrian sebesar 40,30 m pada kondisi real lapangan dan 42,95 m pada kondisi hasil perhitungan.