cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
AKLIMATISASI PERSILANGAN DUA GENOTIPE ANGGREK Phalaenopsis sp. DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA JENIS PUPUK DAUN Sandra Loeika; Ardi Ardi; Dini Hervani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1932

Abstract

Anggrek yang diperbanyak secara in vitro harus melalui tahap aklimatisasi. Pada tahap aklimatisasi anggrek butuh hara tambahan untuk mendukung pertumbuhannya seperti pupuk daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara kedua perlakuan, kemudian untuk mengetahui genotipe anggrek dan jenis pupuk daun manakah yang menghasilkan pertumbuhan anggrek paling baik pada aklimatisasi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2022 di ruang aklimatisasi Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah hasil persilangan dua genotipe anggrek yang terdiri dari 2 taraf yaitu (Phalaenopsis floresensis x Phalaenopsis manii) dan (Phalaenopsis violacea x Phalaenopsis manii), faktor kedua adalah jenis pupuk daun terdiri dari 3 taraf yaitu Gandasil D, Greener dan Growmore. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F 5%. Hasil yang didapatkan adalah tidak terdapat interaksi antara hasil persilangan dua genotipe anggrek dan jenis pupuk daun yang berbeda. Perlakuan hasil dua genotipe anggrek dan jenis pupuk yang berbeda memberikan pengaruh yang sama.
DAMPAK PEMBERIAN POC URINE KELINCI DAN PUPUK SERTA BATANG PISANG (Musa paradisiaca) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI MAIN NURSERY Tambunan, Daniel; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1903

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan konsentrasi terbaik Pupuk Organic Cair urine kelinci dan batang pisang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dilakukan pada tanah aluvial.dengan bibit jenis DxP Unggul Socfindo Lame.yang didapat dari Pt PPKS SOCFINDO. Selanjutnya dilakukan perawatan dan pembesaran di lahan lingkungan Simaninggir, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 100 polibag. Perlakuan pada yang diujikan dalam penelitian ini adalah konsentrasi POC batang pisang dengan konsentrasi: perlakuan A: 0 ml/l, B: 40 ml/l, C: 80 ml/l air, D: 120 ml/l air, dan E: 160 ml/l air. Data pengamatan bibit kelapa sawit yang diperoleh dianalisis menggunakan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi POC batang pisang berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, bobot kering brangkasan, bobot segar brangkasan, dan tidak berbeda nyata untuk pertambahan diameter bonggol, pertambahan jumlah pelepah, bobot segar akar, bobot kering akar. Pemberian konsentrasi POC urine kelinci dan batang pisang terbaik adalah perlakuan E: 160 ml/l air. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjut dengan memberikan POC urine kelinci dan batang pisang pada konsentrasi lebih dari 160 ml/l air.
EFEK UJI RESIDU KOMPOS BIOCHAR DAN IRIGASI TETES TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rappa L.) PADA TANAH ENTISOL Pareira, Magdalena Sunarty; Tuas, Maria Angelina; Jehalu, Antonius Rivaldo
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1927

Abstract

Untuk mengetahui pengaruh uji residu media tanam dan penyiraman irigasi tetes dan untuk mendapatkan takaran kompos biochar dan pengaturan penyiraman yang tepat untuk pertumbuhan tanaman pakcoy pada tanam kedua di tanah entisol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 sampai Januari 2022 di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara. Menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama terdiri dari tiga taraf yaitu 100% tanah entisol (BT0), kompos biochar 25% + tanah entisol 75% (BT1) dan kompos biochar 75% + tanah entisol 25% (BT2). Sedangkan faktor kedua terdiri dari 3 taraf yakni pengaturan penyiraman rutin pagi dan sore (P0), penyiraman rutin pagi (P1) dan penyiraman rutin sore (P2), yang diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan dengan pemberian kompos biochar dengan takaran 25% kompos biochar + 75% tanah entisol dan 75% kompos biochar + 25% tanah entisol dengan pengaturan penyiraman rutin pagi sore memberikan hasil terbaik.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) Abdul Rahim; Ety Rosa Setyawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1898

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit terhadap komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK. Penelitian dilakukan di KP2 Institut Pertanian Stiper Yogyakarta, Februari sampai Mei 2021, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, yaitu komposisi media tanam 4 aras, yaitu ; M0 = 1 Tanah Regosol : 1 Kompos : 1 Arang Sekam /polybag (kontrol), M1 = 1 Tanah Regosol : 2 Kompos : 2 Arang Sekam /polybag, M2 = 2 Tanah Regosol : 2 Kompos : 1 Arang Sekam /polybag, M3 = 2 Tanah Regosol : 1 Kompos : 2 Arang Sekam /polybag. Faktor kedua: dosis pupuk NPK 3 aras yaitu = D1 : 3 g/polybag, D2 = 4,5 g/poly bag, D3 = 6 g/polybag. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova) 5%. Bila berpengaruh nyata, dilanjutkan uji DMRT 5%. Hasil: ada interaksi antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap parameter berat kering akar. Kombinasi terbaik adalah media 2 regosol : 2 kompos : 1 arang sekam dan dosis 4,5g. Komposisi media tanam berpengaruh terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah bunga, waktu berbunga, jumlah buah, waktu berbuah, berat segar buah, berat kering buah, berat segar akar,berat kering akar, berat segar tajuk,berat kering tajuk, berat segar daun,berat kering daun terbaik pada komposisi 2 regosol : 2 kompos:1arang sekam). Dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap waktu berbunga dan berbuah dan berat kering tajuk terbaik pada dosis 3g dan 4,5g. Dosis pupuk NPK yang lebih efisien adalah 3g
EFISIENSI SISTEM IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) PADA TANAMAN MELON VARIETAS JAPONIKA Handayani, Tri; Irawati, Titik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1939

Abstract

Tanaman melon (Cucumis melo L.) membutuhkan ketersediaan air dalam jumlah yang cukup, dan dengan pemberian yang tepat waktu. Keadaan tersebut dapat dicapai dengan penerapan sistem irigasi tetes, karena sistem ini dapat diatur jumlah dan waktu pemberian, sesuai dengan kebutuhan air tanaman melon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi rancangan sistem irigasi tetes dan kebutuhan air tanaman melon varietas Japonika dalam greenhouse. Pada penelitian ini, diamati adalah rancangan sistem irigasi tetes serta kebutuhan air tanaman melon (ETcrop). Dari hasil pengamatan didapatkan hasil efisiensi penggunaan irigasi tetes yang tertinggi pada tanaman melon varietas Japonika yaitu pada lateral 1 sebesar 98,86 %. Sedangkan kebutuhan air pada tanaman melon Varietas Japonika yang tertinggi adalah pada stadia pembungaan yaitu sebesar 6,26 mm/hari.
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN PADA RUMAH MAKAN THE HOUSE OF RAMINTEN YOGYAKARTA Santosa, Agus; Kusumadhani, Elvira Isza
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penilaian konsumen terhadap variabel produk, harga, lokasi, promosi, orang/SDM, proses, bukti fisik dan kepuasan konsumen di Rumah Makan The House of Raminten. 2) menganalisis pengaruh produk, harga, lokasi, promosi, orang/SDM, proses, bukti fisik terhadap faktor-faktor kepuasan konsumen di Rumah makan The House of Raminten. Penelitian ini menggunakan metode survei. Penentuan konsumen menggunakan metode incidental sampling dengan jumlah sampel 80 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, angket, dan observasi. Analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dan analisis deskriptif. Studi ini menyimpulkan bahwa produk, harga, proses dan bukti fisik memengaruhi kepuasan konsumen sedangkan lokasi dan promosi tidak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen
UJI KETAHANAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PLANLET ANGGREK BULAN [Phalaenopsis amabilis (L.) Blume] HASIL INDUKSI ASAM SALISILAT SECARA IN VITRO Meilyana Santa Maria; Endang Nurcahyani; Tundjung Tripeni Handayani; Yulianty Yulianty
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1912

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi asam salisilat yang efektif pada planlet P. amabilis yang toleran terhadap penyakit Layu Fusarium dan mengetahui indeks stomata pada planlet P. amabilis yang toleran terhadap F. oxysporum hasil induksi asam salisilat serta menentukan kriteria ketahanan planlet P. amabilis terhadap Fo hasil induksi asam salisilat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor, yaitu penambahan konsentrasi asam salisilat yang dibagi atas 5 taraf, yaitu 0 ppm, 85 ppm, 95 ppm, 105 ppm, dan 115 ppm. Analisis data menggunakan Uji Levene pada taraf 5 % dan dilanjutkan dengan Uji Anova One Way pada taraf 5 %, jika data menunjukkan berbeda nyata maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi asam salisilat 115 ppm lebih efektif untuk menekan perkembangan jamur dibandingkan konsentrasi 85 ppm, 95 ppm dan 105 ppm dan mampu menekan intensitas penyakit hingga 25 % serta meningkatkan kriteria ketahanan dari moderat ke tahan. Karakter ekspresi spesifik pada planlet P. amabilis yang diimbas asam salisilat yaitu semakin meningkatnya konsentrasi asam salisilat maka semakin meningkat nilai indeks stomata daun P. amabilis.
PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN KALSIUM OKSALAT TANAMAN TALAS PUTIH (Xanthosoma sp) Zainal, Aprizal; Hasbullah, Farhan; Akhir, Nasrez; Hervani, Dini
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1934

Abstract

Talas putih (Xanthosoma sp) berpotensi sebagai sumber pangan alternatif, namun dalam pemanfaatannya terdapat kendala berupa senyawa anti gizi berupa kalsium oksalat. Cahaya mempengaruhi pertumbuhan tanaman talas putih dan kandungan kalsium oksalat pada umbinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan kandungan kalsium oksalat, untuk mengetahui tingkat intensitas cahaya yang optimal terhadap pertumbuhan tanaman talas putih, dan untuk mengetahui intensitas cahaya yang optimal untuk menurunkan kadar kalsium oksalat pada tanaman talas putih. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, dan di Laboratorium Non Ruminansia Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf, tanpa naungan (0%), naungan 25%, naungan 50%, dan naungan 75%, dengan 3 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5% dan menggunakan Duncant Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman talas putih serta kandungan karbohidrat dan kalsium oksalat. Tingkat naungan 0% (tanpa naungan) menghasilkan kandungan karbohidrat tertinggi dan bobot umbi terberat. Penggunaan naungan 75% menghasilkan pertumbuhan pelepah tertinggi dan kandungan kalsium oksalat terendah.
ANALISIS TANAH PASCA PERUMAHAN YANG DIJADIKAN LAHAN BUDIDAYA TANAMAN CABAI LOKAL AFDELING II KECAMATAN BILAH BARAT KABUPATEN LABUHANBATU Desi Sari Putri Marpaung; Yusmaidar Sepriani; Dini Hariyati Adam; Fitra Syawal Harahap
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1904

Abstract

Banyak petani di kecamatan Bilah Barat belum paham dalam memamfaatkan lahan yang lebih bernilai ekonomis. Memanfaatkan lahan pasca perumahan adalah ide yang paling tepat dalam bidang pertanian, dengan memamfaatkan lahan tersebut menjadi lebih bermamfaat dengan memberikan pengetahuan tentang sifat kimia tanah pasca perumahan serta memberikan wawasan bahwa lahan pasca perumahan memerlukan penanganan, pemulihan serta perbaikan secara maksimal dan optimal agar menjadi l produktif dalam budidaya tanaman. Penanaman cabai adalah penggunaan lahan pasca perumahan yang paling bernilai ekonomis tinggi, sehingga dapat memberikan pengaruh baik terhadap perekonomian masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia tanah untuk budidaya tanaman cabai lokal di desa Afdeling II Kec. Bilah Barat Kab. Labuhanbatu. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Pasca perumahan yang terletak diwilayah Afdeling II Kec. Bilah Barat Rantauprapat Kab. Labuhanbatu. Penelitian dilakasanakan pada tanggal 18 oktober 2021 sampai januari . Metode pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan luas lahan 9 rante, kemudian diuji Laboratorium Analitik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lahan pasca perumahan yang terletak di Kec. Bilah Barat Kab. Labuhanbatu sangat baik digunakan sebagai lahan pertanian cabai merah. Hasil Penelitian menunjukan nilai pH masam, Corganik rendah, N-Total sangat rendah, P-BrayII sangat tinggi, Ca sangat rendah, Mg rendah, Na rendah, K sedang, KTK rendah. Dengan begitu akan berdampak pada pertumbuhan tanaman.
PENGARUH HARGA LIDI KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT KECAMATAN TORGAMBA KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN Lumbantoruan, Mangampu; Lestari, Widya; Sitanggang, Kamsia Dorliana
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1928

Abstract

Limbah kelapa sawit merupakan sisah sisah hasi; tanaman kelapa sawit yang termasuk dalam produk utama.karena pertambahan area kelapa sawit semakin luas dan limbah yang dihasilkan semakin banyak.maka di lakukan pemanfaatan limbah menjadi bahan bahan bernilah ekonimis yang dapat membantu perekonomian masyarakat yang tinggal di perkebunan masyarakat di kecamatan Torgamba memanfaatkan limbah dari pelapa kelapa sawit dengan cara yaitu,mulai dari pelapasan anak daun dari pelepah,kemudian pelepasan lidi pengubahannya menjadi anyaman dan sebagainya.dengan cara itu masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dan membantu perekonomian masyarakat di kecamatan Torgamba.semakin besar pendapatan masyarakta di kecamatan tersebut maka semakin sejahtera perekonomian di kecamatan tersebut.

Page 37 of 139 | Total Record : 1386