cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI SEBELUM DAN SESUDAH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN NAGAN RAYA Juliadi Juliadi; Agustiar Agustiar
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2369

Abstract

Pengalih fungsi lahan merupakan fenomena yang dilakukan oleh masyarakat petani dalam mencapai kebutuhan yang semakin meningkat guna memperoleh keuntungan dimasa mendatang. Kabupaten Nagan Raya adalah wilayah yang pertaninya banyak melakukan alih fungsi lahan pertanian padi sawah menjadi perkebunan kelapa sawit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbadingan hasil pendapatan petani sebelum dan sesudah alih fungsi lahan. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dan metode pengambilan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh. Data dianalisis dengan uji Paired Sampel t Test menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dinyatakan dengan adanya perbedaan nyata antara pendapatan petani padi sawah dan petani perkebunan kelapa sawit. Di sini pendapatan petani padi sawah Rp 20.237.045/ha/tahun jauh lebih besar dibandingkan pendapatan petani perkebunan kelapa sawit sebesar Rp 16.800.225 /ha/tahun. Dengan demikiandapat disimpulkan bahwa alih fungsi lahan pertanian bukanlah hal yang tepat.
ANALISIS ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN KELAS KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH KECAMATAN PUJON Ramadhani, Imzky Aulia; Arifin, Moch.; Wijaya, Kemal
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2364

Abstract

Konversi tata guna lahan merupakan konsekuensi yang logis dari peningkatan aktivitas penduduk dan jumlah penduduk. Konversi tata guna lahan pada dasarnya merupakan hal yang umum terjadi, namun jika konversi lahan dilakukan tanpa memperhatikan kaidah konservasi tanah dan air akan menyebabkan degradasi lahan. Perkembangan jumlah penduduk di Kecamatan Pujon menyebabkan tingginya kebutuhan yang menuntut untuk melakukan alih guna lahan tanpa memperhatikan kaidah konservasi tanah dan air sehingga mengalami degradasi lahan, hal ini dapat dilihat dari adanya dampak lanjutan akibat degradasi lahan yaitu terjadinya kekeringan panjang terjadi dimusim kemarau, longsor dan banjir pada musim hujan di wilayah Pujon menyebabkan terputusnya akses jalur Malang – Kediri. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi kemampuan lahan dengan tujuan untuk menekan tingkat degradasi lahan di wilayah Kecamatan Pujon. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiga kelas kemampuan lahan yaitu kelas III, IV, dan VIII. Faktor pembatas dominan yang mempengaruhi kelas kemampuan lahan yaitu kemiringan lereng dan permeabilitas tanah, terdapat pengunaan lahan yang tidak sesuai dengan kelas kemampuannya sehingga diarahkan untuk Hutan Lindung.
PENERAPAN KOMBINASI MEDIA TANAM DAN INTERVAL PENYIRAMAN DI LAHAN KERING DESA SEKON KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Pareira, Magdalena Sunarty; Tuas, Maria Angelina; Djata Ndua, Natalia Desy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2327

Abstract

Untuk mengetahui kombinasi perlakuan media tanam dan interval penyiraman yang tepat untuk menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy di lahan kering Desa Sekon Kabupaten Timor Tengah Utara.Penelitian di laksanakan pada rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Timor pada bulan juni sampai oktober 2022 dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor yakni Faktor pertama kombinasi media tanam (M) terdiri dari tiga taraf yakni M0=100% tanah entisol, M1=75% tanah entisol : 25% biochar+Pks dan M2 = 50% tanah entisol : 50% biochar+Pks. Faktor kedua interval penyiraman terdiri dari 3 taraf yakni V0=Interval penyiraman rutin pagi dan sore, V1= Interval penyiraman rutin 2 hari sekali pagi dan sore, dan V2= Interval penyiraman rutin 4 hari sekali pagi dan sore, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan dengan kombinasi 75% tanah entisol : 25% biochar+PKS dengan interval penyiraman rutin pagi dan sore memberikan hasil yang terbaik.
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR KOTORAN TERHADAP MUTU INTI KELAPA SAWIT (PALM KERNEL) DI KERNEL BIN PT SOCFINDO KEBUN SEUNAGAN Suhaini S; Sri Maryati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi utama tanaman kelapa sawit adalah buahnya. Minyak nabati yang dihasilkan buah kelapa sawit terdiri dari CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) yang berasal dari inti kelapa sawit (endocarp). Inti kelapa sawit (kernel) merupakan produk unggulan bernilai jual tinggi dan diolah lebih lanjut menjadi minyak inti sawit. Mutu inti kelapa sawit (kernel) dipengaruhi oleh kadar air dan kadar kotoran selama penyimanan sementara di kernel bin sebelum dikirim ke mitra. Mutu inti kelapa sawit (palm kernel) akan memengaruhi mutu minyak inti sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air dan kotoran terhadap mutu inti kelapa sawit pada kernel bin di Pabrik Kelapa Sawit PT. Socfindo. Penelitian dilakukan di PT. Socfindo Kebun Seunagan, Kabupaten Nagan Raya menggunakan dua metode, yaitu pemisahan kadar kotoran sampel secara manual dan metode pencarian kadar air pada inti kelapa sawit menggunakan Instrument Moisture Analyzer Balance dengan prinsip penguapan. Hasil analisis kadar air pada sampel inti kelapa sawit di kernel bin selama 10 hari rata-rata adalah 6.90%, sedangkan nilai kadar kotoran pada sampel inti sawit di kernel bin selama 10 hari rata-rata 6.93%. Untuk kadar air pada inti sawit di kernel bin telah memenuhi syarat mutu yang ditetapkan oleh SNI dan PT Socfindo, yaitu maksimal 8%, sedangkan untuk kadar kotoran pada inti sawit tidak memenuhi syarat mutu SNI, yaitu maksimal 6% akan tetapi memenuhi syarat mutu dari PT Socfindo maksimal 8%.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA PUNGPUNGAN, KECAMATAN KALITIDU, KABUPATEN BOJONEGORO Werdhani, Juliane Kurnia; Soedarto, Teguh; Laily, Dona Wahyuning; Hidayat, Syarif Imam
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2370

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh usia, lama berusaha tani, luas lahan, jumlah tenaga kerja dan modal terhadap tingkat pendapatan petani padi dan bagaimana kelayakan usaha tani padi yang dilakukan kepada petani penanam padi di desa Pungpungan, Kecamaan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Penarikan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 71 responden. Hipotesis penelitian ini diuji dengan menggunakan regresi logistik. Dari hasil penelitian diperoleh hasil R-square 0,795 hal ini mengidentifikasikan bahwa secara parsial ada pengaruh yang nyata antara modal, tenaga kerja, pengalaman, pendidikan dan umur terhadap tingkat pendapatan petani padi sebesar 79,5%. Faktor sosial faktor sosial yaitu usia petani X1 dengan nilai sign(0,023) berpengaruh nyata terhadap pendapatan dan pengalaman bertani X2 (0,79) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi dan faktor ekonomi yaitu luas lahan X3 (0,03), dan modal X5 (0,001) berpengaruh nyata terhadap pendapatansedangkan variabel tenaga kerja X4 dengan nilai sig(0,173) dinyatakan tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani. Sedangkan sisanya yakni sebesar 20,5% yang berarti pendapatan petani dijelaskan oleh variabel lain diluar model dalam penelitian ini.
PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT SWADAYA TERHADAP KEGIATAN USAHATANI UMUR TANAMAN PRODUKTIF DAN NON PRODUKTIF DI DESA SUNGAI RENGIT KABUPATEN BANYUASIN Aisyah Absharina; Lifianthi Lifianthi; Dwi Wulan Sari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani kelapa sawit pada umur tanaman produktif dan non produktif terhadap perubahan harga sawit di Desa Sungai Rengit Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Rengit Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara yang terstruktur dengan menggunakan kuiosioner yang telah dibuat. Responden peneliti ini adalah petani kelapa sawit swadaya sebanyak 80 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok yakni petani swadaya umur tanaman produktif dan petani swdaya umur tanaman non produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan total petani swadaya di Desa Sungai Rengit Kabupaten Banyuasin dengan petani sampel umur tanaman produktif sebesar Rp 130.060.095 per luas garapan per tahun dan petani sampel umur tanaman non produktif sebesar Rp 64.781.905 per luas garapan per tahun. Pendapatan usahatani cenderung tidak stabil setiap tahunnya dikarenakan cuaca dan pertimbangan harga yang tidak menentu setiap bulannya.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERFORMANSI FISIK DAN FISIOLOGIS BENIH BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum, L.) Cut Putri Juliana; Dewi Junita; Hendri Sahputra; Dewi Fithria
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2371

Abstract

Allium ascallonicum L. merupakan tanaman semusim yang memiliki umbi yang berlapis, berakar serabut, dengan daun berbentuk silinder berongga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja benih bawang merah secara fisik dan fisiologis dalam kaitannya dengan dosis pupuk kandang. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Hortikultura, TanamanPangan dan Tanaman perkebunan (UPTDBBHTPP) pada Dinas Pertanian danPerkebunan Aceh pada bulan Februari sampai dengan Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial yang terdiri dari empat perlakuan dosis pupuk kandang antara lain P0 (tanpa perlakuan), P1 (40 gram/tanaman), P2 (60 gram/tanaman) dan P3 (80 gram/tanaman). Pemberian pupuk kandang terhadap performansi fisik dan fisologis benih bawang merah dijumpai pada perlakuan 40 gram dan 60 gram.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PETANI ANGGREK (STUDI KASUS KUB SIDOMAJU MAKMUR MAGELANG) Sumbodo, Bernardus Tresno; Kadarso, Kadarso; Nopita, Elmiana; Ika, Siti Rochmah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2379

Abstract

 Pandemi Covid-19 telah berdampak pada perubahan tatanan kehidupan sosial serta penurunan kinerja ekonomi di sebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah pandemi Covid-19 berdampak pada pendapatan petani anggrek di KUB Sidomaju Makmur Di Sidomulyo, Kabupaten Magelang. Sejauhmana pandemi Covid-19 mempunyai dampak terhadap pendapatan anggota kelompok KUB serta langkah apa yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi pandemi. Pandemi Covid-19 membuat beberapa sektor mengalami kendala dalam produksi, penjualan dan konsumsi. Gerakan stay at home yang digelorakan pemerintah membuat beberapa sektor terhambat. Namun, hal ini justru menguntungkan bagi bisnis anggrek. Ketika masyarakat memiliki banyak waktu di rumah cenderung menyibukan diri dengan beragam kegiatan, berkebun anggrek menjadi salah satu alternatif pilihan. Hasil penelitian, menunjukkan pendapatan usahatani anggrek mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena tingginya jumlah permintaan akan tanaman anggrek pada saat pandemi Covid-19 membuat tanaman menjadi semakin mahal. Hasil uji Wilcoxon usahatani anggrek sebelum dan selama pandemi Covid-19 di KUB Sidomaju Makmur Magelang menunjukkan adanya perbedaan signifikan, ada peningkatan pendapatan usahatani anggrek sebelum dan selama pandemi Covid-19.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT PORANG TERHADAP BEBERAPA DOSIS KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Permatasari, Intan; Palupi, Tantri; Ruliyansyah, Agus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos TKKS terhadap pertumbuhan bibit porang serta mendapatkan dosis terbaik kompos TKKS terhadap pertumbuhan bibit porang di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan dan Laboratorium Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, dari bulan Oktober - Januari. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah k0=0%, k1=10%, k2=20%, k3=30%, k4=40% TKKS/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah waktu muncul tunas (WMT), tinggi tanaman (TT), waktu muncul khatak (WMK), jumlah khatak (JK) dan jumlah batang (JB). Kesimpulan hasil penelitian adalah kompos TKKS berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit porang dan dosis kompos TKKS 20%/polybag lebih optimal untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan waktu muncul khatak tanaman porang di tanah aluvial.
REVITALISASI TEMBI SEBAGAI DESA WISATA NATURAL BERBASIS LAHAN PERTANIAN PASKA GEMPA BUMI 27 MEI 2006 Untoro Hariadi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2380

Abstract

Tembi merupakan Desa Wisata yang menawarkan berbagai sajian alam dan eksotis, keramahan dan ketulusan khas penduduk desa, serta pemandangan sawah yang mengelilingi kawasan desa. Gempa bumi 27 Mei 2006 berdampak besar bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Dusun Tembi. Tingkat kerusakan kawasan mencapai 75%, antara lain kerusakan bangunan tempat tinggal, fasilitas sosial, galeri, dan bengkel home industry. Berbagai beban dan permasalahan yang muncul pascabencana semakin disadari oleh warga sebagai tantangan yang tidak mungkin dapat diatasi jika warga sendiri tidak berusaha untuk berubah atau berjuang mengatasi permasalahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal menjadi spirit dan modal sosial untuk penanganan pasca gempa 27 Mei 2006, termasuk merevitalisasi Tembi sebagai Desa Wisata Berbasis Lahan Pertanian Alami. Kearifan lokal tersebut meliputi: obah mamah, cacak kalah menang cacak, sayuk rukun saiyeg saeka praya dan holobis kuntul baris.

Page 52 of 139 | Total Record : 1386