cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN TENTANG BAURAN PEMASARAN TERHADAP EKUITAS MEREK PRODUK FRESTEA (Studi Kasus pada Konsumen Supermarket Pamella Swalayan di Yogyakarta) Budiarto Budiarto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 15, No 1: Edisi Januari 2013
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.434 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak persepsi konsumen tentang bauran pemasaran terhadap terhadap variabel laten endogen kesan kualitas merek, dan persepsi loyalitas merek dalam membentuk ekuitas merek secara keseluruhan. Data dikumpulkan 200 responden dari empat supermarket Pamella di Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi computer LISREL (Linear Structural Relationship) versi 8.8 Student. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa model structural dapat diterima berdasarkan fakta empirik. Struktural model menunjukkan bahwa ekuitas merek produk Frestea tercipta oleh loyalitas merek dan persepsi kualitas. Loyalitas merek dengan korelasi positif signifikan terhadap ekuitas merek memiliki kontribusi terbesar, sedangkan persepsi kualitas memiliki kontribusi terendah dengan korelasi negatif terhadap ekuitas merek. Estimasi parameter juga menunjukkan bahwa intensitas distribusi signifikan berkorelasi positif terhadap ekuitas merek. Kata kunci: persepsi konsumen; bauran pemasaran; ekuitas merek.
PROSPEK PENGEMBANGAN SISTEM USAHA AGRIBISNIS KEDELAI DI PROVINSI PAPUA Afrizal Malik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 2: Edisi Juli 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.633 KB)

Abstract

Kajian ini dilakukan di sentra pengembangan kedelai. Pengumpulan data menggunakan kuisioner yang difokuskan pada aspek input dan output yang akan diuraikan pada  subsistem input usahatani, subsistem produksi, ekonomi, dilakukan bulan Juni hingga Juli 2015.  Untuk melengkapi data primer juga dilakukan Desk Studi terhadap hasil kajian sistem agribisnis kedelai. Pengambilan contoh petani kedelai secara purposive sebanyak  10 orang petani sebagai responden di masing-masing kabupaten sentra pengembangan kedelai, yaitu Kabupaten Merauke, Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Nabire. Parameter yang dikaji: input-output usahatani, pemasaran serta kendala teknis dan ekonomi usahatani. Analisis data dilakukan secara deskriptif, tabulasi, dan analisis ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa usahatani kedelai termasuk komoditas palawija yang kurang berkembang di Provinsi Papua, terlihat dari luas potensi pengembangan kedelai dari sisi ketersediaan lahan cukup besar, sementara permintaannya cukup tinggi terutama untuk bahan baku industri pengolahan. Hal ini menunjukkan adanya peluang pengembangan komoditas tersebut karena potensi pasar cukup besar. Untuk pengembangan agribisnis kedelai, berbagai teknologi dibutuhkan,  terutama varietas unggul baru dengan potensi hasil tinggi. 
The Role of Technology Innovation and Movements of Additional Plants in Rice Production Improvement Dedi Sugandi; Wahyu Wibawa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 19, No 2 (2017): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.635 KB)

Abstract

Studies done to investigate role and implementation level of technological innovation and LTT movement in increasing rice production in Bengkulu Province, and to propose suggestions and alternative policies related to application of technological innovation and LTT. Study carried out from September 2015 to June 2016. Primary data obtained by collecting data of LTT and application of technological innovation periodically per quarter (April up to September, October up to March). Particularly for LTT data, it was collected on a day basis. Secondary data collected by both communication and reference from stakeholders. Results: implementation of UPSUS has been capable of increasing productivity by 0.29 ton per ha, obtained from increasing application of technological innovation in forms of VUB, recommended fertilizer dosage, fertilization frequency, and jajar legowo by 12.17 up to 18.47 percent, 8.99 up to 12.77 percent, 4.51 up to 8.04 percent, and 18.64 up to 22.48 percent, respectively. Implementation of UPSUS also increased LTT by 43,145 ha or equivalent to 34.53 percent and increased IP from 129.82 to 174.65, so that production also increased by 212,277 ton.  Key-words: innovation, LTT, Production
PENGARUH KANDUNGAN DEDAK PADI DAN LEVEL ENERGI PAKAN TERHADAP PENAMPILAN AYAM KAMPUNG SINGLE COMB Harimurti Februari Trisiwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 17, No 1: Edisi Januari 2015
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.919 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dedak padi dan level metabolis energi (ME) terhadap penampilan ayam  kampung  jengger tunggal. Penelitian ini menggunakan 10 pasang ayam umur 14 minggu, perlakuan menggunakan 2 level kandungan dedak padi dan ME, yaitu P1 (41,62%;  2600 kcal/kg ME)  and P2 (83,25%; 2200 kcal/kg ME),  dengan protein kasar (PK) 14%.  Pakan perlakuan terdiri dari 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari sepasang ayam (jantan dan betina). Variabel yang diamati adalah konsumsi (pakan, protein, dan ME), berat badan akhir, pertambahan berat badan, konversi pakan,  dan efisiensi  protein an energi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan level dedak padi dan penurunan ME mengurangi konsumsi (pakan, protein, dan ME), berat badan akhir, pertambahan berat badan, konversi pakan, dan efisiensi  protein and energi.
FARMING SYSTEM OF RICE SEED BREEDING ON TIDAL SWAMPLAND (Case Study of UPBS Balittra) Yanti Rina Darsani; Koesrini Koesrini
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.537 KB)

Abstract

             Intensity improvement of cultivation in swamp land should be followed by application of adaptive innovation technology. At moment, swamp rice seed breeding is still limited, not many independent breeders produce swamp rice seeds. To understanding the feasibility of Inpara rice seed breeding farming in tidal swamp land, research was conducted on seed breeding location in Karang Bunga Village, Mandastana Subdistrict and non breeders in Samuda Village, Belawang Subdistrict, Barito Kuala District in 2016. Samples of farmers were randomly selected in each village as many as 15 people so that number of farmers were 30 people. Data collected were among others:  farmers' characteristics, input-output of farming, problems in breeding.Data tabulated and analyzed by descriptive and balance of cost and income.Farming is considered financially and economically feasible if the R/C is more than one. Results showed that rice seed breeding farming and consumption rice were equally feasible to be cultivated.Feasibility analysis comparison between two farmings showed that income from rice seed breeding farming in Inpara 2 and Inpara 3 is lower than acceptance of consumption rice farming of Margasari variety. Inpara 3 variety in consumption rice farming are more sensitive if there are changes on price and achieved production compared to other varieties.
PEMAKAIAN LARUTAN METHYL EUGENOL DAN EKSTRAK JAMBU MERAH DALAM MENGENDALIKAN LALAT BUAH Sulistiya Sulistiya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 1: Edisi Januari 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.356 KB)

Abstract

Salah satu kendala meningkatkan produksi buah di Indonesia adalah serangan hama lalat buah. Pengenalan pencegahan serangan hama lalat buah menggunakan atraktan methyl eugenol dirasa mahal dan merepotkan. karena itu peneliti tertarik melakukan percobaan ini. Tujuan: (1) mengetahui volume larutan methyl eugenol yang paling tepat dalam perangkap lalat buah untuk mendapatkan hasil optimal. (2) mengetahui saat aplikasi yang paling tepat. Dilakukan percobaan penggunaan atraktan methyl eugenol yang dicampurkan ke dalam ekstrak buah jambu merah. Penelitian dilaksanakan di kebun jambu merah milik petani di Desa Sumberagung, Jentis, Bantul dimulai Juli sampai September 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan perlakuan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi larutan Petrogenol yang terdiri dari tiga tingkatan, diulang sebanyak lima kali. Data dianalisis dengan Uji F, jika memperlihatkan pengaruh nyata, dilanjutkan uji pembanding rerata perlakuan menggunakan Uji BNJ pada taraf lima persen. Kesimpulan (1) Larutan Methyl Eugenol merupakan atraktan lalat buah yang potensial dalam pengendalian lalat buah di pertanaman jambu merah. (2) Konsentrasi larutan Methyl Eugenol 0,60 ml per 100 ml ekstrak buah jambu merah dengan waktu aplikasi 10 hari lebih efektif untuk memerangkap lalat buah di pertanaman jambu merah.
ANALISIS EKONOMI USAHA AYAM PETELUR DI FARM HARMA BANJARHARJO KECAMATAN NGEMPLAK, SLEMAN Pes Murib; ichwani Kruniasih; Kadarso Kadarso
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 1: Edisi Januari 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.516 KB)

Abstract

Peternakan ayam petelur merupakan salah satu potensi usaha lokal yang dapat dikembangkan karena mempunyai prospek. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) faktor yang memengaruhi produksi telur; 2) pendapatan usaha ayam petelur; 3) kelayakan usaha ayam petelur. Subyek penelitian: peternak ayam Farm Harma Banjarharjo Kecamatan Ngemplak. Data penelitian: data peternak yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pencatatan. Metode analisis: 1) analisis faktor yang memengaruhi produksi dengan regresi linier berganda; 2) analisis pendapatan; 3) analisis kelayakan usaha ayam petelur dengan analisis R/C ratio. Hasil: 1) faktor produksi yang meliputi jumlah tenaga kerja, kandang, obat-obatan, bibit, dan pakan secara bersama memengaruhi produksi usaha ayam petelur. Secara individual, hanya variabel obat-obatan yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan variabel jumlah tenaga kerja, kandang,  bibit, dan pakan berpengaruh nyata terhadap produksi usaha; 2) pendapatan kotor peternak Rp 277.525.208, sedangkan pendapatan bersih Rp 105.214.234; 3) Nilai R/C ratio 1,52, disimpulkan bahwa usaha ayam petelur di Farm Harma Banjarharjo Kecamatan Ngemplak layak untuk diusahakan.
Penurunan Kadar Kolesterol Daging Ayam Kampung Melalui Penggantian Bungkil Kedelai Dengan Ampas Susu Kedelai Dwi Kusmanto; Harimurti Februari Trisiwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 1: Edisi Januari 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian bungkil kedelai dengan ampas susu kedelai terhadap penampilan, produksi karkas ayam kampung, dan level cholesterol daging ayam kampung. Ayam kampung umur enam minggu terdiri dari 40 ekor jantan dan 40 ekor betina dibagi secara acak menjadi empat kelompok perlakuan dan tiap perlakuan terdiri dari lima ulangan, sehingga tiap ulangan terdiri dari dua ekor jantan dan dua ekor betina. Keempat pakan perlakuan yang mempunyai kandungan ME 2600 kcal per kg dan PK 17 persen disuplementasi dengan asam amino lisin, metionin, dan treonin. Pakan dan air minum diberikan secara ad libitum. Ayam kampung dipelihara hingga umur 10 minggu. Daging dada diambil untuk uji lemak dan kolesterol. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi pola searah dan perbedaan rerata perlakuan diuji dengan uji Duncans Multiple Range Test. Perbedaan level lemak dan kolesterol ayam jantan dan betina setiap perlakuan diuji dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian bungkil kedelai dengan ampas susu kedelai yang disuplementasi asam amino esensial dapat mempertahankan penampilan dan produksi karkas ayam kampung, tetapi tidak efektif menurunkan level lemak dan kolesterol daging ayam kampung.
INDUKSI PEMBUNGAAN IN VITRO PADA ANGGREK BULAN Phalaenopsis amabilis (L.) Blume INDONESIA IN VITRO FLOWERING OF INDONESIAN Phalaenopsis amabilis (L.) Blume Ixora Sartika Mercuriani; Agus Slamet; Bekti Sulistya Utami; Aries Bagus Sasongko; Aziz Purwantoro; Sukarti Moeljopawiro; Endang Semiarti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 2: Edisi Juli 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.529 KB)

Abstract

Bunga adalah faktor yang sangat penting dalam budidaya anggrek. Salah satu kendala yang sering dijumpai dalam budidaya anggrek adalah lama fase vegetatif yang dibutuhkan tanaman tersebut untuk dapat berbunga. Pada penelitian ini induksi pembungaan dilakukan pada tahap pertumbuhan awal tanaman secara in vitro. Tanaman umur enam bulan setelah tanam (bst) disubkultur pada medium New Phalaenopsis (NP) dengan konsentrasi Nitrogen (N) setengah dari NP (1/2NP), dengan atau tanpa pemberian Benzyl Adenine (BA), variasi konsentrasi KH2PO4 (1,5 mM dan 3 mM), serta dengan atau tanpa pemotongan akar. Kombinasi perlakuan dengan pemberian BA 22.2 µM, kandungan P tinggi (3 mM), dan pemotongan akar mampu mempercepat pembungaan in vitro anggrek Phalaenopsis amabilis (P. amabilis) asli Indonesia pada umur 18 bst.Flowering is very important in orchid cultivation. However, the long vegetative phase to be able to bloom of the plant becomes an important problem. The orchid needs three up to five years after sowing to bloom. In this study, flowering induction is done in the early growth stages of plants. At six months after sowing (mas), plants were sub-cultured on New Phalaenopsis (NP) medium witha half Nitrogen(N) concentration of NP (1/2NP), with or without Benzyl Adenine (BA), concentration variations of Phosphor/P (1,5 mM and 3 mM),  and with or without roots cutting. In vitro flowering of Indonesian Phalaenopsisamabilis (P. amabilis) can induced on medium that contain 22.2 µM BA and 3 mM P with roots cutting at 18 mas.
KAJIAN FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP DIVERSIFIKASI PANGAN NON BERAS DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA STUDY OF FACTORS AFFECTING THE DIVERSIFICATION OF NON FOOD RICE IN SPECIAL PROVINCE OF YOGYAKARTA Subagiyo Subagiyo
Agros Journal of Agriculture Science Vol 16, No 2: Edisi Juli 2014
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.509 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap diversifikasi pangan non beras di DIY. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai dengan Nopember 2011 di empat kabupaten dan satu kota yaitu Bantul, Kulon Progo, Sleman dan Gunungkidul serta kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survai eksplanatori, penelitian yang dilakukan mengutamakan sampel sebagai yang mewakili populasi untuk menjadi sasaran penelitian. Penentuan lokasi penelitian secara purposif (sengaja), sedangkan penentuan responden dilakukan secara Proporsinal Random Sampling (SRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perubahan perilaku dan  faktor akseptabilitas secara  positif mempengaruhi diversifikasi pangan masyarakat DIY. Perubahan perilaku mempengaruhi diversifikasi pangan sebesar 19,8 persen dan akseptablitas mempengaruhi diversifikasi pangan sebesar 31,4 persen dan sisanya sebesar 48,8 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.This study aims to determine the factors that influence the non-rice food diversification in DIY. This research was conducted in September to November 2011 in four countries and one city that is Bantul, Kulon Progo, Sleman and Gunungkidul well as the city of Yogyakarta. This study uses explanatory survey, conducted research as a priority sample representing a target population for the study. Location research purposively (intentionally), while respondents were proportional determination Random Sampling (SRS). The results showed that the factor of change in behavior and acceptability factors positively affecting food diversification DIY community. The changes affect the behavior of diversification by 19.8 percent and acceptability affect the diversification of 31.4 percent and the remaining 48.8 percent is influenced by other factors not examined.

Page 8 of 139 | Total Record : 1386