cover
Contact Name
Wendianing Putri Luketsi
Contact Email
wendianing@unida.gontor.ac.id
Phone
+6281218956797
Journal Mail Official
wendianing@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
Siman Street, Km 6, Siman Subdistrict, Ponorogo, East Java, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Agroindustrial Technology Journal
ISSN : 25990799     EISSN : 25989480     DOI : -
Agroindustrial Technology Journal adalah publikasi ilmiah tentang teknologi, rekayasa proses, dan manajemen ataupun aplikasi dari keilmuan tersebut dalam ranah teknologi industri pertanian. Artikel dapat berupa hasil penelitian, komunikasi singkat ataupun berupa ulasan ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
PEMANFAATAN KEMBALI LIMBAH BATANG PISANG MENJADI KOMPOS Sophia Shanti Meilani; Noveria Eka Susyani
Agroindustrial Technology Journal Vol 5, No 2 (2021): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v5i2.6643

Abstract

Organic waste frequently becomes problem in every city in Indonesia because the quantity keeps increasing while disposal area is very limited.. Most of organic waste is transported to final disposal area despite its potential to be converted into compost. This is also the case in Bekasi City. Banana stem waste is organic waste from agricultural sector, which creates problems because of its weight and volume. Composting is an alternative to treat this type of organic waste. Banana stem contains Carbon, Nitrogen, Fosfor,  Kalium which are important materials for compost . This study was conducted to identify the potential of converting banana stem waste into compost. Composting of banana stem was set to 25 days. During composting process temperature increased up to 45oC. The increase of temperature indicated microorganism activity in decomposing banana stem waste. Final result of composting revealed that banana stem compost contains C-Organic, Phosphorous and moisture content that comply with the requirement of compost according to SNI 19-7030-2004. Banana stem compost also contain Kalium and Mangan but the concentration were lower than the standard. Composting of banana stem gave many benefits. It reduced organic waste quantity and the product can be reused as fertilizer. Banana waste compost provided nutrients that are required for crops productivity.  
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING AKAR KAYU BAJAKAH DENGAN MEMANFAATKAN TENAGA SURYA (SOLAR DRYER) DAN KOMPOR BIOMASSA Muhammad Ivanto; Wiranto Wiranto; Eka Eka; Muhammad Syahrullah; Herman Herman; Nugroho Karya Yudha
Agroindustrial Technology Journal Vol 5, No 2 (2021): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v5i2.6776

Abstract

Alat pengering akar bajakah merupakan alat pengeringan dengan memanfaatkan energi matahari menggunakan kolektor sebagai penyerap panas yang menjadikan energi matahari sebagai sumber panasnya. Pengeringan adalah proses pengurangan kadar air yang relatif kecil secara terus menerus pada suatu bahan. Sistem pengering tenaga surya (solar dryer) terdiri dari tiga bagian utama yaitu kolektor surya, ruang pengering , dan kompor biomassa. Alat pengring akar bajakah ini sangat berpotensi dalam proses pengeringan akar bajakah karena dapat menghasilkan akar bajakah yang berkualitas dan mempermudah dalam proses pengeringan akar bajakah itu sendiri. tujuan penelitian ini adalah Memperoleh rancangan alat pengering akar kayu bajakah yang optimal sehingga dapat  mempercepat proses pengeringan. Motode pelaksanaam yang digunakan terdiri dari pengkajian masalah, disain dan perancangan alat, pembuatan alat , analisis pengambilan data ,evaluasi dan pembuatan laporan. Adapun hasil pengukuran kadar air menggunakan alat ukur kelembapan menunjukkan penurunan kadar air yaitu, dari percobaan pengeringan akar bajakah di nyatakan kering selama 9 jam dengan penurunan kadar air sebesar 52.7 % dengan menggunakan kolektor , penurunan kadar air sebesar 35.6 % selama 5 jam dengan menggunakan kompor biomassa dan penurunan kadar air sebesar 49 % selama 15 jam dengan di jemur secara langsung.
APLIKASI BIOAKTIVATOR LIMBAH TAHU DALAM PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK DARI SAMPAH PASAR DAN DAUN KERING Hernowo Widodo; Laras Andria Wardani; Vicky Anderesta Kuswoyo
Agroindustrial Technology Journal Vol 5, No 2 (2021): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v5i2.6714

Abstract

Organic fertilizers contain a lot of residual organic matter that has been decomposed and is ready for consumption by plants. The raw materials for organic liquid fertilizer used in this study were market waste, dry leaves, and the addition of three bio activators (tofu wastewater, Stardec, and EM4). The selection of tofu liquid waste is done because it is easy to obtain, cheap, and reduces environmental pollution. Therefore, the purpose of this study was to analyze the quality and quality of the manufacture of liquid fertilizer using the tofu industry's liquid waste bio activator compared to other bio activators. The method used in this research is the experimental manufacture of liquid fertilizer with anaerobic fermentation, which is then applied to the growth of kale. The results of this study are the quality and quality of the manufacture of liquid fertilizer using a liquid waste bio activator tofu industry is quite good, although it still does not meet the minimum Technical Requirements for Organic Fertilizer standards issued by the Decree of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia Number 261/KPTS/SR.310/M /4/2019. This can be seen from the average height of the kale plant which is not much different from the use of popular bio activators on the market (EM4 and Stardec), where the average height yield is 6.72 cm on the seventh day.
ANALISIS RANTAI NILAI AGROINDUSTRI BIOFARMAKA KOMODITAS KUNYIT DI KABUPATEN PONOROGO Hidayatun Nufus; Gusti Randy Pratama; Devi Urianty Miftahul
Agroindustrial Technology Journal Vol 5, No 2 (2021): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v5i2.6733

Abstract

Ponorogo regency has the potential to increase the yield of natural resources such as biopharmaceutical plant types. One type of biopharmaceutical plant in Ponorogo Regency is a turmeric plant produced in 14 sub-districts. This research aims to: a) Identify the flow of agroindustry value chain distribution of turmeric commodity biopharmaceuticals by mapping BPMN (business process model and notation). b) Calculate the added value of Agroindustri biopharmaceutical turmeric commodity with hayami analysis. In this study, there are two conclusions. First, mapping using BPMN (Business Process Model and Notation): The distribution pattern of turmeric commodities in Ponorogo Regency there are two distribution patterns that run through crates, collectors and local distributors and exporters. Second, added value based on the hayami method, obtained the result of the comparison of added value farmers: Steamers: local distributors are 9%: 55% : 36%. While the added value of the flow of exporters is farmers 8.5%: steamers 52.7% : exporters 38.8%.
EVALUASI PROKSIMAT DAN ORGANOLEPTIK BEKASAM IKAN WADER (Rasbora lateristriata) BERDASARKAN PERBEDAAN LAMA FERMENTASI DAN KONSENTRASI GARAM Rahmawati Rahmawati; Astrid Damayanti; Sri Djajati; Anugerah Dany Priyanto
Agroindustrial Technology Journal Vol 5, No 2 (2021): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v5i2.6869

Abstract

Ikan wader (Rasbora lateristriata) banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia serta dapat diolah dan diawetkan menjadi produk yang biasa disebut dengan bekasam. Proses fermentasi pada bekasam dipengaruhi oleh berbagai faktor, beberapa di antaranya adalah lama proses fermentasi dan konsentrasi garam yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi penambahan garam terhadap komposisi proksimat dan aspek organoleptik pada produk bekasam ikan wader. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu faktor I (lama fermentasi: 4 hari, 5 hari, dan 6 hari) dan faktor II (konsentrasi garam: 15%, 17,5%, dan 20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air dan kadar abu bekasam ikan wader berkisar 58,985- 62,651% dan 14,928 – 19,872%. Pengujian aspek organoleptik menunjukkan bahwa aroma dan rasa yang paling disukai adalah bekasam dengan lama fermentasi 6 hari dengan konsentrasi garam 15%. Tekstur yang paling disukai adalah bekasam dengan lama fermentasi 4 hari dengan konsentrasi garam 20%, sedangkan warna yang paling disukai adalah bekasam dengan lama fermentasi 4 hari dengan konsentrasi garam 15%.
ANALISIS DAN DESAIN SISTEM PRODUKSI SERAT PUTIH MENGGUNAKAN LIMBAH PADAT SABUT KELAPA SAWIT (PALM PRESS FIBRE) Wilda Harlia Devita; Rafika Ratik Srimurni
Agroindustrial Technology Journal Vol 6, No 1 (2022): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v6i1.5840

Abstract

Upaya untuk membantu manajemen dalam merencanakan dan melakukan pengambilan keputusan mengenai pengalokasian yang optimal dalam memproduksi serat putih menggunakan limbah padat sabut kelapa sawit (palm press fibre) dibutuhkan formulasi analisis desain dan sistem agar biaya produksi yang digunakan dapat ditekan minimum sehingga mendapatkan produksi yang optimum. Berdasarkan kondisi tersebut dibutuhkan analisis dan perencanaan mengenai sistem produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat desain dan sistem untuk memproduksi serat putih menggunakan limbah padat sabut kelapa sawit (palm press fibre) dan mengoptimalkan produktivitas serat putih dengan minimasi biaya. Metode yang dilakukan dalam membuat desain dan sistem adalah dengan melakukan pengembangan sistem yaitu analisis sistem, desain sistem, implementasi sistem menggunakan software sybase power designer versi 16.5 dan teknik penentuan solusi optimal yang digunakan adalah metode simpleks yang diolah menggunakan software WinQSB. Hasil dari desain sistem berhasil diimplementasikan dan hasil verifikasi logika model adalah benar. Pada formulasi minimasi biaya telah didapatkan minimasi biaya produksi dengan perendaman 90 menit untuk produktivitas yang optimal. Sehingga dari hasil analisis yang telah dilakukan untuk mengoptimalkan produksi dan memaksimalkan pendapatan perusahaan dilakukan proses produksi selama 630 menit dengan biaya produksi Rp 59.610.000,- dengan kapasitas produksi 1000 kg.
ANALISIS HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK FROZEN FOOD SOSIS (STUDI KASUS DI PAWONE BU WUNI PONOROGO) Devi Urianty Miftahul Rohmah; Muhammad Nur Kholis; abdillah hafidz
Agroindustrial Technology Journal Vol 6, No 1 (2022): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v6i1.6874

Abstract

ABSTRAKRata-rata pertumbuhan pasar makanan dan minuman tahun 2013 – 2017 diprediksi di atas 10%, sedangkan produk makanan beku sendiri diprediksi tumbuh hingga 16,6%. Frozen food merupakan salah satu alternatif pangan yang baik untuk ketersediaan proteinnya, bahan baku sosis yang digunakan merupakan bahan baku yang tergolong bahan yang memiliki resiko cukup tinggi karena menggunakan daging ayam sebagai bahan dasarnya dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. titik kritis baik dari sistem halal maupun sistem keamanan. terhadap bahan baku tersebut. Salah satu produsen produk frozen food di Ponorogo adalah Powone Bu Wuni yang bergerak di bidang makanan dari olahan sosis, nugget, bebek ungkep, chicken roll, daging lapis dan produk lainnya. Sedangkan bahan baku daging ayam yang digunakan diperoleh dari RPA (rumah potong ayam) yang perlu dikaji ulang terkait penerapan sistem jaminan halal bagi rumah potong ayam yang menggunakan 11 kriteria manual halal yang telah ditetapkan MUI. Dengan menggunakan daging ayam sebagai bahan baku maka diperlukan penanganan yang baik terhadap bahan baku, proses produksi, dan proses pengiriman yang erat kaitannya dengan rantai pasok Halal sehingga produk olahan menjadi produk yang halal. Dengan metode SCOR yang digunakan untuk menganalisis setiap aktivitas stakeholder yang berhubungan langsung dengan Ibu Wuni, sehingga pola aliran rantai pasok halal dapat digambarkan melalui metode SCOR dan Sistem Jaminan Halal (SJH) sehingga dapat memberikan manfaat kepada setiap pemangku kepentingan dan juga kepada masyarakat Ponorogo. bagi mereka yang membutuhkan pengetahuan terkait rantai pasokan halal. 
FORMULASI SEDIAAN SABUN CUCI TANGAN CAIR ANTISEPTIK DENGAN KOMBINASI EKSTRAK KOPI ROBUSTA ( Coffea canephora) NGEBEL PONOROGO Wendianing Putri Luketsi; Akbar Harun Wicaksono; Devi Urianty Miftahul Rohmah
Agroindustrial Technology Journal Vol 6, No 1 (2022): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v6i1.6729

Abstract

Kopi Robusta memiliki kandungan zat antiseptik yaitu kafein, fenol dan asam volatil. Kafein memiliki peran penting dalam pengembangan resistensi kekebalan tubuh, sedangkan kandungan fenol terbukti mempunyai sifat bakteristatik dan bakterisidal sebagai antiseptik, virus, dan jamur. Asam volatil memiliki aktivitas yang meningkatkan daya hambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi sabun cuci tangan cair antiseptik ekstrak kopi robusta (Coffea canephora) Ngebel Ponorogo. Metode penelitian ini adalah design experimen ( true experimental laboratory), dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan dianalisis secara teoritis meliputi ;uji organopetik dengan kriteria (warna, tekstur, aroma dan busa) , pH, dan alkali bebas dan secara statistika  dianalisis menggunakan software pengolah data dengan metode one way ANOVA dengan signifikasi 95% (α= 0,05). Hasil penelitian formulasi sabun cair cuci tangan antiseptik ekstrak Kopi Robusta (Coffea canephora) untuk uji organoleptik formulasi yang terbaik F3 dengan konsetrasi 18%, untuk pengujian pH belum memenuhi standar BSNI 2017, dan untuk uji alkali bebas yang terbaik adalah F3 dengan hasil 0,00196.
STRATEGI MITIGASI RISIKO PADA PRODUKSI SAYURAN ORGANIK DARI ASPEK EKONOMI Anindita Rahmalia Putri; Anindita Rahmalia Putri
Agroindustrial Technology Journal Vol 6, No 1 (2022): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v6i1.7289

Abstract

Kesadaran konsumen mengenai pola hidup sehat telah mendorong konsumsi terhadap produk yang tidak ada kontaminasi bahan-bahan kimia menjadi popular. Selain itu isu mengenai kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor yang mendorong konsumen untuk beralih ke produk pangan organik. Namun pertanian khususnya pertanian organik merupakan sektor yang dinamis dimana ketidakpastian menjadi hambatan yang tidak dapat dihindari. Ketidakpastian yang hadir tidak hanya berkaitan dengan perubahan iklim ataupun invensi hama namun bisa juga dari faktor ekonomi misalnya berkaitan dengan perubahan permintaan di pasar. Sehingga ketidakpastian yang ada harus diminimalisir atau jika memungkinkan dapat dihilangkan. Ketidakpastian dapat memunculkan potensi risiko yang harus dimitigasi khususnya pada sektor pertanian yang krusial dan dinamis. Penelitian ini akan fokus pada rancangan strategi mitigasi risiko pada produksi sayuran organik yang ditinjau dari aspek ekonomi dengan menggunakan metode House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber risiko yang memiliki nilai terbesar adalah iklim tidak menentu. Dan untuk meminimalisir potensi terjadinya risiko tersebut terdapat 12 strategi mitigasi yang dapat diaplikasikan. Strategi mitigasi risiko yang memiliki peringkat tertinggi adalah adanya manajemen tanam yang mengatur waktu tanam antar tanaman.
MINUMAN SERBUK INSTAN DARI KULIT BUAH NAGA DENGAN PERBEDAAN FORMULASI ASAM DAN BASA Lasmini Yati; Arinda Dwi Safitri; Deni Aji Saputra; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani
Agroindustrial Technology Journal Vol 6, No 1 (2022): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v6i1.7233

Abstract

Dragon fruit peel is one of the wastes that has not been widely used. Instant powder drink is one of the products of choice because it is more practical to consume. The utilization of dragon fruit peel waste into instant powder drinks can be an innovation in food processing. This study aims to determine the effect of differences in the amount of citric acid and sodium bicarbonate on the characteristics of dragon instant powder drink from dragon fruit peel. The experimental design used was a completely randomized design with a comparison of acid (citric acid) and base (sodium bicarbonate) treatment. The results showed that the use of acids and bases did not affect the water content and the panelists' preference for the product. The lower the amount of acid will decrease the dissolution time and increase the solubility percentage. The difference in the amount of citric acid and sodium bicarbonate affects the intensity of the sour taste produced but has no effect on other sensory properties.

Page 6 of 15 | Total Record : 148