cover
Contact Name
Irma Antasionasti
Contact Email
irmaantasionasti07@unsrat.ac.id
Phone
+6282197285302
Journal Mail Official
irmaantasionasti07@unsrat.ac.id
Editorial Address
PS. Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Farmasi Medica (Pharmacy Medical Journal) PMJ
ISSN : 26229463     EISSN : 2654640X     DOI : https://doi.org/10.35799/pmj.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Medika merupakan jurnal yang diterbitkan oleh PS. Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi dengan frekuensi terbit 2 kali dalam setahun di bulan Juni dan Desember. Tujuan pernebitan jurnal ini adalah untuk memberikan sarana bagi para akademisi, peneliti maupun praktisi untuk mempublikasikan artikel penelitian atau telaah artikel. Jurnal ini menyediakan isi yang dapat diakses secara bebas dan terbuka untuk umum sehingga dapat mendukung pertukaran pengetahuan
Articles 95 Documents
Uji Sitotoksik Ekstrak Daun Murbei (Morul Alba L) Terhadap Sel Kanker Mcf-7 Dan Selektifitasnya lukman, Lukman; Marwati, Marwati; Mus, Suwahyuni; Syahruni, Reny
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.37665

Abstract

Mulberry, Morus alba L., is traditionally used to treat various diseases such as bacterial, fungal, and protozoal. In addition, the society in South Sulawesi uses mulberry leaves as an anti-cancer. The present study aimed to investigate the cytotoxic effect of mulberry leaf extract on breast cancer cells MCF-7 and their selectivity against Vero normal cells. The dried mulberry leaves were extracted by maceration using 96% ethanol. The cytotoxic activity was determined using MTT method, while the selectivity index (SI) was calculated by comparing IC50 of MCF-7 cells against Vero cells. The results showed that the ethanol extract of mulberry leaves was toxic to MCF-7 cells with an IC50 of 75.32±2.78 µg/mL and also toxic to Vero cells (71.73±4.39 µg/mL). However, ethanol extract of mulberry leaves was not selective on MCF-7 cells with an SI value of 0.95. Our study indicates that mulberry could be considered an effective agent in the prevention of cancer, but further studies are necessary needed for safety assessment.
KAJIAN LITERATUR AKTIVITAS ANTIKANKER TANAMAN BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUS L) TERHADAP BERBAGAI KULTUR SEL KANKER Ulfa, Ana Maria Ana
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.37480

Abstract

Penyakit kanker merupakan penyakit yang sangat kompleks dan menduduki peringkat pertama di dunia. Bagian tanaman yang  mempunyai efek sitotoksik pada kultur sel kanker yang sudah diteliti  yaitu batang, daun, bunga dan biji. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik terhadap kultur sel kanker, kandungan senyawa aktif yang berperan dan mekanisme aksi.Kajian literatur ini menggunakan metode naratif review dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber dan pustaka dengan  beberapa jurnal dan artikel ilmiah. Jurnal yang diperoleh sebanyak 20 jurnal yang sesuai dengan aktivitas antikanker pada tanaman bunga matahariHasil yang didapatkan diketahui bahwa tanaman bunga matahari mempunyai aktivitas sitotoksik pada berbagai kultur sel kanker berupa Sel A549, Caco -2, RD, limfosit B, Raji, A375, MDA –AMB 231, HCT 116, T98G, Hela dan Neuroblastoma. Kandungan senyawa aktif yang berperan berupa 5-pentildihidrofuran-2(3H)-satu, (Z)-metil 4-(isobutiriloksi) but-3-enoat, dan asam 2-fenilasetat, Flavonid, asam palimitat, asam linolenat, asam -Linoleat dan asam Stearidonic, Terpenoid, sesquiterpen dan steroid, asam palimitat, asam linolenat, asam -Linoleat dan asam Stearidonic, terpinene, terpinolene dan linalool alkaloid, glikosida. Mekanisme aksi pada tanaman ini menghambat  apoptosis, proliferasi sel, transformasi sel, metastasis, viabilitas sel, mempengaruhi jalur apoptosis terhadap siklus sel pada fase G1, fase S, dan fase G2 / M. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN TERHADAP PENGOBATAN ERYTHROPOIETIN PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RS MITRA SIAGA Zakiyah Aenurochmah; Oktariani - Pramiastuti; Osie Listina
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.41469

Abstract

Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal dengan alat khusus yang menyebabkan kehilangan darah sehingga berisiko terjadinya anemia. Pasien dengan pengetahuan baik akan berusaha untuk menjaga pola makan agar kondisinya tetap sehat dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap pengobatan eritropoietin. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif cross sectional dengan metode pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 35 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji chi squareuntuk mengetahui adanya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pola makan ( p < 0,05 ), dan terdapat hubungan yang bermakna pula antara pola makan terhadap pengobatan eritropoietin ( p < 0,05 ). Dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, pola makan, dan pengobatan eritropoietin yang ditunjukkan dengan nilai kadar hemoglobin yang baik.
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DAGING BUAH ALPUKAT MENTEGA (Parsea americana) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM ΑLFA GLUKOSIDASE SECARA IN SILICO Kezia Pangemanan; widdhi Bodhi; Olvie Syennie Datu; Fatimawali Fatimawali; Marko Jeremia Kalalo; Axl L. Windah
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.42124

Abstract

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pankreas tidak mampu mensekresi insulin, gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui jenis-jenis senyawa bioaktif yang terkandung dalam daging buah Alpukat  dan  menganalisis  interaksi  senyawa  yang ditargetkan terhadap  enzim Alfa Glukosidase yang berpotensi sebagai antidiabetes dengan pengujian secara In Silico.  Hasil  analisis  GCMS  dari  penilitian  ini  terdapat  83  senyawa  yang terdeteksi dalam ekstrak metanol daging buah Alpukat Mentega dan terdapat dua senyawa yang memiliki interaksi yang baik terhadap reseptor enzim Alfa Glukosidase berdasarkan parameter Lipinski’s rule of five dan binding affinitynya. Kedua senyawa tersebut yaitu Tricyclo[20.8.0.0(7,16)] triacontane, 1(22),7(16)- diepoxy , dan Cholesta-8,24-dien-3-ol, 4-methyl-, (3ß,4a)- yang memiliki nilai binding affinity -9.8 kkal/mol , dan -8.6 kkal/mol. Hal ini menunjukkan bahwa daging buah Alpukat Mentega memiliki dua senyawa yang dapat dikembangkan sebagai antidiabetes.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi dari Karang Lunak Nephthea Sp Nursafitri Syahrudin; Adithya Yudistira; Elly Juliana Suoth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.43084

Abstract

 Karang lunak adalah bagian dari ekosistem terumbu karang yang dapat menghasilkan senyawa metabolik sekunder yang merupakan respon terhadap lingkungan untuk bertahan hidup. Karang lunak juga mempunyai kemampuan sebagai antibakteria, antikanker, antibakteri antifouling dan lain-lain. Senyawa bioaktif kimia tersebut merupakan hasil metabolit sekunder organisme hidup yang sering dikenal dengan natural product yang umumnya berupa terpenoid. Penelitian ini bertujian untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak dan fraksi Nephthea sp. Sampel karang Lunak Nephthea sp diperoleh dari Pulau Manado Tua yang di ekstraksi dengan etanol kemudian di fraksinasi dengan 3 pelarut yang berbeda. Pengujian terhadap ekstrak etanol dan fraksi karang lunak Nephthea sp menggunakan metode DPPH dengan konsentrasi 100 mg/L secara spektrofotometri. Hasil pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, menunjukkan ekstrak kasar kasar dan fraksi karang lunak Nephthea sp memiliki presentase inhibisi radikal DPPH. Ekstrak kasar karang lunak berpotensi sebagai antioksidan dengan kategori kuat, sedangkan ketiga fraksi berpotensi sebagai antioksidan dengan kategori lemah.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA MASYARAKAT DUSUN PEDALAMAN KELOMPANG GUBUG Farin Veradita; Nurul Faizah
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.43355

Abstract

Dukungan keluarga dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat. Hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien hipertensi, untuk mengetahui dukungan keluarga, untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat dan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional (potong lintang) Hasil analisis didapatkan karakteristik responden dari jenis kelamin terbanyak adalah wanita (62,2%), umur terbanyak adalah >60 tahun (37,8%), pekerjaan terbanyak adalah pekerjaan lain-lain (51,4%). Hasil dari penelitian ini adalah sebanyak 24 orang (64,9%) mendapatkan dukungan baik, 7 orang (18,9%) mendapatkan dukungan cukup dan 6 orang (16,2%) mendapatkan dukungan kurang. Kepatuhan minum obat sebanyak 7 orang (18,9%) patuh dan 30 orang (81,1%) tidak patuh. Pada analisis Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan dengan hasil p=0,000 dan kekuatan korelasi sebesar r=0,729 yang menandakan kuat. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Hipertensi
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK PADA PASIEN KLINIK BKM ALI MAKSUM Zaskya Aulia Nuraeni Syfa Putri Sukmawan
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.43502

Abstract

Obat generik merupakan obat dengan nama resmi yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia dan International Non-propietary Names dari WHO  untuk zat berkhasiat yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien dengan tingkat pengetahuan terhadap obat generik dan untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Metode penelitian ini merupakan observasi analitik dengan menggunakan desain studi cross sectional. Hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran karakteristik pasien di Klinik BKM Ali Maksum mayoritas berjenisj kelamin perempuan (62,8%) dengan rentang usia remaja akhir yakni 17-25 tahun (68,6%) dan tingkat pendidikan pelajar dari kalangan SMA (31,4%) dan Perguruan Tinggi (48,8%) serta berpenghasilan <Rp.1.000.000 (57%) Pasien di Klinik BKM Ali Maksum memiliki pengetahuan kurang terhadap obat generik sebesar 65,1%. Nilai signifikansi antara pekerjaan dan pengetahuan mengenai obat generik yaitu 0,025, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dan pengetahuan mengenai obat generik pada pasien
OPTIMASI NA-ALGINAT DAN CA-KLORIDA PADA NANOPARTIKEL EKSTRAK TERPURIFIKASI FUKOIDAN DARI RUMPUT LAUT COKELAT (Sargassum Polycystum) Putri Maharani; Endah Ikasari; Ungsari Purwanto; I Bagiana
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.45100

Abstract

Rumput laut cokelat (Sargassum polycystum) mengandung senyawa fukoidan yang memiliki manfaat sebagai antikanker. Fukoidan memiliki kemampuan permeasi ke dalam sel yang buruk apabila diberikan melalui rute peroral sehingga bioavaibilitasnya buruk. Modifikasi sistem penghantaran obat untuk meningkatkan bioavaibilitas fukoidan di dalam tubuh perlu dilakukan, salah satunya dengan sistem penghantaran obat nanopartikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh natrium alginat dan kalsium klorida sebagai agen sambung silang pada karakteristik fisik nanopartikel ekstrak terpurifikasi fukoidan dari rumput laut cokelat (Sargassum polycystum), serta untuk mengetahui perbandingan optimum natrium alginat dan kalsium klorida yang dapat menghasilkan nanopartikel ekstrak terpurifikasi fukoidan dari rumput laut cokelat (Sargassum polycystum). Nanopartikel ekstrak fukoidan dibuat dengan metode gelasi ionik dengan perbandingan penggunaan natrium alginat 0,1% dan kalsium klorida 0,01% 2:8; 3,5:6,5; 5:5; 6,5:3,5 dan 8:2. Evaluasi sediaan meliputi uji pH, transmitan, efisiensi penjerapan sebagai parameter optimasi, uji ukuran partikel, distribusi ukuran partikel, uji indeks polidispersitas dan zeta potensial dilakukan padaformula optimal. Serta uji validitas dengan menggunakan T-Test untuk validasi persamaan hasil optimasi. Hasil Design Expert 10.0.1 menunjukkan bahwa formula optimum dengan perbandingan penggunaan natrium alginat 0,1% dan kalsium klorida (CaCl2) 0,01% 6,577:3,423. Hasil prediksi yang didapatkan pH 6,531, transmitan 99,026%, efisiensi penjerapan 99,176% dengan nilai desirability 0,812. Hasil uji one sample T-test untuk respon pH p=0,289, transmitan p=0,660 dan efisiensi penjerapan p=0,488, menunjukkan bahwa hasil prediksi Design Expert berbeda tidak signifikan (p>0,05) dengan hasil penelitian. Berdasarkan hasil uji one sampleT-test tersebut menunjukkan bahwa persamaan masing-masing parameter optimasi adalah valid. Formula optimal mempunyai ukuran nanopartikel 82,12 nm sebesar 98,1%, 447,7 nm sebesar 1,9% dan rata-rata ukuran partikel 357,5 nm, indeks polidispersitas 0,428, dan zeta potensial -40,5 mV.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Spons Stylissa carteri yang diperoleh dari Pulau Manado Tua Fenezia Yosevina Lumempow; Adithya Yudistira; Elly Juliana Suoth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol 6 No 1
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v6i1.43086

Abstract

FENEZIA YOSEVINA LUMEMPOW. Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Spons Stylissa carteri yang diperoleh dari Pulau Manado Tua. Di bawah bimbingan ADITHYA YUDISTIRA sebagai ketua dan ELLY JULIANA SUOTH sebagai anggota.Tubuh dapat menghasilkan antioksidan dari metabolisme sel tubuh namun dengan meningkatnya jumlah radikal bebas, tubuh perlu didukung oleh asupan antioksidan. Spons Stylissa carteri dapat menghasilkan metabolit sekunder dari proses metabolisme dalam sel yang ada pada tubuhnya, karena ekstrak dari spons dipercaya memiliki senyawa bioaktif yang mempunyai sifat sitotoksin, anti tumor, antivirus, dan anti inflamasi. Spons Stylissa carteri terdapat di bawah laut dan spons ini mengandung senyawa aktif yang persentase keaktifannya lebih besar dibandingkan dengan senyawa- senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan darat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan dari ekstrak dan fraksi spons laut (Stylissa carteri). Pengujian antioksidan ini dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) yang diukur menggunakan alat uji Spektrofotometer UV-Vis dengan konsentrasi 100 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spons Stylissa carteri memiliki aktivitas senyawa antioksidan yang tinggi disetiap pengujian, terlihat hasil tertinggi terdapat pada ektrak kasar dengan rata-rata nilai inhibisi 95,7%.
ULTRASOUND-ASSISTED EXTRACTION SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI LIMBAH BIJI PEMBUATAN MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus) Frenly Wehantouw; Risma Situngkir; Elly Suoth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol 6 No 1
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v6i1.47723

Abstract

The aim of this research was to obtain antioxidant active component from Papuan red fruit oil waste using Ultrasound-assisted extraction. The research was done started from the making of Papuan red fruit oil, extraction and bioactive component analysis (total tocopherol and betacaroten) using spectrophotometry. The result shows that waste from Papuan red fruit oil process contains high amount of yield at 20 minutes extraction time with total carotenoid 20, 23 ppm and tocopherol absorbance 1.04. Ultrasound assisted extraction method significantly increase carotenoid content aw well as tocopherol (p<0.05).

Page 5 of 10 | Total Record : 95