cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains
ISSN : 25407686     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini dikelola oleh program studi Magister Arsitektur Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini direncanakan terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September. Jurnal ini merupakan hasil pubikasi untuk karya ilmiah/makalah yang berhubungan dengan teori perancangan arsitektur, arsitektur tropis dan arsitektur perkotaan.
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Pengaruh Penerapan Elemen Arsitektur Klasik Terhadap Preferensi Pembelian Rumah di CitraLand Kairagi manado Poluakan, Gloria; Waani, Judy; Tungka, Aristotulus
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59125

Abstract

Kota Manado merupakan ibu kota Propinsi Sulawesi Utara dengan penduduk yang terus berkembang dan kebutuhantempat tinggal meningkat. Fenomena meningkatnya jumlah kebutuhan tempat tinggal seperti rumah mengundangbanyak developer datang dan membuka bisnis mereka di Kota Manado. Bangunan menjadi salah satu faktor yangmempengaruhi minat beli seseorang. Ciputra Group sebagai salah satu developer properti terbesar di Indonesiamembuka proyek kedua mereka di Kota Manado yaitu CitraLand Kairagi Manado dengan gaya arsitektur klasik.Arsitektur klasik tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada keindahan yang harmonis dan kesempurnaanproporsi. Rumah tipe Buckingham, tipe Balmoral dan tipe Edinburgh merupakan beberapa tipe rumah yang ada di CitraLandKairagi Manado menerapkan elemen arsitektur klasik pada bagian fasade rumah. Penelitian ini dilakukan denganmetode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan IBM SPSS Statistic sebagai alat uji instrumen penelitian dan untukmenjawab hipotesis. Penelitian ini menggunakan uji dengan persamaan regresi linear sederhana Elemen ArsitekturKlasik (EAK) sebagai variabel independen dan Minat Beli (MB) sebagai variabel dependen. Pada hasil penelitian inimenunjukkan bahwa elemen arsitektur klasik berpengaruh terhadap minat beli dengan hasil positif sebesar 0,633 dannilai signifikansi 0,001 artinya nilai signifikansi<0,05 maka penelitian ini berhasil menjawab hipotesis bahwa elemenarsitektur klasik berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi pembelian. Kata-kunci: Arsitektur Klasik, CitraLand Kairagi Manado, Preferensi, Pembelian Rumah
Analisis Kenyamanan Pejalan Kaki di Pedestrian Pasar 45 Kota Manado Andaki, Jordan; Egam, Pingkan Peggy; Malik, Andy
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59127

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kenyamanan ruang pejalan kaki di Kawasan Pasar 45 Kota Manado.Penelitian ini difokuskan pada tanggapan pengguna terhadap standar dan juga teori tentang fasilitas pejalan kaki yangsesuai, bersahabat dan mendukung mobilitas yang lancar bagi pengguna jalan. Penelitian menggunakan pendekatan emancipator research. Seluruh informan pada tahap pengumpulan data diposisikan sebagai subjek penelitian, bukanobjek penelitian. Kajian tingkat kenyamanan digunakan mix method, yaitu menggabungkan metode kuantitatif dankualitatif. Analisis data digunakan skala penilaian khusus untuk tingkat kenyamanan, yaitu 1,00–1,75 (sangat tidaknyaman); 1,76 – 2,50 (tidak nyaman); 2,51 – 3,25 (cukup nyaman); dan 3,26 – 4,00 (nyaman). Berdasarkan hasilpenelitian dapat ditarik kesimpulan, yaitu: 1) Pedestrian di Kawasan Pasar 45 Kota Manado secara umum belummemenuhi standar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan; dan 2) rata-rata penilaian kenyamanan jalurpedestrian pada 4 segmen untuk wujud konstruksi=2,36; tekstur=2,42 ; dimensi=2,23; street furniture (pohon)=2,22;dan faktor eksternal=1,86. Semua nilai ini termasuk pada kategori tidak nyaman. Kata kunci: kawasan pasar, pejalan kaki, perilaku, kenyamanan
Evaluasi Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Jalur Pedestrian Kawasan Boulevard on Business (BoB) di Kota Manado Wuwung, Shania; Sembel, Amanda; Karongkong, Hendriek
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59129

Abstract

Jalur pedestrian pada Kawasan BoB Manado yang sebelumnya masih memiliki banyak kekurangan telah dilakukanpembangunan oleh Pemerintah Kota Manado menjadi lebih lebar secara dimensi dan sudah dilengkapi denganbeberapa fasilitas baru untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengguna jalur pedestrian. Tujuan utamaevaluasi ini untuk menganalisis bagaimana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pembangunan tersebut denganvariabel penelitian menggunakan lima dimensi kualitas jasa (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, empati)yang sebelumnya dilakukan identifikasi kondisi eksisting dan identifikasi karakteristik masyarakat jalur pedestrian padaKawasan BoB Manado. Penelitian ini memiliki populasi sebanyak 271.013 orang yang diperoleh dari jumlah populasirentang usia 15-59 tahun (BPS Kota Manado tahun 2022). Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Metode analisisyang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Customer Satisfaction Index (CSI). Kata-kunci: Dimensi Kualitas Jasa, Evaluasi, Kepuasan Masyarkat, Pedestrian, Pembangunan
Potensi Desa Wisata Kecamatan Remboken dan Kakas Barat di Kabupaten Minahasa Victory, Dhanya; Moniaga, Ingerid; Kalalo, Loudy
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59130

Abstract

Desa memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis komunitas dengan kearifan lokal yangdapat meningkatkan ekonomi secara berkelanjutan dan gotong royong. UU No. 6 Tahun 2014 tentangDesa mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya desa sebagai solusi untuk permasalahan desa danmengurangi beban kota besar di Indonesia. Pengembangan desa wisata diharapkan meningkatkankesejahteraan masyarakat dan menyerap angkatan kerja melalui berbagai industri seperti pertanian,kerajinan, penginapan, kuliner, dan budaya. Meskipun desadesa wisata di sekitar Danau Tondano,seperti Desa Pulutan, Leleko, dan Passo, memiliki potensi yang signifikan, pengembangannya masihbelum optimal karena kurangnya perencanaan dan minimnya fasilitas serta dana. Penelitian inibertujuan untuk mengidentifikasi potensi desa dan mengembangkan strategi pengembangan desawisata dengan pendekatan analisis SWOT dan teknik penelitian kualitatif serta kuantitatif. Kata-kunci: Desa Wisata, Potensi, SWOT.
Manifestasi Paradigma Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) di Kawasan Pusat Kota Lama Manado dan Hubungannya dengan Tingkat Kriminalitas Mandey, Yuliana; Malik, Andy; Rengkung, Michael
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 8 No. 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Volume 8 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v8i1.59131

Abstract

Kejahatan dapat terjadi dimana saja khususnya pada kota besar. Sulawesi Utara berada pada urutan ketiga tingkat kejahatan paling tinggi di Indonesia pada tahun 2020 berdasarkan data BPS pada statistik kriminalitas 2021. Khusus di dalamnya kawasan CBD merupakan kawasan pusat bisnis terpadu dalam suatu kota sehingga banyak aktivitas publik didalamnya yang dapat memicu tindakan kriminalitas. Untuk penanganan tindak kriminalitas antara lain dapat mewujudkan paradigma Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) yang merupakan upaya pencegahan kriminalitas melalui desain lingkungan fisik dengan 3 aspek utama territoriality, surveillance, access control sehingga dapat meminimalisir kriminalitas terutama di kawasan publik seperti kawasan CBD khususnya pusat kota lama Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perwujudan konsep CPTED di kawasan pusat kota lama Manado dengan observasi juga melihat pandangan masyarakat melalui kuesioner kemudian dilakukan analisis statistik deskriptif dan mengetahui korelasi antara perwujudan CPTED dengan tingkat kriminalitas di kawasan pusat kota lama Manado dalam hal ini dilihat dari persepsi keamanan pengunjung dengan menggunakan data kuesioner dan dilakukan analisis korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan aspek surveillance paling tinggi perwujudannya dan untuk korelasi ketiga aspek CPTED memiliki hubungan dengan persepsi keamanan pengunjung, dan hubungan paling kuat yaitu antara surveillance dengan persepsi keamanan pengunjung Kata-kunci : CPTED, kriminalitas, persepsi keamanan, kota lama Manado
Kajian Awal Perancangan Pusat Konvensi dan Pameran di Tondano Dengan Pendekatan Nirmana Kinetik : Kajian Awal Perancangan Pusat Konvensi dan Pameran di Tondano Dengan Pendekatan Nirmana Kinetik Kolondam, Joo; Kindangen, Jefrey; Tinangon, Alvin
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59163

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk eksplorasi metode seperti proses perancangan dan pendekatan perancangan yang ada pada desain tematik nirmana kinetik dalam arsitektur dengan objek tipologis pusat konvensi dan pameran yang berlokasi di Tondano. Penelitian ini menggunakan proses pemecahan masalah secara argumentatif dengan mekanisme imaging-presenting-testing diikuti dengan proses rekayasa arsitektural secara kanonik dan pendekatan perancangan secara tematik, tipologis, dan lokasional untuk menghasilkan luaran yang diinginkan. Hasil dari penelitian ini adalah suatu kajian pada desain tematik nirmana kinetik dalam arsitektur dengan objek tipologis pusat konvensi dan pameran yang berlokasi di Tondano. Penelitian ini kedepannya diharapkan dapat menjadi suatu bahan referensi dalam penyusunan konsep serta hasil perancangan desain tematik nirmana kinetik dalam arsitektur dengan objek tipologis pusat konvensi dan pameran yang berlokasi di Tondano. Kata-kunci: Nirmana Kinetik, Pusat Konvensi dan Pameran, Tondano