cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TAROGONG KALER KABUPATEN GARUT Rd Ade Purnawan; Abdullah Ramdhani; Fahmi Fahmi; Nurbudiwati Nurbudiwati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.6577

Abstract

Permasalahan kualitas pelayanan pada  Kantor Kecamatan Tarogong Kaler terdapat dalam nilai kesenjangan (gap) negatif sebesar -0,62 (Firmansyah, 2019)  yang mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pelayanan Kecamatan Tarogong Kaler masih relatif rendah karena dari seluruh unsur yang diukur, hasil penilaian kinerja terhadap setiap unsurnya masih di bawah nilai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan antara harapan masyarakat dengan persepsi masyarakat dengan menggunakan model pengukuran kualitas jasa melalui analisis gap atau kesenjangan yaitu model SERVQUAL (service quality). Analisis Pelayanan Publik di Kecamatan Tarogong Kaler didukung dengan hasil Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan pada tahun 2019. Pengumpulan data   dilakukan dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi, data selanjutnya diolah menggunakan aplikasi Nvivo dan ditampilkan dalam bentuk word cloud, tree map. Hasil menunjukan bahwa Gap 1 Knowledge Gap, Gap 4 Communication Gap, dan Gap 5 Service Gap tidak terjadi Gap, dan Gap 3 Delivery Gap, terjadi kesenjangan dikarenakan Kecamatan belum mampu melaksanakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas Pelayanan Publik Kecamatan Tarogong Kaler masih perlu adanya perbaikan. Selain itu persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan  Tarogong Kaler Sudah Baik. Kata Kunci : Kualita,  Pelayanan, Kualitas Pelayanan
EVALUASI KEBIJAKAN SUKABUMI PARTICIOATORY RESPONDER (SUPER) DALAM PENERAPAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE) DI KOTA SUKABUMI Rifan Alun Pratama; Dine Meigawati; Andi Mulyadi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.5871

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program Sukabumi Particiratory Responder (SUPER) di Kota Sukabumi sebuah program untuk melayani aduan masyarakat yang berbentuk aplikasi berbasis android yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah. Dimana program ini dibuat berdasarkan adanya Peraturan Presiden (Perpres) No. 95 tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dimana pada Perpres tersebut menjelaskan bahwa dalam rangka penerapan SPBE di Indonesia untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efekif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas serta meningkatkan keterpaduan dan efisiensi dalam penerapan SPBE diperlukan tata kelola dan manajemen sistem SPBE secara nasional. Untuk melihat sejauh mana program SUPER dalam penerapan SPBE  di Kota  Sukabumi diperlukan evaluasi dengan memakai  kriteria evaluasi menurut William Dunn dimana menunjukan bahwa dalam penerapannya berjalan dengan baik.
PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS Nurhidayati Nurhidayati; Eva Kurnia Farhan; Ayub Ayub
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.7230

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengelolaan arsip dinamis di Bagian Tata Usaha SMA Negeri Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskritif.  Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, Analisis data dilakukan dengan pengumpulan, reduksi, penyajian dan verifikasi data Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dinamis di Bagian Tata Usaha SMA Negeri Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas prosedur surat masuk sudah berjalan cukup baik sesuai dengan teori kearsipan dimulai dari menerima surat sampai menyimpan surat, adanya kesamaan antara prosedur surat dengan teori kearsipan, sistem yang digunakan sistem nomor, kronologi dan abjad, asas penyimpanan menggunakan  asas gabungan yaitu pola sentralisasi dan pola desentralisasi dimana arsip dinamis tersimpan dibagian-bagian unit kerja, peminjaman arsip tidak menggunakan prosedur khusus dan tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) peminjaman arsip, tidak ada sistem khusus yang digunakan sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan kembali arsip dinamis, keterbatasan kemampuan dan pengetahuan  pengelolaan kearsipan dikarenakan belum pernah mengikuti pelatihan kearsipan, dan belum keseimbangannya jumlah fasilitas yang tersedia dengan jumlah arsip tersimpan.Kata Kunci : Pengelolaan, Arsip Dinamis
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS SELABATU KOTA SUKABUMI Ilham Maulana Akbar; Ike Rachmawati; Tuah Nur
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.6991

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup layak dan produktif, sehingga diperlukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terkendali dalam biaya dan mutu pelayanan yang diberikan, maksud dan tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Dalam penelitian ini kuantitatif deskriptif analisis digunakan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Selabatu di Kota Sukabumi. Peneliti menggunakan metode deskriptif beserta teori dari Zeithaml dengan dimensi nya yaitu; tangibles (berwujud); realiability (kehandalan); responsiveness (ketanggapan); assurancess (jaminan); empathy (perhatian). Hasil pembahasan dan penelitian yang telah dijelaskan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi termasuk pada skala dan klasifikasi yang tinggi, yaitu sebesar 78,4%.
PENGUATAN ETIKA DAN INTEGRITAS APARATUR DALAM MENCEGAH PENYAKIT BIROKRASI Etih Henriyani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6694

Abstract

Sebagai komitmen terhadap pelaksanaan good governance, berbagai Negara mengembangkan inisiatif yang berfokus pada peningkatan etos kerja birokrasi melalui pengembangan norma-norma etika pemerintahan. Dan Pemerintah Indonesia sendiri memberikan arahan mengenai pola perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa. Pokok-pokok etika tersebut tentunya dapat menjadi penguat bagi aparatur birokrasi dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat. Terlebih selama ini patologi birokrasi masih menjangkiti tubuh birokrasi Negara Indonesia yang tercermin dari masih banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh Kepala Daerah atau pejabat tinggi lainnya karena suap, rendahnya kualitas pelayanan publik, pengelolaan pembangunan yang kurang efektif dan efisien,  serta masih tingginya biaya operasional/belanja pegawai  beberapa daerah di Indonesia ketimbang biaya pembangunan. Untuk itu, diperlukan penguatan nilai-nilai moral dan integritas aparatur dalam membangun kepercayaan publik dengan dukungan penuh dari lingkungan organisasi yakni : komitmen pimpinan dan perbaikan manajemen SDM.Kata Kunci : Etika, Integritas, Penyakit Birokrasi
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) DALAM RANGKA OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK DI KOTA PONTIANAK Mahendra Jaya; Hasymi Rinaldi; Heri yanto
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.5843

Abstract

Terdapat banyak permasalahan yang berhubungan dengan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, diantaranya adalah pemalsuan identitas  dan data ganda yang dikarenakan kurang akuratnya  detail dokumen data-data mengenai kependudukan,  proses pengurusan Kartu Tanda Penduduk dan  penerbitan akte pencatatan sipil masih memerlukan waktu yang lama yang disebabkan karena input data secara manual  oleh karena itu  Pemerintah Kota Pontianak membuat terobosan yaitu penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan ( SIAK )  dimana sistem ini hadir dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi pihak penyelenggara dan instasi Pelaksana sebagai satu kesatuan Sistem Administrasi Kependudukan.Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pontianak. Teknik pengumpulan data penelitian ini, yaitu: (1) Wawancara mendalam; (2) Observasi; dan (3) Studi Dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis  dan mengetahui sejauh mana SIAK di Pontianak dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan  (2) menganalisis  dan mengetahui sejauh mana SIAK di Pontianak dapat mendukung program pemerintah yang membutuhkan data kependudukan. Hasil penelitian adalah: (1) SIAK memberikan kemudahan dalam pengelolaan dalam mengurus administrasi kependudukan yang diperlukan oleh masyarakat; dan (2) SIAK bisa dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah, dengan mengintegrasikan data kependukukan terhadap data pemilih dalam pemilu.Kata Kunci: Administrasi Kependudukan, Pelayanan Publik, SIAK
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENANGANI DAN MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS COVID-19 (Studi Kasus di Desa Sidaharja Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis) Regi Refian Garis; Hana Setyaningsih; Irfan Nursetiawan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.7327

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menimbulkan permasalahan terutama pada bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial. Diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyakarat untuk dapat keluar dari permasalahan tersebut. Ditemukan beberapa indikator permasalahan terkait hal ini di Desa Sidaharja  yaitu masih adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan, masih terdapat warga yang kurang percaya akan adanya virus corona, kurang masifnya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah desa mengenai penerapan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah Desa Sidaharja dalam menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 melalui empat peran yaitu peran pemerintah sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah Desa Sidaharja dalam menangani dan mencegah penyebaran virus  Covid-19 sudah dilakukan dengan cukup baik, namun masih terdapat kendala yaitu kerja sama antara pemerintah desa dengan masyarakat kurang berjalan dengan baik. Peran pemerintah desa yang telah dilakukan yaitu  pemeritah desa mengeluarkan regulasi yang mendukung dalam hal tersebut, lalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan penularan virus dan meningkatkan kesadaran warga, selain itu pemerintah desa juga mengadakan fasilitas untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 dan memberikan bantuan sosial kepada mereka yang terpapar Covid-19.  Kata Kunci: Peran, Pemerintah Desa, Penanganan Covid-19.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANAMAN MODAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN INVESTASI DI KABUPATEN SUBANG Diah Andani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.6618

Abstract

Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implemetasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Upaya Meningkatkan Investasi di Kabupaten Subang. Penelitian dan penulisan ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana Implemetasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Upaya Meningkatkan Investasi di Kabupaten Subang sesui dengan Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi menurut Edwards III (2014:673) Yaitu, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi.Dalam penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, karena penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang diteliti digunakan untuk mengungkapkan permasalahan dalam kehidupan kerja organisasi pemerintah dan observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Tidak ada pilihan lain daripada menjadikan peneliti sendiri sebagai instrumen penelitian utama. Sumber data diperoleh dari informan melalui pengamatan dan wawancara secara langsung dan dokumen diperoleh dalam bentuk peraturan peraturan dan pengolahan data.Hasil penelitian menunjukan bahwa Implemetasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Upaya Meningkatkan Investasi di Kabupaten Subang sesui dengan Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi menurut Edwards III (2014:673) Yaitu komunikasi, bahwa salah satu bentuk komunikasi adalah Laporan kegiatan penanam modal (LKPM) yang memuat perkembangan penanaman modal dan kendala yang dihadapi penanam modal. meski LKPM tidak berpengaruh pada kerugian pemerintah, namun tujuan kebijakan tersebut untuk mengetahui berbagai kendala yang dialami perusahaan. Sumberdaya, bahwa para pelaku usaha, investor, atau penanam modal masih kurang memahami dengan sistem yang diterapkan oleh pemerintah, karena kebanyakan para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Subang memiliki pendidikan yang menengah ke bawah. struktur birokrasi, bahwa meskipun standar kebijakan dalam penyusunan kajian potensi investasi telah di buat Namun sosialisasi pemerintah guna membuka peluang investasi masih dinilai belum optimal, hal ini terjadi karena pemerintah belum siap menawarkan konsep investasi pengembangan daerah kepada investor. Pemerintah menjadi kurang berperan, bahkan hanya sebagai fasilitator dalam proyek yang dijalankan investor pun tidak.Sesuai dengan sesui dengan Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi menurut Edwards III (2014:673), Implemetasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Upaya Meningkatkan Investasi diKabupaten Subang Belum Optimal sebagaimana dijelaskan dalam paragraph diatas.Kata Kunci: Implemetasi; Kebijakan; Investasi.
DATA DAN SISTEM INFORMASI DESA DALAM ERA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KABUPATEN CIAMIS Irfan Nursetiawan; Rifki Agung Kusuma Putra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6595

Abstract

Data dan informasi merupakan bagian yang paling penting dalam penentuan sebuah kebijakan, khususnya di pemerintahan tingkat desa. Tetapi hal tersebut sering diabaikan, bahkan dianggap kurang penting. Pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak mampu dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa, salah satunya dalam mengkonstruksi Sistem Informasi Desa (SID). Pada tahun 2021, hanya 21 (dua puluh satu) desa yang telah mempunyai SID dengan domain legal desa.id dari 258 desa di Kabupaten Ciamis. Artinya hanya 8,1% Pemerintah Desa yang telah melaksanakan keterbukaan informasi dan aksesibilitas informasi kepada masyarakatnya secara digital. Hal ini menunjukkan urgensi dalam hal data yang belum sepenuhnya transparan. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan tekni triangulasi data, dokumentasi dan catatan lapangan. Adapun hasil dari penelitian ini, yakni: (1) tingkat transparansi berkaitan dengan data dan informasi masih tergolong cukup rendah; (2) aksesibilitas teknologi informasi masih cukup kurang dan memerlukan perbaikan; (3) kualitas sumber daya pengelola data dan informasi masih cukup kurang rendah; dan (4) diperlukan perbaikan dari mulai segi aksesibilitas teknologi informasi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengolahan data. Data yang baik tentunya dapat merefleksikan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna (masyarakat desa).
DESKRIPSI KONDISI RUANG TERBUKA HIJAU DAN UPAYA-UPAYA UNTUK MENEKAN PENINGKATAN EMISI CO2 DI KOTA BATU Imam Hanafi; Bambang Santoso Haryono; Sukanto Sukanto
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.6993

Abstract

Penelitian ini dilandasi kenyataan bahwa ruang terbuka hijau cenderung berkurang seiring perkembangan social dan fisik kota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Batu. Pengurangan ruang terbuka hijau bisa tidak bermakna pengurangan kualitas lingkungan apabila ada arahan kebijakan lingkungan yang akurat. Jenis data yang diperlukan pada penelitian ini adalah berupa data primer dan data sekunder Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perkotaan bisa mengurangi ruang terbuka hijau akan tetapi tidak selalu bermakna penurunan kualitas lingkungan. Perlunya pembuat kebijakan public memahami persoalan-persoalan lingkungan dan kebijakan yang peduli/tidak abai atas sumber daya alam dan lingkungan, Dengan ini maka pembangunan berkelanjutan akan dicapai.