cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26155273     EISSN : 26146673     DOI : -
Core Subject : Education,
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ABDIMAS yang dikelola dengan proses peer review, dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa memiliki e-ISSN: 2614-6673 dan p-ISSN: 2615-5273. menerbitkan artikel pengabdian pada masyarakat dengan bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan manusia dan daya saing bangsa, usaha kecil menengah dan Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan maret dan September. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebrluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Penerapan Pelatihan Siap Siaga Bencana (Sigana) Dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Pada Pecalang Ida Ayu Agung Laksmi
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i1.308

Abstract

Setiap Desa di Bali, memiliki satuan penjaga keamaan yang disebut sebagai Pecalang. Sebagai penjaga keamanan masyarakat, Pecalang tentunya harus dibekali pelatihan siap siaga bencana sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Oleh karena itu, perlu dilakukan Pelatihan Siap Siaga Bencana (SIGANA) pada pecalang Desa Selat Badung. Pelatihan ini merupakan jenis pengabdian masyarakat dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur tingkat kesiapansiagaan peserta dalam menghadapi bencana di Badung dengan  menggunakan desain penelitian pre-eksperimental yaitu One Groups Pretest-Posttest Design untuk mengukur keefektivanprogram pelatihan SIGANA. Analisis data yang digunakan adalah dengan uji paired T-test dengan hasil didapatkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test kesiapsiagaan pada 25 orang peserta pelatihan SIGANA dengan nilai p < 0.001. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpuklan bahwa pelatihan SIGANA efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada pecalang Desa Selat, Badung. Oleh karena itu, untuk mendukung berdirinya Desa Tangguh Bencana, perlu dilakukan pelatihan-pelatihan kebencanaan yang rutin pada seluruh lapisan masyarakat.
PKM Pendampingan Sadar Wisata dan Pengembangan Website Desa Nanis Hairunisya; Hari Subiyantoro; Rikie Kartadie
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i2.442

Abstract

Tujuan studi ini adalah (1) meningkatkan pengelolaan pariwisata oleh  Pokdarwis ; (2) meningkatkan perilaku sadar wisata masyarakat; (3) update website desa. Penelitian kualititatif ini menggunakan pendekatan  partisipatif, kelompok,  individual, ceramah, & diskusi. Tehnik Analisis yang digunakan adalah triangulasi. Berdasarkan musyarawarah desa  yang dihadiri oleh pokdarwis, PKK,  Gapoktan, peternak, tokoh masyarakat, Bumdes, Kepala Desa, Dinas Pemberdayaan, Dinas Pariwata, Dinas Koperasi serta Ketua  STKIP PGRI Tulungagung, ditemukan bahwa komunikasi dan koordinasi antar kelompok belum transparan.  Kegiatan ini menghasilkan peningkatan partisipasi masyarakat dilihat dari aktivitas membersihkan area wisata, terbentuknya kelompok kebersihan dan keamanan area wisata. Sebelumnya pengelolaan wisata hanya  dilakukan  oleh Pokdarwis, sekarang Bumdes juga ikut berpartisipasi dengan pengadaan dana untuk perbaikan fasilitas dan hotspot wisata. Secara berkala  ibu-ibu PKK bergiliran dengan karang taruna dan pokdarwis membersihkan area wisata, mengadakan lomba, senam bersama dan praktik masak di lokasi wisata. Pelatihan website juga sukses, karena tingkat kehadiran  mencapai 80% dari undangan, konten website semakin informatif  dan telah dibentuk kelompok untuk update konten website, juga telah dibuat proposal kegiatan diajukan pada Dinas Koperasi oleh tim pengusaha desa..
PKM Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Sattar Yunus; Muhammad Anshar; Ramdiana Muis; Nani Anggraini; Fitri Ariani
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v3i1.508

Abstract

Pada umumnya pengeringan di lakukan oleh pemilik penggilingan padi dan petani yaitu dengan pemanfaatan energi panas dari sinar matahari, sehingga proses pengeringan akan terganggu jika panen yang bersamaan dengan musim hujan. Oleh sebab itu diperlukan alat pengering yang menjadi solusi. Alat pengering gabah yang dirancang dan dibuat adalah menggunakan sistim Rotary Dryer dimana gabah yang di masukkan ke dalam ruang pengering yang berputar akan teraduk oleh flight sekaligus diantar sampai ke hopper output. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  gabah sebanyak 50 kg dengan proses pengeringan pada suhu rata-rata 80  dalam waktu 30 menit dengan berat setelah proses seberat 39 kg. Setelah melalui pengujian di workshop maka selanjutnya alat Pengering tersebut di bawa ke Mitra yaitu komunitas Penggilingan Padi di Kasuarang Kelurahan Allepolea Kecamatan  Lau Kabupaten Maros sekaligus dilakukan pelatihan penggunaan alat tersebut. Para peserta Pelatihan sangat antusias dan begitu tertarik mengikuti Pelatihan karena mereka menyatakan bahwa Limbah sekam mereka yang selama ini tidak dimanfaatkan bahkan cenderung mengganggu maka dengan adanya alat ini maka dapat dimanfaatkan bahkan menjadi solusi akan kebutuhan pengeringan pada saat panen yang bersamaan dengan musim hujan.
Perintisan dan Pendampingan Klub Bahasa Inggris Suardi Suardi; Widya Rizky Pratiwi; Lukytta Gusti Acfira
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i2.1938

Abstract

Di zaman yang semakin maju, keterampilan berbahasa Inggris menjadi modal dasar untuk dapat tampil dalam kancah Internasional. Akan tetapi, Bahasa Inggris kemudian berkembang menjadi bahasa asing di Indonesia yang mengakibatkan sulitnya dijumpai masyarakat dan komunitas yang berinteraksi menggunakan Bahasa ini. Akibat yang paling dirasakan adalah masalah yang dihadapi dalam implementasi proses belajar di sekolah sehingga belajar bahasa Inggris di sekolah formal dirasakan tidaklah cukup. Berdasarkan permasalah tersebut, membentuk komunitas atau klub Bahasa Inggris adalah solusi terbaik yang dapat ditawarkan. Mitra dari kegiatan ini adalah SMPN 30 yang beralamat di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai, Makassar. Sekolah ini ingin menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa keseharian di Sekolah dalam upaya mendukung “Smart class”. Akan tetapi, hal itu belum terealisasi sejak 2016. Olehnya, sekolah ini membutuhkan mitra yang dapat membantu mereka untuk merealisasikan rencana yang baik tersebut, dimana perintisan klub belajar Bahasa Inggris dan pendampingan program kerja kami tawarkan sebagai pondasi dan langkah awal untuk mencapai tujuan tersebut. Klub Bahasa Inggris ini merupakan sebuah komunitas yang anggotanya memiliki interest/ ketertarikan yang sama. Tentunya, mereka yang berada dalam komunitas ini akan saling memotivasi untuk mencapai tujuan bersama. Ada beberapa kegiatan yang didesain dalam dalam pengabdian ini, namun tidak semuanya berhasil dilaksanakan dikarenakan kondisi pandemi covid 19 yang masih  berlangsung. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan berupa Regular English Meeting (internal), English meeting English in Collaboration, English Camp/ Village, dan seminar/ webinar. English Club memberikan kontribusi terhadap peningkatan hard dan soft skill, seperti membangun kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan pengucapan dan kefasihan berbicara, mengorganisasi ide dengan cepat, membangun pemikiran kritis, berpikiran terbuka, meningkat kreativitas, dan meningkatkan pengetahuan umum. 
Pengembangan Kemampuan Guru MGMP Bahasa Inggris dalam Membuat Video Pembelajaran Hartono Hartono; Sri Mulyono; Nani Hidayati; Zaenal Abidin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i2.1831

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu para guru MGMP Bahasa Inggris Madrasah Aliyyah (MA) Kabupaten Demak Jawa Tengah melakukan inovasi dengan membuat video pembelajaran dengan aplikasi Wondershare Filmora. Kegiatan diikuti oleh 29 guru Bahasa Inggris dan dilaksanakan secara luring pada Sabtu 22 Januari 2022 berupa pelatihan dan workshop operasi dasar aplikasi Filmora. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan secara daring selama 2 minggu. Saat kegiatan daring, grup Whatsapp digunakan sebagai media komunikasi dan konsultasi antara Tim Pengabdi dan peserta, serta untuk membagikan karya video yang diselesaikan. Kegiatan berjalan baik dibuktikan dengan kemampuan peserta menyelesaikan video pembelajaran yang ditugaskan. Survei umpan balik menunjukkan para peserta sangat positif dengan kegiatan ini. Koneksi internet yang kurang stabil serta kapasitas perangkat (laptop) beberapa peserta yang kurang memadai telah menjadikan aktivitas pelatihan dan pembuatan video berjalan agak lambat.ABSTRACTThis community service program was aimed at assisting the members of Madrasah Aliyyah English Teacher Association of Demak Regency Central Java to make innovation in their teaching by making instructional videos with Wondershare Filmora video editing application. Twenty-nine teachers participated in the training and workshop program conducted offline on Saturday January 2022 to practice the basic operations of Filmora. It was followed by an online assistance and consultation program for two weeks. Whatsapp group was used to facilitate communication and consultation between the Team of community service and the participants, and to share the participants’ works. The program worked well proven by the completion of the instructional videos assigned to the participants. The feedback survey shows participants’ positive responses. Unstable internet connection and low device (laptop) capacity have made the training and video-making activities progressed rather slowly. 
Peningkatan Jaringan Pemasaran Produk Lokal Ikan Salai Patin melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah Dewi Fortuna Ayu; Andarini Diharmi; Evy Rossi; Syahrul Syahrul
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1533

Abstract

The activities of regional superior product development program (RSPDP) in 3rd year at small and medium-sized micro enterprises (SMME) Putra Niaga aim to increase the capacity and marketing network of salai patin fish as local products from Lubuk Agung Village of Kampar Regency, Riau Province.  The steps taken are to design and diversify packaging, expand the marketing network through online media, and construct packaging houses/ showrooms of salai fish products. The results of the activities showed that the activities carried out had an impact on the wider reach of marketing, the variety of types of products produced, increased production capacity, the number of workers, and increased sales turnover.  In general, during the Covid 19 pandemic, Putra Niaga SMME was able to sustain the welfare of the community in Lubuk Agung Village by providing jobs and absorbing raw materials for fresh catfish from Kampar Regency.
Implementasi Media Evaluasi Quizizz melalui Program Kampus Mengajar Wasilatul Murtafiah; Ayu Andira; Revy Crismona Delia; Andi Mulawakkan Firdaus
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i2.1958

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan program Kemendikbudristek yang bertujuan memberikan kesempatan dosen dan mahasiswa untuk mengabdi di masyarakat dengan ditugaskan di sekolah 3T. Salah satu sekolah 3T yang merupakan sasaran program kampus mengajar tersebut adalah SDN Kedinding, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Untuk mewujudkan tujuan Program Kampus Mengajar, mahasiswa dengan bimbingan dosen harus melaksanakan beberapa tugas mengabdi salah satunya yaitu membantu adaptasi teknologi. Adaptasi teknologi yang dilakukan berdasar kondisi sekolah adalah implementasi pelaksanaan evaluasi siswa dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi: (1) observasi, (2) perencanaan, (3) persiapan, (4) implementasi dan (5) evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini bahwa penggunaan Quizizz bisa menjadi alternatif sebagai media pembelajaran sekaligus media evaluasi pada proses pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh. Penggunaan Quizizz juga mempunyai manfaat bagi guru ataupun siswa dalam pembelajaran. Manfaat pengunaan Quizizz bagi guru yaitu memudahkan dalam mengevaluasi siswa karena Quizizz dapat memberikan hasil analisis setiap butir soal yang dikerjakan siswa. Sedangkan manfaat bagi siswa yaitu meningkatkan perhatian, ketelitian, dan keaktifan saat mengerjakan soal dengan suasana yang menyenangkan.
Sosialisasi Bahaya Resistensi Antibiotik Terhadap Penyakit Infeksi Pada Masyarakat Ismail Rahman; Amran Nur
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.2078

Abstract

The purpose of this socialization is to reduce the risk of antibiotic drugs becoming resistant to infectious diseases that may occur in the community, where the public can study various antibiotic preparations and how to use them to achieve the desired effect. This activity is carried out in the form of counseling, the implementation stage starts from field trips. After getting permission and approval from Marikurubu local village Ternate city, the distribution of invitations to the local community was carried out. In this case, teaching the public how to form drug preparations, how to get and use antibiotics, followed by question and answer sessions, and finally the distribution of leaflets on antibiotics as a guide. As a result of the implementation of this devotional activity, the community has begun to understand the dangers of antibiotic resistance to infectious diseases, seen from enthusiastic community questions and information support from leaflets that have been shared. With the implementation of this activity, the community has learned about how to use and how to get antibiotics correctly, thereby reducing the risk of antibiotic resistance to infectious diseases that may occur in the community.
Konsumsi Madu Untuk Peningkatan Hemoglobin Remaja Putri Retno Widowati; Shinta Novelia; Yeremiah Rubin Camin; Deuis Sulastri
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i2.1903

Abstract

This Community Service (CS) aims to increase Hb levels in adolescent girls with anemia by consuming honey regularly. CS was carried out in August 2021. The participants were members of Majelis Ta’lim Nurul Ikhlas Sukabumi. In the CS event, the participants were provided explanations about anemia and honey's benefits, and then Hb levels were checked. The girls with anemia were given honey for consumption. They consumed 10 ml of honey twice a day for 14 days. The results showed that the average Hb level before honey consumption was 10.460 g/dL and increased significantly to 12.730 g/dL. Anemia in adolescent girls could be prevented or overcome by consumption of honey regularly.
Pengolahan Limbah Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Pendongkrak Potensi Ekonomi Dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Agustina Dwi Prastanti; Bagus Abimanyu; Dwi Rochmayanti; Rini Indrati; Darmini Darmini
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i2.1801

Abstract

The purpose of this training is to provide education on the use of used cooking oil household waste into aromatherapy candles through intensive assistance to improve the economic level and public health. The community service method used is lecture, discussion and direct practice. The community service element involves the head of the PKK RT, RW and health cadres. The direct practice of processing household waste cooking oil by the community obtained results in the form of aromatherapy candles where the used cooking oil was cleared up first as the basic ingredient. Aromatherapy candles are ready to use after a period of 2 (two) days to get maximum wax density. The benchmark for the success of making aromatherapy candles from used cooking oil is assessed from candles that can be used as lighting when the lights go out as well as aromatherapy as well as room decoration, repellent for flies, mosquitoes and other insects.