cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Chemurgy
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527575     EISSN : 26207435     DOI : -
Jurnal Chemurgy is published by Department of Chemical Engineering, Engineering Faculty, University of Mulawarman. This journal dedicated to the topics that relevant to Chemical Engineering, such as Energy, Thermodynamics, Optimization Process & Sustainable Process, Process Control, Material Technology, Catalyst, Kinetics & Reactor Design, Waste & Water Treatment Technology, Bioprocess & Biotechnology.
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Evaluation of Temperature Effect on Kernel Silo Dryer Towards Kernel Moisture Content at PT PQZ Aini, Apsari Puspita; Sanjaya, Nady; Yahya, Agung Kurnia; Miftahurrahmah, MIftahurrahmah
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.23164

Abstract

This study aims to evaluate the effect of temperature on the Kernel Silo Dryer toward the moisture content of palm kernels at PT XYZ. Moisture control in palm kernels is crucial to ensuring optimal crude palm kernel oil (CPKO) quality. The drying process using a Kernel Silo Dryer was conducted at varying temperatures of 40°C, 50°C, and 60°C for three hours. Results indicated that higher drying temperatures resulted in lower kernel moisture content. At 60°C, the kernel moisture content reached the desired standard below 7%. However, at 40°C and 50°C, the moisture content exceeded the specified limit, increasing the risk of mould growth and reducing kernel quality. Key factors influencing drying efficiency include heater condition, steam pressure from the Back Pressure Vessel (BPV), and equipment cleanliness. Therefore, temperature optimisation and proper maintenance are essential to improve drying efficiency and maintain kernel quality.
UJI EFEKTIVITAS ADSORBEN DARI KULIT DURIAN TERHADAP KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU Nury, Dennis Farina; Damayanti, Alfira Putri; Deviany, Deviany; Luthfi, Muhammad Zulfikar
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.21739

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas adsorben arang aktif dari kulit durian dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada limbah cair industri pengolahan rumput laut. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa adsorben dan waktu kontak untuk menentukan kondisi optimum. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan massa adsorben 100 gram dengan waktu kontak 2 jam, yang menghasilkan penurunan BOD sebesar 74,4 mg/L (6,06%) dan COD sebesar 224,1 mg/L (21,64%). Penurunan kadar BOD dan COD menunjukkan bahwa peningkatan massa adsorben dan waktu kontak memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan adsorpsi. Namun demikian, efektivitas adsorpsi dapat dipengaruhi oleh faktor kejenuhan adsorben, fouling pada permukaan, serta proses desorpsi yang terjadi pada waktu kontak lebih lama. Karakteristik proses adsorpsi dianalisis menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich. Hasil analisis menunjukkan bahwa data adsorpsi lebih sesuai dengan model isoterm Langmuir, yang mengindikasikan terjadinya adsorpsi monolayer pada permukaan homogen. Dengan demikian, optimasi massa dan waktu kontak diperlukan agar adsorpsi berlangsung efektif dalam menurunkan beban pencemar organik. Kata Kunci: adsorpsi, arang aktif, kulit durian, BOD, COD, isoterm LangmuirAbstract This study aims to evaluate the effectiveness of activated carbon adsorbent derived from durian peel in reducing BOD and COD levels in wastewater from the seaweed processing industry. The adsorption process was conducted by varying the adsorbent mass and contact time to determine the optimum conditions. The best result was achieved with 100 grams of adsorbent and 2 hours of contact time, resulting in a BOD reduction to 74.4 mg/L (6.06%) and COD to 224.1 mg/L (21.64%). The decrease in BOD and COD levels indicates that increasing adsorbent mass and contact time positively influences adsorption efficiency. However, the adsorption performance may be limited by adsorbent saturation, surface fouling, and desorption at prolonged contact times. The adsorption characteristics were analyzed using Langmuir and Freundlich isotherm models. The results revealed that the Langmuir isotherm better described the adsorption process, indicating monolayer adsorption on a homogeneous surface. Therefore, optimizing the adsorbent mass and contact time is crucial to achieving efficient organic pollutant removal. Keywords: adsorption, activated carbon, durian peel, BOD, COD, Langmuir isotherm
KINERJA MULTIPLE TRAY AERATOR DALAM PENINGKATAN PH DAN PENURUNAN KADAR BESI (Fe) PADA SURFACE WATER Prihaningtyas, Indah; Rizqullah, Muhammad Alif; Azizah, Kamilah Nurul; Rahmah, Alfani Maulidah; Widyananda, Atha Aufa; Rahman, Nurul Anisa Rahmawati
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.24914

Abstract

Konsentrasi besi (Fe) yang tinggi pada air tadah hujan yang lazim dimanfaatkan masyarakat Desa Sukamaju untuk keperluan aerasi pertanian berpotensi menimbulkan dampak merugikan terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan menghasilkan kinerja Multiple Tray Aerator dalam menurunkan kadar besi (Fe) dan turbiditas udara. Tahapan pengolahan diawali dengan proses aerasi, yaitu pengontakan udara dengan udara untuk mengoksidasi ion Fe terlarut menjadi bentuk yang tidak larut. Selanjutnya, udara dialirkan melalui proses filtrasi menggunakan media spons, batu kerikil, dan arang untuk menahan partikel hasil oksidasi serta menyisihkan kotoran tersuspensi. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan pH dari 4 menjadi 6 dengan efisiensi sebesar 33,33%, penurunan kadar Fe dari 2,18 mg/L menjadi 0,54 mg/L dengan efisiensi 37,17%, serta penurunan turbiditas dari 1,068 MTU menjadi 0,352 MTU dengan efisiensi 67,04%. Temuan ini mengindikasikan bahwa multiple tray aerator merupakan teknologi sederhana yang relatif mudah diterapkan, namun tetap efektif dalam memperbaiki kualitas udara untuk kebutuhan pertanian, terutama dalam menurunkan kadar besi (Fe) dan turbiditas secara berkelanjutan.
Pengembangan Biogas Ramah Lingkungan dari Limbah Tanaman Pisang (Musa paradisiaca) dan Kotoran Sapi Aziz, Ahmad Musonnifin
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.22423

Abstract

Biogas adalah gas yang terbentuk melalui proses fermentasi anaerobik bahan organik, seperti kotoran ternak, limbah pertanian, maupun sisa makanan, dengan bantuan aktivitas mikroorganisme. Dalam penelitian ini perlakuan awal campuran untuk peningkatan produksi biogas dari berbagai bagian dari limbah tanaman pisang yang dicampur dengan kotoran sapi diselidiki. Perlakuan awal atau sampel meliputi P1 (kotoran sapi : air : daun pisang); P2 (kotoran sapi : air : batang pisang); P3 (kotoran sapi : air : kulit   pisang); P4 (kotoran sapi : air : tangkai daun  pisang); P5 (kotoran sapi : air : buah  pisang). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan produksi biogas dari berbagai bagian dari tanaman pisang dengan campuran kotoran sapi. Langkah-langkah penelitian ini meliputi penyiapan bahan baku, proses anaerobic digestion, mengamati kondisi fisik campuran dan analisa yang meliputi pengukuran pH awal dan pH akhir campuran, serta pengukuran volume biogas yang dihasilkan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi campuran sebelum fermentasi terlihat homogen dan basah, sedangkan setelah fermentasi tampak pemisahan fase serta pertumbuhan jamur pada beberapa sampel. Nilai pH awal berada pada kisaran 7,1–7,7 dan menurun setelah fermentasi menjadi 4,1–7,0. Adapun volume biogas tertinggi dicapai pada P3 (98,31 mL), diikuti P2 (82,84 mL), sedangkan volume terendah terdapat pada P1 (2,11 mL).
UJI FORMULASI BRIKET ARANG DARI CAMPURAN SEKAM PADI DAN CANGKANG KELAPA SAWIT DENGAN VARIASI PENGGUNAAN BAHAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA Ratjade, Jireh Imanuella; Nasrullah, Muhammad Fadhil; Heryadi, Eko
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.22328

Abstract

AbstrakGlobalisasi mendorong pertumbuhan penduduk dan ekonomi, meningkatkan permintaan energi namun mengurangi ketersediaan bahan bakar fosil. Solusinya adalah energi alternatif, seperti biobriket dari limbah organik seperti sekam padi dan cangkang kelapa sawit. Penelitian ini menguji formulasi briket arang dari campuran sekam padi dan cangkang kelapa sawit dengan variasi perekat tepung tapioka. Proses uji dilakukan dengan mencakup pengeringan, pengarangan, penumbukan, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan, dengan pengujian kadar air, abu, zat menguap, densitas, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air (15.91-40.63%) dan kadar abu (51.35-64.71%) dari seluruh sampel tidak memenuhi SNI 01-6235-2000. Namun, kadar zat menguap (6.90-14.78%) dan densitas (1.25-1.83 g/cm³) memenuhi standar. Nilai kalor tertinggi (5242.76 cal/g) diperoleh pada briket 100% sekam padi. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa limbah biomassa dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku briket yang ramah lingkungan.
ANALISA KARAKTERISASI BIO-OIL HASIL PIROLISIS LIMBAH BANNER DAN CAMPURAN DENGAN LIMBAH SERBUK GERGAJI Firmansyah, Lutfi; Mufrodi, Zahrul; Maryudi, Maryudi; Astuti, Erna; Ismanto, Deny
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Chemurgy-Desember 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i2.23550

Abstract

Peningkatan limbah banner berbahan PVC dan serbuk gergaji dari industri kayu menimbulkan masalah lingkungan. Namun timbulan masalah tersebut terdapat potensi sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan mengonversi kedua limbah tersebut menjadi bio-oil melalui proses pirolisis. Produk bio-oil kemudian diuji  karakteristik fisik serta kimianya. Proses dilakukan menggunakan jenis reaktor fixed-bed pada temperatur operasi 300–500 °C dengan interval 50°C. Analisis TGA digunakan untuk mempelajari dekomposisi bahan, sedangkan GC–MS untuk mengidentifikasi senyawa penyusun bio-oil.Hasil menunjukkan dekomposisi utama limbah banner terjadi pada 285 °C dan serbuk gergaji pada 338 °C dengan rentang optimum pirolisis antara 300–400 °C. Yield bio-oil menurun dari 22,34% menjadi 1,12% seiring kenaikan suhu, sedangkan syngas meningkat dari 10,47% menjadi 38,44%. Komposisi kimia bergeser dari senyawa ester pada suhu rendah menjadi fenolik dan aromatik kompleks pada suhu tinggi. Kondisi optimum tercapai pada 400 °C dengan densitas 1,07 kg/m³, viskositas 1,15 cP, dan nilai kalor 23,5 MJ/kg.Bahan baku dengan campuran 75% banner dan 25% serbuk gergaji menghasilkan bio-oil lebih stabil dengan dominasi senyawa aromatik oksigenat. Secara keseluruhan, pirolisis limbah banner maupun campuran dengan serbuk gergaji berpotensi sebagai solusi pengelolaan limbah. Baik berjenis plastik maupun biomassa yang memberikan hasil berupa bahan bakar alternatif.

Page 13 of 13 | Total Record : 126