cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Chemurgy
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527575     EISSN : 26207435     DOI : -
Jurnal Chemurgy is published by Department of Chemical Engineering, Engineering Faculty, University of Mulawarman. This journal dedicated to the topics that relevant to Chemical Engineering, such as Energy, Thermodynamics, Optimization Process & Sustainable Process, Process Control, Material Technology, Catalyst, Kinetics & Reactor Design, Waste & Water Treatment Technology, Bioprocess & Biotechnology.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
CHARACTERISTICS OF EDIBLE FILM MADE FROM PECTIN FROM BALI ORANGE PEEL WITH THE ADDITION OF BEESWAX and CHITOSAN Muryeti, Muryeti
Jurnal Chemurgy Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Chemurgy-Juni 2026
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v10i1.22242

Abstract

The use of conventional plastic as packaging causes environmental problems because it is difficult to decompose. One environmentally friendly alternative is edible film based on natural biopolymers. This study used pectin from grapefruit peel with the addition of glycerol as a plasticiser, as well as a combination of chitosan (0–2%) and beeswax (0–3%) to improve the functional properties of the film. The edible film was produced using a 3x4 factorial Complete Randomised Design (CRD) method, then tested for its physical, mechanical, and biodegradable properties. The results showed that an increase in beeswax concentration reduced the film's transparency, tensile strength, solubility, and biodegradability, but increased its hydrophobicity and flexibility. Chitosan played a role in strengthening the structure and adding antimicrobial properties, but reduced elasticity. ANOVA analysis showed that chitosan and beeswax, both individually and in combination, had a significant effect on most of the test parameters. Thus, the combination of pectin, chitosan, and beeswax can produce edible films with properties that can be adjusted for sustainable food packaging applications.
ANALISIS STATUS MUTU AIR HULU SUNGAI LAWA MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN DAN STORET DI KABUPATEN KUTAI BARAT Sariyadi, Sariyadi; Hamdhani, Hamdhani; Setiawan, Yunianto; Mustakim, Mohammad; Tarigan, Daniel; Hasan, Harjuni; Sarwono, Edhi
Jurnal Chemurgy Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Chemurgy-Juni 2026
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v10i1.26661

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kualitas air di hulu Sungai Lawa, Kabupaten Kutai Barat, dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan STORET. Sungai Lawa memiliki peran ekologis, sosial, dan ekonomi penting bagi masyarakat, namun dalam dua dekade terakhir menghadapi tekanan antropogenik akibat pertambangan batubara, perkebunan, dan pemukiman. Penelitian dilakukan melalui pengukuran parameter fisika, kimia, dan biologi pada tujuh titik selama dua periode.Hasil menunjukkan bahwa metode IP menempatkan mutu air pada kategori cemar ringan dengan skor rata-rata 2,298–2,499. Sebaliknya, metode STORET menghasilkan kategori tercemar sedang dengan skor rata-rata -25, bahkan pada Titik 3 dan Titik 5 masuk kategori tercemar berat. Parameter yang paling berkontribusi terhadap penurunan kualitas air adalah TSS, DO rendah, BOD dan COD tinggi, pH asam, fosfat, serta kontaminasi mikrobiologi berupa Fecal Coliform.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas air Hulu Sungai Lawa telah mengalami degradasi nyata. IP lebih konsisten untuk analisis tren jangka panjang, sedangkan STORET lebih sensitif terhadap variasi spasial. Penggunaan keduanya secara komplementer memberikan gambaran utuh kondisi mutu air. Strategi pengelolaan DAS berbasis data, restorasi ekosistem, pengendalian limbah, serta integrasi kearifan lokal diperlukan untuk meningkatkan kualitas air menuju kategori baik Kata Kunci: Sungai Lawa, kualitas air, Indeks Pencemaran, STORET, DAS
ANALISIS EFISIENSI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI KERTAS DI WASTEWATER TREATMENT (WWT) PT X Hawa, Siti Azahro Firliana
Jurnal Chemurgy Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Chemurgy-Juni 2026
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v10i1.27389

Abstract

Industri kertas menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar dengan kandungan bahan organik, padatan tersuspensi, dan polutan lain yang berpotensi mencemari lingkungan perairan apabila tidak diolah dengan baik. Oleh karena itu, pengolahan limbah cair yang efektif sangat penting untuk memenuhi baku mutu serta meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengolahan air limbah di PT X dalam menurunkan kadar Total Suspended Solids (TSS) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Sampel limbah cair diambil dari inlet influent tank, inlet balance tank, dan outlet pengolahan biologis. Parameter yang diuji meliputi pH, TSS, kekeruhan, dan COD menggunakan metode standar (SNI). Efisiensi pengolahan dihitung berdasarkan persentase penurunan konsentrasi dibandingkan dengan baku mutu yang diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pH (7.43), TSS (36.5 mg/L), COD (116.25 mg/L), dan kekeruhan (15 NTU) telah memenuhi baku mutu. Unit pengolahan fisik-kimia mampu menurunkan TSS dengan efisiensi 94.5%. Pengolahan biologis menunjukkan efisiensi lebih tinggi pada WWT 1 (COD 91.4%; TSS 89.8%) dibandingkan dengan WWT 2 (COD 85.6%; TSS 71.1%).
PENGARUH RASIO VOLUME METANOL:MINYAK TERHADAP YIELD DAN SIFAT FISIS CRUDE BIODIESEL DARI MINYAK KEDELAI (Glycine max.) DENGAN METODE TRANSESTERIFIKASI Zahra, Delima Kartika; Hasannah, Cintiya Septa; Pranoto, Allisya Putri; Tabrani, Anggi Anggreyni
Jurnal Chemurgy Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Chemurgy-Juni 2026
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v10i1.26957

Abstract

Ketergantungan pada bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi terbarukan, salah satunya biodiesel dari minyak nabati. Minyak kedelai berpotensi digunakan sebagai bahan baku biodiesel karena kandungan trigliseridanya tinggi dan ketersediaannya melimpah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio volume metanol:minyak kedelai terhadap rendemen , densitas, dan viskositas minyak mentah biodiesel yang dihasilkan melalui transesterifikasi. Reaksi dilakukan pada suhu 65 °C selama 60 menit dengan kecepatan pengadukan 700 rpm menggunakan katalis KOH sebanyak 1 g, dengan variasi rasio volume metanol:minyak 1:10, 1:12, dan 1:14. Produk yang diperoleh dipecah sebagai biodiesel mentah karena pemurnian dilakukan secara terbatas, sehingga evaluasi terfokus pada rendemen , densitas, dan viskositas kinematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio 1:12 menghasilkan hasil rata-rata tertinggi, yaitu 93,678%, dibandingkan rasio 1:10 sebesar 84,456% dan 1:14 sebesar 86,661%. Nilai densitas biodiesel mentah pada 40 °C berada pada rentang 861,67–880,93 kg/m³, sedangkan viskositas kinematik pada 40 °C berada pada rentang 3,77–4,54 cSt. Rasio 1:12 memberikan performa terbaik dengan densitas 877,60 kg/m³ dan viskositas kinematik 3,99 cSt, yang masih berada dalam rentang acuan SNI 7182:2024 untuk parameter yang diuji. Hasil ini menunjukkan bahwa rasio volume metanol:minyak mempengaruhi rendemen dan karakteristik fisik awal biodiesel mentah .
POLYMERIZATION OF AGAR JELLY ICE CUBE HYDROGEL FROM GRACILARIA SP. SEAWEED EXTRACT THROUGH PHYSICAL GELATION AS AN ALTERNATIVE FOOD COOLING MEDIA Puspasari, Febriyati; Mustafa, Mustafa; Al Athaya, Muhammad Zada
Jurnal Chemurgy Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Chemurgy-Juni 2026
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v10i1.26238

Abstract

The suboptimal utilization of seaweed has the potential to cause environmental impacts and low added value for coastal communities, while the food industry still relies on conventional cooling media that are less sustainable. One alternative environmentally friendly material is agar from the seaweed Gracilaria sp. which is able to form a stable gel at room temperature. This study aims to determine the optimum conditions for the polimerization of the hydrogel "Jelly Ice Cube" based on Gracilaria sp. agar extract to obtain the best mechanical properties as an alternative cooling medium. The research method begins with the preparation of raw materials using 5% NaOH alkali treatment, followed by agar extraction at various temperatures (60, 70, 80, 90, and 100°C) with extraction times of 30 and 60 minutes. Hydrogel polimerization was carried out at room temperature with varying agar concentrations (2, 4, 6, 8, and 10%). Hydrogel characterization includes tensile strength and swelling ratio testing. The results showed that the combination of an extraction temperature of 90°C, a time of 60 minutes, and a concentration of 6% agar produced a hydrogel with the highest tensile strength of 90.23 kPa and a swelling ratio of 913.59%. Meanwhile, the highest swelling ratio of 1062.87% was obtained at an extraction temperature of 100°C, a time of 60 minutes, and a concentration of 2% agar, but with lower mechanical characteristics.