cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23023600     EISSN : 25975315     DOI : -
Core Subject : Science,
e-JRTBP is a periodical journal that serves as a means of scientific communication and to disseminate research results. Fields of study include fisheries cultivation, management, and utilization of fishery resources. e-JRTBP is published twice a year, February and October.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
Pemindahan Hak Milik -, redaksi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.212 KB)

Abstract

PEMANFAATAN BUNGKIL INTI SAWIT SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN CACING SUTRA (Tubifex sp.) Putri, Berta; Hudaidah, Siti; Kesuma, Widi Indra
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.454 KB) | DOI: 10.23960/jrtbp.v6i2.p729-738

Abstract

The purpose of this research was to observe the effect of fermented palm kernel cake as a growth media for Tubifex sp. This research was conducted at the Aquaculture Laboratory, University of Lampung for 50 days. Completely Randomized Design (CDR) with 5 treatments and 3 replicates design is used for this experiment. The treatments are 100% field mud, 25% palm kernel cake :75% field mud, 50% palm kernel cake : 50% field mud, 75% palm kernel cake : 25% field mud, and 100% palm kernel cake. The data were analyzed with analysis of variance (ANOVA) continued with Least Significant Difference (LSD) test. The main parameters measured were Tubifex sp population and biomass as well as water quality parameters: pH, temperature, dissolved oxygen, and ammonia. The results showed that fermented palm kernel cake significantly (p<0,05) increase silk worm biomass and population. The best result of this research was found in 50% fermented palm kernel cake and 50% field mud media producing 111.008 ind/m2 and 750,72 gr/m2­­­­ of Tubifex sp. Water quality during Tubifex sp were measured at 0,26-0,91 mg/l ammonia, pH 6,14-7,11, temperature 25-28°C, and dissolved oxygen 2,9-3,9 mg/l.
Imunogenisitas Kombinasi Vaksin Inaktif Whole Cell Aeromonas salmonicida dan Jintan Hitam (Nigella sativa) Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) Trilia, Nur`Ani Okta; Setyawan, Agus; Adiputra, Yudha T; -, Wardiyanto
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.452 KB)

Abstract

Furunculosis dan carp erytrodermatitis merupakan penyakit pada ikan yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas salmonicida.  Vaksin inaktif whole cell A. salmonicida saat ini sedang dikembangkan untuk menanggulangi penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imunogenisitas kombinasi vaksin inaktif whole cell A. salmonicida dengan imunostimulan dari jintan hitam (Nigella sativa) pada ikan mas (Cyprinus carpio).  Sebanyak 180 ekor ikan mas dimasukkan kedalam 18 akuarium dengan 6 perlakuan yang berbeda dan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang dilakukan terdiri dari kontrol (tanpa vaksin dan jintan hitam), pemberian jintan hitam 5%, pemberian vaksin, vaksin yang ditambah jintan hitam 1%, vaksin yang ditambah jintan hitam 2.5%, vaksin yang ditambah jintam hitam 5%.   Vaksin diberikan dengan cara penyuntikan secara intraperitoneal dengan kepadatan bakteri 107sel/ikan dan jintan hitam diberikan melalui pakan sebanyak tiga kali dalam sehari. Pengambilan contoh darah ikan untuk diuji titer antibodi, total leukosit, dan hematokrit ikan dilakukan saat sebelum vaksinasi, 7 hari setelah vaksinasi, dan 7 hari setelah booster. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi vaksin inaktif whole cell A.  salmonicida yang ditambah jintan hitam 5% mampu meningkatkan titer antibodi ikan hingga 27 dibandingkan kontrol yang hanya meningkat hingga 25 dan tanpa jintan hitam yang hanya meningkat hingga 24, kombinasi ini juga mampu meningkatkan jumlah leukosit pada ikan dengan rendahnya nilai hematokrit dan mampu mengembalikan kondisi tubuh dalam keadaan seimbang dalam waktu 7 hari.
Profil Hematologi Kakap Putih (Lates calcallifer) yang Distimulasi dengan Jintan Hitam (Nigela sativa) dan Efektifitasnya Terhadap Infeksi Vibrio alginolyticus Hidayat, Rahmad; Harpeni, Esti; -, Wardiyanto
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.82 KB)

Abstract

Vibrio alginolyticus merupakan bakteri yang paling sering menginfeksi kakap putih (Lates calcarifer)  sehingga menyebabkan kematian massal. Salah satu alternatif pencegahan infeksi V. alginolyticus yang aman baik bagi ikan, manusia dan lingkungan, yaitu dengan pemberian imunostimulan dari bahan alami seperti jintan hitam (Nigella sativa). Penelitian bertujuan untuk mempelajari profil hematologi dan efektifitas dosis jintan hitam terhadap daya tahan tubuh kakap putih yang diinfeksi V.alginolyticus. Penelitian menggunakan 4 perlakuan (0,0%, 2,5%, 5,0%, dan 7,5% ekstrak jintan hitam) dicampur dengan pakan sebanyak 1kg. Data hematokrit, jumlah leukosit, diferensiasi leukosit, dan aktivitas fagositosis dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jintan hitam 7,5% merupakan yang paling efektif digunakan sebagai imunostimulan pada kakap putih. Ekstrak jintan dapat meningkatkan  nilai hematokrit, leukosit, limfosit, monosit, neutrofil, dan aktifitas fagositosis yang bermanfaat mengatasi infeksi V. alginolyticus.
FERMENTASI KULIT KAKAO (Theobroma cacao ) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) Ari Pratama; Limin Santoso; Wardiyanto .
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.016 KB)

Abstract

Pemanfaatan kulit kakao (Theobroma cacao) selama ini digunakan untuk pakan ternak dan pupuk organik. Kulit buah kakao belum banyak dikaji pemanfaatannya sebagai bahan pakan ikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai nutrisi kulit kakao yang difermentasi dengan Rhizopus oligosporus dalam bentuk tepung dan pengaruh pemanfaatan kulit kakao terhadap pertumbuhan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian dilakukan dengan menggunakan 4 perlakuan yaitu pakan dengan kandungan protein normal sebagai kontrol, pakan dengan tepung kulit kakao 20%, pakan dengan tepung kulit kakao 25% dan pakan  dengan tepung kulit kakao 30%. Ikan uji lele sangkuriang dipelihara dalam kolam terpal  berukuran 200 x 100 x 50 cm dengan 100 ekor ikan uji setiap kolam. Metode pemberian pakan dengan cara ad libitum sebanyak tiga kali sehari selama 60 hari pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan uji yang terbaik yaitu pakan kontrol. Pakan uji dengan tepung kulit kakao 30% memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan pakan dengan tepung kulit kakao 20% dan pakan dengan tepung kulit kakao 25%. Pakan kontrol memberikan hasil pertumbuhan mutlak sebesar 75,67 gram dan pertumbuhan harian sebesar 1,26 gram/hari. Konversi pakan pada perlakuan kontrol 1,32  berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya (P<0,05). Modifikasi metode fermentasi perlu dilakukan untuk mengurangi faktor anti nutrisi dalam kulit buah kakao dengan pemanfaatan lebih banyak jenis mikroba.
PEMANFATAN KULIT PISANG PADA BUDIDAYA Daphnia sp. Remon Firnandus
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.28 KB)

Abstract

Daphnia merupakan pakan alami yang umum digunakan dalam pembenihan ikan air tawar. Ketersediaan Daphnia sebagian besar masih mengandalkan tangkapan di alam dengan terbatasan  jumlah dan kualitas yang fluktuatif. Ketersediaan stok Daphnia dilakukan dengan budidaya dengan memanfatkan sumber nutrien yang banyak tersedia diantaranya kulit pisang yang merupakan limbah makanan dari buah pisang yang dikonsumsi manusia. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos kulit pisang terhadap peningkatan populasi Daphnia. Penelitian menggunakan tiga dosis kompos kulit  pisang yang berbeda dalam tiap  satu liter budidaya Daphnia yaitu  3 gr/l, 6 gr/l dan 9 gr/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kompos kulit pisang pada budidaya Daphnia memberikan pengaruh terhadap peningkatan populasi Daphnia. Kompos kulit  pisang sebesar 6 gr/l merupakan dosis yang terbaik karena dapat  menghasilkan populasi Daphnia tertinggi dibandingkan dosis lainnya. Kompos kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrien pakan alami yang diperlukan pada budidaya ikan. Penelitian ini juga akan memperbanyak pilihan metode sumber nutrien pakan alami.
KAJIAN ISI LAMBUNG DAN PERTUMBUHAN IKAN TEMBAKANG (Helostoma temminckii) DI RAWA BAWANG LATAK, TULANG BAWANG, LAMPUNG Supra Jaya Perdana; Rara Diantari; Limin Santoso
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.173 KB)

Abstract

Rawa Bawang Latak merupakan salah satu bagian dari daerah aliran sungai Tulang Bawang yang keragaman spesies ikannya sangat tinggi. Salah satu spesies ikan yang banyak ditemukan di Rawa Bawang Latak adalah ikan tembakang (Helostoma temminckii). Populasi ikan tembakang di Rawa Bawang Latak terus mengalami penurunan, hal ini dikarenakan adanya penangkapan secara berlebih yang dilakukan oleh para nelayan. Salah satu cara untuk mengatasi agar populasi ikan ini tetap terjaga adalah dengan melakukan upaya domestikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan dan kebiasaan makan (gut content analysis) ikan tembakang di Rawa Bawang Latak. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil  100 ekor sampel ikan di tiap bulannya selama  4 bulan yaitu dari bulan Oktober 2013 hingga Januari 2014. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan tembakang di Rawa Bawang Latak memiliki pola pertumbuhan allometrik positif pada bulan Oktober, November, dan Januari, sedangkan pada bulan Desember ikan tembakang di Rawa Bawang Latak memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. Ikan tembakang di Rawa Bawang Latak merupakan ikan pemakan plankton. Jenis plankton yang paling banyak ditemui di lambung ikan tembakang adalah Haematococcus sp.
Pengaruh Waktu Pemberian Probiotik Yang Berbeda Terhadap Respon Imun NonSpesifik Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.) Yang Diuji Tantang Dengan Bakteri Aeromonas Salmonicida Septiarini -; Esti Harpeni; Wardiyanto -
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.752 KB)

Abstract

Common carp (Cyprinus carpio) is one of the consumption fish which has high economic value. However, the efforts to increase carp production obstracted by diseases such as furunculosis by A. salmonicida. So that we have to consider the disease prevention method which safer such as probiotic. The aims of this research were to know effect of the time administrations of probiotic on non-specific immune responses and to know the best time administration of probiotic on non-specific immune responses of common carp injected by A. salmonicida. The research was conducted from August to October 2011. The research used three treatments (without administration of probiotic, administration of probiotic once every day, and administration of probiotic once every five days) with four replications. Data of total leukocyte and percentage of differential leukocyte were analyzed by using ANOVA, while RPS and water qualities were analyzed descriptively. The results showed the time administrations of probiotic showed a real impact on improving non-specific immune responses characterized by increased total leukocyte in carp, administration of probiotic once every five days resulted better non-specific immune responses, which had been seen from the highest total leukocyte and the highest RPS after being injected by A. salmonicida.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI LIMBAH BAHAN ORGANIK (KOTORAN BURUNG PUYUH, ROTI AFKIR DAN AMPAS TAHU) SEBAGAI PUPUK UNTUK PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN LEMAK Daphnia sp. Sri Rahayuni Agustin; Pinandoyo Pinandoyo; Vivi Endar Herawati
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.813 KB)

Abstract

Daphnia sp. merupakan pakan alami yang potensial untuk larva ikan karena mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi. Kandungan nutrisi Daphnia sp. tergantung pada pakan yang dimakan dalam media kultur. Kultur Daphnia sp. sering dilakukan dengan penggunaan pupuk yang difermentasi. Fermentasi merupakan suatu proses penguraian atau perombakan suatu bahan organik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi kotoran burung puyuh, roti afkir, dan ampas tahu terhadap pertumbuhan dan bobot biomassa Daphnia sp. dan mengetahui waktu fermentasi terbaik untuk pertumbuhan, bobot biomassa, dan kandungan lemak Daphnia sp. Kepadatan Daphnia sp. yaitu 100 ind/L. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan kultur Daphnia sp. menggunakan pupuk yang difermentasi dengan waktu berbeda yaitu: perlakuan A (pupuk tanpa fermentasi), perlakuan B (pupuk fermentasi 7 hari), perlakuan C (pupuk fermentasi 14 hari), dan perlakuan D (pupuk fermentasi 21 hari). Kombinasi kotoran burung puyuh: roti afkir: ampas tahu yaitu dengan perbandingan 1: 2: 1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi kotoran burung puyuh, roti afkir, dan ampas tahu yang difermentasi dengan waktu berbeda dalam media kultur Daphnia sp. memberikan pengaruh nyata (P˂0,05) pada pertumbuhan Daphnia sp. dan berpengaruh sama (P≥0,05) pada bobot biomassa Daphnia sp. Perlakuan B memberikan nilai terbaik dengan kepadatan populasi tertinggi yaitu 99.437,53 ind/L; laju pertumbuhan spesifik yaitu 0,493 /hari; bobot biomassa 118,62 ± 9,40 g; dan kandungan lemak 9,50%.
PENGGUNAAN TEPUNG DAGING DAN TULANG SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PROTEIN HEWANI PADA PAKAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Afat Abdiguna; Limin Santoso; Wardiyanto -; Suparmono -
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.273 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui persentase subsitusi tepung daging dan tulang (TDT) terhadap tepung ikan (TI) untuk pertumbuhan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan. Pakan A (kontrol/TI), pakan B (TDT 20%), pakan C (TDT 25%), pakan D (TDT 30%) dan pakan E (TDT 35%). Ikan uji yang digunakan adalah nila merah sebanyak 225 ekor, dengan berat total 4 ± 0,4 gram. Akuarium berukuran 60 x 40 x 40 cm yang berisi nila merah sebanyak 15 ekor digunakan untuk percobaan. Pemberian pakan sebanyak tiga kali sehari dengan feeding rate 5% selama 60 hari pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan E (TDT 35%) memberikan hasil yang terbaik untuk pertumbuhan  nila merah. Pertumbuhan mutlak sebesar 10,34 ± 0,43 gram, laju pertumbuhan harian sebesar 0,17±0,01gram/hari, dan efisiensi pakan 44,37 ± 3,32%. Tingkat kelangsungan hidup nila merah rata - rata mencapai 97,3% dan kualitas air pada semua perlakuan masih dalam keadaan optimum untuk budidaya.

Page 8 of 17 | Total Record : 167