cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TARBIYAH
ISSN : 08542627     EISSN : 25974270     DOI : -
Tarbiyah Journal published by Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Tarbiyah Journal is published since 1993 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN on May 29, 2007. This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography.
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
MASALAH DAN TANTANGAN PRIVATISASI PENDIDIKAN TINGGI Nurika Khalila Daulay
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.235 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.226

Abstract

The privatization of higher education is often understood as the commercialization of education, where higher education turned into a business area that applies economic principles "with as little capital as possible to generate maximum profit". The result is the concentration of educational institutions will be split to the thoughts and activities of "business" that will automatically change the academic shades directly or indirectly. Particularly in the context of higher education as public goods should be served not only to carry out the transfer and transmission of knowledge and expertise, but also shape the personality and character of the students and the nation
PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU MTS SWASTA SUB RAYON 44 KEBUPATEN DELI SERDANG Putri Khairani Lubis Darwin Restu
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.755 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh persepsi tentang supervisi kepala sekolah terhadap motivasi berprestasi, 2) pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi berprestasi, 3) pengaruh persepsi tentang supervisi kepala sekolah  terhadap kinerja guru, 4) pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja Guru, dan 5) pengaruh motivasi berprestasi terhadap  kinerja guru. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian ini adalah guru MTs Sawata Sub Rayon 44 Kabupaten Deli Serdang sebanyak 239 orang dengan sampel sebanyak 139 yang diambil dengan mengembangkan oleh Issac dan Michael. Instrument penelitian adalah angket dengan skla Likert. Data penelitian diolah dan dianalisis dengan analisis jalur (path analysis). Analisis jalur ini diawali dengan melakukan uji persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas, melalui rumus Liliefors, uji homogenitas melalui Barlett dan uji linearitas dan keberartian regresi. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: (1) terdapat pengaruh langsung positif persepsi tentang supervisi kepala sekolah terhadap motivasi berprestasi, (2) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi berprestasi, (3) terdapat pengaruh langsung positif persepsi tentang supervisi kepala sekolah  terhadap kinerja guru; (4) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap kinerja guru; dan (5) terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi terhadap  kinerja guru. Dengan demikian untuk meningkatkan kinerja guru dapat ditentukan dengan meningkatkan persepsi tentang supervise kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi.
MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN Ali Nurdin
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.096 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran secara jelas mengenai hubungan motivasi kerja dan lingkungan belajar terhadap proses pembelajaran di sekolah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui analisis korelasi dan analisis regresi. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument (angket) berkaitan dengan motivasi kerja, lingkungan belajar dan proses pembelajaran. Penelitian ini mendapati bahwa motivasi kerja memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, begitu pula dengan lingkungan belajar yang memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, dengan demikian maka perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran dapat dilakukan dengan adanya perhatian terhadap motivasi kerja serta penciptaan lingkungan belajar yang baik di sekolah.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN SAVI PADA MATA KULIAH CURRICULUM AND MATERIAL DEVELOPMENT Yenni Hasnah; Ratna Sari Dewi
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.025 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.368

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis efektifitas penerapan pendekatan Somatis, Auditori, Visual, dan   Intelektual (SAVI) dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada Mata KuliahCurriculum and Material Design Development (CMD). PTK tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus melalui pendekatan kualitatif-kuantitatif untuk mendapatkan data penelitian. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU. Data kuantitatif diperoleh melalui pemberian tes berupa pemahaman konsep kurikulum dan pengembangan desain materi pembelajaran, sedangkan data kualitatif didasarkan pada hasil observasi aktivitas mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar mahasiswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dengan tingkat keberhasilan 24,24% pada siklus I, 51,52 % pada siklus II, dan mencapai 87,89% pada siklus III. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan SAVI dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, khususnya dalam pembelajaranCMD.
PENGARUH KEGIATAN HANDICRAFT TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK TK KELOMPOK B DI TK KARUNIA KECAMATAN TUNTUNGAN Dewi Fitria; Dwi Septi Anjas Wulan; Dinda Yarshal
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.422 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.369

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan handicraft terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Karunia  di kecamatan Medan Tuntungan.. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka jenis penelitian yang digunakan adalah ekperimen  dengan desain penelitian eksperimen kuasi yang dilakukan selama 3 bulan. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 anak kelompok  B di TK Karunia. Instrument yang digunakan adalah tes motorik halus dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis (uji-t). Hasil analisis data observasi akhir diperoleh  Fhitung 1,09< Ftabel 2,15 ( homogen). Uji hipotesis didapat thitung (-2,682  ) di luar daerah ttabel (2.0378), maka disimpulkan ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan kegiatan  handicraft  terhadap perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK Karunia Kec. Tuntungan.Kata Kunci: penelitian eksperimen, handicraft, motorik halus Abstract :  The objective of this study was to determine the effect of handicraft activities on the fine motor skills children of  group B children in the TK Karunia in Kec.Medan  Tuntungan To achieve these objectives, the type of research used was experiment with the quasi - experimental research design in 3 months. Sample of this study were 40 children in group B at TK Karunia. The instrument used is fine motor tests and documentation. Data analysis uses tests of normality, homogeneity, and hypothesis (t-test). The results of the final observation data analysis obtained Fcount 1.09 <Ftable 2.15 (homogeneous). Hypothesis testing is obtained tcount (-2.682) outside the table (± 2.0378) area, it can be concluded that there is a significant effect of the use of handicraft activities on the fine motoric development of group B children in the TK Karunia in Kec. Medan  TuntunganKey word: experiment research, handicraft, fine motor skill
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KOMIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA PPKn SISWA MIN RAMBA PADANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN Maulana Arafat Lubis
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1338.485 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.370

Abstract

: Permendikbud No. 58 Tahun 2013 menjelaskan bahwa proses pembelajaran harus berpusat pada siswa (student centered) dan guru hanya menjadi fasilitator dan bukan satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Namun kenyataan di lapangan diperoleh bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru, bahkan bahan ajar yang digunakan pun bersifat textbook center (berpusat pada buku pelajaran) sehingga siswa merasa jenuh dalam belajar. Dari hasil observasi awal juga ditemukan bahwa minat baca PPKn siswa kelas 5 di MIN Ramba Padang juga tergolong rendah. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan: mengembangkan bahan ajar Komik untuk meningkatkan minat baca PPKn siswa kelas 5 MIN Ramba Padang kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek pada penelitian ini yaitu: (1) validator ahli sebanyak 3 orang (ahli materi, ahli bahasa, dan ahli ilustrasi gambar); dan (2) siswa kelas V di MIN Ramba Padang sebanyak 17 orang. Instrumen yang digunakan, yaitu: angket validasi ahli, angket minat baca PPKn, lembar observasi minat baca PPKn, dan angket tanggapan guru. Hasil penelitian menunjukkan: (1) berdasarkan hasil validasi ahli diperoleh bahwa bahan ajar Komik yang dikembangkan sangat layak digunakan untuk siswa kelas V dengan skor rata-rata validasi sebesar 95,56% atau berkategori sangat valid; (2) berdasarkan hasil uji coba telah diperoleh bahwa bahan ajar Komik yang dikembangkan efektif dapat meningkatkan minat baca PPKn siswa kelas 5dengan skor rata-rata peningkatan yang lebih dari 23 atau berkategori tinggi; dan (3) berdasarkan uji peningkatan skor minat baca PPKn diperoleh bahwa bahan ajar Komik yang dikembangkan telah meningkatkan minat baca PPKn siswa kelas 5 MIN Ramba Padang sebesar 23,24 dengan kategori tinggi melalui pengukuran angket, dan sebesar 23,11 dengan kategori tinggi melalui pengukuran observasi pada uji coba pertama dan uji coba kedua. Kata Kunci:Bahan Ajar, Komik, Minat Baca, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
REKONDISI SILABUS MATAKULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PRODI DESAIN GRAFIS KONSENTRASI MULTIMEDIA POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF PSDD MEDAN Gunawan Gunawan
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.792 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.315

Abstract

In the process of making the learning syllabus is done by using an analysis of the vision and mission of the educational institutions that correlate to the moral conditions of students and look at the needs in the world of work, the process of making instructional materials is also carried out from a combination of the elaboration of the entire subject syllabus and the needs of the Industrial world followed by the development of activities religion that leads student behavior to good character. Organizational elements of students are also involved in determining the direction of moral change better, because they are in the organizational organ in the institution both in the concept and order of the campus administration, and good in dealing with the world of work and industry. Good work is seen from good character and attitude.
PENGAWAS SEKOLAH PENENTU KUALITAS PENDIDIKAN Syarifah Rahmah
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.31 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.378

Abstract

Pendidikan adalah elemen terpenting bagi suatu negara dalam menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang memiliki integritas dan mampu bersaing dengan negara maju lainnya di dunia. Majunya pendidikan di  suatu negara tidak terlepas dari peran lembaga pendidikan yang mampu melahirkan produk sesuai dengan harapan yang ada. Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, maka pemerintah berdasarkan Permen PAN Nomor 91/KEP/M.PAN/10/2002 tentang jabatan fungsional dan Pengawas Sekolah, sebab Pengawas Sekolah adalah salah satu fungsi manajemen untuk menjaga agar kegiatan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi dalam rangka mencapai tujuan lebih efektif.Pengawas Sekolah memiliki hak dan tanggung jawab penuh untuk menjalankan tugasnya dalam bidang pembinaan, yaitu membina pendidik di lembaga pendidikan yang telah ditunjuk. Bentuk pembinaan tidak hanya dalam hal proses pembelajaran saja, termasuk juga  metode, strategi, dan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran. Kesemua hal tersebut harus menjadi pantauan dan berada di bawah pembinaan seorang supervisor. Pembinaan tidak hanya sebatas pertemuan biasa, namun harus berkelanjutan. Dalam istilah lain, sekolah adalah tempat  seorang supervisor berada dan menjadi sekolah binaannya. Kata Kunci: Pengawas, Sekolah   
HERMENEUTIKA DAN KHAZANAH KEILMUAN ISLAM Shaumiwaty Shaumiwaty; Evanirosa Evanirosa; Rahmat Hidayat
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.736 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.319

Abstract

AbstractHermeneutika as an art include three component. There are text, interpreter, and listener. The role of hermeuneutika explain the text about the writer think. In the process has some problem between the writer and the interpreter byself. The interpreter must known the massage and try to understand the text meaning. According to Muhammad Arkoun and Nasr Hamid Abu Zayd that hermeuneutika can applied in Quran. Alquran was formed by reality, culture and make Quran as a language text. Meanwhile reality, culture and language not loose from the history, because alquran was a history text.Abstrack: Hermeneutika sebagai seni menafsirkan mengharuskan tiga komponen, yakni teks, penafsir dan penyampaian kepada pendengar. Hermeneutika berperan menjelaskan teks seperti apa yang diinginkan oleh si pembuat teks tersebut. Dalam proses tersebut, terdapat pertentanggan antara pikiran yang diarahkan pada objek dan pikiran penafsir sendiri. Orang yang melakukan interpretasi harus mengenal pesan dan kecondongan sebuah teks, lalu meresapi isi teks dan mengusainya. Mohammad Arkoun dan Nasr Hamid Abu Zayd  yang keduanya sama berpendapat bahwa hermeneutika dapat diterapkan pada Al Qur’an. Al-Quran yang terbentuk melalui realitas, budaya dan terungkapkan dalam bahasa menjadikan al-Quran sebagai teks bahasa. Sedang realitas, budaya dan bahasa itu sendiri tak lepas dari sisi historis yang melingkupinya, karena itu al-Quran juga merupakan teks historis. Kata Kunci: Hermeneutika, Khazanah, Keilmuan, Islam.
ANALISIS TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN (Melacak Dampaknya Terhadap Pendidikan Islam) Ahmad Darlis
JURNAL TARBIYAH Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.463 KB) | DOI: 10.30829/tar.v25i2.320

Abstract

Abstrak: Tulisan ini berupaya untuk menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia terhadap pendidikan agama dan keagamaan serta dampaknya terhadap pendidikan Islam. Pendidikan agama bertujuan untuk berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami, mengahayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Pendidikan keagamaan bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama yang berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif, dan dinamis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Kebijakan pendidikan paling tidak dipengaruhi oleh dua faktor internal seseorang yaitu faktor ideologi dan faktor politik. Kebijakan pendidikan di Indonesia pada dasarnya adalah pergolakan antara dua kutub ideologi besar yang dibungkus dalam politik, atau sebaliknya. Kebijakan-kebijakan pendidikan agama dan keagamaan yang ada di Indonesia selama ini tidak memberikan dampak negatif bagi eksistensi lembaga pendidikan agama dan kegamaan Islam.Kata Kunci: Pendidikan agama, pendidikan keagamaan, kebijakan pemerintah

Page 9 of 28 | Total Record : 279