cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
J@TI (TEKNIK INDUSTRI)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25021516     DOI : -
Core Subject : Engineering,
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri [e-ISSN 2502-1516] merupakan jurnal nasional yang mengangkat tulisan-tulisan penelitian dalam disiplin ilmu teknik industri. Pertama kali terbit sejak tahun 2006 hingga saat ini dengan frekuensi terbit tiga (3) kali dalam setahun. Setiap edisi terbitan berisi 8 artikel jurnal. Terbit setiap Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 465 Documents
USABILITY TESTING PADA APLIKASI MOBILE JKN BPJS KESEHATAN MENGGUNAKAN DOMAIN SPECIFIC INSPECTION Rahmawati, Berty Dwi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.185 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.1.46-51

Abstract

Pertumbuhan Internet dan teknologi memungkinkan setiap orang mendapatkan setiap informasi secara praktis dan efisien. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau biasa disebut BPJS Kesehatan merupakan Badan Hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial nasional dalam bidang kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia. Perkembangan pesat dalam variabel jumlah peserta terus ditunjukkan oleh BPJS kesehatan setelah 5 tahun beroperasi. Hal ini dapat tercapai karena tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanannya. Indeks kepuasan peserta terus mengalami peningkatan dari 75% menjadi 78,6% pada tahun 2016. Seiring dengan peningkatan indeks kepuasan tersebut, pada tahun 2017 BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Mobile JKN agar pesertanya dapat secara mudah melakukan pengunduhan data peserta BPJS. Teknologi ini perlu terus dievaluasi dengan metode evaluasi kegunaan untuk mengukur efisiensi, efektivitas, dan menilai kepuasan pengguna. Evaluasi kegunaan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi masalah usabilitas yang muncul dalam pecahan kecil system aplikasi mobile JKN. Metode usabilitas yang digunakan adalah Domain Specific Inspection. Hasil dari penelitian ini adalah nilai efisiensi sebesar >75% pada repetisi kelima. Atribut efektifitas bernilai 3,91 dari skala 5 dan atribut satisfaction bernilai 3,39. Abstract[Title: Usability Testing on BPJS Kesehatan Mobile JKN Application  Using Domain Specific Inspection] The growth of Internet and related technology enables everyone to get every information needed in a practical and efficient manner. The Health Social Security Organizing Agency (BPJS Kesehatan) is a legal entity established to organize a national social program in the health sector for all Indonesian. Rapid development in number of participants continued to be shown by health BPJS after 5 years of the operation. This can be achieved due to public trust escalation. Participant satisfaction index continued to increase from 75% to 78.6% in 2016. Along with the increase in the satisfaction index, in 2017 BPJS Kesehatan launched the Mobile JKN application so that participants could easily download BPJS service and personal data. This technology needs to be continually evaluated using Usability Testing methods to measure efficiency, effectiveness, and user satisfaction. This usability evaluation also aims to identify usability problems that arise in a minor fraction of the JKN mobile application system. Method used in this study is Domain Specific Inspection. The results of this study are obtained as follow, efficiency value is higher than 75% after five repetition, effectiveness value achieve 3.91 of scale 5, and user satisfaction value achieve 3.39.Keywords: Application, BPJS Kesehatan; Domain Specific Inspection; Usability Testing 
RANCANG BANGUN APLIKASI PEMETAAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN BERBASIS ANDROID Anggraini, Novia; Widya, Moh. Anshori Aris; Sufaidah, Siti
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jati.15.1.26-37

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang membutuhkan penanganan serius mengingat besarnya kerugian yang diakibatkannya. Salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan transportasi yaitu dengan mengetahui titik lokasi rawan kecelakaan. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan yaitu metode Angka kecelakaan dan frekuensi kecelakaan. Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi titik lokasi rawan kecelakaan dengan menggunakan metode Batas Angka Ekivalen kecelakaan dan Z-Score. Data kecelakaan lalu lintas yang dianalisis bersumber dari satlantas Jombang dari tahun 2018 dan data yang bersumber dari media elektronik, variabel dummy dari tahun 2016 - 2019. Aplikasi rancang bangun daerah rawan kecelakaan Berbasis mobile, dibangun dengan framework Codeigniter dan Framework 7, MySql sebagai basis data dan Mapbox Api sebagai layanan peta digital.  Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya aplikasi SIG berbasis mobile yang menyajikan informasi titik lokasi rawan kecelakaan dan tingkat kerawanannya serta notifikasi kepada pengguna jika berada di radius titik rawan yang dapat diakses oleh masyarakat. AbstractTraffic accidents are a problem that requires serious treatment considering the amount of loss caused. One effort to improve transportation safety is to know the location of accident-prone locations. The method used to identify accident prone locations is the accident rate and frequency of accident methods. The purpose of the study is to identify accident prone locations by using the Accidental Equivalent Limit Limits and Z-Score methods. Traffic accident data analyzed were sourced from Jombang Satlantas from 2018 and data were sourced from electronic media, dummy variables from 2016 - 2019. Application of building design for accident-prone areas Based on mobile, built with Codeigniter frame and Framework 7, MySql as database and the Fire Mapbox as a digital map service. The final result of this study is the creation of a mobile-based GIS application that presents information on the location of accident-prone locations and their vulnerability levels as well as notifications to users if they are in a vulnerable point radius that can be accessed by the public.Keywords: Equivalent accident number (EEK); Black Spot; Framework7; SIG; Z-Score
SISTEM MANAJEMEN PENGADAAN LABORATORIUM: ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM DARI PERSPEKTIF STAKEHOLDER Soesanto, Rayinda Pramuditya
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.921 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.1.38-45

Abstract

Dalam fase merancang sistem informasi, terutama pada sistem informasi manajemen, menambahkan perspektif pelanggan merupakan hal yang mendasar. Dari sektor edukasi terutama universitas, laboratorium bertindak sebagai bagian utama dari aktivitas universitas. Aktivitas laboratorium seperti praktikum dan kegiatan administratif lainnya seringkali membutuhkan banyak waktu untuk mempersiapkannya terutama dalam proses pengadaan, tetapi dalam kenyataan proses pengadaan dari laboratorium membutuhkan usaha dan waktu lebih serta pihak laboratorium pun tidak dapat melacak kondisi dari proses pengadaan bagian logistik fakultas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan memprioritaskan voice of customer dalam merancang sistem manajemen pengadaan menggunakan dimensi kualitas informasi. Metode Waterfall digunakan dalam fase pengembangan dan focus group discussion dilaksanakan untuk melakukan pengurutan voice of customer. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom. Hasil dari focus group discussion menyarankan agar “Service performance is reliable”, “Information is realtime” dan “The Information System help organizational business process” sebagai tiga hal teratas yang harus diprioritaskan dalam merancang sistem manajemen pengadaan laboratorium. Penelitian lebih lanjut yang dapat dilakukan adalah merancang sistem pengadaan laboratorium berdasarkan hasil dari penelitian ini.  Abstract[Title: laboratory Procurement System: A Requirement Analysis from stakeholder perspective] In the designing phase of the information system, especially management information system, adding the customer point of view is an essential part. In educational sector especially in the university, laboratory acts as the main part of universities activity. Activity in the laboratory process often needs a lot of time to prepare especially in the procurement process, but in reality, the process of procurement from laboratory takes a lot of effort and time and the laboratory unable to track down the status of the procurement to Faculty Logistic. This research purpose is to determine and prioritize the voice of the customer in designing laboratory asset management system by using quality dimension for information. Waterfall method is used for the development phase and focuses group discussion is being held for ranking the voice of the customer. This research is conducted in the School of Industrial Engineering Telkom University. The result suggest that “Service performance is reliable”, “Information is real-time” and “The Information System help organizational business process” are the top three that must be prioritized in designing the laboratory asset management system. Keywords: Laboratory; Requirement Analysis; E-Procurement; Voice of Customers
ANALISIS USABILITAS PADA APLIKASI MANDIRI ONLINE Wibowo, Astrid Wahyu Adventri
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.825 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.1.11-19

Abstract

Internet banking atau mobile banking adalah salah satu bentuk aplikasi yang berbasis internet yang dapat digunakan sebagai pintu gerbang menuju dunia perbankan masa depan. Dalam memberikan layanan, pihak bank tidak ingin mengecewakan nasabahnya karena aplikasi internet banking yang sulit digunakan sehingga mengakibatkan nasabah gagal dalam mencari informasi atau gagal melakukan aktivitas perbankan. Melihat pentingnya usabilitas sebuah aplikasi, maka dilakukan penelitian terhadap aplikasi Mandiri Online untuk mengetahui kelayakan dari aplikasi tersebut, mengidentifikasi permasalahan usabilitas, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Aplikasi tersebut diuji menggunakan System Usability Scale (SUS) dan pendekatan heuristic evaluation dengan responden sebanyak 40 orang untuk metode SUS dan 5 evaluator dengan kriteria single-expert untuk pendekatan heuristic evaluation. Hasil pengujian aplikasi Mandiri Online dengan instrumen SUS adalah sebesar 79,6 yang berarti aplikasi Mandiri Online dinyatakan dapat diterima (acceptable), termasuk dalam grade B dengan rating good. Dari penelitian ini juga diketahui bahwa terdapat beberapa permasalahan usabilitas mayor yang harus segera diperbaiki dan harus diberi prioritas tinggi. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut membutuhkan beberapa usaha, seperti  menambahkan fitur search untuk mencari nama bank, membuat pengelompokkan instansi pada menu multipayment, membuat atau menambahkan panduan penggunaan atau flowchart penggunaan Mandiri Online, dan menambahkan fitur help pada Mandiri Online. Abstract[Title: Usability Analysis of Mandiri Online Apllication] Internet banking or mobile banking is a form of internet-based application that can be used as a gateway to the future of banking. In providing services, banks won’t to let down their customers because of internet banking applications are difficult to use, resulting in failure to find information or fail to conduct banking activities. Seeing the importance of application usability, a study of Mandiri Online application was conducted to find out the appropriatness of the application, identify usability issues, and construct recommendations for application improvement. This application was tested using the System Usability Scale (SUS) and heuristic evaluation approach with 40 respondents for the SUS and 5 evaluators with single-expert criteria for the heuristic evaluation. The result of testing the Mandiri Online application with the SUS instrument amounted to 79,6 which means this application was declared acceptable, included in grade B, and with a good rating. From this study it is also known that there are some major usability problems that must be corrected immediately and must be given high priority. In solving these problems requires several efforts, such as adding search feature to search the bank’s name, creating agency groups on multipayment menu, creating or adding usage guidelines or flowcharts for using Mandiri Online, and adding help feature to Mandiri Online.Keywords: Heuristic Evaluation; System Usability Scale; Usability
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN ABC LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY, IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DAN CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) Hadining, Aulia Fashanah
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.375 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.1.1-10

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan ABC Laundry serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara persepsi dan harapan pelanggan pada masing-masing dimensi kualitas. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian survei yang bersifat kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan ABC Laundry yang terletak di depan gerbang perumahan Griya Indah. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner, pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan metode Servqual, Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan sudah merasa sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan tetapi belum maksimal. Hal ini terlihat dari hasil pengujian tingkat kepuasan pelanggan dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) yaitu sebesar 91%. Pada pengujian dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) terdapat 5 atribut yang masuk ke  dalam kuadran I yang artinya ada 5 atribut pelayanan yang belum maksimal. Berdasarkan pengujian dengan metode Servqual urutan perbaikan dimulai dari atribut E1 (pihak laundry mampu memberikan penyelesaian atas keluhan dari pelanggan) yang memiliki nilai negatif paling besar. Abstract[Title: Analysis of Customer Satisfaction ABC Laundry by Using Service Quality, Importance Performance Analysis and Customer Satisfaction Index Methode] This research was conducted with the aim to determine the level of customer satisfaction with the quality of ABC Laundry services and to determine whether are significant differences between customer perceptions and expectations in each dimension of quality. The research conducted is quantitative survey research. Respondents in this study were ABC laundry customers located in front of Griya Indah Housing Gate. Data collection is done by using questionnaire, data processing is done by using Servqual, Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methode. The result showed that customers were very satisfied with the service provided but not yet maximized. This can be seen the results of testing the index of customer satisfaction using Customer Satisfaction Index (CSI) methode that is equal to 91%. In testing by using Importance Performance Analyis (IPA) methode, there are 5 attributes that enter into the Quadran I, which means that there are 5 service attributes that have not been maximized. Based on the test by using Servqual methode is the sequence of improvement starts from E1 attribute (the laundry is able to provide settlement of complaints from customers) which has the greatest negative value.Keywords: Customer Satisfaction Index (CSI); Dimension of Service Quality; Importance Performance Analysis (IPA); Servqual
ANALISIS LOGISTIC SERVICE QUALITY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN JASA PENGIRIMAN JNE EXPRESS Rosyada, Zainal Fanani; Puspitasari, Nia Budi; Susanty, Aries; Andini, Anggita Realiza; Rumita, Rani
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.431 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.2.73-81

Abstract

Jasa kurir merupakan salah satu sektor yang tumbuh pesat saat ini di Indonesia seiring dengan pertumbuhan e-commerce. Pada UU No. 38 Tahun 2009 dijelaskan bahwa setiap penyedia jasa kurir diwajibkan memiliki standar pelayanan sebagai pedoman penyelenggaraan dan acuan penilaian kualitas pelayanan. JNE Express merupakan salah satu layanan jasa kurir yang paling luas jangkauannya di Indonesia dengan layanan YES (Yakin Esok Sampai) sebagai produk unggulannya yang menjanjikan barang kiriman sampai di alamat tujuan pada keesokan hari. YLKI menyebutkan bahwa JNE merupakan layanan kurir yang paling banyak diadukan oleh pelanggannya karena keterlambatan pengiriman terutama pada produk layanan YES. Melalui survei kepuasan pelanggan, penelitian ini menganalisis atribut kualitas Logistic Service Quality (LSQ) yang dinilai belum dapat memberi kepuasan pelanggannya. Hasilnya menjadi masukan bagi perusahaan dalam memprioritaskan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan di masa mendatang. Secara keseluruhan, Customer Satisfaction Index (CSI) untuk layanan YES dengan asal kiriman dari Jakarta dalam penelitian ini sebesar 62,29%, yang artinya layanan tersebut dinilai cukup memuaskan pelanggannya. Penelitian ini memfokuskan 3 atribut LSQ yang dinilai belum dapat memuaskan pelanggannya yaitu dalam  pemenuhan klaim, respon pengaduan pelanggan, dan ketepatan waktu pengiriman. Dengan metode Aanalytical Hierarchy Process (AHP), setiap atribut akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam memprioritaskan masing-masing 3 alternatif.
ANALISIS KESIAPAN UMKM KABUPATEN KARAWANG TERHADAP ADOPSI CLOUD COMPUTING DALAM KONTEKS INDUSTRI 4.0 Sari, Rianita Puspa; Santoso, Deri Teguh; Puspita, Dewi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.708 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.2.63-72

Abstract

Indonesia salah satu negara yang terkena dampak industri 4.0 merancang Making Indonesia 4.0 sebagai roadmap dan strategi percepatan implementasi Industri 4.0. Dua dari empat strategi yaitu pemanfaatan teknologi digital untuk memacu produktivitas UMKM dan pemanfaatan teknologi cloud computing dalam perindustrian nasional. Karawang adalah daerah dengan jumlah UMKM sebesar 38.904 pada tahun 2015, namun tidak menempatkan UMKM pada posisi menguntungkan karena keterbatasan dan rendahnya penggunaan teknologi informasi. Kesuksesan dalam adopsi teknologi baru sangat ditentukan oleh faktor kesiapan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan dan kategori tingkat kesiapan UMKM Kabupaten Karawang terhadap adopsi cloud computing dalam konteks Industri 4.0 dengan variabel Technology Organization and Environment (TOE), Technology Readiness Index (TRI) dan cloud computing adoption (CCA) dan pendekatan Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa faktor dari variabel TOE berpengaruh terhadap kesiapan CCA dan TRI dengan path coefficient (0.529) dan (0.717) serta p­-values <0.001 dan tingkat kesiapan yang diukur melalui TRI menunjukkan UMKM Kabupaten Karawang berada pada kategori tingkat kesiapan yang tinggi dengan nilai 3.64.
CHALLENGES IN USING BLOCKCHAIN FOR SUPPLY CHAIN MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Muhammad Rizqi Nur; Luqman Hakim; Yusuf Amrozi
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.03 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.2.82-92

Abstract

Blockchain has been the hype in technology lately and supply chain management is often mentioned as one of its applications. However, it is unwise to just eat the hype. Blockchain does have weaknesses; some of its natures considered as strengths might be weaknesses or problems in some cases. There are many things to be considered and among them are the challenges. This paper presents a systematic literature review of challenges in using blockchain for supply chain management information systems. This paper aims to help stakeholders and top management of supply chains when considering on adopting blockchain. The literatures were gathered from open-access papers found on Google Scholar. A total of 76 unique papers were found and then 29 were selected. The findings were classified into 12 categories. The top three category of challenges are development and implementation, performance and efficiency, and sustainability and scalability. Apparently, although blockchain in cryptocurrency is pretty solid, there are many challenges in its usage for supply chain.
DEVELOPMENT OF APPLICATION FOR MANAGING JOBS AND DOCUMENTATION RELATING TO OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY IN A TOYS COMPANY Azwir, Hery Hamdi; Dewi Puspa Kartikasari, Gusti Ayu
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.284 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.2.93-101

Abstract

PT. X has two procedures to control and monitor every work that is carried out inside the company area. One of them is Work Permit or known as Permit to Work (PTW). As identified during its direct observation in a quantitative approach by flow process chart and document flow chart, there are several problems in the system. The existing system has also been identified as running ineffectively. Management of PT X approved application development for the system as the problem solution. By following the guidance of SDLC phases, two customized applications were developed using visual basic for application. At last, a further observation was carried out following their implementation to the system. The final result of this research shows that the applications are successfully improving the system.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUNCI PEMENUHAN LEAD TIME DENGAN PENDEKATAN DEMATEL: STUDI KASUS PABRIK SEPEDA Davita, Johana Kezia; Fianty, Bella Eka; Lumanto, Jason Averell; Lukita, Sandra; Lay, Jordan; Widyadana, I Gede Agus
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.841 KB) | DOI: 10.14710/jati.15.2.52-62

Abstract

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam perakitan industri sepeda. Perusahaan saat ini mampu menawarkan lead time pemenuhan pesanan yakni sepanjang tiga sampai empat bulan. Lead time ini lebih panjang dibandingkan dengan pesaingnya yang mampu menawarkan lead time sepanjang dua hingga tiga bulan. Hal ini menunjukkan lead time di PT X berpontensi untuk dioptimalkan. Permasalahan panjangnya lead time PT X tersebut diperparah dengan adanya keterkaitan antar departemen yang menyebabkan permasalahan menjadi rumit dan sulit diketahui akar permasalahannya. Akar permasalah yang sulit diketahui tersebut dapat dianalisis dengan metode DEMATEL. Metode DEMATEL mampu menganalisis hubungan antar faktor sehingga dapat diketahui faktor utama dari permasalahan. Metode DEMATEL dilengkapi dengan menggunakan influential relation map. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi faktor lain adalah “komponen tidak lengkap atau tidak kompatibel”, “Bill of Material kurang lengkap (kuantitas atau kompatibilitas) mengakibatkan komponen kurang sehingga produksi shutdown”, “tidak ada standar waktu pengerjaan development, tidak adanya sampling ulang untuk komponen yang disubstitusi”. Faktor utama penyebab lead time yang paling besar pengaruhnya terhadap faktor lain adalah tidak adanya standar waktu pengerjaan development.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 1 (2026): Januari 2026 Vol 20, No 3 (2025): September 2025 Vol 20, No 2 (2025): Mei 2025 Vol 20, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 19, No 3 (2024): September 2024 Vol 19, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 19, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 19, No 2 (2024): Article In-Press Vol 18, No 3 (2023): September 2023 Vol 18, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 18, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 17, No 3 (2022): September 2022 Vol 17, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 17, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 16, No 4 (2021): Edisi Khusus ACISE 2021 Vol 16, No 3 (2021): September 2021 Vol 16, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 16, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 15, No 3 (2020): September 2020 Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 14, No 3 (2019): September 2019 Vol 14, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 14, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 13, No 3 (2018): September 2018 Volume 13, No. 2, Mei 2018 Volume 13, No. 1, Januari 2018 Volume 12, No. 3, September 2017 Volume 12, No. 2, Mei 2017 Volume 12, No. 1, Januari 2017 Volume 11, No. 3, September 2016 Volume 11, No. 2, Mei 2016 Volume 11, No. 1, Januari 2016 Volume 10, No. 3, September 2015 Volume 10, No. 2, Mei 2015 Volume 10, No. 1, Januari 2015 Volume 9, No.3, September 2014 Volume 9, No.2, Mei 2014 Volume 9, No.1, Januari 2014 Volume 8, No.3, September 2013 Volume 8, No.2, Mei 2013 Volume 8, No.1, Januari 2013 Volume 7, No.3, September 2012 Volume 7, No.2, Mei 2012 Volume 7, No.1, Januari 2012 Volume 6, No.3, September 2011 Volume 6, No.2, Mei 2011 Volume 6, No.1, Januari 2011 Volume 5, No.3, September 2010 Volume 5, No.2, Mei 2010 Volume 5, No.1, Januari 2010 Volume 4, No. 3, September 2009 Volume 4, No. 2, Mei 2009 Volume 4, No. 1, Januari 2009 Volume 3, No.3, September 2008 Volume 3, No.2, Tahun 2008 Volume 3, No.1, Januari 2008 Volume 2, No.2, Mei 2007 Volume 2, No.1, Januari 2007 Volume 1, No.3, September 2006 Volume 1, No.2, Mei 2006 Volume 1, No.1, Januari 2006 More Issue