cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24607770     EISSN : 25023241     DOI : -
Core Subject : Education,
Eduscience: Jurnal Ilmu Pendidikan merupakan kumpulan artikel-artikel ilmiah baik penelitian maupun non penelitian mengenai ilmu kependidikan pada umumnya. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Selain menerbitkan artikel-artikel yang ditulis oleh dosen Universitas Esa Unggul sendiri, kami juga menerima submission artikel artikel yang ditulis oleh dosen di luar Universitas Esa Unggul.
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KALIMAT BAKU DAN KALIMAT EFEKTIF DALAM KARANGAN ARGUMENTASI SISWA SMA KELAS XII PPLS DI BKB NURUL FIKRI KRANGGAN BEKASI Alfian, Alfian; Fatonah, Khusnul
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5, No 02 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study is aimed at analyzing both the use of standard sentences and effective sentences in the argumentative essay of the twelve graders of SMA PPLS at BKB Nurul Fikri Kranggan, Bekasi. This study used descriptive qualitative method while data were analyzed in the form of argumentative essay from the twelve graders of SMA PPLS at BKB Nurul Fikri Kranggan, Bekasi. Samples were randomly selected from ten essays from 25 students. The results explained that the language errors associated with standard sentences included: 1) the use of non-standard sentence structures of 23 errors, 2) the use of non-standard spelling of 19 errors, and 3) the use of non-standard word of 14 errors. Meanwhile, errors in writing effective sentences seen in students' argument essays are caused by 1) incompatibility or unity of ideas with 20 errors, 2) improper grammar by 16 errors, 3) ineffectiveness of words by 13 errors, 4) incompatibility of sentences by 5 errors, 5) sentence ambiguity from 4 errors, and 6) sentence logic from 2 errors. Error analysis can be used as an evaluation material for teachers to improve student understanding in using standard and effective sentences when writing essays, especially argumentative essay.  Key words:  standard sentence, effective sentence, argumentative essay AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan penggunaan kalimat baku dan kalimat efektif dalam karangan argumentasi siswa SMA kelas XII IPS PPLS di BKB Nurul Fikri Kranggan, Bekasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa karangan argumentasi siswa SMA kelas XII IPS PPLS di BKB Nurul Fikri Kranggan, Bekasi. Sampel diambil secara acak sebanyak sepuluh karangan dari jumlah keseluruhan siswa sebanyak 25 orang.  Hasil penelitian menjelaskan bahwa kesalahan berbahasa yang berkaitan dengan kalimat baku antara lain: 1) penggunaan struktur kalimat yang tidak baku sebanyak 23 kesalahan, 2) penggunaan ejaan yang tidak baku sebanyak 19 kesalahan, dan 3) penggunaan kata-kata tidak baku sebanyak 14 kesalahan.  Sementara itu, kesalahan penulisan kalimat efektif yang terlihat dalam karangan argumentasi siswa disebabkan oleh 1) ketidaksepadanan atau ketidaksatuan gagasan sebanyak 20 kesalahan, 2) ketatabahasaan yang kurang benar sebanyak 16 kesalahan, 3) ketidakhematan kata sebanyak 13 kesalahan, 4) ketidakpaduan kalimat sebanyak 5 kesalahan, 5) keambiguitasan  kalimat sebanyak 4 kesalahan, dan 6) kelogisan kalimat sebanyak 2 kesalahan. Analisis kesalahan tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi bagi guru untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menggunakan kalimat baku dan efektif ketika menulis sebuah karangan, khususnya karangan argumentasi. Kata kunci:  kalimat baku, kalimat efektif, karangan argumentasi
HASIL IDENTIFIKASI PEMINDAIAN UJI KESAMAAN SKRIPSI MAHASISWA Syofyan, Harlinda
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5, No 02 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi kesamaan antara karya ilmiah yang sudah ditulis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar dibandingkan dengan karya ilmiah orang lain yang mungkin dikutip dari berbagai tulisan orang lain. Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah adalah deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan adalah softcopy skripsi mahasiswa semester akhir tahun 2019 yakni berjumlah yang berjumlah 33 orang yang terdiri dari 1 laki-laki dan 32 perempuan. Karena anti plagiat sudah banyak diusung oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah baik untuk mahasiswa dan dosen karya orang lain tanpa mencantumkan penulis aslinya. Hasil karya seseorang harus dihargai, maka uji plagiat dengan memanfaatkan aplikasi kesamaaan telah banyak beredar, diantaranya adalah aplikasi Turn It in. Karna tindakan plagiat merupakan tindakan kejahatan  maka artikel ini membahas tentang hasil pemindaian uji  kesamaan pada tugas akhir mahasiswa dengan memakai aplikasi Turn it In. Sehingga dengan memanfaatkan aplikasi ini akan menjadikan publikasi ilmiah dikalangan sivitas akademika kampus akan lebih bermartabat dalam menyampaikan hasil pemikiran dan penilitiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pemindaian yang didapatkan dalam lima kali kegiatan pemindaian dengan hasil kesamaan terendah dalam kisaran 1-5% dan kisaran tertinggi 212-25% sesuai dengan  maksimal dari toleransi kebijakan kesamaan yang diberikan oleh fakultas
ANALYSING THE VALUES OF EQUALITY AND FREEDOM IN THE NATIONAL CURRICULUM 2013 FOR SENIOR SECONDARY SCHOOLS IN INDONESIA Lestari, Sri
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5, No 02 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe context of developing a curriculum in Indonesia is indeed unique yet challenging, considering the widespread of the archipelago and its diverse society. It leads to differences in the ease for children to access education and for the government to develop the curriculum. which results in inequality. The limited capacity to develop the centralized curriculum has made inequality in educational access and it remains unsolved. In a democratic society where equality and freedom become its characteristics, the curriculum should be the central role to empower learners to engage in the modern democratic society and to adapt to the rapid global changes. It is indicated by their ability to participate in transformation and problem solving through communication, creativity, and collaboration. This paper explores the values of equality and freedom in the National Curriculum 2013 for senior secondary schools in Indonesia as the guideline for schools to set their objectives and for teachers to deliver the knowledge. It is to find out whether the curriculum development is based on those values and how equality and freedom are inculcated in the curriculum implementation. This centralized curriculum has focused on knowledge rather than emphasized on democratic values to live in freedom and equal society. Therefore, the values of democracy in the development of the National Curriculum for senior secondary schools in Indonesia are just rhetoric.  Keywords: curriculum development, democracy in education, national curriculum AbstrakKonteks pengembangan kurikulum di Indonesia cukup unik dan menantang dengan luasnya kepulauan dan masyarakat yang majemuk. Hal ini mengarah pada perbedaan bagi anak-anak untuk mengakses pendidikan dan bagi pemerintah untuk mengembangkan kurikulum, sehingga mengakibatkan kesenjangan. Terbatasnya kapasitas untuk mengembangkan kurikulum terpusat menimbulkan kesenjangan dalam akses pendidikan yang terus menjadi masalah. Dalam masyarakat demokratis, yang bercirikan kesetaraan dan kebebasan, kurikulum seharusnya memegang peran utama untuk memberdayakan pembelajar ikut serta dalam masyarakat demokratis and beradaptasi dengan perubahan global. Hal ini ditandai dengan kemampuan berpartisipasi dalam perubahan sosial dan pemecahan masalah dalam masyarakat melalui komunikasi, kreativitas dan kolaborasi. Artikel ini menggali nilai-nilai kesetaraan dan kebebasan yang terkandung dalam Kurikulum Nasional 2013 untuk sekolah menengah atas di Indonesia yang merupakan panduan bagi sekolah untuk menentukan tujuan dan bagi guru untuk menyampaikan ilmu. Selain itu, artikel ini akan mengulas apakah kurikulum tersebut berdasarkan nilai-nilai tersebut dan bagaimana nilai-nilai tersebut ditanamkan dalam implementasi kurikulum. Kurikulum yang terpusat lebih fokus pada ilmu pengetahuan daripada nilai-nilai demokrasi untuk hidup dalam masyarakat. Maka, nilai-nilai demokrasi dalam pengembangan kurikulum nasional untuk sekolah menengah atas di Indonesia masih sebatas retorika. Kata kunci: pengembangan kurikulum, demokrasi dan pendidikan, kurikulum nasional
PEMANFAATAN DISRUPSI DIGITAL DALAM DIMENSI INTERAKSI, KOMUNIKASI DAN FLESIBELITAS PEMBELAJARAN ON LINE ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Ridhuan, Syamsu
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6, No 01 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMANFAATAN DISRUPSI  DIGITAL DALAM DIMENSI INTERAKSI, KOMUNIKASI DAN FLESIBELITAS  PEMBELAJARAN ON LINE ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Syamsu Ridhuan1, Aliaras Wahid2, Silvia Ratna Juwita31FKIP, 2Fakultas Ilmu Komunikasi, dan 3Fakultas Ilmu KomputerUniversitas Esa UnggulJalan Arjuna Utara Nomor 9, Kebon Jeruk, Jakarta - 11510syamsu@esaunggul.ac.id Abstract Massive and fundamental changes from the old manual system to the all-digital system make a shift in life, including in the field of education. Changes occur due to the impact of digital disruption that is sweeping people in the era of industrial revolution 4.0. Digital disruption encourages the process of educational interaction activities that are different from conventional learning systems, face to face. Online learning communication as a whole uses modules, learning video recordings, e-book / e-journal links as enrichment material that is transformed through learning media e-learning accounts that are connected to students. There is feedback  to lecturers through discussion forums, working on quizzes and online assignments. Flexibility concerns the perspective of time, place and funding of learning programs. Directly impacts students in the process and completion of education. Quantitative research methods, through a survey approach with questioner research instruments and using the Google form facility. Data were analyzed descriptively, interpreted and discussed in the research findings. The conclusion turns out that the existence of digital disruption is significantly effective in the dimensions of interaction, communication and flexibility of online learning. It is recommended that each university be able to take advantage of the impact of digital disruption by opening e-learning programs according to their respective fields of excellence. Keywords: educational interactions, learning communication, e-learning flexibility
THE EFFECT OF STUDENT’S PERCEPTION ON THE SCHOOL ENVIRONMENT AND LEARNING INTEREST TOWARD ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT Alfian, Alfian; ULhaq, Munsyi
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6, No 01 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis present study is aimed at seeking out whether or not there is a significant contribution regarding student’s perception on the school environment and learning interest toward English leearning achievement. It is a survey research with correlational analysis used as its basic design for both analyzing the data and testing hypothesis. The collected data were analyzed using statistical regression and correlation techniques. Based on the results of data analysis and hypothesis testing, it shows that There is a significant influence jointly on Perception on School Environment and Learning Interests on the Learning Achievement of English students of Mahadhika 4 Vocational High School Jakarta. It  was proven by an F count of 82.799 and sig = 0.000 <0.05. There is a significant influence of Perception on School Environment on the English Language Learning Achievement of Mahadhika 4 Jakarta Vocational High School students. It  is proven by the t value of 3.374 and sig = 0.000 <0.05. There is a significant influence of Learning Interest on English Learning Achievement of Mahadhika 4 Jakarta Vocational High School students. It is proven by the t value of 10.818 and sig = 0.000 <0.05. Key words: school environment, learning interest, learning achievement AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kontribusi yang signifikan mengenai persepsi siswa tentang lingkungan sekolah dan minat belajar terhadap prestasi belajar bahasa Inggris. Ini adalah penelitian survei dengan analisis korelasional yang digunakan sebagai desain dasar untuk menganalisis data dan menguji hipotesis. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan regresi statistik dan teknik korelasi. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis, diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan secara bersama-sama persepsi siswa terhadap lingkungan Sekolah dan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Mahadhika 4 SMK Jakarta. Itu dibuktikan dengan F hitung 82,799 dan sig = 0,000 <0,05. Ada pengaruh yang signifikan dari Persepsi terhadap Lingkungan Sekolah terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris siswa SMA Mahadhika 4 Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan nilai t sebesar 3,374 dan sig = 0,000 <0,05. Ada pengaruh yang signifikan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris siswa SMA Mahadhika 4 Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan nilai t sebesar 10,818 dan sig = 0,000 <0,05Kata kunci: lingkungan sekolah, minat belajar, prestasi belajar
PEMAHAMAN GURU TERHADAP INDIKATOR STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN: FAKTA DAN HARAPAN Solehudin, Muhamad Dikdik; Rochman, Chaerul; Farida, Ida; Hadiana, Eri
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6, No 01 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study discusses to discuss the attainment of standard indicators of PAI and Non-PAI teachers and education personnel, with regard to 19 indicators of educator and education staff standards. In this research quantitative descriptive methods, data collection using questionnaire techniques, and data analysis. The questionnaire was distributed via Google from 5 PAI teachers and 5 Non-PAI teachers. Collect agreed data and triangulate the results of interviews with several teachers and analyze the results of participation between PAI and Non-PAI teachers. The results showed an understanding of the standard of educators and education personnel at 84.50% for PAI teachers and 83.70% for Non PAI teachers. This shows the level of success of the Standard of educators and education staff through the understanding of respondents through each indicator is still lacking, so this needs to be improved by educators and education staff. Keywords: teacher understanding, educator standards & education personnel. AbstrakPenelitian ini bermaksud untuk mengetahui perbandingan ketercapaian indikator standar pendidik dan tenaga kependidikan guru PAI dan Non-PAI, dengan memperhatikan 19 indikator dari standar pendidik dan tenaga kependidikan. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif deskriptif, pengumpulan data dengan teknik angket, dan analisis data. Angket disebar melalui google form kepada 5 guru PAI dan 5 guru Non-PAI. Mengumpulkan data otentik dan triangulasi hasil wawancara dengan beberapa guru dan menganalisis  hasil perbandingan antara guru PAI dan Non-PAI. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan pemahaman standar pendidik dan tenaga kependidikan sebesar 84,50 % untuk guru PAI dan 83,70 % untuk guru Non PAI. Hal ini menunjukkan tingkat pencapaian Standar pendidik dan tenaga kependidikan melalui pemahaman responden melalui setiap indikatornya masih kurang, maka hal ini perlu ditingkatkan oleh pendidik dan tenaga kependidikan. Kata kunci: pemahaman guru, standar pendidik & tenaga kependidikan
ANALISIS ASPEK ORIGINALITY PADA KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Nurdayanti, Siti; Putri, Azza Nuzullah; Nevrita, Nevrita
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6, No 01 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan berpikir kreatif siswa pada aspek indikator berpikir orisinal materi perubahan lingkungan kelas X IPA SMA Negeri 4 Tanjungpinang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 112 siswa kelas X IPA tahun ajaran 2019/2020 SMA Negeri 4 Tanjungpinang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa soal essay sebanyak 10 butir soal. Soal tes ini dinyatakan valid karena nilai r.hitung bernilai 1 dan nilai r.tabel bernilai 0.184. Instrumen ini  digunakan untuk mengetahui keterampilan berpikir kreatif siswa pada aspek berpikir orisinal. Hasil analisis tes aspek indikator keterampilan berpikir kreatif pada aspek berpikir orisinal mencapai kategori kurang kreatif, Berdasarkan analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan tingkat keterampilan berpikir kreatif siswa pada aspek indikator berpikir orisinal kelas X IPA SMA Negeri 4 Tanjungpinang pada kategori kurang kreatif.

Page 10 of 10 | Total Record : 97