cover
Contact Name
Hasan Bisri
Contact Email
hasan.bisri@unida.aci.id
Phone
+62251-8240773
Journal Mail Official
tadbir.muwahhid@unida.ac.id
Editorial Address
Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Djuanda Bogor, Gedung Guru lt 3
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir Muwahhid
ISSN : 25794876     EISSN : 25793470     DOI : -
Jurnal Tadbir Muwahhid is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every April and October. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Tadbir Muwahhid is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management and Tauhid-Based Management receives manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 169 Documents
Manajemen Perpustakaan Dalam Meningkatkan Program Literasi Siswa Khotamir Rusli, Radif; Krisdiantoro, Wimpy Teguh; Rangkuti, Yusnar Yusuf; Maryani, Novi
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.5498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana suatu manajemen perpustakaan dalam meningkatkan program literasi sekolah, menemukan faktor pendukung serta penghambat di SMP Negeri 2 Ciawi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi, penyebaran angket (kuesioner), wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala perpustakaan, ketua gerakan literasi sekolah, guru, dan siswa. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa gambaran tentang manajemen perpustakaan dalam meningkatkan program literasi yang terdiri dari: 1) Perencanaan perpustakaan dalam meningkatkan program literasi dilaksanaan dengan pengadaan koleksi dan fasilitas perpustakaan, pemberian layanan prima kepada para pembaca, promosi perpustakaan. 2) Pengorganisasian perpustakaan terdiri dari beberapa personalia yang memiliki tugas pokok dan fungsi berbeda-beda seperti Kepala Perpustakaan, Staf Layanan TIK, Staf Layanan Pemustaka, dan Staf Layanan Teknis. 3) Pelaksanaan perpustakaan sudah cukup bagus serta berjalan sebagiamana mestinya. Namun yang menjadi faktor pendukung manajemen perpustakaan dalam meningkatkan program literasi ini yaitu dengan adanya pengadaan bahan pustaka (memperbanyak koleksi buku fiksi dan nonfiksi) yang didapat dari bantuan dana BOS dan tempat pelelangan buku juga sumbangan dari guru maupun alumni, meningkatkan bagian-bagian pelayanan seperti layanan sirkulasi. Para siswa siswi yang meminjam buku diberikan penentuan jangka waktu meminjam buku tersebut. Layananreferensi adalah kegiatan pelayanan perpustakaan guna mempermudah pemustaka untuk menemukan suatu informasi, petugas perpustakaan membantu dengan cara menanggapi pertanyaan  menggunakan koleksi referensi dan juga memberikan bimbingan untuk menemukan dan menggunakan koleksi referensi, dan layanan literasi informasi berupa layanan perpustakaan mengenai pencarian informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perpustakaan maupun koleksi yang ada diperpustakaan (buku). SMP Negeri 2 Ciawi juga sedang meningkatkan layanan informasi agar bisa berbasis digital. 
Maksimalisasi Pemberdayaan Optami Dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Utara Idham Holid; Dwi Wahyudiati
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.5594

Abstract

Salah satu dampak negatif dari era globalisasi adalah menurunnya karakter pelajar. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam pelanggaran yang dilakukan oleh siswa seperti seperti membawa bacaan porno, bolos kelas, merokok, dan tawuran. untuk itu, salah satu usaha pondok pesantren untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui OPTAMI. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan pemberdayaan OPTAMI dalam pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun partisipannya Pimpinan Pondok Pesantren, Majelis Pengasuhan, Bagian Pengasuhan, Guru dan Pengurus OPTAMI. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada 2 fungsi dan tujuan dibentuknya OPTAMI diantaranya; menjadi media belajar berorganisasi dan menjadi kepanjangan tangan pimpinan dalam menggerakkan seluruh kegiatan santri, (2) Empat prinsip-prinsip dalam OPTAMI, yakni; Siap memimpin dan siap dipimpin, patah tubuh hilang berganti, Harus mempunyai ketaatan kepada aturan pondok dan  Semua kegiatan tidak keluar dari nilai-nilai pendidikan, (3) ada 5 cara untuk  mentransformasi nilai-nilai berupa; keteladanan, proses pengkondisian lembaga, penugasan, pengarahan-pengarahan dan  KBM (kegiatan belajar mengajar) didalam kelas.
Pengelolaan Sumber Belajar Bahasa Inggris Di SLB Berdasarkan Filsafat Manajemen Nuryansyah Adijaya; Aceng Rahmat; Saifur Rohman
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.4869

Abstract

Mengingat adanya keterbatasan peserta didik SLB dalam pembelajaran, Sekolah harus menentukan strategi guna mengoptimalkan pelayanan Pendidikan. Salah satu pelayanan yang diberikan adalah dengan memastikan ketersediaan sumber belajar bagi peserta didik. Selain perkembangan teknologi yang makin pesat, kebutuhan akan pengenalan Bahasa asing juga menjadi sebuah tuntutan saat ini. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris sejauh mana SLB Negeri 4 menjalankan fungsi pengelolaan sumber belajar pada mata pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus di SLB Negeri 4 Jakarta. Penelitian ini diselenggarakan saat pembelajaran tatap muka terbatas. Peneltian ini mengkaji pengelolaan sumber belajar melalui tinjauan filsafat manajemen.Hasil penelitian ini mengungkapkan Pengelolaan sumber belajar SLBN 4 mengikuti faktor dasar pengelolaan berdasarkan filsafat manajemen yang dikemukakan siswanto, terdiri atas kepentingan bersama, tujuan, ketua, kebijakan, fungsi, factor dasar, struktur, prosedur dan moral kerja
Model Pengembangan Manajemen Mutu Lembaga Pendidikan Islam Perspektif Kriteria Malcolm Baldrige di Perguruan Tinggi Islam Ihwan Fauzi; Muhammad In'am Esha
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.5062

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan nasional diatur oleh pemerintah melalui suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas. Setiap organisasi pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Pelaksanaan penjaminan mutu dilakukan dengan menetapkan standar yang dipakai sebagai sistem manajemen kinerja, salah satunya dengan kriteria Malcolm Baldrige. Mutu suatu lembaga pendidikan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan (continuous improvement) untuk meningkatkan daya saing. Eksistensi suatu lembaga pendidikan Islam di masa mendatang tidak hanya tergantung pada pemerintah nasional melainkan pada penilaian sistem yang berstandar internasional. Tulisan ini menggunakan kriteria Malcolm Baldrige sebagai upaya perbaikan mutu berkelanjutan. Organisasi didorong untuk mengembangkan pendekatan yang kreatif dan fleksibel selaras dengan kebutuhan organisasinya. Kriteria Malcolm Baldrige terdiri dari tujuh kriteria yaitu (1) kepemimpinan; (2) perencanaan strategis; (3) fokus pasar dan pelanggan; (4) pengukuran, analisis dan manajemen pengetahuan; (5) fokus sumber daya manusia (SDM); (6) manajemen proses; dan (7) hasil-hasil.
Implementasi Prinsip-Prinsip Total Quality Management (TQM) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MA Terpadu Madinatul Munawwarah Pelalawan Hendri Adam; Arif Bahtera Sukma; Fadzli Makmur; Nurhasanah; Salfen Hasri; Sohiron
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Prinsip-Prinsip Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Terpadu Madinatul Munawwarah Pelalawan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi dan wawancara kepada informan, Kepala Madrasah (Kamad), Wakil Kurikulum (Wakakur), guru dan siswa MA Terpadu Madinatul Munawwarah Pelalawan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) di MA Terpadu Madinatul munawwarah berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Implementasi prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) di MA Terpadu Madinatul Munawwarah tercermin setidaknya pada dua aspek unggulan, diantaranya adalah aspek pendidikan formal dan aspek pendidikan non formal.
Manajemen Pendidikan Karakter Pondok Pesantren Baitul Hikmah Haurkuning Tasikmalaya Muhamad Reza Atqia; Muhidin; Iwan Sopwandin
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan karakter di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Haurkuning Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif, wawancara,  dan studi dokumentasi. Terdapat tiga sumber data dalam penelitian ini, yaitu: Person yakni Pimpinan Pondok Pesantren, dewan kiai, dewan pengurus dan santri; Place; dan Paper. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara, yaitu unisitasi data, kategorisasi data, dan penafsiran data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Tujuan Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning adalah untuk membentuk siswa berfikir rasional, dewasa, dan bertanggung jawab; mengembangkan sikap mental yang terpuji; membina kepekaan sosial anak didik; membangun mental optimis dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan; membentuk kecerdasan emosional; membentuk anak didik yang berwatak pengasih, penyayang, sabar, beriman, takwa, bertanggungjawab, amanah, jujur, adil, dan mandiri; 2) Program Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning melalui pembiasaan dan program yang ditempuh oleh santri yaitu a) Program pesantren, b) Program Sekolah, c) Program penyetaraan, dan d) Program santri siap guna; 3) Proses Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning berlandaskan  pada nilai-nilai sebagai berikut, yaitu: a) Nilai Ibadah, b) Nilai Ikhlas, c) Nilai Dakwah, d) Nilai Kerendahan Hati, e) Nilai Motivasi, f) Nilai Pengetahuan, g) Nilai Ketekunan, h) Nilai Akhlak dan Kedisiplinan, dan Nilai Toleransi; 4) Evaluasi pendidikan karakter santri yaitu dengan mengikuti konsep evaluasi pendidikan.
Upaya Meningkatkan Mutu Layanan Pembelajaran Pada Masa Pandemi Melalui Supervisi Akademik Di SMAN 32 Jakarta Hasan Bisri; Sugiyanti
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6391

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan dan pengembangan pelayanan akademik, terutama pelayanan pembelajaran virtual yang diberikan guru secara berkelanjutan di lingkungan SMAN 32 Jakarta. Penelitian tindakan (action research) dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Penelitian bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dan 2) meningkatkan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi akademik pada masa pandemi di SMAN 32 Jakarta. Desain penelitian menggunakan penelitian Tindakan dengan model Lewin. Tahapan penelitian mencakup tiga fase, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta analisis data dan laporan. Teknik pengumpulan data mengunakan multimetode, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitif. Model analisis data kualitatif dengan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Skor rata-rata yang dicapai pada siklus kedua di atas skor rata-rata kriteria standar yaitu 91; 2) Hasil supervisi pada siklus kedua telah memenuhi dua kriteria standar baik berdasarkan skor rata-rata yang dicapai maupun persentase mutu layanan pembelajaran dengan kategori A (sangat baik) yaitu sebesar 96% di atas kriteria yang ditetapkan 95%. Hal ini menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan telah dapat meningkatkan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di SMAN 32 Jakarta
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Mredeka (MBKM) Muhammad Komarudin; Imam Abdul Aziz
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa program studi ekonomi syariah terhadap implementasi kurikulum merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis desktiptif dengan metode survey. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap delapan program MBKM yang mencankup program pertukaran pelajar, magang, projek independen, kewirausahaan, membangun desa, riset, proyek kemanusiaan dan asistensi mengajar. Penelitian ini akan mencari tahu program apa yang menurut mahasiswa paling dibutuhkan dan bermanfaat baik saat masih menjadi mahasiswa maupun setelah kelulusan. Hasil penelitian ini  menunjukan bahwa mahasiswa program studi ekonomi syariah Universitas Terbuka dari berbagai UPBJJ diseluruh Indonesia memiliki paradigma yang positif terhadap implementasi kurikulum MBKM dan minat yang tinggi dalam mengikuti program MBKM yang telah tersedia pada program studi ekonomi syariah Universitas Terbuka, akan tetapi penyebarluasan infomasi bagi mahasiswa belum cukup merata sehingga hal ini menjadi kendala umum yang harus dihadapi untuk meningkatkan jumlah peserta kegiatan MBKM di prodi.  Adapun program MBKM yang paling diminati adalah magang/ praktik kerja, keiatan berwirausaha dan pertukaran pelajar.
Kualitas Pelayanan Pengguna Laboratorium Komputer Di Universitas Banten Jaya Anis Fauzi; Rosidah; Dinda Febri Nurfitriyana
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6900

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas pelayanan dan penggunaan laboratorium komputer di kampus Universitas Banten Jaya Kota Serang serta seberapa besar pengaruh pelayan laboratorim computer terhadap kepuasan mahasiswa pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan dan penggunaan laboratorium komputer serta pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna laboratorium komputer Universitas Banten Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi dan korelasi Instrumen penelitian menggunakan angket. Sampel berjumlah 45 responden diambil dari populasi dengan teknik Non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif inferensial, analisis deskriptif meliputi menghitung tabel frekuensi, mean, modus, median, varians, simpangan baku, histogram, dan poligon. Sedangkan analisis inferensial menggunakan analisis regresi dan korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Banten Jaya berjumlah 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, kualitas pelayanan secara rata-rata pada taraf baik mencapai 75%, kedua, kepuasan mahasiswa berada pada taraf baik mencapai 75%, ketiga, hasil analisis dari korelasi antara variabel X dengan variabel Y bertanda positif yaitu dinyatakan r hitung (0,80) lebih besar dari r tabel (0,301). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna laboratorium komputer sebesar 64%. Sisanya 36% dipengaruhi oleh faktor lain yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Pemanfaatan Google Form sebagai alternatif efisiensi Pembiayaan Penilaian Sumatif Akhir Semester di SMP IT Nurul Wasilah Izaz Epriatna; Redha Wiguna Permana; Iqbal Bukhori; Ara Hidayat
TADBIR MUWAHHID Vol. 7 No. 1 (2023): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v7i1.6240

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efisiensi pembiayaan pada Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) berbasis sistem daring dengan pendayagunaan Google Form. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dalam praktiknya pengelolaan manajemen pembiayaan dari pelaksanaan PSAS berbasis sistem daring jika dikomparasikan dengan sistem ujian Paper Based Test dapat memangkas anggaran hingga 71%. Implementasi pendayagunaan google form dalam proses manajemen pembiayaan pelaksanaan PSAS memberikan gambaran positif, pernyataan tersebut diperkuat dengan adanya respon yang baik dari responden. Berdasarkan sebaran angket yang telah diberikan terhadap responden yakni sejumlah 42 siswa dan 20 guru didapatkan persentase kelayakan pelaksanaan PSAS dengan sistem daring sebesar 84%. Persentase kelayakan yang didapatkan menunjukan bahwa pelaksanaan ujian berbasis sistem daring dengan pendayagunaan Google Form layak digunakan sebagai opsi untuk mengefisiensikan pembiayaan penyelengaraan PSAS

Page 11 of 17 | Total Record : 169