cover
Contact Name
Hasan Bisri
Contact Email
hasan.bisri@unida.aci.id
Phone
+62251-8240773
Journal Mail Official
tadbir.muwahhid@unida.ac.id
Editorial Address
Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Djuanda Bogor, Gedung Guru lt 3
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir Muwahhid
ISSN : 25794876     EISSN : 25793470     DOI : -
Jurnal Tadbir Muwahhid is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every April and October. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Tadbir Muwahhid is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management and Tauhid-Based Management receives manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 169 Documents
Hubungan Antara Kepemimpinan dan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dengan Kinerja Guru Subaidi Subaidi; Moh Choirul Anwar; Moh Nasuka; Munasir Munasir
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2021): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.4522

Abstract

Penelitian ini untuk menguji dan menganalisis hubungan antara kepemimpinan dan kompetensi manajerial kepala madrasah dengan peningkatan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  kuantitatif, dengan model expost facto. Hasil yang ditemukan bahwa: terdapat hubungan yang signifikan kepemimpinan kepala madrasah dengan peningkatan kinerja guru dengan nilai t-hitung (3,745) > t-tabel (2,00958) pada sig. (0,000) <α = 0,05, tingkat hubungan yang sedang, dan besar pengaruh sebesar 22,6%. Jika  semakin tinggi nilai kinerja guru maka Semakin tinggi nilai kepemimpinan kepala madrasah; terdapat hubungan yang signifikan kompetensi manajerial kepala madrasah dengan peningkatan kinerja guru dengan nilai t-hitung (3,803) > t-tabel (2,00958) pada sig. (0,000) < α = 0,05, tingkat hubungan yang sedang, dan besar pengaruh sebesar 23,2%. Semakin tinggi nilai kompetensi manajerial kepala madrasah maka semakin tinggi nilai kinerja guru; terdapat hubungan yang signifikan kepemimpinan kepala madrasah dan kompetensi manajerial kepala madrasah dengan peningkatan kinerja guru secara simultan, dengan nilai F-hitung (13,574) > F-tabel (3,195) pada sig. (0,000) < α = 0,05. Persamaan regresi linear berganda diperoleh Y = 13,447 + 0,379 X1 + 0387 X2 yang mempunyai tingkat hubungan yang kuat dan tinggi hubungan kedua variabel bebas sebesar 36,6%. Semakin tinggi nilai kepemimpinan kepala madrasah dan kompetensi manajerial kepala madrasah maka semakin tinggi nilai kinerja guru.
Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Pendidikan Humanis Firman Mansir
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2021): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.4523

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai kontribusi dan andil kepala sekolah di lembaga pendidikan dalam mencapai cita-cita kepemimpinannya untuk menghasilkan pendidikan yang berasosiasi dan berdasarkan nilai-nilai kemanusian. Salah satu tempat yang memiliki fungsi untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang sistematis dan terstruktur adalah sekolah. Luaran  yang diharapkan dalam sebuah sistem pendidikan humanis adalah terbentuknya insan yang beriman dan bertaqwa pada Tuhan yang Maha Esa. Globalisasi mengakibatkan adanya asimilasi dan akulturasi budaya yang dapat melahirkan budaya baru. Hal itu mengakibatkan kekhawatiran dalam lunturnya nilai, norma, dan budaya lokal terutama pada peserta didik di sekolah. Karena itu kepala sekolah perlu hadir di tengah-tengah arus itu untuk membantu peserta didik dan mewujudkan pendidikan yang humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga dalam melakukan analisis data dengan fokus pada analisis literatur. Dengan demikian, kontribusi kepemimpinan kepala sekolah menjadi penting dan memiliki andil yang sangat besar demi terwujudnya implementasi pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Efektivitas Pengawasan dan Pengendalian Anggaran Belanja Sekolah Terhadap Efisiensi Biaya Pendidikan Yanti Nurdiyanti
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2021): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.4538

Abstract

Dua hal esensial dalam sistem manajemen ABS yaitu pengawasan dan pengendalian proses ABS sebagai proses dalam mewujudkan efesiensi biaya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengawasan Anggaran Belanja Sekolah (ABS) oleh komite sekolah dan pengendallian ABS oleh Kepala Sekolah terhadap efesiensi biaya pendidikan. Metode penelitian yang digunakan metode kuantitatif deskriptif analitis dengan alat pengambilan data menggunakan angket. Populasi penelitian ini adalah Madrasah Aliyah (MA) di KKM MAN Pangandaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling proporsional, Uji keabsahan dilakukan dengan pengujian korelasi, pengujian determinasi dan pengujian regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pengawasan ABS yang dilakukan komite sekolah dapat meningkatkan efesiensi biaya pendidikan, peningkatan variabel tersebut dikategorikan tinggi dengan mencapai angka tingkat ketercapaian efektivitas 76,39%. 2).Pengendalian ABS oleh kepala sekolah dapat meningkatkan efesiensi biaya pendidikan. Peningkatan variabel tersebut dikategorikan tinggi, dengan mencapai angka tinggi ketercapaian efektivitas 79,75%. 3)Pengawasan dan pengendalian ABS dapat meningkatkan efesiensi biaya pendidikan, yang  dikategorikan tinggi dengan mencapai angka tingkat ketercapaian efektivitas 89,69%. Dengan demikian efesiensi biaya pendidikan memiliki ketergantungan dari pengandalian dan pengawasan ABS yang bergantung pada nilai variabel independennya
Supervisi Akademik Kepala Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Profesionalitas Guru Asep Burhanudin; Berliana Kartakusumah; Sobrul Laeli
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2021): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.4550

Abstract

Supervisi akademik merupakan sebuah kegiatan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah kepada objek yang ditentukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dari aspek yang akan ditingkatkannya. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, mengenali, memahami dan menjelaskan supervisi akademik oleh kepala sekolah sebagai upaya meningkatkan profesionalitas guru. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus dengan jenis penelitian studi kasus observasi. Penelitian ini dilaksanakan di MI Hidayatussa’adiyah Kabupaten Sukabumi. Subjek penelitian yang digunakan yaitu mulai dari kepala sekolah, pengawas, serta guru. Adapun data yang diambil menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Selain itu, dalam melakukan analisis data penelirian, digunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Penelitian ini menghasilkan temuan akan unsur-unsur yang sangat substansial bahwa upaya yang dilakukan dengan supervisi akademik mampu meningkatkan profesionalitas guru. Selain itu, kompetensi guru merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk profesionalitas Guru.
Manajemen Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar di Madrasah Aliyah Erni Susilawati; Omon Abdurakhman; Novi Maryani
TADBIR MUWAHHID Vol. 5 No. 2 (2021): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v5i2.4551

Abstract

Peran perpustakaan di suatu sekolah atau madrasah sangat penting sebagai pusat sumber belajar bagi guru dan siswa.  Perpustakaan sebagai pusat sumber belajar akan berjalan secara efektif dan efisien apabila didukung dengan manajemen perpustakaan yang baik dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui pelaksanaan dalam manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan dalam manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bogor. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas (credibility) melalui triangulasi, bahan referensi, dan membercheck. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bogor pada dasarnya sudah cukup baik, mulai dari segi penataan ruangan, pengadaan koleksi bahan pustaka, pengolahan koleksi bahan pustaka, layanan perpustakaan, dan perawatan serta pemeliharaan koleksi bahan pustaka. Faktor pendukung pelaksanaan manajemen perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bogor, meliputi adanya perhatian kepala madrasah dan kepala perpustakaan, sistem otomasi perpustakaan, koleksi buku yang cukup memadai, penataan ruangan yang cukup rapi, layanan internet, serta komunitas LC. Faktor penghambat pelaksanaan manajemen perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bogor yaitu manajemen perpustakaan masih bersifat hibryd (gabungan digital dan manual), keterbatasan anggaran dana operasional perpustakaan, dan beberapa sarana prasarana yang terbatas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan manajemen perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bogor, antara lain melalui pendekatan dan pengajuan dengan kepala madrasah, bekerja sama dengan lembaga lain, mengikuti diklat bagi petugas perpustakaan, serta mengadakan pertemuan dengan petugas perpustakaan.
Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Berdasarkan Layanan Akademik Pada masa Covid-19 di Perguruan Tinggi Swasta Bogor Muhammad Rendi Ramdhani; Abdul Kholik
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.4790

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi persoalan multidimensi yang dihadapi dunia, bukan hanya pada sektor ekonomi, sosial politik, tetapi juga dirasakan dampaknya dalam sektor pendidikan yang menyebabkan berubahnya sistem konvensional. Masa darurat pandemik ini mengharuskan sistem layananan akademik beralih dari sistem tatap muka di kelas menjadi daring. Hal ini tentu merubah seluruh perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan oleh perguruan tinggi. oleh karenanya penyediaan layanan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan lembaga perguruan tinggi. Disamping itu makin disadari bahwa kepuasan mahasiswa sebagai pelanggan pada perguruan tinggi merupakan aspek yang sangat penting untuk dipertahankan agar organisasi perguruan tinggi tetap survive dan memenangkan persaingan pada saat ini. Dalam kontek ini, pelayanan yang bermutu dapat diidentifikasi melalui kepuasan mahasiswa sebagai pelanggan di sebuah institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan layanan akademik pada masa pandemi covid-19. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang diberikan kepada 100 mahasiswa di PTS Bogor dengan teknik pengambilan sampling insidental.  Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitaif menggunakan perhitungan WMS (Weight Means Scored). Hasil analisis menunjukan tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan layanan akademik secara keseluruhan berada pada katagori baik dengan nilai rata-rata skor 3,59 atau 71,8%. Hal tersebut berarti menunjukkan mahasiswa di PTS Bogor sudah merasa puas terhadap pelayanan akademik pada masa covid-19. Penelitian ini berkontribusi pada literatur layanan akademik pada masa pandemi Covid 19, dimana salah satu komponen keberhasilan sebuah institusi didukung oleh ketersediaan layanan akademik. Maka perlunya upaya untuk terus mengoptimalkannya agar pelayanan akademik di PTS Bogor semakin berkualitas.
Model Manajemen Konflik Lembaga Pendidikan Islam: Tinjauan Komparatif Tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Jalalain Fantika Febry Puspitasari
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.4950

Abstract

Organisasi yang dinamis tidak terlepas dari keberadaan konflik. Perihal konflik juga telah dibahas dalam beberapa ayat Al Qur’an sebagai penekanan terhadap keniscayaan adanya konflik di antaranya dalam QS Al Isra’: 15, QS Al Qashash: 15 dan QS Yunus: 90. Manajemen konflik bertujuan untuk mengendalikan konflik sehingga pengaruhnya konstruktif dan fungsional. Lembaga Pendidikan Islam memiliki nilai-nilai Islam sebagai pedoman manajemen organisasi agar tetap selaras dengan petunjuk Al Qur’an. Manajemen konflik ditinjau dari perspektif Al Qur’an meliputi stimulasi konflik (QS Yunus: 99, QS Al Baqarah: 148, QS Al Jatsiyah: 22), Tabayyun (QS Al Hujurat: 6), Musyawarah (QS Ali Imran: 159), Negosiasi (QS An Naml: 34-35), Fastabiqul khoirot (QS Al Baqarah: 148), Mediasi-Akomodasi (Kisah peletakan hajar aswad), Islah (QS Al Hujurat: 9-10) dan Rudduhu ilallah (Qur’an) wa rasul (Sunnah) (QS An Nisa’: 59). Model-model manajemen konflik dalam Al Qur’an tersebut dapat diterapkan dalam manajemen lembaga Pendidikan Islam dengan mengutamakan nilai-nilai Islam sehingga konflik dalam lembaga Pendidikan Islam konstruktif dan fungsional.
Manajemen Peserta Didik di MTs Persis Lempong Garut Salman Fathurohman
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.5150

Abstract

Banyak madrasah yang kurang memperhatikan manajemen peserta didik, sehingga kualitas dari lembaga tersebut kurang memuaskan, mulai dari proses perekrutan sampai peserta didik lulus. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen peserta didik di MTs Persis Lempong Garut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimaksudkan untuk mengeksplorasi suatu gejala, sebuah fenomena atau realitas sosial yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengklasifikasi data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun tahapan menganalisis data yaitu reduksi, display, dan verifikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen peserta didik di MTs Persis Lempong Garut teraplikasi ke dalam 8 tahapan utama, yaitu:  analisis kebutuhan, rekrutmen peserta didik, seleksi peserta didik, orientasi peserta didik, penempatan peserta didik, pembinaan dan perkembangan peserta didik, pencatatan dan pelaporan peserta didik, serta kelulusan peserta didik dan alumni. Masing-masing tahapan kegiatan sangat menunjang pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan.
Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Era Digital Eristiana Saidi; Hamengkubuwono; Hendra Harmi
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.5307

Abstract

Pendidikan madrasah era digital telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Berbagai macam tantangan, kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran menjadi bahan pemikiran guru maupun para pemangku pendidikan untuk dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan visi misi pendidikan yang  hendak dicapai di sekolahnya. Tranformasi pendidikan telah merubah pendidikan ofline menjadi pendidikan online. Jarak jauh bukan menjadi hambatan terlaksananya sebuah pendidikan. Metode penelitian dengan menggunakan metode kajian literatur terkait dengan transpormasi pendidikan di era digital dengan berbagai kajian bersumber referensi dari buku, artikel jurnal dan sumberlainnya yang mendukung tulisan ini. Tujuan penulisan ini untuk memperkuat  kemampuan dalam berfikir  terhadap berbagai teori dari para ahli maupun hasil kajian penelitian yang relefan. Pembelajaran era digital adalah pembelajaran dengan cara online menggunakan data internet yang dikenal dengan istilah daring. Pembelajaran Online merupakan kegiatan pembelajaran yang pelaksanaannya dilakukan dengan menggunakan media internet. Pembelajaran daring bisa dikatakan efektif apabila pemilihan metodenya tepat dengan pemilihan metode yang baik akan mempengaruhi minat belajar siswa. Sarana untuk mencapai semua komponen yang diperlukan dari pembelajaran online itu memerlukan data sinyal, paket kuota, keberadaan media dan metode pembelajaran efektif dan menyenangkan. Metode pembelajaran online memanfaatkan beberapa aplikasi seperti Google Clasroom, Whatsapp, Telegram, Zoom, dan messenger.
Manajemen Peserta Didik dalam Program Tahsin Membaca Al-Qur’an di SMAIT Ummul Quro Ujang Ahmad Yani; Budi Handrianto; Abdul Hayyie Al Kattani
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 1 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i1.5333

Abstract

Permasalahan yang menjadi penyebab peserta didik pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) belum mampu membaca Al-Qur’an adalah adanya perasaan malu yang dimiliki peserta didik untuk belajar membaca Al-Qur’an, dikarenakan di perkampungan-perkampungan saat ini sudah jarang sekali para remaja untuk belajar mengaji, tidak jarang ketika pelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya materi Al-Qur’an para peserta didik tidak masuk kelas karena takut mendapat giliran membaca Al-Qur’an. Maka dari itu diperlukan pengelolaan yang baik agar peserta didik mengikuti program untuk menuntaskan baca Al-Qur’an. Oleh karena itu diperlukan manajemen yang baik dalam menuntaskan baca Al-Qur’an yang berhubungan dengan peserta didik yaitu manajemen peserta didik dalam program tahsin membaca Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen peserta didik dalam membaca Al-Qur’an di SMAIT Ummul Quro, yang memiliki keunggulan dalam program tahsin dalam penerapan metode yang dikembangkan sendiri yaitu metode Nuri (Cahayaku). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah selanjutnya adalah teknik analisis data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tahapan manajemen peserta didik yang diterapkan meliputi: (1) analisis kebutuhan peserta didik dengan mempertimbangkan ketersediaan ruang kelas dan tenaga pengajar, (2) penerimaan peserta didik baru meliputi pembentukan panitia, menetapkan kuota daya tampung, membuat persyaratan calon peserta didik baru, jadwal pendaftaran, jadwal seleksi, dan jalur pendaftaran peserta didik baru, (3) seleksi peserta didik meliputi jalur reguler dan jalur prestasi yang dibagi kepada prestasi hafalan Al-Qur’an, akademik dan non akademik, (4) orientasi peserta didik dengan melakukan beberapa kegiatan seperti dauroh Al-Qur’an, motivasi Al-Qur’an, matrikulasi materi tahsin, danmetode menghafal Al-Qur’an, (5) pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, (6) pembinaan dan pengembangan; bagi peserta didik yang belum tuntas ujian tahsin akan dicekal mengikuti ujian akademik dan diberikan pembinaan melalui pelajaran tambahan, jika dengan pelajaran tambahan masih belum tuntas maka disarankan untuk mengikuti bimbingan belajar dengan menghadirkan guru ngaji ke rumahnya (7) pencatatan dan pelaporan berupa format perkembangan dan penilaian capaian tahsin serta di akhir semester melaporkan hasil belajar peserta didik melalui raport dari dinas pendidikan, (8) kelulusan dan alumni; peserta didik dinyatakan lulus dari program tahsin membaca Al-Qur’an apabila telah menuntaskan jilid 1 sampai 4, gharib dan tajwid. 

Page 10 of 17 | Total Record : 169