cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2022): December" : 13 Documents clear
Uji Organolepik dan Nilai Gizi Cereal Flakes Sebagai Alternatif Pencegah Anemia pada Remaja Desty Muzarofatus Sholikhah; Pemta Tiadeka; Zalzabila Hediana
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.523

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami penurunan jumlah sel darah merah yang ditandai dengan kadar hemoglobin <12g/dl. Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap anemia. Metode penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari F0, F1, F2, dan F3. Uji evaluasi sensori dilakukan di fakultas kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik sebanyak 30 panelis yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji kruskal wallis. Uji laboratorium dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, yang dilakukan pada formulasi terbaik berdasarkan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata di setiap formula pada parameter rasa, warna, dan tekstur dengan p-value< 0,005, sedangkan di parameter aroma tidak terdapat perbedaan yang nyata antar formula. Formula terbaik yang paling disukai adalah formula F2. Hasil uji laboratorium diketahui bahwa setiap porsi cereal flakes F2 dapat memenuhi 17,42 % protein, 17,43 % lemak, 60, 10 % karbohidrat, dan 19, 15% zat besi, dengan formula yang paling disukai adalah Formula 2 (F2). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan di setiap formula perlakuan berdasarkan parameter warna, rasa, dan tekstur, sedangkan pada parameter aroma tidak terdapat perbedaan yang nyata, dengan formula terbaik F2, yang dapat menjadi salah satu alternatif sarapan pagi instant yang mampu memenuhi zat gizi makro serta mencegah anemia pada remaja.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Wasting pada Balita Usia 0-59 Bulan di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar Tahun 2022 Syarfaini Syarfaini; Rezki Nurfatmi; Yusma Indah Jayadi; Syamsul Alam
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.524

Abstract

Wasting merupakan kondisi kekurangan gizi akut pada balita hal ini ditandai dengan berat badan balita tidak sebanding dengan tinggi badan atau nilai z-score <-2 SD (Standart deviasi). Prevalensi Kejadian wasting dan severely wasting di indonesia berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2018 mencapai 10,2% dan sebesar 7,1% di Tahun 2021, Hal ini masih menjadi permasalahan gizi di indonesia karena belum mencapai target RPJMN Tahun 2020-2024 yaitu 7%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara asupan zat gizi makro terhadap kejadian wasting pada balita usia 0-59 bulan di kecamatan polombangkeng utara kabupaten takalar tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 0-59 bulan di kecamatan polombangkeng utara dengan jumlah sampel sebanyak 146 balita. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan antara asupan energi terhadap kejadian wasting dengan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05), terdapat hubungan antara asupan karbohidrat terhadap kejadian wasting dengan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05), terdapat hubungan antara asupan protein terhadap kejadian wasting dengan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05) dan terdapat hubungan antara asupan lemak terhadap kejadian wasting dengan nilai p value sebesar 0,010 (<0,05). Permasalahan wasting pada balita dapat dicegah dan diatasi melalui pemenuhan asupan zat gizi makanan terhadap balita selain itu juga bisa dengan melakukan intervensi pemberian makanan tambahan.
Potensi Status Gizi dan Sosio Ekonomi Berdampak pada Wanita Usia Subur (WUS) mengalami Penyakit Hipertensi Dwi Novri Supriatiningrum; Farah Amelia; Arny Herawaty
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.530

Abstract

Penyakit tidak menular masih tinggi nilainya dan penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Penyakit tidak menular (PTM) dapat menjadi penyebab sekitar 56% tingkat kematian di Indonesia. Laporan Dinkes Gresik (2014) dilakukan pemeriksaan tekanan darah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Kepatihan sebanyak 5.397 orang dan di Menganti sebesar perempuan 131 orang. Responden penelitian ini adalah WUS di desa Hendrosari Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Tujuan Penelitian memberikan gambaran potensi status gizi dan sosio ekonomi Berdampak pada WUS mengalami penyakit hipertensi di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di Puskesmas Kepatihan, Menganti, Kabupaten Gresik. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi status gizi dan sosio ekonomi terhadap kejadian hipertensi pada WUS dengan uji multivariat Regresi linier bernilai sebesar 0,277, mengartikan besar pengaruh status gizi, sosio ekonomi pada WUS mengalami penyakit hipertensi. Nilai R square sebesar 0,077. Nilai error (1-R square) yaitu 0,923, mengartikan ada pengaruh faktor lain. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan signifikan pada status gizi dan sosio ekonomi sebagai faktor penyebab kejadian hipertensi pada WUS. Hal ini dikarenakan faktor lain dari penyebab kejadian hipertensi yang lebih besar dan perlu dilakukan studi lebih lanjut.
Ketahanan Pangan dan Gizi Rumah Tangga Penyitas Bencana Pasca 4 Tahun Gempa Bumi dan Tsunami Kota Palu Adhyanti Adhyanti; Fahmi Hafid; Hanum Sasmita; Andi Mukramin Yusuf
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.561

Abstract

Masalah ketahanan pangan dan gizi merupakan masalah yang selalu terjadi pasca terjadinya suatu bencana alam. Tujuan penelitian adalah menganalisis ketahanan pangan dan gizi rumah tangga penyintas bencana pasca 4 tahun gempa bumi dan tsunami di Kota Palu. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada Agustus - Oktober 2022 di kawasan hunian tetap (huntap) para penyintas bencana gempa bumi dan tsunami tahun 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 96 rumah tangga yang diambil secara acak proporsional. Responden adalah kepala rumah tangga atau pasangannya. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik sosial ekonomi melalui wawancara dengan mengunakan kuesioner, status ketahanan pangan rumah tangga diukur dengan menggunakan HFIAS (Household Food Insecurity Access Scale), dan status gizi balita diukur secara antropometri dengan perhitungan nilai z-score menggunakan software WHO-Antro 2005. Hasil menunjukan rumah tangga tahan pangan 46,9%, rawan pangan tingkat ringan 28,1%, tingkat sedang 15,6%, dan rawan pangan tingkat berat 9,4%. Sedangkan status gizi balita menunjukan underweight 18.7 %, stunted 30.2%, dan wasted 15.6%. Faktor yang berhubungan dengan status ketahanan pangan adalah tingkat pendapatan dan pendidikan kepala rumah tangga (p<0,05). Ketahanan pangan juga memiliki hubungan yang signifikan dengan status stunted (p<0,05). Program yang bertujuan dalam rangka peningkatan penghasilan dan pemberdayaan ekonomi rumah tannga masih perlu diberikan pada para penyintas bencana.
Hubungan Antara Nyeri dan Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Pasien Pasca Operasi di Ruang Bedah Dedeh Hamdiah; Agung Budiyanto
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.564

Abstract

Tindakan operasi selalu berhubungan dengan insisi atau membuat sayatan pada bagian tubuh yang dapat menimbulkan trauma dan keluhan. Keluhan yang dialami oleh pasien pasca operasi salah satunya adalah nyeri dan kecemasan, yang akan mempengaruhi kualitas tidur pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien pasca operasi di ruang bedah. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional pada 58 pasien yang dipilih dengan teknik non probability sampling Variabel dalam penelitian ini mencakup variabel independent (Tingkat nyeri dan tingkat kecemasan) dan dependent (Kualitas tidur), yang akan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian menunjukkan ada hubungan antara nyeri dan kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien post operasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagian besar post operasi mengalami nyeri sedang (37.9%), mengalami kecemasan sedang (39.7%), dan mengalami kualitas tidur buruk (67.2%). Memperoleh kualitas tidur terbaik adalah penting untuk peningkatan kesehatan yang baik dan pemulihan individu yang sakit.
Pengaruh Pemberian Makanan Padat Gizi Terhadap Perubahan Berat Badan Anak Sekolah Usia 5-6 Tahun Anjar Briliannita; Santi Aprilian Lestaluhu; La Supu
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.568

Abstract

Pemberian makanan padat gizi menggunakan bahan pangan lokal yang tersedia di Kota Sorong mengandung padat energi dan zat gizi yang baik untuk pertumbuhan anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan padat gizi terhadap perubahan berat badan anak usia sekolah Kota Sorong. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa pre eksperimen dengan rancangan one group pre and post design. Subjek penelitian adalah anak yang berusia 5-6 tahun dengan jumlah sampel anak 36 anak. Makanan padat gizi yang diberikan berupa makanan biasa yang terdiri atas karbohidrat, protein hewani, sayuran dan buah. Anak diberikan makanan padat gizi selama 3 minggu. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa rata-rata sumbangan energi pada anak setiap kali makanan padat gizi per hari sebanyak 466 kkal. Rata-rata berat badan sebelum intervensi 17.66 kg dan setelah intervensi 19.06 kg. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan pada berat badan anak sekolah setelah dilakukan intervensi pemberian makanan padat gizi 1 porsi (sumber karbohidrat, lauk hewani, lauk nabati, sayuran dan buah) selama 3 minggu (nilai p<0.002). Pemberian makanan padat gizi kepada anak sekolah senantiasa dibiasakan oleh orang tua kepada anaknya karena dapat menyumbang zat gizi yang dibutuhkan oleh anak pada masa pertumbuhan dan perkembangan.
WHO-Anthro Growth Standard's Effect On Quality and Data On Toddler Nutrition Agus Hendra Al Rahmad
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.570

Abstract

Indonesia began implementing the WHO-2006 child growth standard in 2010, including Aceh Province. However, it has not used WHO-Anthro to measure the quality of data and information on the nutritional status of children under five. Nutritionists only assess the growth of toddlers using simplified tables and growth charts. The study aims to measure the effect of using WHO-Anthro growth standards on toddlers' quality and nutritional status data.The study used a Quasi Experiment design conducted at the Banda Aceh City Health Office in 2021. The subjects were all nutritionists, namely 22 nutritionists. Data collection was carried out for three months, starting from the pretest and post-test after one month of practice and after two months—the training on using WHO-Anthro application-based growth standards. The data collected was the quality of nutrition data, including timeliness, completeness of information, accuracy, and usefulness. Data were analyzed using the Repeated Measured Anova test at 95% CI. The results found that using WHO-Anthro standards for two months after the intervention had improved the quality of nutrition data to 85.16%. Therefore, there is a statistically significant difference in average data quality between before and after one to two months of using WHO-Anthro (p-value < 0.05). In conclusion, using WHO-Anthro growth standards can improve the quality of data and information on the nutritional status of young children.
Peran Bidan di Puskesmas Terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil pada Masa Era New Normal Covid-19 di Kota Palu Badariati Badariati; Ratna Devi; Parmin Parmin
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.571

Abstract

Bidan memiliki peran penting pada pembangunan bidang kesehatan karena bidan sebagai provider memiliki tanggung jawab dalam hal promosi dan preventif. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan peran bidan puskesmas terhadap pelayanan Kesehatan ibu dan anak (ANC, dan ibu bersalin) pada masa era new normal covid-19 di Kota Palu. Penelitian ini adalah penelitian obsevasional menggunakan rancangan cross secsional study. Populasi penelitian adalah bidan di Kecamatan Palu Utara Kota Palu dan besar sampel yaitu 50 0rang. Variabel independen adalah peran bidan di puskesmas dan variabel dependennya adalah pelayanan kesehatan ibu hamil (ANC dan Persalinan). Hasil penelitian menunjukkan bidan yang tidak menjalankan perannya dan pelayanan ANC yang kurang baik sebesar 82,14%, kemudian bidan yang menjalankan perannya dan pelayanan persalinan kurang baik sebanyak 2 orang atau sebesar (8%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara bidan Puskesmas terhadap pelayanan ANC (p = 0,000), terdapat hubungan antara bidan Puskesmas terhadap pelayanan ibu bersalin (p =0,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara peran bidan puskesmas terhadap pelayanan kesehatan ibu hamil pada masa era new normal covid-19 di Kota Palu.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Perilaku Merokok pada Lansia di Kelurahan Kawatuna Windu Unggun Cahya Jalu Putra; Ratna Devi; Siti Hadijah
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.575

Abstract

Rokok adalah zat adaktif yang dapat mengakibatkan bahaya untuk kesehatan baik pada individu maupun masyarakat apabila digunakan. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku merokok pada lansia di Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore. Metode penelitian adalah jenis penelitian analitik. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kawatuna pada tahun 2022. Populasi adalah lansia perokok di Kelurahan Kawatuna dan besar sampel yaitu 30 Lansia perokok aktif yang berkunjung ke Puskesmas Kawatuna selama periode bulan April-Juni 2022. Uji statistik yaitu uji che square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 17 responden (56,7%) dan yang memiliki sikap baik mengenai rokok yaitu 19 responden (63,3%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok dengan nilai p value adalah 0,013 dan sikap dengan perilaku merokok adalah 0,009 dimana p value kedua variable < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku merokok pada lansia di Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore.
Pengaruh Sanitasi Dasar terhadap Status Gizi Wanita Prakonsepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna Kota Palu Miranti Miranti; Gina Andyka Hutasoit; Gabriella Bamba Ratih Lintin; Diah Mutiarasari; Abd. Farid Lewa
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.579

Abstract

Salah satu periode status gizi yang paling menentukan adalah status gizi pada masa prakonsepsi. Permasalahan gizi di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu salah satunya sanitasi dasar, sehingga perlu memastikan sanitasi lingkungan untuk wanita prakonsepsi yang memiliki masalah gizi. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh sanitasi dasar terhadap status gizi wanita prakonsepsi di wilayah kerja Puskesmas Kawatuna Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional korelatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan kuisioner dan data antropometrik pemeriksaan panjang badan dan berat badan wanita prakonsepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna serta pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 90 responden. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa semua variabel sanitasi dasar memiliki hubungan signifikan terhadap status gizi wnita prakonsepsi, dengan nilai signifikansi p< 0,05 yang berarti bahwa terdapat korelasi signifikan antara variabel sanitasi dasar dengan status gizi. Peran sanitasi dasar menjadi hal krusial dalam status gizi Wanita prakonsepsi dalam mempersiapkan kehamilannya nanti.

Page 1 of 2 | Total Record : 13