Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS YANG MENGALAMI MASALAH KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT DENGAN PENERAPAN KEPERAWATAN LUKA MODERN DRESSING DI RUANGAN KENARI RSU ANUTAPURA PALU 2018 Devi, Ratna; Parmin, Parmin; Aswira, Ziand
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The background of : Diabetes melitus (DM) is a group of metabolic disorders characterized by an increas in blood glucose levels (Hyperglycemia). The highest prevalence based on DM symptoms is in central Sulawesi, Which is 3,7% and the most common complications about 15% are called diabetic foot wounds in 2017The purpose of the study : to describe the nursing care in patients with diabetes melitus who have problems with damage to the application of modern wound care dressig in the walnut room RSU Anutapura Palu.Research methode : the methode used is a qualitative method of  researchers doing direct wound care dressing directly and observed directly by researchers.Results : based on the assumption that the authors made with the main problem found in both patients namely damage to skin integrity and carried out modern wound care interventions dressing in both patients was resolved.Conclusions and suggestions : the results of case studies show that modern wound care dressings have an influence on wound healing and overcome skin integrity problems. It is expected that further researchers can carry out this action better. Keywords : modern wound dressing, damage to skin integrity and diabetes melitus             ABSTRACT Latar belakang : Deabetes melitus (DM), merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang di tandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Prevalensi berdasarkan gejala DM yang tertinggi terdapat di Sulawesi Tengah yaitu sebesar 3,7% dan komplikasi yang paling sering dialami oleh penderita diabetes mellitus adalah komplikasi pada kaki sekitar 15 % yang disebut luka kaki diabetes pada tahun 2017.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus yang mengalami masalah kerusakan integritas kulit dengan penerapan keperawatan luka modern dressing di ruangan kenari RSU Anutapura Palu.Metode penelitian : Metode yang di pakai adalah metode kualitatif, peneliti melakukan tindakan perawatan luka modern dressing secara langsung dan di observasi langsung oleh peneliti.Hasil : Berdasarkan askep yang penulis lakukan dengan masalah utama yang di temukan pada ke dua pasien yaitu kerusakan integritas kulit dan di laksanakan intervensi perawatan luka modern dressing pada ke dua pasien tersebut teratasi.Kesimpulan dan saran :  hasil studi kasus menunjukan bahwa perawatan luka modern dressing memberikan pengaruh terhadap penyembuhan luka dan mengatasi masalah integritas kulit. Di harapkan peneliti selanjutnya dapat menjalankan tindakan ini dengan lebih baik lagi.Kata Kunci: Pembalut Luka Modern, Kerusakan Integritas Kulit, dan diabetes mellitus.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KASUS ARTHRITIS REUMATOID UNTUK MENGURANGI NYERI KRONIS MELALUI PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT SEREI Devi, Ratna; Parmin, Parmin; Nadira, Nadira
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.428 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i2.121

Abstract

Arthritis Reumatoid adalah suatu penyakit autoimun dimana persendian (biasanya sendi tangan dankaki) mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan seringkali akhirnyamenyebabkan kerusakan bagian dalam sendi. Masalah yang sering timbul pada penderita ArthritisRheumatoid yaitu nyeri Kronis. Prevalensi penyakit sendi di sulawesi tengah sendiri pada tahun 2009berada di posisi ke-12 di Indonesia sebesar 29,7%, sedangkan pada tahun 2013 berada pada posisi ke-6 yaitu sebesar 26,7% dari data tersebut dapat di simpulkan bahwa prevalensi penyakit sendi diSulawesi Tengah mengalami penurunan, namun terjadi peningkatan posisi terbanyak. Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan Asuhan keperawatan Keluarga Pada Kasus Arthritis reumatoidUntuk Mengurangi Nyeri Kronis Melalui Pemberian Terapi kompres Hangat Serei. Metod e yangdi pakai adalah metode kualitatif keluarga, keluarga di ajarkan memberikan terapi kompres hangatserei untuk mengurangi nyeri sendi pada pasien Arthritis Reumatoid. Berdasarkan askep keluargayang penulis lakukan pada ke dua keluarga, masalah utama yaitu nyeri kronis dan di laksanakanintervensi pemberian kompres hangat serei pada kedua keluarga teratasi. Hasil studi kasus menunjukan bahwa terapi kompres hangat serei dapat mengurangi nyeri pada kedua keluarga. Tingkat kemandirian kedua keluarga meningkat dari KM-II menjadi KM-III dan di harapkan kedua keluarga dapat melakukan secara mandiri.
Peran Bidan di Puskesmas Terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil pada Masa Era New Normal Covid-19 di Kota Palu Badariati Badariati; Ratna Devi; Parmin Parmin
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.571

Abstract

Bidan memiliki peran penting pada pembangunan bidang kesehatan karena bidan sebagai provider memiliki tanggung jawab dalam hal promosi dan preventif. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan peran bidan puskesmas terhadap pelayanan Kesehatan ibu dan anak (ANC, dan ibu bersalin) pada masa era new normal covid-19 di Kota Palu. Penelitian ini adalah penelitian obsevasional menggunakan rancangan cross secsional study. Populasi penelitian adalah bidan di Kecamatan Palu Utara Kota Palu dan besar sampel yaitu 50 0rang. Variabel independen adalah peran bidan di puskesmas dan variabel dependennya adalah pelayanan kesehatan ibu hamil (ANC dan Persalinan). Hasil penelitian menunjukkan bidan yang tidak menjalankan perannya dan pelayanan ANC yang kurang baik sebesar 82,14%, kemudian bidan yang menjalankan perannya dan pelayanan persalinan kurang baik sebanyak 2 orang atau sebesar (8%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara bidan Puskesmas terhadap pelayanan ANC (p = 0,000), terdapat hubungan antara bidan Puskesmas terhadap pelayanan ibu bersalin (p =0,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara peran bidan puskesmas terhadap pelayanan kesehatan ibu hamil pada masa era new normal covid-19 di Kota Palu.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Perilaku Merokok pada Lansia di Kelurahan Kawatuna Windu Unggun Cahya Jalu Putra; Ratna Devi; Siti Hadijah
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v6i2.575

Abstract

Rokok adalah zat adaktif yang dapat mengakibatkan bahaya untuk kesehatan baik pada individu maupun masyarakat apabila digunakan. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku merokok pada lansia di Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore. Metode penelitian adalah jenis penelitian analitik. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kawatuna pada tahun 2022. Populasi adalah lansia perokok di Kelurahan Kawatuna dan besar sampel yaitu 30 Lansia perokok aktif yang berkunjung ke Puskesmas Kawatuna selama periode bulan April-Juni 2022. Uji statistik yaitu uji che square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 17 responden (56,7%) dan yang memiliki sikap baik mengenai rokok yaitu 19 responden (63,3%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok dengan nilai p value adalah 0,013 dan sikap dengan perilaku merokok adalah 0,009 dimana p value kedua variable < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku merokok pada lansia di Kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore.
Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Marawola Andi Mariani; Fauzan Fauzan; Ratna Devi; Badariati Badariati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 1 (2023): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i1.19894

Abstract

ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak lahir selama 6 bulan, tanpa menambah atau menggantinya dengan makanan atau minuman lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif di Puskesmas Marawola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain survei. Sampel yang digunakan adalah sampel sebanyak 29 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket pengetahuan. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan rumus distribusi frekuensi variabel bebas pengetahuan dependen pendidikan, umur, pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29 responden memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif yaitu 14 responden memiliki pengetahuan baik (48,28%), 8 responden memiliki pengetahuan cukup (27,59), 7 responden memiliki pengetahuan kurang (24,14). Tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan S1 dan berpengetahuan baik yaitu sebanyak 6 responden (41,38%). Kelompok umur paling banyak berusia 20-35 tahun yaitu pengetahuan baik 12 responden (41,38%), pengetahuan cukup 6 responden (20,69), pengetahuan kurang 2 responden (6,90). Pekerjaan responden sebagian besar berprofesi sebagai wiraswasta dan memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 10 responden (34,48%). Kesimpulannya pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif di Puskesmas Marawola sebagian besar kategori baik.
Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS) Andi Mariani; Badariati Badariati; Ratna Devi; Fauzan Fauzan; Asmiwarti Abdullah; Wirda Wirda
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 November 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v4i2.793

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyakit HIV/AIDS di SMA Negeri 3 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa-siswi SMA Negeri 3 Palu kelas XI yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja terhadap pencegahan penyakit HIV/AIDS termasuk baik (92,68%). Sikap remaja terhadap pencegahan penyakit HIV/AIDS sebagian besar positif (92,68%). Uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyakit HIV/AIDS di SMA Negeri 3 Palu (p<0,05). Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyakit HIV/AIDS melalui pendidikan kesehatan.
FAKTOR DETERMINAN PEMILIHAN TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI KABUPATEN SIGI Badariati, Badariati; Devi, Ratna; Khairiyah, Mursyidah
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i2.1086

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) adalah tenaga penolong persalinan. Setiap menit seorang perempuan meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan dan persalinannya, dengan kata lain 1.400 perempuan meninggal setiap hari karena kehamilan dan persalinan. Pemilihan penolong persalinan mrupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencari pertolongan dalam menghadapi proses persalinan. Adapun tenaga penolong persalinan yakni orang-orang yang biasa memeriksa wanita hamil atau memberikan pertolongan selama persalinan dan nifas. Persentasi persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan yang profesional (Dokter, Bidan dan Perawat) di Provinsi Sulawesi tengah pada tahun 2021 meningkat menjadi 83,3% dibandingkan tahun 2020 yakni 80,1%. Tujuan: untuk menganalisis faktor determinan pemilihan penolong persalinan di wilayah Kabupaten Sigi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Hasil: Terdapat beberapa determinan yang berhubungan dengan pemilihan tenaga persalinan dalam penelitian ini, diantaranya: Pelayanan ANC, tingkat kepercayaan terhadap ANC dan status ekonomi dengan nilai p-value <0,05. Adapun determinan lain yang diteliti tetapi tidak memiliki hubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan diantaranya: pengetahuan dan sosial budaya dengan nilai P-Value >0,05. Kata kunci: Faktor determinan, Penolong persalinan
PERAN EDUKASI ANTENATAL CARE DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS KAWATUNA, PALU Mariani, Andi; Fauzan, Fauzan; Palesa, Hayati; Devi, Ratna; Abdullah, Asmiwarti
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i4.1635

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan bagi ibu hamil yang dilakukan oleh tenaga profesional sesuai dengan standar pelayanan antenatal. Kunjungan ANC idealnya dilakukan minimal 6 kali selama kehamilan, dengan pembagian 2 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II, dan 3 kali pada trimester III. Data awal pada tahun 2023 menunjukkan bahwa 90,7% ibu hamil memeriksakan kehamilannya di wilayah Puskesmas Kawatuna. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan karakteristik demografi seperti usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji statistik untuk menguji hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan variabel demografi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,3% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang ANC. Analisis data menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan usia (p = 0,865), pendidikan (p = 0,265), pekerjaan (p = 0,265), dan paritas (p = 0,724). Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang ANC tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Edukasi kepada ibu hamil perlu ditingkatkan untuk mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai ANC dalam rangka mendukung kesehatan ibu dan anak
Antibiotic Resistance in Cases of Bacterial Meningitis: Literature Review Warihan Unok; Ratna Devi; Fanindya Hadamu; M. Sabir Mangawing; Ary Anggara
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2: DECEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i2.6476

Abstract

Introduction: Meningitis is an infectious disease that attacks the cerebral membrane or swallows. Meningite is among the ten most dangerous diseases in the world. The disease can affect both children and adults. The cause of this disease can be bacteria, viruses, fungi, or aseptic. Most cases of viral meningitis usually heal themselves and are not fatal, but in severe cases, such as bacterial, biased, life-threatening. Methods: Articles related to bacterial meningitis taken from databases like Google Scholar, Pubmed and Portal Garuda over the last 5 years (2020- 2024). Use keywords: "Bacterial meningitis", "symptoms", "therapy", "antibiotic resistance Results: Based on studies that have been carried out, antibiotic resistance rates in cases of bacterial meningitis are very high and vary. Streptococcus pneumonia as one of the most common causes has high levels of resistance to antibiotics of the penicillin group. Conclusion: With the growing number of rapid, reliable and accurate diagnostics and follow-up examinations, it can cope with the incidence of antibiotic resistance in bacterial meningitis.
Innovative Approach: Exploring the Efficacy of Red Ginger Infusion Therapy in Hypertension Management Sridani, Ni Wayan; Muh Sabir; Fauzan; Ratna Devi; Arifuddin, Adhar; Rahman, Abd; Nur, A Fahira
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): January - March
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i1.824

Abstract

Background:Hypertension is a serious global health issue due to its rising prevalence and its link to severe cardiovascular diseases. Red ginger (Zingiber officinale var. rubrum)infusion therapy has gained attention as a potential natural treatment for high blood pressure because of its active compounds, such as gingerols and shogaols, which have anti-inflammatory and vasodilatory effects. Objectives:This study investigates the effectiveness of red ginger infusion therapy in reducing hypertension among residents of Kawatuna Village, where hypertension rates reached 12.2% in 2022. Given the community’s dietary habits and limited healthcare access, alternative treatments like this are important for managing blood pressure. Methods:The study used a Quasi-Experimental design with a Pretest-Posttest Control Group approach. A total of 66 participants were divided into an experimental group and a control group. The experimental group consumed red ginger infusion daily for seven days, while the control group received no intervention. Blood pressure was measured before and after the intervention. Results:The results showed a significant decrease in blood pressure in the experimental group. Systolic pressure dropped by an average of 24 mmHg and diastolic pressure by 11 mmHg (both p<0.001). In contrast, the control group had only slight changes, with a decrease of 0.17 mmHg in systolic pressure and 1.1 mmHg in diastolic pressure. These findings suggest that red ginger infusion therapy can effectively lower blood pressure in the short term. However, the small sample size and short duration of the study highlight the need for further research. Future studies should explore the specific mechanisms behind red ginger’s effects and assess its long-term safety and efficacy. Addressing lifestyle factors, like the high consumption of coconut milk in Kawatuna, through health education programs could also improve hypertension management. Conclusion:Red ginger infusion therapy shows promise as a complementary treatment for hypertension, but more comprehensive studies are needed to confirm its long-term benefits. Keywords: red ginger; hypertension; infusion therapy, blood