cover
Contact Name
Maria Tuntun Siregar
Contact Email
Maria Tuntun Siregar
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_ak@poltekkes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Analis Kesehatan
ISSN : 22523553     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink chemistry.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
Analisis Hasil Six Sigma dan Total Error Pada Pemeriksaan Elektrolit Di Laboratorium Rumah Sakit X Dewi Hartati; Nurhidayanti; Anggun Yulia Sari
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5659

Abstract

Pemeriksaan elektrolit berperan penting dalam mendukung diagnosis, terapi, dan pemantauan kondisi pasien. Untuk memastikan hasil pemeriksaan elektrolit yang akurat dan presisi diperlukan  evaluasi mutu analitik, yaitu menggunakan metode Six Sigma dan Total Error (TE). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja analitik pemeriksaan elektrolit natrium (Na⁺), kalium (K⁺), dan klorida (Cl⁻) menggunakan metode Six Sigma dan Total Error di Laboratorium RS X. Jenis penelitian ini observasional deskriptif retrospektif. Penelitian ini menggunakan data Internal Quality Control (IQC) pemeriksaan elektrolit selama periode Februari 2026. Data diperoleh dari pemeriksaan bahan kontrol elektrolit menggunakan alat electrolyte analyzer. Analisis data meliputi perhitungan mean, standar deviasi (SD), koefisien variasi (CV%), bias, recovery, Total Error (TE), dan nilai Six Sigma. Hasil penelitian menunjukkan nilai sigma untuk natrium, kalium, dan klorida masing-masing sebesar 1,91σ; 0,28σ; dan 1,22σ. Nilai Total Error yang diperoleh berturut-turut sebesar 8,63%, 56,85%, dan 13,34%. Parameter natrium masih berada di bawah batas Total Allowable Error (TEa) sebesar 10%, sedangkan kalium dan klorida melebihi batas TEa yang ditetapkan. Nilai CV tertinggi ditemukan pada kalium (34,16%), menunjukkan presisi yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kinerja analitik pemeriksaan elektrolit memiliki nilai sigma <3. Diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengendalian mutu untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan laboratorium.
Identifikasi Tungau Debu Rumah (Dermatophagoides sp.) dan Faktor yang Berhubungan pada Debu Kasur Rumah Tangga Mardhah Sastri Utami; Milhatun Nufus
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5666

Abstract

Alergi dapat berkaitan dengan pajanan alergen dalam ruang, salah satunya tungau debu rumah (TDR) yang banyak ditemukan pada debu kasur. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan Dermatophagoides sp. serta menganalisis faktor lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan keberadaannya pada debu kasur rumah tangga di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 100 sampel debu kasur yang diambil pada April–Mei 2025. Data diperoleh melalui kuesioner, pengukuran suhu, kelembapan, luas ventilasi, serta pemeriksaan debu kasur menggunakan metode flotasi NaCl jenuh 33% dan identifikasi mikroskopis. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square Pearson, sedangkan Fisher’s Exact Test digunakan pada tabel 2×2 dengan expected count <5. Hasil menunjukkan 13 sampel (13%) positif TDR dan 87 sampel (87%) negatif. Variabel yang berhubungan bermakna dengan keberadaan TDR adalah suhu dan kelembapan (χ²=48,828; p<0,001), kebersihan individu (p<0,001), kebersihan kamar tidur (χ²=81,432; p<0,001), kebersihan kasur (χ²=28,884; p<0,001), keberadaan hewan peliharaan (χ²=30,338; p<0,001), dan luas ventilasi (χ²=74,614; p<0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan TDR berkaitan dengan kondisi lingkungan kamar tidur dan perilaku kebersihan rumah tangga.
Perbandingan Metode Pour Plate, Spread plate dan Drop Plate pada Pemeriksaan Total Plate Count (TPC) Minuman Tebu (Saccharum officinarum L.) Rima Agnes Widya Astuti; Neli Febiola Lestari; Wiwin Aprianie; Larantika Hidayati
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5681

Abstract

Total Plate Count (TPC) merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk melihat jumlah mikroorganisme dalam sampel yang terkontaminasi. Metode TPC yang digunakan berdasarkan penelitian terdahulu yaitu metode pour plate, spread plate dan drop plate tanpa membandingkan antar metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari metode pour plate, spread plate dan drop plate pada uji TPC menggunakan sampel minuman tebu. Penelitian ini menggunakan desain Comparative Experimental Study dengan pendekatan simple random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji komparatif Kruskal-wallis dilanjutkan dengan uji post hoc yaitu uji Dunn. Hasil penelitian menunjukkan pada metode pour plate didapatkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,69 × 10⁶ hingga 2,64 × 10⁶ CFU/mL, metode spread plate menghasilkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,0 × 10³ hingga 1,51 × 10⁵ CFU/mL dan metode drop plate menghasilkan nilai TPC yaitu sekitar 9 × 10² hingga 2,2 × 10³ CFU/mL. Uji Kruskal-wallis menunjukkan nilai p-value yaitu < 0,001, terdapat perbedaan yang signifikan di setiap kelompok. Pada uji Dunn didapatkan nilai rata-rata peringkat bahwa metode pour plate yang memiliki nilai peringkat tertinggi. Dapat disimpulkan berdasarkan secara visual dan uji statistik, metode pour plate lebih baik diantara kedua metode lainnya.
Uji Aktivitas Ekstrak Akar Kuning (Arcangelisia flava L. Merr) Sebagai Biospray Anti Nyamuk Aedes aegypti Anggun Mira Bleci Agnes Tepanli; Iqlila Romaidha; Wiwin Aprianie
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5688

Abstract

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026, angka kesakitan demam berdarah dengue (DBD) di Kalimantan Tengah pada tahun 2025 mencapai 40,84 per 100.000 penduduk. Di Kabupaten Kotawaringin Barat, angka kesakitan DBD mencapai 180,10 per 100.000 penduduk pada tahun 2023, dengan 903 kasus pada tahun 2024 dan 11 kasus pada awal tahun 2025. Penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus menyebabkan resistensi sehingga diperlukan alternatif insektisida alami. Akar kuning (Arcangelisia flava L. Merr.) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan triterpenoid yang berpotensi sebagai insektisida. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak akar kuning pada konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan pendekatan post-test only control design. Sebanyak 540 nyamuk diuji, masing-masing 20 ekor per kelompok dengan lima kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukan mortalitas berturut-turut pada konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% adalah 10%, 13%, 14%, 6%, dan 23%, kontrol positif 75%, sedangkan kontrol negatif 0%. Nilai LC₅₀ sebesar 0,43% (4395,42 ppm) dan uji regresi probit menunjukkan p=0,115 (p>0,05). Disimpulkan bahwa ekstrak akar kuning memiliki aktivitas toksik rendah dan belum optimal sebagai insektisida terhadap Aedes aegypti pada seluruh konsentrasi yang diuji
Hubungan Penggunaan Rokok Elektrik Terhadap Kadar Kolesterol Total Pada Laki-Laki di Desa Beringkit, Mengwi, Badung I Gusti Agung Dewi Sarihati; Ni Putu Yulia Rahma Dewi Dewi Sarihati; Cok Dewi Widhya Hana Sundari Dewi Sarihati
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5689

Abstract

Rokok elektrik adalah perangkat pengantar nikotin bertenaga baterai yang menyerupai rokok dan dirancang untuk memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan. Kandungan nikotin pada rokok elektrik bila digunakan dalam jangka panjang akan terakumulasi dalam tubuh yang dapat mengganggu metabolisme lemak yang berakibat pada peningkatan kadar kolesterol total. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan rokok elektrik terhadap kadar kolesterol total. Penelitian ini  merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan design cross sectional. Populasi sebanyak 106 orang laki-laki  perokok elektrik di Desa Beringkit yang tersebar di empat Banjar  dan penentuan sampel dengan proporsional random sampling. Data didapatkan 30 orang  responden laki-laki pengguna rokok elektrik yang berusia 18 – 24 tahun, melalui wawancara dan pemeriksaan kolesterol total menggunakan metode CHOD-PAP. Kadar kolesterol total normal sebanyak 73,3% responden, dan 26,7 % responden dengan kadar kolesterol melebihi batas normal. Responden dengan kadar kolesterol melebihi kadar normal ditemukan pada responden yang mengonsumsi nikotin ≥ 0,1 mg/ml dan lama merokok ≥2 tahun. Hasil uji korelasi dengan uji Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara lama merokok elektrik dengan kadar kolesterol (p<0,001, r = 0,311) dan hubungan yang rendah antara jumlah nikotin yang dikonsumsi setiap hari dengan kadar kolesterol (p=0,095, r =  0,623).  Disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara lama penggunaan rokok elektrik dengan kadar kolesterol total, sehingga pemantauan kadar kolesterol secara berkala direkomendasikan bagi pengguna rokok elektrik jangka panjang.