cover
Contact Name
Maria Tuntun Siregar
Contact Email
Maria Tuntun Siregar
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_ak@poltekkes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Analis Kesehatan
ISSN : 22523553     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink chemistry.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
Efek Pemberian Infusa Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L. A. Cheval) Terhadap Kadar Glukosa Pada Mencit (Mus musculus) Diabetes Sukarya, I Gede Andika; Ana Priska Ismi Farida; Nursalinda Kusumawati; Supri Hartini
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5275

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme akibat kekurangan hormon insulin, ditandai dengan kadar glukosa yang melebihi atau di bawah batas normal sehingga dapat menyebabkan hiperglikemia atau hipoglikemia. Upaya preventif sangat diperlukan untuk mengendalikan DM, salah satunya dengan pemanfaatan tanaman obat tradisional daun andong merah (Cordyline fruticosa L. A. Cheval). Daun andong merah diketahui mengandung senyawa aktif seperti saponin, tanin, dan flavonoid yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun andong merah terhadap kadar glukosa pada mencit (Mus musculus) diabetes. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan metode ekperimental menggunakan 48 mencit jantan diabetes yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok mencit DM yang tidak diberi infusa, kelompok mencit DM yang diberi infusa, dan kelompok mencit DM yang diberi metformin. Infusa daun andong merah diberikan sebanyak 1 ml setiap pagi dan sore selama 14 hari. Kadar glukosa darah diukur menggunakan alat POCT. Hasil uji statistik menunjukkan terjadi penurunan dari 394,44 mg/dl menjadi 224,78 mg/dl dengan presentase penurunan sebesar 43,02 %. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pemberian infusa daun andong merah memiliki pengaruh dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit DM.
Uji Toksisitas dan Gambaran Histologi Pankreas Mencit (Mus musculus) yang Diberikan Ekstrak Etil Asetat Ranting Puspa (Schima wallichii) sebagai Antidiabetes Lussy Carnellya Fitri; Nisa Febrianti; Liah Kodariah; Nindya Sekar Mayuri; Alfi Rumidatul
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5350

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Tanaman puspa (Schima wallichii) berpotensi sebagai antidiabetes alami karena kandungan senyawa bioaktif flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas ekstrak etil asetat ranting S. wallichii serta pengaruhnya terhadap perbaikan histopatologi pankreas pada mencit diabetes. Penelitian eksperimental dengan pre-test dan post-test kelompok kontrol ini menggunakan 20 ekor mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan, dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan dengan dosis 98 mg/kgBB dan 196 mg/kgBB. Analisis data berat badan dan kadar gula darah menggunakan uji One-Way ANOVA, sedangkan histologi pankreas diamati dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin (HE). Uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak ranting S. wallichii memiliki toksisitas rendah; tidak ditemukan kematian hewan uji, namun terlihat respons fisiologis ringan sementara berupa piloereksi (bulu mengembang) dan hiperaktif. Secara histologis, kelompok kontrol positif menunjukkan kerusakan pankreas signifikan berupa nekrosis dan degenerasi sel. Sebaliknya, pemberian ekstrak secara signifikan memperbaiki struktur histologi pankreas dibandingkan kontrol positif (p < 0,05), dengan perbaikan optimal dan pengurangan kerusakan sel terbesar terlihat pada dosis 196 mg/kgBB. Ekstrak etil asetat ranting S. wallichii relatif aman dan memiliki potensi terapeutik sebagai agen antidiabetes melalui mekanisme perbaikan jaringan pankreas pada mencit yang diinduksi aloksan.
Potensi Ekstrak Kulit Buah Balangkasua (Lepisanthes alata) Sebagai Reagen Alternatif Pengganti Eosin 2% Dalam Pemeriksaan Telur Cacing Ascaris lumbricoides Nafila; Muhammad Arsyad; Putri Kartika Sari
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5386

Abstract

Ekstrak kulit buah Balangkasua (Lepisanthes alata) berpotensi digunakan sebagai pewarna alami pengganti eosin 2% pada pemeriksaan telur cacing Ascaris lumbricoides. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak etanol kulit buah Balangkasua dalam memberikan kontras warna dan kejelasan struktur mikroskopis telur cacing dibandingkan eosin 2%. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode quasi-eksperimental menggunakan sampel feses positif telur Ascaris lumbricoides. Simplisia kering kulit buah Balangkasua dimaserasi dengan etanol 96% dan diuji fitokimia untuk identifikasi antosianin. Preparat feses diwarnai dengan variasi konsentrasi ekstrak (20–100%) dan dibandingkan dengan kontrol eosin 2%. Parameter yang diamati meliputi kontras warna telur, kejelasan cangkang, detail morfologi internal, bentuk dan ukuran, serta kontras latar belakang. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak Balangkasua positif mengandung antosianin, namun kualitas pewarnaan pada semua konsentrasi masih lebih rendah dibandingkan eosin 2% (skor 1–3 vs. 4). Uji Kruskal–Wallis menunjukkan perbedaan signifikan pada seluruh parameter (p < 0,05). Kesimpulannya, meskipun ekstrak kulit buah Balangkasua memiliki potensi sebagai pewarna alami ramah lingkungan, efektivitasnya masih belum sebanding dengan eosin 2% sehingga perlu optimasi lebih lanjut.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Karyawan di Balai K3 Jakarta Dimas Pramudya Ramadhani; Komalasari, Rita; Siti Maulidya Sari; Muhammad Arsyad
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5436

Abstract

Stres kerja merupakan faktor psikologis yang dapat memengaruhi regulasi metabolisme glukosa melalui aktivasi sistem saraf simpatis dan aksis Hipotalamus-Pituitari-Adrenal (HPA), yang berpotensi meningkatkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat stres yang diukur dengan Heart Rate Variability (HRV) dan kadar glukosa darah sewaktu pada karyawan Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3) Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 37 responden yang dipilih secara total sampling. Pengukuran stres dilakukan menggunakan HRV Analyzer SA-3000P yang menghasilkan tiga parameter, yaitu stress index, fatigue index, dan stress resistance, sedangkan kadar glukosa darah sewaktu diukur menggunakan glukometer. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas dan uji Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kadar glukosa darah 91-199 mg/dL (83,7%) dan berusia 20-39 tahun (51,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara fatigue index dan kadar glukosa darah sewaktu (H = 10,613; p = 0,031), sedangkan stress index dan stress resistance tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kelelahan berdasarkan analisis HRV berhubungan dengan kadar glukosa darah sewaktu, sehingga pemantauan kelelahan kerja dapat berperan dalam deteksi dini risiko gangguan metabolik akibat stres kerja.
Status Glikemik dan Tingkat Deteksi Bakteri Tahan Asam pada Pasien Diabetes Melitus Muslim, Azhari; Dewi Purwaningsih; Maria Tuntun
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5457

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu faktor risiko komorditas yang paling signifikan terkait dengan tuberkulosis paru (TB) di seluruh dunia. Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus menerus pada DM dapat merusak sistem imun seluler, yang memicu peningkatan dalam replikasi   Kondisi hiperglikemia kronis pada DM mengganggu imun seluler, yang memicu peningkatan dalam replikasi Mycobacterium tuberculosis dan emingkatkan jumlah bakteri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang, melibatkan 50 pasien sebagai sampelnya. Terdapat tiga jenis analisis data yang dilakukan  : analisis deskriptif, Chi Square dengan nilai Odds Ratio sebesar  26 dengan nilai p < 0,001, serta regresi logistik dengan Adjusted Odds Ratio  sebesar 6,25. Temuan dari analisis Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara status glikemik yang tidak terkontrol dan hasil BTA positif.     Pasien TB yang juga mengidap DM menunjukkan risiko 6,25 kali lebih tinggi untuk memiliki beban bakteri yang lebih besar dibandingkan dengan pasien TB yang tidak memiliki DM.
Analisis Pemantapan Mutu Internal Pada Pemeriksaan Trombosit Dan Leukosit Menggunakan Metode Sigma Metric Di Puskesmas X Muflihah, Ahdiah Imroatul; Muhammad Wildanun Ulum; Anas Fadli Wijaya; Hartalina Mufidah
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5458

Abstract

Pemantapan mutu internal (PMI) di laboratorium krusial dilakukan untuk pengawasan dan pencegahan kesalahan hasil pemeriksaan, salah satu PMI dilakukan pada pemeriksaan trombosit dan leukosit menggunakan hematology analyzer untuk pencegahan kesalahan baca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil kontrol kualitas berapa akurasi, presisi, grafik Levey Jenning dengan aturan Westgard dan Sigma Metrik. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder pemeriksaan kontrol trombosit dan leukosit pada bulan Juli - Oktober 2024. Data kontrol pemeriksaan trombosit dan leukosit dianalisis berdasarkan aturan Westgard dan Sigma Metrik. Hasil pemantapan mutu internal pada penelitian ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki tingkat akurasi yang baik karena berada dalam batas bias ±10%. Nilai presisi memenuhi kriteria karena tidak keluar dari nilai CV >5%. Evaluasi grafik Levey–Jennings berdasarkan aturan Westgard tidak menunjukkan pelanggaran aturan. Nilai Sigma Metrik untuk trombosit berada pada kategori sangat baik (>6), sedangkan nilai sigma metrik untuk leukosit berada pada kisaran >2 yang masih dapat dinilai layak untuk digunakan dalam pemeriksaan sampel.
Pengaruh Fraksi Minyak Atsiri Daun Ungu (Graphtophyllum pictum L.) terhadap Apoptosis pada Sel Hela Kanker Serviks Lendawati; Elyanti, Indah
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5463

Abstract

Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak ke empat pada perempuan. Global Burden of Cancer Study (GLOBOCAN) tahun 2020 melaporkan kasus baru kanker serviks terdiagnosis sebanyak 604.000, serta kasus terjadinya kematian sebanyak 342.000. Resistensi obat terhadap kemoterapi/radioterapi merupakan tantangan tersendiri untuk menemukan obat dari bahan alam yang memiliki efek samping terkecil sehingga diperlukan penelitian yang lebih mendalam. Daun ungu memiliki toksisitas yang tinggi, pada fraksi etil asetat ditemukan senyawa fenolik, tanin, dan flavonoid yang bisa menjadi alternatif pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi minyak atsiri daun ungu (Graphtophyllum pictum L.) terhadap apoptosis pada sel HeLa kanker serviks. Pengujian apoptosis menggunakan metode flow cytometry. Hasil penelitian didapatkan proses apoptosis pada minyak atsiri daun ungu konsentrasi 0,5 LC50 hanya sebesar 11%, sedangkan apoptosis yang terbentuk pada konsentrasi 1 LC50 sebesar 24,7% dan apoptosis tertinggi pada konsentrasi 2 LC50 yaitu sebesar 89%. rata-rata persentase sel yang apoptosis dilakukan uji statistik One Way ANOVA diperoleh nilai p<0,05 sehingga terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan. Uji statistik dilanjutkan dengan uji Post Hoc dan didapatkan nilai p 0,00. Simpulan dalam penelitian ini adalah data LC50 menunjukkan nilai rata-rata LC50 fraksi minyak atsiri daun ungu mampu menginduksi efek apoptosis terhadap sel HeLa kanker serviks.