cover
Contact Name
HERIANSYAH
Contact Email
HERIANSYAH
Phone
-
Journal Mail Official
mediakeperawatanmakassar@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870035     EISSN : 26220148     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Media Keperawatan diterbitkan oleh Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar dengan periode terbit 2 kali dalam setahun, yaitu terbit di bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
PENGARUH PENYULUHAN MANAJEMEN STRES TERHADAP MEKANISME KOPING PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS MANGASA KOTA MAKASSAR isdar kasmaria; Iwan Iwan; Alfi Syahar Yakub
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 9, No 2 (2018): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.827 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v9i2.519

Abstract

Diabetes Melitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah yang disertai munculnya beberapa gejala utama yang khas seperti sering kencing, sering haus dan sering lapar. Diabetes Melitus menjadi masalah kesehatan masyarakat utama karena komplikasinya bersifat jangka pendek dan jangka panjang. Salah satu penyebab terjadinya Diabetes Melitus adalah stres. Dalam melaksanakan manajemen stres, dibutuhkan mekanisme koping yang positif yang mampu mendukung integritas ego. Mekanisme koping merupakan penentuan dari gaya seseorang dalam memecahkan suatu masalah berdasarkan tuntutan yang dihadapi. Penelitian ini bersifat analisis kuantitatif dengan quasi eksperimen.. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang yaitu 20 orang pada kelompok kontrol dan 20 orang pada kelompok intervensi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang sebelumnya dilakukan penyuluhan mengenai manejemen stress. Analisa data menggunakan uji Mcnemar dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.  Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa ada perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi terhadap mekanisme koping pasien setelah dilakukan intervensi berupa penyuluhan mengenai manajemen stres. Dengan kata lain ada pengaruh penyuluhan manajemen stres terhadap mekanisme koping pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Mangasa dengan nilai p = 0,006 (p<0,05).Kata Kunci             :  Manajemen Stres, Mekanisme Koping
PENERAPAN ASKEP DENGAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI CA SERVIKS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN (NYERI) Application Of Nursing Care With Servical Cancer in Fulfilling Comfortable Needs (Pain) Zulfia Samiun
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 10, No 1 (2019): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.099 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v10i1.964

Abstract

AbstractBackground: Cervical cancer is a leading cause of death among women worldwide. It is estimated that 274,000 deaths occur each year due to this preventable disease. According to the World Health Organization (2013) quoted from Rachmawati (2014), deaths from breast cancer and cervical cancer in 2011 were 273,500. Deaths and in 2010 totaled 247,000, in Indonesia every year the number of patients with cervical cancer according to the Indonesian Cervical Cancer Care Foundation (2012), in Indonesia each year the number of patients with cervical cancer is very high, 15,000 cases. This was stated to be equivalent to 40 women suffering from cervical cancer and 20 of them died. In 2030, in Indonesia the number of patients with cervical cancer is expected to experience a 7-fold increase.Purpose: to carry out nursing care for Ny "D" clients with reproductive system disorders Ca. Cervix in the room of Baji Gau I RSUD Labuang Baji Makassar.Method: The design used in this study is a case study which is to provide nursing care to the client "D" with a reproductive system disorder Ca. Cervix in the Baji Gau I room at Labuang Baji Hospital Makassar.Results: From the results of the study it was found that nursing diagnoses of pain were associated with infiltration of cancer cells to tissues. Interventions are based on existing theories. Implementation is carried out based on the intervention that has been made. After the implementation is carried out, the evaluation / results of the problem have not been resolved.Conclusion: Pain nursing diagnoses associated with infiltration of cancer cells to tissues after implementation for 3 days obtained results of nursing problems have not been resolved. Keywords: Askep, Cervical Ca, Pain        AbstrakLatar Belakang : Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian di antara perempuan di seluruh dunia. Diperkirakan bahwa 274.000 kamatian terjadi setiap tahun akibat penyakit yang dapat dicegah ini. Menurut World Health Organization (2013) dikutip dari Rachmawati (2014), kematian akibat kanker payudara dan kanker seviks pada tahun 2011 sebanyak 273.500. Kematian dan pada tahun 2010 sebanyak 247.000, di Indonesia setiap tahun jumlah penderita kanker serviks Menurut Yayasan Peduli Kanker Serviks Indonesia (2012), di Indonesia setiap tahunnya jumlah penderita kanker serviks sangat tinggi yaitu 15.000 kasus. Hal ini dinyatakan setara dengan 40  wanita menderita kanker serviks dan 20 diantaranya meninggal. Pada tahun 2030, di Indonesia jumlah penderita kanker seviks diperkirakan akan mengalami peningkatan 7 kali lipat.Tujuan : untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada klien Ny “D” dengan gangguan sistem reproduksi Ca. Serviks diruang Baji Gau I RSUD Labuang Baji Makassar. Metode : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah study kasus yakni memberikan asuhan keperawatan pada klien Ny “D” dengan gangguan sistem reproduksi Ca. Serviks di ruang Baji Gau I RSUD Labuang Baji Makassar. Hasil : dari hasil pengkajian ditemukan diagnosa keperawatan nyeri berhubungan dengan infiltrasi sel kanker ke jaringan. Intervensi ditegakkan berdasarkan teori yang ada. Implementasi dilakukan berdasakan intervensi yang telah dibuat. Setelah dilakukan implementasi didapatkan evaluasi/hasil masalah belum teratasi.Kesimpulan : diagnosa keperawatan nyeri berhubungan dengan infiltrasi sel kanker ke jaringan setelah dilakukan implementasi selama 3 hari diapatkan hasil masalah keperawatan belum teratasi.  Kata kunci : Askep, Ca Serviks, NyeriPENERAPAN ASKEP DENGAN GANGGUAN SISTEM REPRODUKSI CA SERVIKS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN (NYERI)  Application Of Nursing Care With Servical Cancer in Fulfilling Comfortable Needs (Pain)
PENGARUH SENAM DM TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETISI TIPE II DI PUSKESMAS KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Sri Andi Nirwana Hasan; Abdul Hady; heriansyah heriansyah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 9, No 2 (2018): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v9i2.254

Abstract

Pengaruh era globalisasi menyebabkan timbulnya penyakit seperti pola makan yang tidak sehat, teknologi yang semakin berkembang membuat orang-orang cenderung santai, malas bergerak apalagi berolahraga. Akibat dari perubahan ini menyebabkan timbulnya penyakit salah satunya Diabetes Melitus (DM). Prevalensi penyakit Diabetes ini terus meningkat terutama di Indonesia dan menempati peringkat ke-6 pada tahun 2017. Penyakit DM merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin. Oleh karena itu penderita DM memerlukan upaya untuk mengendalikan kadar glukosa darah, salah satunya olahraga (senam DM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam DM terhadap penurunan kadar glukosa darah pada Diabetisi tipe II di Puskesmas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan quasi eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Tehnik pengambilan sampel  dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel 22 orang pada kelompok intervensi dan 22 orang pada kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi dilakukan 2 kali pengukuran glukosa darah yaitu pretest dan posttest senam DM selama 3 kali seminggu dalam seminggu. Sedangkan kelompok kontrol dilakukan pengukuran kadar glukosa darah pretest dan posttest tanpa senam DM. Instrumen penelitian ini menggunakan glukometer. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam DM sebanyak 3 kali pertemuan didapatkan nilai Pvalue lebih kecil dari 0,05 (p<0,05), maka H0 ditolak. Hal ini berarti senam DM berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada Diabetisi tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI - KASSI KOTA MAKASSAR rahmat hidayah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 9, No 1 (2018): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.609 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v9i1.261

Abstract

DIABETES MELITUS TIPE 2, KADAR GULA DARAH, SENAM DIADETES
PENGARUH PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA TENTANG STRATEGI PELAKSANAAN HALUSINASI DI PUSKESMAS MANGASA Rahman Nasar
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 10, No 1 (2019): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.32 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v10i1.865

Abstract

Keluarga merupakan sistem pendukung utama dalam perawatan pasien jiwa dalam mencegah kekambuhan dan mempercepat rehabilitasi agar dapat kembali produktif. Oleh karenanya dibutuhkan kemampuan strategi tindakan dalam melakukan perawatan di rumah. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan merupakan alat yang dijadikan sebagai panduan oleh seorang perawat jiwa ketika berinteraksi dengan klien. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang strategi pelaksanaan tindakan keperawatan jiwa. Penelitian ini dilakukan secara quasy eksperimen dengan desain pretets-postest kelompok kontrol subjek random. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja PKM Mangasa Makassar Sampel dalam penelitian ini diambil secara total samping, yaitu 30 kepala keluarga yang mempunyai anggota keluarga mengalami halusinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap responden setelah dilakukan penyuluhan. Rata-rata skor pengetahuan setelah intervensi 33,53 (95% CI; 32,94 -34,12) dan sikap 13,06 (95% CI; 10,51 – 11,75).  Peneliti menyarankan perlunya pemberian penyuluhan secara berkesinambungan demi meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga mengenai perawatan pasien halusinasi, perlunya melibakan kelompok masyarakat untuk menciptakan support system pada pasien gangguan jiwa, serta perlunya dibentuk kelompok masyarakat sadar kesehatan jiwa sebagai wadah untuk melayani dan melatih keluarga pasien jiwa.
HUBUNGAN AKTIVITAS PEKERJAAN RUMAH TANGGA DAN KADAR GULA DARAH PADA IBU RUMAH TANGGA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUDIANG KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Cicci Chairunisa Masum; Nasrullah Nasrullah; Abdul Kadir Ahmad
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 9, No 1 (2018): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v9i1.445

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang masih tinggi di kota Makassar, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Makassar diketahui pada tahun 2016 terdapat 4.555 orang penderita Diabetes Melitus. Diabetes Melitus terus mengalami meningkatan di Puskesmas Sudiang, berdasarkan data sekunder yang diperoleh pada tahun 2016 terdapat 136 orang penderita Diabetes Melitus dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 220 orang penderita Diabetes Melitus. Aktifitas fisik rendah merupakan salah satu faktor tidak terkontrolnya kadar gula dara penderita Diabetes Melitus.Tujuan: Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan penelitian untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antara aktivitas pekerjaan rumah tangga dengan kadar gula darah pada Ibu rumah tangga penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Kecamatan Biringkanaya kota Makassar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 63 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner PARQ. Pengambilan darah menggunakan glukometer yang dilakukan oleh peneliti. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85,7% responden kurang beraktivitas dan sebanyak 71,4%  responden memiliki kadar gula darah yang terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara aktivitas pekerjaan rumah tangga dengan kadar gula darah pada Ibu rumah tangga penderita Diabetes Melitus (p=0,649).Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara aktivitas pekerjaan rumah tangga dengan kadar gula darah pada Ibu rumah tangga penderita Diabetes Melitus. Sebaiknya bagi Ibu penderita Diabetes Melitus tidak hanya melakukan aktivitas pekerjaan rumah tangga namun menerapkan aktivitas fisik yang baik seperti rutin bersepeda atau jalan kaki 3-4 hari dalam seminggu selama 20 menit setiap harinya dan mengurangi aktivitas duduk. Karena dengan melakukan aktivitas rumah tangga tidak cukup untuk bisa mengontrol kadar gula darah.Kata kunci: Aktivitas pekerjaan rumah tangga, Diabetes Melitus, Kadar gula Darah
EFEKTIVITAS SENAM AEROBIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MAMAJANG KOTA MAKASSAR Mirna Wati; harliani tdg; Akuilina @poltekkes-mks
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 9, No 2 (2018): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.812 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v9i2.486

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas, yakni urine yang berasa manis dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Senam Aerobik Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Mamajang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif,dengan desain penelitian  menggunakan metode Quasy Experiment,dengan rancangan One Group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 8 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengukuran kadar gula darah sebelum (minggu I) didapatkan rata-rata sebesar 194,00 mg/dL; hasil pengukuran kadar gula darah sesudah senam (minggu II) sebesar 167,13 mg/dL; tidak efektivitas senam aerobic terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di puskesmas Mamajang Kota Makassar p-value= 0,198>α=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak efektivitas Senam aerobik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Mamajang Kota Makassar. Saran dalam penelitian ini agar penelitian selanjutnya dapat dilakukan pada tatanan yang berbeda dengan modifikasi dari keterbatasan yang ada dari penelitian ini.Kata Kunci             : Senam Aerobik, Kadar Gula Darah, Diabetes Melitus Tipe 2  
Upaya Pencegahan Dini Diabetes Melitus Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Di SMA Negeri 1 Gowa Muthahara, Nurul; AR, Masdiana; Fauziah, Agusti
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 8, No 2 (2017): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.148 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v8i2.476

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Tujuan Penelitian Untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang upaya pencegahan diabetes melitus melalui pendidikan kesehatan. Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan pendekatan Eksperimental, yaitu Eksperimen semu (Quasi eksperimen) seperti pre-post test kelompok intervensi dan kelompok control, dimana rancangannya tergolong dalam rancangan Eksperimen Ulang Non-random (Non Randomized Pretest-Postest with Control Group Design). Hasil Penelitian Berdasarkan hasil dari uji statistic (Mc Nemar) yang menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan (CL.0,95) di peroleh nilai Exact Sig untuk dua sisi sebesar 0,000 < α = 0,05 menolak Ho yang berarti bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa dari sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Sedangkan pada CL=0,95 diperoleh nilai Exact Sig untuk dua sisi sebesar 0,125 > α= 0,05 menerima Ho yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa. Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan upaya pencegahan dini DM terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMAN 1 Kabupaten Gowa sebagai kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh yang signifikan upaya pencegahan dini DM terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMAN 3 Kabupaten Gowa.Kata Kunci : Pengetahuan, Upaya Pencegahan, Diabetes Melitus
PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ANTARA KOTA MAKASSAR Hilda Wati; Hamsiah Hamzah; Sukriyadi Sukriyadi
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 8, No 2 (2017): Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.563 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v8i2.557

Abstract

Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas, yakni urin yang berasa manis dalam jumlah yang besar. Tujuan penelitian ini pengaruh senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimen yaitu eksperimen yang belum atau tidak memiliki ciri-ciri rangsangan eksperimen yang sebenarnya, dikarenakan variabel-variabel yang seharusnya dikontrol dan dimanipulasi sulit di temukan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan One Group pretest posttest. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara aksidental (accidental) dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia disuatu tempat sesuai dengan konteks penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 responden.Hasil penelitiannya ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar pada minggu I (Hari I p=0,014), (Hari II p=0,007), (Hari III p=0,035). Ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar pada minggu II (Hari I p=0,003), (Hari II p=0,007), (Hari III p=0,020). Kesimpulan rata-rata ada pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Antara Kota Makassar. Saran Dalam penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi Puskesmas Antara Kota Makassar dapat menurunkan kadar gula darah agar sekiranya selalu memberikan prosedur serta pemahaman senam diabetes setiap hari untuk penderita diabetes sehingga pasien mampu melakukannya dengan baik yang efeknya dapat membantu penyembuhkan penyakitnya.Kata Kunci : Senam, Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah
ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN ASMA BRONKHIAL DI RSUD. HAJI MAKASSAR sukma saini
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 10, No 1 (2019): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.309 KB) | DOI: 10.32382/jmk.v10i1.1031

Abstract

ABSTRAK                 Asma Bronkhial adalah penyakit pernapasan pada jalan napas obstruktif intermitten, reversibel dimana trakea dan ronchi berespon secara hiperaktif terhadap stimulus tertentu. Pasien ini mengalami proses peradangan di saluran napas yang mengakibatkan peningkatan responsive dari saluran napas penyakit penyebab terganggunya kebutuhan dasar manusia oksigenasi kurang dari kebutuhan. Pemenuhan kebutuhan oksigenasi adalah bagian dari kebutuhan fisiologi menurut Maslow yang sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada pasien Asma Bronkhial di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus berupa pendekatan asuhan secara kompherensif sesuai proses keperawatan/pendekatan asuhan keperawatan fokus pada prosedur rencana keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari  ketiga pasien didapatkan asuhan keperawatan pada pasien pertama dan ketiga teratasi sedangkan pasien kedua tidak teratasi karena pemenuhan kebutuhan oksigensi dalam tubuh belum terpenuhi. Kata Kunci : Asuhan, Keperawatan, Oksigenasi, Asma Bronkhial

Page 3 of 23 | Total Record : 223