cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
PENDIDIKAN NASIONAL, GLOBALISASI DAN PERANAN KELUARGA Afdhal Afdhal
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.74 KB)

Abstract

Abstract This present essay strives to shed a light on the implications of globalisation on Indonesia’s national education. Itelaborates two central question: (1) Is Indonesia’s education already functioning to play a part in the globalisation? (2) What are the toughest abstacles to the contemporary Indonesia’s education and options introuncing the challenges? It subsequently offers an alternative that is the roles of family intitution in minimising the inpacts of the estructive-side of the glabalisation as well as helping the goverment and schooling institutions to provide better educational services
Strategi Bertahan Hidup Petani Penggarap Padi Sawah di Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Nia Puteri Handayani; Rahmanelli Rahmanelli; Ratna Wilis
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.804 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pendapatan petani penggarap padi sawah dan strategi bertahan hidup petani penggarap padi sawah di Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method. Rata-rata pendapatan keluarga petani penggarap padi sawah sebesar Rp.1.100.000 – 5.000.000 per panen. Wilayah yang memiliki rata-rata pendapatan terendah yaitu Jorong Gasan Ketek sebesar Rp.4.160.000. dengan rata-rata pengeluaran keluarga petani penggarap padi sawah sebesar Rp. 15.100.000 – Rp. 20.000.000. Dan strategi bertahan hidup keluarga petani penggarap di Nagari Tiku Selatan yaitu menggunakan strategi aktif, pasif dan jaringan. Kata Kunci : Pendapatan dan Strategi Bertahan Hidup Abstract The aim of this research is to see the income of rice farmer and the survival strategy of rice farmer in Nagari Tiku Selatan, Tanjung Mutiara Sub-district, Agam District. This type of research uses the type of research mixed method. The average income of the farmer's family of paddy rice is Rp.1.100.000 - 5,000,000 per harvest. The region that has the lowest average income is Jorong Gasan Ketek amounting to Rp.4,160,000. with an average family expenditure of rice farmers of Rp. 15,100,000 - Rp. 20,000,000. And the survival strategy of smallholder farming families in Nagari Tiku Selatan is to use active, passive and network strategies. Keywords: Income and Survival Strategy
INOVASI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE DI TANJUNG API – API KECAMATAN BANYUASIN II KABUPATEN BANYUASIN mega kusuma putri; Hendra imam basuki
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.031 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/585

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana inovasi masyarakat setempat terhadap pemanfaatan hutan bakau di Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi masyarakat lokal dalam pemanfaatan hutan bakau di Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi wilayah Sungsang dalam memanfaatkan hutan mangrove digunakan sebagai sumber makanan bagi masyarakat, penggunaan daun nipah untuk kebutuhan masyarakat sekitar, buah mangrove yang diolah digunakan untuk jus mangrove, sabun mangrove dan pemanfaatannya. buah mangrove juga memiliki nilai ekonomi dan nilai strategis yang dapat mendukung perekonomian masyarakat. Kata kunci: Hutan Mangrove, Pemanfaatan Hutan Mangrove
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMAN BARAT Surtani .
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.652 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran IPS di kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.1 tahun pembelajaran 2016-2017 berjumlah 24 orang. Teknik analisis data secara deskriptif Kuantitatif. Tindakan dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklus memiliki empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Hasil Penelitian meliputi: (1) Pada Siklus pertama rata-rata aktivitas belajar siswa dari keempat komponen yang diteliti diperoleh data sebesar 36,4% (kategori kurang) pada siklus kedua rata-rata aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 64,6% (kategori baik). terjadi peningkatan sebesar 28,2%. (2) Pada siklus pertama aktivitas belajar tertinggi terdapat pada aspek menjawab, sedangkan aktivitas belajar terendah terdapat pada aspek bertanya dengan. Pada siklus kedua aktivitas belajar tertinggi masih terdapat pada aspek, dan aktivitas belajar terendah juga pada aspek bertanya. (3) Hipotesis yang diajukan tentang peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilakukan melalui model Cooperative Script pada mata pelajaran IPS Di Kelas VIII.1 semester Juli-Desember 2016 SMP Negeri 1 Gunung Tuleh dapat diterima.
PERENCANAAN WILAYAH BERBASIS KESERASIAN LINGKUNGAN FISIK DAN KONDISI KEPENDUDUKANDI PROVINSI LAMPUNG Listumbinang Halengkara
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.894 KB)

Abstract

Abstrak Perencanaan wilayah yang matang merupakan kunci bagi keberhasilan pembangunan yang ada di wilayah tersebut. Dengan kata lain kegiatan perencanaan wilayah ini merupakan tahapan kegiatan yang wajib dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting seperti aspek fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan aspek-aspek yang lainnya. Semakin banyak aspek yang digunakan sebagai pertimbangan, maka hasil perencanaan wilayahnya akan semakin baik. Penelitian ini mencoba mengkombinasikan antara aspek fisik dan aspek kependudukan sebagai pendekatan dalam melakukan perencanaan wilayah di Provinsi Lampung. Indikator aspek fisik yang dipilih adalah tingkat kekritisan lahan karena kekritisan lahan ini juga telah digunakan hampir di semua provinsi sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan perencanaan di wilayah masing-masing. Sedangkan indikator aspek kependudukan yang dipilih terdiri dari komponen demografi, ekonomi, sosial budaya, dan kesehatan. Tiap komponen ini terdiri dari beberapa variabel yang dipilih sesuai kelengkapan data yang ada kemudian diharkatkan dan dikelaskan. Pengharkatan atau scoring dilakukan dengan asumsi bahwa semakin baik keadaan penduduk maka harkat yang akan diberikan juga semakin besar dan pada akhirnya nanti akan diperoleh nilai indeks kependudukan. Analisis data dilakukan dengan tumpangsusun (overlay) peta menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengetahui bentuk keserasian antara kekritisan lahan dengan indeks kependudukan pada masing-masing wilayah kabupaten di Provinsi Lampung. Hasil keserasian inilah yang akan digunakan sebagai pertimbangan dalam melakukan perencanaan wilayah di Provinsi Lampung
PENGARUH KEMAMPUAN AWAL DAN SOFT SKILLS TERHADAP HASIL BELAJAR KARTOGRAFI nofrion nofrion
JURNAL GEOGRAFI Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.157 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this study is to analyze data on the influence of initial ability and soft skills to the cartography learning outcomes, the influence of soft skills learning outcomes and influence the ability of early cartography and soft skills together on student learning outcomes at the course cartography. The type of research is a correlational descriptive research that looked at the relationship between one or several variables with one or more other variables. The independent variable is the ability to start and soft skills as well as the dependent variable is the result of studying cartography. The population in this study amounted to 193 people and the sample is 66 people selected by simple random sampling. Initial capability data and study results taken from the student while in high school geography class XII and class X semester 1 semester 1 and 2 and the UN geography subjects. Soft Skills While data collected through a structured questionnaire with Likert Scale models. Prior to the analysis carried out the analysis of test requirements test for normality, homogeneity, linearity and multicollinearity. After that, an analysis of descriptive and inferential statistics. The technique used is the correlation and regression. The results revealed: 1). Initial ability affects the outcome of student learning in cartography courses at 14, 00%, 2). Soft Skills effect on student learning outcomes in Cartography course at 24, 30%, 3). Initial ability and soft skills together influence the learning outcomes of students in cartography courses of 32, 40%. Based on the above result, it is to improve student learning outcomes in cartography courses in the Department of Geography, Faculty of Social Science, State University of Padang needs to consider the initial ability and soft skills. Therefore, provisions need to be clear about the entry requirements to the department of geography for high school graduates and educators in this study need to device balanced learning between hard skills with soft skills. This can be done by integrating aspects of soft skills into learning
PEMETAAN PENGGUNAAN LAHAN NAGARI BARUNG BARUNG BALANTAI TIMUR KECAMATAN XI KOTO TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT BING AERIAL TAHUN 2014 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Febriandi febriandi
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.215 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya data penggunaan lahan berbasis geo spasial di daerah penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah sejauh mana citra Bing Aerial dapat digunakan untuk pembuatan peta penggunaan lahan di daerah Barung Barung Balantai Timur Kecamatan XI Koto Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra secara manual dengan dasar pengenalan penggunaan lahannya adalah unsur-unsur interpretasi citra dengan melakukan delineasi secara on screen pada layar monitor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis penggunaan lahan di daerah penelitian, dengan rincian :Hutan dengan luas 3.444.470 m2, Sawah dengan luas 564.529 m2, Bangunan (74.256 m2), dan Lahan Terbuka (3.497 m2).
PEMETAAN KAWASAN KUMUH DAN SQUATTER AREA DI KOTA PADANG Sri Mariya; Rery Novio; Ahyuni ahyuni
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.74 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss1/322

Abstract

The increasing rate of population growth in urban areas has an impact on environmental imbalances, especially related to the expansion of residential areas. The purpose of this study was to identify slum areas and illegal / wild areas (squatter areas) based on indicators and parameters for each region. This type of research is descriptive quantitative research with population is all sub-districts in Padang City with total sampling. Slum area and squat mapping results in Padang city area are scattered in 7 villages in 5 sub-districts. Dadok Tunggul Hitam Koto Tangah Subdistrict Typology of slum areas Urban slums, Purus Padang Barat sub-district typology of downtown slums, Alai Parak Kopi District of North Padang typology of slums off the railroad tracks, Opposite of Palinggam typology of slums of Suburbs, Batang Arau slums typology River Suburb, Pasa Gadang Subdistrict of Padang Selatan typology of slum area of the Suburb, Sawahan Timur Padang Timur Subdistrict typology of slum area Railroad.
prediksi, abrasi PREDIKSI KERUGIAN BENCANA ALAM ABRASI PANTAI SASAK KABUPATEN PASAMAN BARAT SUMATERA BARAT Triyatno .; Sutarman Karim
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.485 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/173

Abstract

Penelitian prediksi kerugian bencana alam abrasi Pantai Sasak ini bertujuan untuk memprediksikan kerugian korban jiwa dan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh bencana alam abrasi pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode overlay peta untuk menentukan bahaya abrasi pantai dan survey lapangan untuk mengetahui jumlah bangunan dan infrastruktur yang terdapat pada daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi kerugian jiwa akibat bencana alam abrasi pantai Sasak adalah berkisar 144 jiwa yang terdiri atas 36 kepala keluarga. Kerugian ekonomi akibat bencana alam abrasi pantai Sasak dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu bangunan tidak permanen sebanyak 36 unit dengan kerugian berkisar Rp. 180.000.000, musholla 1 unit dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 15.000.000, dan 1 uni Sekolah Dasar dengan kerugian ditaksir sekitar Rp. 2.500.000.000. total kerugian akibat bencana alam abrasi pantai pada daerah penelitian ditaksir sekitar Rp. 2.695.000.000
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI PROFESIONALISME GURU DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Syafrizal Syafrizal
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.891 KB)

Abstract

Abstrak To improve the educational quality is an importan attemp that should be done by all Indonesian and government. The bundles of educational problems have to be solved and distributed not only to the municipal government but also to the prefectural government and the stakeholders of education. The distribution of task and responbility on the improvement of educational quality cannot be done automatically without stakeholders’ comprehension and understanding of the importance of educational improvement. But, teachers and school principal at least can do much when the stakeholdersgive much attention and prosperity to make them better life and more professional. In addition, the concept of school based management should be implemented soon to support the decentralization of educational management. It hopefully could make more effective beurocracy. However, it has to be implement wisely and carefully to avoid wider corruption, collusion, and nepotism at the local and root level.

Page 10 of 19 | Total Record : 186