cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
PEMETAAN TITIK KUMPUL SAMPAH LAUT DI KOTA PARIAMAN Lailatur Rahmi; Azhari Syarief
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1570.571 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss1/318

Abstract

Indonesia menjadi negara nomor 2 penghasil sampah laut di dunia. Timbunan sampah plastik diperkirakan mencapai 24.500 ton per hari atau setara dengan 8,96 juta ton per tahun. Kurang lebih 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah itu, hampir 95 persen menjadi sampah. Kondisi ini sangat berbahaya, karena sampah plastik butuh ratusan tahun untuk terurai ke lingkungan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.Begitu juga di Kota Pariman yang sampah lautnya tersebar sepanjang pesisir pantai di kota pariaman. Tumpukan sampah yang ada akan hanyut terbawa ke laut. Jumlah limbah ini semakin lama semakin besar, dan hingga sekarang belum diketahui pasti dampak lingkungannya secara jangka panjang, selain dampak estetikanya yang sudah jelas merugikan, sehingga menambah volume sampah laut di kota pariaman dan provinsi sumatera barat. Metode untuk pemetaan titik kumpul adalah metode teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat 6 objek wisata sumber sampah atau sumber penghasil sampah, laut di kota pariaman. 2) Dominasi sampah yang ada di kota pariaman adalah sampah organik dengan presentase mencapai 79,705%, sedangkan anorganik mencapai 20,295%.
ANALISIS POLA PENYEBARAN PENYAKIT DIARE DI KABUPATEN BOGOR Fitri Mudia Sari
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.245 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol5-iss2/33

Abstract

Diarrheal disease is an endemic disease in Indonesia, meaning it occurs continuously in all regions both in the city and in the village, especially in poor areas. In poor areas are generally diarrhea diseases are considered not as a dangerous disease, so the way healing is not through medical treatment. In fact, diarrhea can cause system disturbances or complications that are very harmful for the sufferer. Some of them are fluid and electrolyte disturbances, hypovolemia shock, various body disorders, and if not handled properly can cause death. Thus it becomes important for the nurse to know more about diarrhea, the negative impact it has, and the handling and prevention of its complications. The objective of this study was to determine the pattern of diarrheal disease spread in Bogor Regency. The method according to the purpose of this research is Ordinary Kriging. To know the distribution of diarrhea disease in Bogor Regency by looking at the result of countour plot. Based on the countour plot, the area that has the highest number of diarrhea sufferers around Barekah and Bojonggenteng villages is marked with White contour color with the range of diarrhea sufferer is 40 - 42 people. Areas with the highest number of diarrheal diseases indicate that the area has a relationship with the number of diarrheal diseases in the surrounding area. Therefore, the area needs to be prioritized in improving water sanitation, counseling to the community and improving health services.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERVISI SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Rahmanelli rahmanelli; nofrion nofrion
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.908 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran bervisi SETS pada mata pelajaran Geografi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan subjek penelitian yaitu siswa/I kelas X MIA SMAN 3 Padang. Efektifitas model pada tahap implementasi akan dilihat dari aktivitas belajar peserta didik yang meliputi ; meliputi aktivitas mendengarkan, mengamati, berpendapat, berinisiatif, berfikir aktif, berbuat, bertanya, dan berkolaborasi. Setelah empat kali melakukan pembelajaran dengan mengimplementasikan Model Pembelajaran Geografi Bervisi SETS (satu kali uji coba atau prasiklus, tiga kali implementasi model) memperlihatkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat. Peningkatan aktivitas belajar secara klasikal mulai dari tahap uji coba, implementasi 1 sampai 3 bergerak dari 43,40%, 59,30%, 73,40% dan 85, 90%. Dengan demikian, implementasi pembelajaran bervisi SETS pada Mata Pelajaran Geografi sudah berjalan dengan efektif karena melewati batas 80% seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.
KEPEDULIAN NELAYAN TERHADAP PENDIDIKAN ANAKNYA DI KECAMATAN PADANG SELATAN KOTA PADANG (Studi Kasus Pada Anak Putus Sekolah) ade Fitria Dori; Dedi Hermon; Zawirman Zawirman
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.923 KB)

Abstract

The aim of this research is to get information about fishermen’s motivation and attention to their children’s education, the concern of fishermen to their children’s education expenses and education, concern of fishermen to their children’s education fund and facilities in Padang Selatan Subdistrict of Padang City. This research is qualitative descriptive. The informant of the researcher fishermen and his dropout school in Padang Selatan Subdistrict of Padang City. The research found that: 1) The attention and motivation of fishermen towards their child's education in Padang Selatan Subdistrict of Padang City are lack, 2) Concern fishermen to educational facilities to continue their education relatively less, because most of parents have lack responsive to their children needs of educational facilities, 3) The attention of fishermen to the educational fund to continue their childs education are mostly good because the parents have tried to fulfil the fund, but most of the fishermen children whore are dropout seen have not good motivation and attention to their education.
KAJIAN BIOMASSA POHON PADA LONGSOR AKTIF DI BAGIAN HILIR DAS BOMPON MAGELANG JAWA TENGAH Gilang Samudra; Rido Koja; Azhari Syarief
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 2 (2018): Penelitian DAS Bompon
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.595 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss2/344

Abstract

Biomass is the total amount of living material on the surface of a tree and expressed in units of tons of dry weight per unit area (Brown (1997) in Sutaryo (2009)). The area in the Bompon watershed has a high vegetation density which has a role as a source of daily, monthly, seasonal and annual income for the community. The purpose of this study was to determine the total aboveground biomass in a tree and its effect on avalanches in the Bompon watershed. The method used in this study is the calculation of biomass is a non-harvest sampling method. The calculated biomass of trees is biomass on the surface covering parts of the tree such as: branch branches, and leaves. The allometric approach uses the biomass equation that has been developed before, so that in this activity only the diameter (dbh) and tree height results of the inventory (Land Range Research Group, 2016) are needed. The results showed that in the downstream part of the Bompon watershed it was categorized as an active landslide with a type of landslide namely slide. The location consists of two parts, namely the top of the hill and the middle slope with the use of mixed garden land. The recapitulation conducted shows that there are 143 trees. Calculation of the biomass analyzed at the top of the hill and the middle slope was 231.8488 kg at the top of the hill and 995.9895 kg at the middle slope.
PELAYANAN SANITASI KABUPATEN-KABUPATEN DI PROVINSI SUMATERA BARAT Azwirda Aziz
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.729 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/1111

Abstract

Menurut World Health Organisation (WHO), tahun 2017 Indonesia menempati peringkat ketiga negara yang memiliki sanitasi terburuk/tidak di bawah India dan Tiongkok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan sanitasi kabupaten di Sumatera Barat dan mengetahui kecenderungan pelayanan sanitasi dengan IPM kabupaten di Sumatera Barat. Data diperoleh dari Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum [Satker PKPAM ] Sumatera Barat 2016 dan dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota [SSK] Sumatera Barat 2016 serta Badan Pusat Statistik [BPS] 2018. Metoda analisis data mengunakan deskriptif kuantitatif, sidik gerombol (cluster analisis) dan korelasi Pearson. Hasil analisis data menunjukan lima kabupaten memiliki persentase kepala keluarga yang mendapat akses air minum aman dibawah rata-rata kabupaten (71.04%), enam kabupaten memiliki persentase kepala keluarga yang buang air besar sembarangan (BABS) di atas rata-rata kabupaten (42.52%), tiga kabupaten memiliki persentase kepala keluarga mendapat pelayanan sampah di atas rata-rata kabupaten (5.63 %), Analysis cluster menghasilkan 3 kelompok kabupaten. Hanya korelasi antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan persentase kepala keluarga yang mendapat akses air minum aman, dengan persentase area beresiko sangat tinggi drainase, dan area beresiko tinggi drainase yang signifikan masing –masing sebesar 0.707, -559 dan -0.614.
KARAKTERISTIK PELAKU MOBILITAS DI KELURAHAN SUNGAI PIRING KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROPINSI RIAU Laila Marshelly; Paus Iskarni; febriandi andi
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.159 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol5-iss2/24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang : :(1) Karakteristik pelaku mobillitas kepala keluarga laki-laki, (2) Karakteristik pelaku mobillitas kepala keluarga perempuan, (3) Karakteristik pelaku mobillitas istri, (4) Karakteristik pelaku mobillitas anak.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Penetapan sampel adalah masyarakat yang ada di Kelurahan Sungai Piring dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 82 Kepala Keluarga. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara pengisian angket oleh responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan persentase, tabulasi menggunakan spss. Hasil penelitian ini menemukan: (1) Karakteristik pelaku mobilitas kepala keluarga laki-laki berumur 19-60 tahun, jenis pekerjaan dominan adalah petani, tingkat pendidikan umumnya tamat SD. Alasan melakukan mobilitas karena pekerjaan, tujuan mobilitas adalah ladang. Jenis mobilitas adalah mobilitas harian dan mingguan, dengan durasi 5-10 jam, menggunakan sepeda, sepeda motor, jalan kaki, mobil dan kapal, (2) Karakteristik pelaku mobilitas kepala keluarga perempuan berumur 41-50 tahun, pekerjaan paling dominan adalah IRT,tingkat pendidikan umumnya tamat SD. Alasan melakukan mobilitas untuk membeli kebutuhan sehari-hari, tujuan mobilitas pasar. Jenis mobilitas adalah mobilitas harian dan mingguan, dengan durasi 2-8 jam, menggunakan sepeda, sepeda motor dan jalan kaki, (3) Karakteristik pelaku mobilitas istri berumur 20-60 tahun, pekerjaan paling dominan adalah IRT, tingkat pendidikan umumnya tamat SD. Alasan melakukan mobilitas untuk membeli kebutuhan sehari-hari, tujuan mobilitas adalah pasar. Jenis mobilitas adalah mobilitas mingguan, dengan durasi 2-9 jam, menggunakan sepeda, sepeda motor dan jalan kaki, (4) Karakteristik pelaku mobilitas anak berumur 7-40 tahun, pekerjaan paling dominan pelajar, dengan tingkat pendidikan umumnya masih SD dan SMP. Alasan melakukan mobilitas karena pendidikan, dimana tujuan mobilitas adalah sekolah. Jenis mobilitas adalah mobilitas harian, dengan durasi 4-10 jam, menggunakan sepeda, sepeda motor dan jalan kaki.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY (LSLC) PADA MATA KULIAH PEER TEACHING MELALUI PENERAPAN REFORMASI KELAS nofrion nofrion
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.879 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasari oleh praktik mengajar oleh mahasiswa dalam mata kuliah peer teaching selama ini masih kurang variatif dan belum terwujudnya semangat kolaborasi diantara sesama mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) memberikan pengetahuan tentang rancangan pembelajaran bervisi reformasi kelas, 2) memberikan keterampilan untuk mempraktikkan pembelajaran bervisi reformasi kelas yang meliputi; reformasi tempat duduk (plekom-komplen), menumbuhkan dialog dan kolaborasi, sharing dan jumping task dan menciptakan budaya menyimak. Berdasarkan lembar observasi pembelajaran terungkap bahwa pembelajaran bervisi reformasi kelas mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan aktif, mendorong terjadinya interaksi, dialog dan kolaborasi antara pendidik, peserta didik dan sumber/media pembelajaran, menumbuhkan budaya menyimak serta menciptakan iklim kelas yang lebih kondusif dan tertib. Dari lembar refleksi mahasiswa didapatkan informasi bahwa mahasiswa sangat tertarik dengan pembelajaran bervisi reformasi kelas karena baru dan menantang serta berkeinginan untuk melaksanakan pembelajaran bervisi reformasi kelas ini nantinya pada waktu PPLK. Kondisi tersebut memberikan bukti bahwa mahasiswa telah memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang pembelajaran bervisi reformasi kelas.
Pengaruh Kapasitas Tampung Sungai terhadap Ketinggian Banjir Batang Sumani Solok Helga Oktaviana; Widya Prarikeslan; Helfia Edial
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.82 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/63

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui debit banjir maksimum Batang Sumani, (2) Mengetahui debit Batang Sumani, (3) Mengetahui kapasitas tampung Batang Sumani, dan (4) Mengetahui pengaruh kapasitas tampung sungai terhadap banjir Batang Sumani. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan metode rasional yang memanfaatkan data curah hujan, luas DAS dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Debit banjir maksimum Sub DAS Buluh 7,51 m3/s, Sub DAS Lembang 48,01 m3/s, Sub DAS Cupak 55,76 m3/s dan Sub DAS Lubuk Selasih 60,8 m3/s. (2) Debit sungai Sub DAS Buluh 2,98 m3/s, debit sungai Sub DAS Lembang 3,4 m3/s, Debit sungai Sub DAS Cupak 3,36 m3/s dan debit sungai Sub DAS Lubuk Selasih 4,2 m3/s. Total debit Batang Sumani 13,8 m3/s. (3) Kapasitas tampung sungai Sub DAS Buluh 7,46 m3/s, kapasitas Sub DAS Lembang 5,26 m3/s, kapasitas Sub DAS Cupak 5,88 m3/s dan kapasitas Sub DAS Lubuk Selasih 6,96 m3/s. Kapasitas tampung sungai rata-rata Batang Sumani 6,39 m3/s. (4) Kapasitas tampung sungai terhadap banjir Batang Sumani memiliki pengaruh negatif sangat kuat. Setiap penambahan 1 m3/s kapasitas tampung sungai, ketinggian banjir akan berkurang 0,634 cm.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM TEACHING Dedy Miswar
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.923 KB)

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Kalirejo tidak kondusif dan pasif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu: primer dan sekunder. Analisis yang digunakan adalah persentase nilai hasil belajar tiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar disetiap siklusnya yaitu pada siklus I persentasenya 43,33%, siklus II persentasenya 81,81% dan siklus III persentasenya 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar geografi dapat menggunakan model quantum teaching.

Page 8 of 19 | Total Record : 186