cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
EFEK RUMAH KACA DALAM PERSPEKTIF GLOBAL (PEMANASAN GLOBAL AKIBAT EFEK RUMAH KACA) Surtani Surtani
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.938 KB)

Abstract

Abstrak Permasalahan mengenai pemanasan global dan efek rumah kaca ini telah menjadi isu global yang saat ini menjadi perhatian sangat serius dari berbagai kalangan dan telah dibahas di berbagai negara dalam upaya mengurangi dampaknya terhadap kelangsungan hidup manusia di bumi ini. Peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20, kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Pemansan global terjadi ketika ada konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal dengan gas rumah kaca, yang terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon.Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit. Untuk mengatasi pemanasan global diperlukan usaha yang sangat keras karena hampir mustahil untuk diselesaikan saat ini. Pemanasan global memang sulit diatasi, namun kita bisa mengurangi efeknya Penanggulangan hal ini adalah kesadaran kita terhadap kehidupan bumi di masa depan. Apabila kita telah menanamkan kecintaan terhadap bumi ini maka pemanasan global hanyalah sejarah kelam yang pernah menimpa bumi ini.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI Dedy Miswar; yarmaidi yarmaidi; Yuniyarsih Yuniyarsih
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/487

Abstract

Abstract: This research aimed to: improve the learning activities, and learning outcomes at class VII-1 of SMPN 1 Sungkai Selatan. This research used descriptive method with classroom action research which was conducted in three cycles. The subjects of this research were 36 students from class VII-1 which consist of 20 female students and 16 male students. The data that taken were the result of the end of the cycle and the observation of learning activities and learning outcomes. The result of this research showed that in first cycle, students learning activities reach 52,78% and where as the results of learning outcomes completeness reached 44,44%. In the second cycle students learning activities increased into 64,58%, and the learning outcomes completeness also increased to 52,78%. In the third cycle which one to be the result of this research showed, students learning activities increased to 75,69%, the percentage of learning outcomes completeness also increased to 80,55%. Based on those result, it can be concluded that teaching through media animation can improve the learning activities, and learning outcomes IPS.
KEARIFAN ARSITEKTUR RUMAH GADANG MINANGKABAU DALAM MITIGASI BENCANA rery novio
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.273 KB)

Abstract

Abstrak Sumatera Barat termasuk salah satu wilayah yang memiliki kerawanan bencana yang tinggi, kondisi ini dipengaruhi oleh tatanan geologi yang kompleks sehingga rawan dengan bencana geologi gempabumi. Arsitektur Rumah Gadang sebagai produk kearifan lokal yang bernilai mitigasi, merupakan sarana untuk mempertahankan dan melestarikan nilai luhur kebudayaan. Terjadinya gempa bumi di Sumatera Barat yang meluluhlantakkan sebagian daerahnya khususnya Padang dan Pariaman, masyarakat diingatkan kembali akan kemampuan rumah Gadang untuk bertahan dari sifat destruktif gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kearifan arsitektur rumah gadang minangkabau dalam mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengkajian data deskriptif dalam bentuk uraian melalui metode naturalistik. Hasil penelitian menunjukkan: arsitektur rumah gadang Minangkabau sebagai kearifan lokal dalam mitigasi bencana merupakan suatu karya arsitektur yang seimbang dan disesuaikan dengan iklim alam yang tropis dan geologi yang labil.
PENINGKATAN PENERAPAN GEOGRAFI PERTANIAN DENGAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L ) DI KENAGARIAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR ratna Wilis
JURNAL GEOGRAFI Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.856 KB)

Abstract

Cocoa or also known as chocolate is widely planted around the yard of the house .Crop Production price was very good in the market so it can help increase incomes. Lately cocoa crop production suffered many failures, especially in Kenagarian Lima Kaum, Tanah Datar Regency. The high risk of failure of cocoa crop yields caused by pests and diseases , among others : the fruit and stem borer can cause fruit to rot blackened . Besides cocoa pods are also attacked by fungus , which causes fruit rot entirely rotten and there is also a portion of the fruit . Chemical control had a negative impact on the environment and humans as well as livestock. While the use of botanical pesticides do not cause negative impacts to the human environment and animals, because these pesticides readily biodegradable and water soluble, readily available , cost less and homemade. Then the pesticide manufacturing plant is considered an appropriate choice is applied to agricultural productivity , especially in the cocoa plant back up and better welfare of the farming community .
PERUBAHAN KOMPOSISI PENDUDUK KABUPATEN DI SUMATERA BARAT Ahyuni ahyuni; Yurni Suasti; rery novio
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1397.147 KB)

Abstract

Perkembangan penduduk secara kuantitas dapat dilihat dari perubahan komposisi penduduk terutama berdasarkan kelompok umur. Kecenderungan di dunia saat ini menurut laporan PBB mengenai populasi dunia 2013 (United Nation, World Population Ageing 2013 ) berdasarkan kelompok umur terjadi penurunan jumlah anak-anak di dunia saat ini karena penurunan kematian dan fertilitas. Tulisan ini melihat perubahan signifikan dalam proses perubahan komposisi penduduk terutama berdasarkan kelompok umur di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang menggambarkan perkembangan struktur dan komposisi penduduk di setiap kabupaten di Provinsi Sumatera Barat pada beberapa periode waktu. Bentuk piramida penduduk kabupaten-kabupaten di Sumatera Barat dari tahun 1990, 2000 dan 2010 cenderung mengalami sedikit perubahan yaitu dari ekspansif menuju konstriktif. Penduduk kabupaten-kabupaten di Sumatera Barat merupakan penduduk transisi dari umur muda bergerak menuju umur transisi. Hal ini ditandai dengan umur median yang tergolong intermediate (usia 20-29 tahun). Tidak ada satupun kabupaten di Sumatera Barat mendapatkan bonus demografi
8. IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LONGSOR AKTIF DAN LONGSOR INAKTIF (DORMANT) DI DESA MARGOYOSO KECAMATAN SALAMAN KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH dian adhetya Arif; Fitri Aji; Afifu Rahman; Ratna Wahyu Kusuma Arum
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.898 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss1/575

Abstract

Sub DAS Bompon adalah salah satu wilayah terdampak bencana longsor yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Magelang, Indonesia. Sebagian Wilayah Sub DAS Bompon dimanfaatkan untuk pertanian dan permukiman, sehingga meningkatkan kerawanan penduduk terhadap longsor. Identifikasi sifat kimia tanah diperlukan sebagai dasar informasi tentang dinamika longsor. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi sifat kimia tanah meliputi pH aktual, pH potensial, bahan organik,dan kejenuhan basa pada longsor status aktif dan inaktif di Desa Margoyoso Kecamatan Salaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified random sampling. Hasil identifikasi pH tanah menunjukkan pH aktual dan potensial pada dua status longsor tidak jauh berbeda berikisar antara 4,5 hingga 5,5. Kandungan Fe dan Mn banyak ditemukan pada longsor aktif dibanding pada longsor inaktif. Bahan organik banyak ditemukan di kedua status longsor dan terkonsentrasi pada morfologi tubuh dan kaki longsor. Kandungan kapur bebas (CO3) pada kedua status longsor tidak ditemukan.
PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT iswandi U
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.156 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/176

Abstract

Indonesia merupakan salah negara yang memiliki potensi pengembangan objek wisata pantai. Jumlah kunjungan baik wisata domestik maupun mancanegara mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pengembangan objek wisata pantai di Kota Padang. Prioritas pengembangan objek wisata ditentukan berdasarkan kesesuaian lahan dan indeks potensi pengembangan objek wisata. Kesesuaian lahan untuk kawasan objek wisata pantai menggunakan delapan indikator, yaitu: kecerahan perairan, tipe pantai, kedalaman pantai, substrat, kecepatan arus, tutupan karang hidup, rawan bencana, dan aksesbilitas. Indeks potensi pengembangan objek wisata pantai menggunakan lima kriteria, yaitu: penerimaan masyarakat, sarana dan prasarana penunjang, aktraksi budaya, dungan industri, dan dukungan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan objek wisata pantai Muaro Lasak merupakan kawasan prioritas utama pengembangan objek wisata pantai di Kota Padang, sedangkan objek wisata pantai Muaro Anai merupakan sebagai prioritas paling rendah.
KAJIAN DAMPAK PENAMBANGAN BATUBARA TERHADAP KUALITAS AIR DAN ARAHAN KEBIJAKAN MITIGASI SUNGAI DI SUB DAS HILIR SUNGAI BENGKULU Supriyono Supriyono; Paus Iskarni; Eri Berlian
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.891 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai dan menentukan arahan kebijakan mitigasi pengendalian pencemaran air sungai terhadap penambangan batubara di Sub DAS Hilir Sungai Bengkulu. Analisis kualitas air dengan menentukan setatus mutu air dengan baku mutu air sungai sesuai Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001 kemudian menentukan indeks pencemaran air sungai dengan menggunakan metode Storet sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.115 Tahun 2003 dan menentukan arahan kebijakan mitigasi terhadap pengendalian pencemaran air dilakukan dengan wawancara mendalam pada steakholder dengan teknik analisis AHP (Analytical Hierarchy Proces). Hasil penelitian (1). Analisis kualitas air sungai Sub DAS Hilir Sungai Bengkulu tercemar berat berdasarkan nilai indeks storet sungai bagian hulu, tengah dan hilir adalah -80, -75 dan -58, (2). Arahan kebijakan mitigasi difokuskan pada aspek ekologi yang didukung dengan pembentukan RAPERDA DAS melalui peningkatan peran pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten Bengkulu dalam upaya pengendalian pencemaran air.
MENYIKAPI PERUBAHAN IKLIM DENGAN MENERAPKAN MODEL PERTANIAN TEKNO-EKOLOGIS DI KABUPATEN TANAH DATAR ratna Wilis
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.318 KB)

Abstract

Abstrak Perubahan iklim global merupakan suatu keniscayaan yang telah terjadi akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer sebagai dampak dari meningkatnya jumlah penduduk yang terus melakukan aktivitasnya dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk mempertahankan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi terjadinya perubahan iklim di wilayah Tanah Datar dan bagaimana menyikapi perubahan iklim tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis data-data iklim dan faktor-faktor yang diduga menyebabkannya. Data yang digunakan adalah data klimatologi hasil observasi dan reanalisis dengan menggunakan beberapa tools pengolahan data seperti CDO dan GrADS dan tools analisis data seperti RclimDex dan Mekensens. Sedangkan untuk menampilkan hasil penelitian digunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan beberapa indikator iklim ekstrim dari ETCCDMI, di wilayah Tanah Datar telah terdeteksi terjadinya iklim ekstrim yang mengarah pada terjadinya perubahan iklim. Pada wilayah yang terdeteksi terjadinya iklim ekstrim juga terjadi penurunan produktivitas komoditas tanaman pangan. Pertanian tekno-ekologis berupaya memadukan kekuatan pertanian ekologis dengan pertanian berteknologi maju, sehingga akan terbentuk model pertanian yang lebih produktif, efisien dan berkualitas dengan resiko yang lebih kecil sekaligus ramah lingkungan untuk menyikapi perubahan iklim yang terdeteksi terjadi di wilayah di Kabupaten Tanah Datar.
PENILAIAN TINGKAT RISIKO TANAH LONGSOR PADA PENGGALAN LAHAN DAS BOMPON MAGELANG JAWA TENGAH Fakhrul Walad; Triyatno Triyatno
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 2 (2018): Penelitian DAS Bompon
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.094 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss2/369

Abstract

Daerah aliran sungai Bompon merupakan daerah aliran sungai yang memiliki karateristik bentang lahan yang unik dengan tingkat potensi longsor yang tinggi. Untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya bencana alam tanah longsor, maka perlu disediakan kajian tingkat risiko tanah longsor. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan penilaian resiko tanah longsor dengan skala lokal pada satu penggal lahan di unit terkecil DAS Bompon. Motode yang digunakan dalam penilaian tingkat risiko tanah longsor adalah metode transek dan survey dengan melakukan profiling pada titik-titik pengamatan lereng longsoran pada satu penggalan lahan. Terdapat enam titik profiling terdistribusi yang dianggap dapat mewakili seluruh seluruh wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bahaya longsor paling tinggi terdapat di titik dua, kerentanan tanah longsor terdapat pada titik tiga dan elemen berisiko resiko terdapat pada titik tiga. Integrasi ke-tiga data tersebut menghasilkan nilai tingkat resiko tinggi pada sampel tiga.

Page 6 of 19 | Total Record : 186