cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA TOUR BUILDER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LONG IKIS Iya Setyasih; Zeni Haryanto; Sarifah Nurul Wahidah
JURNAL GEOGRAFI Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.678 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol9-iss1/935

Abstract

Pembelajaran yang efektif dapat memberdayakan siswa dalam proses belajar mengajar, salah satunya pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning berbasis proyek dengan media tour builder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Long Ikis dan pengaruh model discovery learning berbasis proyek dengan media tour builder. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode quasi experimental design. Berdasarkan hasil penelitian kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai pre test 62,7 dan nilai post test 71,4 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai pre test 61,3 dan nilai post test 65,5. Hasil analisis data pengujian Independent Sample T-test data pretest dan posttest menunjukkan nilai signifikan 0,000 yang berarti < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga adan pengaruh pada hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Long Ikis setelah menggunakan model discovery learning berbasis proyek dengan menggunakan media tour builder pada mata pelajaran geografi. Sebagai pengajar hendaknya menjadikan model discovery learning berbasis proyek dengan media tour builder ini sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang bisa digunakan di kelas sesuai dengan topik dan konten pembelajaran tertentu yang relevan guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS X IIS 1 SMA NEGERI 4 PADANG Nadia Turrahima; yurni suasti; nofrion dion
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.826 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol5-iss2/28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran geografi dikelas X IIS 1 SMA Negeri 4 Padang.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Padang, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive samplingyaitu kelas yang memiliki rata-rata nilai terendah. sehingga yang menjadi sampel yaitu kelas X IIS 1 dengan jumlahsiswa 32 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dandianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif.Penelitian ini menemukan : (1) Tingkat aktivitas siswa dalam mengamati pembelajaran berada pada tingkat sedang. (2) Tingkat aktivitas siswa dalam menulis/mencatat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (3) Tingkat aktivitas siswa dalam mengumpulkan informasi pembelajaran berada pada tingkat sedang. (4) Tingkat aktivitas siswa dalam berfikir/memecahkan masalah berada pada tingkat sedang. (5) Tingkat aktivitas siswa dalam berdialog pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedang. (6) Tingkat aktivitas siswa dalam berkolaborasi pada saat pembelajaran berada pada tingkat sedang
BAHAYA ABRASI PANTAI SURANTIH KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT M Nasir; Sutarman Karim; Triyatno Triyatno; Febriandi febriandi
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.889 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian bahaya abrasi Pantai Surantih dilakukan di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan dengan tujuan mengetahui tipologi pantai daerah penelitian dan menganalisis bahaya abrasi pantai daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah metode survei dan metode pengharkatan pada setiap veriabel yang mempengaruhi bahaya abrasi pantai. Metode survei dilakukan untuk pengamatan langsung di lapangan serta melakukan pengukuran terhadap karakteristik karakteristik gelombang dan pengambilan sampel untuk dianalisis di laboratoium. Hasil analisis data lapangan dan data laboratorium ditabulasikan untuk menentukan tingkat bahaya abrasi. Hasil tabulasi data lapangan dan data laboratorium ini dimasukan ke dalam perangkat lunak komputer dalam bentuk software Arc GIS 10.23, hasil keluaran berupa peta bahaya abrasi daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki tipologi pantai yang seragam yaitu tipologi pantai berpasir (pantai bergisik). Tipologi pantai ini disebabkan oleh material penyusun pantainya berupa pasir kasar hingga pasir halus yang bersumber dari daratan dan sebagian kecil berasal dari lautan yaitu berupa rombakan karang. Sebagian besar material penyusun tipologi pantai berpasir berupa material yang merupakan hasil erosi pada bagian hulu (upper lands) yang dibawa oleh Batang Surantih ke pantai kemudian diendapan pada lingkungan pantai. Bahaya abrasi Pantai Surantih pada saat ini tergolong tinggi karena material penyusun pantainya berupa pasir yang berasal dari daratan ataupun hasil rombakan karang di laut. Pada saat penelitian dilakukan Pantai Surantih sedang mengalami akresi atau daerah pantainya sedang mengalami penambahan dan dalam kondisi equilibrium dynamic atau pantai dalam kondisi seimbang yaitu material yang terabrasi dan proses sedimentasi pada lingkungan pantai hampir sama, sehingga menyebabkan pantai tidak bertambah dan tidak berkurang (pantai dalam kondisi stabil).
PEMAHAMAN GURU GEOGRAFI SMA TENTANG PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KOTA PARIAMAN TAHUN Lasrita Sofia
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.839 KB)

Abstract

Abstrak Kesulitan untuk melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dipublikasikan merupakan permasalahan yang dihadapi oleh guru geografi SMA di Kota Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru geografi SMA di Kota Pariaman tentang Penelitian Tindakan Kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jenis rumusan hipotesis pada penelitian ini adalah hipotesis deskriptif dengan jenis data interval maka alat uji statistik yang digunakan adalah t-test untuk satu variable dengan satu arah pihak kanan. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan dengan menggunakan t-test diperolah = -6,120 dan = 1,782 , pada taraf alfa = 0,05, dengan demikian dapat dilihat bahwa lebih kecil dari , artinya pemahaman guru geografi SMA tentang Penelitian Tindakan Kelas di Kota Pariaman tahun 2014 paling tinggi atau sama dengan 75% dari nilai rata-rata ideal atau 60, dengan kesimpulan Ho diterima dan Ha ditolak. Ini membuktikan bahwa pemahaman guru geografi SMA di Kota Pariaman tentang Penelitian Tindakan Kelas masih rendah. Melihat kenyataan ini, diperlukan suatu upaya peningkatan pemahaman guru Geografi SMA tentang PTK berupa digalangnya kerjasama dengan Jurusan Pendidikan Geografi UNP, untuk menjadi fasilitator sebagai tenaga ahli yang bisa membimbing guru dalam menghasilkan sebuah karya tulis berupa PTK sampai mempublikasikannya.
Persepsi dan Sikap Masyarakat tentang Perlindungan Hutan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan Rika Yulita; Iswandi U; Rahmanelli Rahmanelli
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.999 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/189

Abstract

PERSEPSI DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PERLINDUNGAN HUTAN DI NAGARI KAPAU ALAM PAUH DUO KECAMATAN PAUH DUO KABUPATEN SOLOK SELATAN Rika Yulita[1], Iswandi U, Rahmanelli 2 Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Email: rikayulita39@gmail.com Abstra Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan sikap masyarakat tentang perlindungan hutan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan untuk melengkapi penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan masyarakat Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kapau Alam Pauh Duo. Teknik menentukan informan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) persepsi masyarakat tentang perlindungan hutan dapat kita lihat bahwa masyarakat yang berpendidikan rendah ( Tidak tamat SD-SMA) dan bermata pencaharian sebagai petani berangggapan bahwa hutan itu sebagai mata pencaharian merekae dan sebagian masyarakat yang berpendidikan tinggi (PNS) menganggap bahwa hutan itu harus di jaga dan dilestarikan keberadaannya. (2) Sikap negatif masyarakat tentang perlindungan hutan dapat kita lihat bahwa masyarakat yang berpendidikan rendah ( Tidak tamat SD- SMA) dan bermata pencaharian sebagai petani, perabot kayu/toke kayu masih mengambil kayu-kayu besar yang ada di hutan dan sebagian masyarakat yang yang berpendidikan tinggi ( PNS) masih juga melakukan penyimpangan secara tidak langsung terhadap hutan. Kata kunci : Persepsi, Sikap, Perlindungan Hutan Abstra This study aims to determine the perception and attitude of the community about forest protection in Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Pauh Duo Subdistrict, South Solok Regency. This type of research is qualitative research. The data used to complete this research is primary data. Primary data was obtained from the results of direct interviews with the people of Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Chair of Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kapau Alam Pauh Duo. The technique of determining informants by purposive sampling. Data collection techniques in this study use observation, interview, and documentation techniques. Data analysis technique that is by way of data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study are: (1) community perception about forest protection can be seen that low educated people (Not finished primary-high school) and livelihood as a farmer assume that forest as their livelihood and some people with high education (PNS) considers that the forest should be guarded and preserved. (2)) Negative public attitudes about forest protection can be seen that low-educated people (not graduating from primary-high school) and livelihood as farmers, wooden furniture / toke woods are still taking large timber in the forest and some highly educated people (PNS) still indirectly deviate from the forest. Keywords: Perception, Attitude, Forest Protection [1]Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi untuk wisuda September 2018 2 Dosen Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dengan Pembimbing I Dr. Iswandi U,S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II Dra. Rahmanelli, M.Pd.
KONSERVASI ELANG BONDOL DI PULAU KOTOK, KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Inggrid Asyifa Ramadya; Aulia Hanif Dewartono; Yunisa Jasmine
JURNAL GEOGRAFI Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.817 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol8-iss2/349

Abstract

Pembuatan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pengelolaan perawatan elang, mengidentifikasi dan mengkaji rehabilitasi yang dilakukan terhadap satwa tangkapan, baik hasil sitaan, penyerahan sukarela oleh masyarakat, atau penyelamatan dari alam termasuk satwa yang lahir di kandang, serta tahap perlakuan selanjutnya terhadap elang. Upaya pelestarian elang bondol di Pulau kotok, Kepulausan Seribu dilakukan dalam rangka untuk menyelamatkan dan merehabilitasi elang bondol yang pada awalnya merupakan elang yang akan diselundupkan pada tahun 2004 dengan jumlah delapan ekor. Hasil selundupan tersebut kemudian dikelola oleh Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur (PPSTA) yang bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu (BTNKpS) yang diresmikan Menteri Kehutanan MS Kaban pada 8 Agustus 2005. Kemudian pengelolaan berpindah tangan pada suatu LSM yang bergerak dalam konservasi dan rehabilitasi berbagai hewan yang terancam kepunahan yang bernama Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Selain merehabilitasi satwa elang bondol, merehabilitasi habitatnya sedemikian rupa seperti habitat aslinya untuk mengembalikan insting sebagai predator agar dapat dilepas kembali kealam liar. Dalam mempermudah pengamatan setelah dilepas, elang – elang ini dipasangi cincin dengan microchip didalamnya untuk mempermudah memonitoring pergerakannya. Semua ini dilakukan dengan harapan mengembalikan populasi dan perkembanga elang bondol yang hampir punah.
ANALISIS EFEKTIFITAS KEGIATAN MGMP DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU KELOMPOK MATA PELAJARAN IPS DI SMA KABUPATEN PASAMAN Ferry Gustin
JURNAL GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.599 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol6-iss1/181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana efektifitas kegiatan MGMP kelompok Mata Pelajaran IPS di SMA Kabupaten Pasaman dalam mencapai tujuannya, dan sejauh mana pengetahuan yang diperoleh guru kelompok Mata Pelajaran IPS SMA pada kegiatan MGMP dalam meningkatkan kompetensiprofesionalisme guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan MGMP kelompok Mata Pelajaran IPS SMA yaitu MGMP Ekonomi, MGMP Geografi, dan MGMP Sosiologi.Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang terdiri 3 orang ketua dari masing-masing MGMP dan 9 orang anggota yakni 3 orang anggota MGMP Geografi, 3 orang anggota MGMP Ekonomi dan 3 orang anggota MGMP Sosiologi. Program kegiatan MGMP adalah terkait dengan peningkatan kompetensi profesionalisme guru yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Bagi informanMGMP sangat bermanfaat, karena guru berlatih membuat perangkat pembelajaran, pendalaman dan penguasaan materi pembelajaran, praktik mengajar, metode pembelajaran, media pembelajaran berbasis komputer, melaksanakan PTK. Hasil kegiatan MGMP guru memiliki perangkat pembelajaran yang sama, pelaksanaan ujiansama dan serentak seperti ujian semester, ujian kenaikan kelas, try out ujian nasional, dan Ujian Akhir Sekolah untuk tingkat Kabupaten Pasaman.Kendala dihadapi antara lain tempat kegiatan MGMP yang tidak tetap sehingga pelaksanaan memulai kegiatan tidak tepat waktu. Namun kendala ini tidak menghalangi untuk pelaksanaan kegiatan masing-masing kelompok MGMP
PENGEMBANGAN PARIWISATA MARITIM BERBASIS MASYARAKAT (Community Based Management) DI KAWASAN MANDEH SUMATERA BARAT endah Purwaningsih; Almegi Almegi
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.432 KB)

Abstract

Abstrak Seiring dengan dicanangkan lima pilar utama dalam agenda pembangunan Indonesia sebagai poros maritim, Kawasan Mandeh yang merupakan wilayah pesisir dengan luas 18.000 ha dan terdapat 11 pulau-pulau kecil yang digadang-gadang menjadi “icon” destinasi pariwisata maritim Indonesia bagian barat karena memiliki potensi sumber daya dan jasa lingkungan yang tinggi sudah selayaknya dikembangkan. Selama ini pengembangan pariwisata yang umumnya bersifat sentralistik (top down) telah gagal dalam menjamin keberlanjutan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil berikut aksesibilitas masyarakat di sekitar sumberdaya tersebut. Kondisi tersebut memicu dan memacu pentingnya untuk memposisikan masyarakat sebagai entitas utama dan penentu dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil. Desakan untuk lebih memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pola pengelolaan dalam pengembangan pariwisata yang berada dalam lingkup kawasannya serta beragamnya adat serta budaya di kawasan pesisir, menjadikan pengelolaan berbasis masyarakat (community based management) yang bersifat bottom up sebagai keharusan dalam pengembangan Kawasan Mandeh sebagai pariwisata maritim.
PENGEMBANGAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Yurni Suasti
JURNAL GEOGRAFI Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.06 KB)

Abstract

Abstrak Salah satu prinsip pembelajaran yang perlu mendapat perhatian khusus dalam pendidikan profesi guru, antara lain adalah pengembangan sistem pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Berpikir tingkat tinggi meliputi berpikir kritis, berpikir kreatif, serta mampu memecah masalah dan pengambilan keputusan. Berpikir kritis, perlu dikembangkan untuk semua bidang studi, tanpa terkecuali dalam pembelajaran geografi. Berpikir kritis diantaranya dapat dilakukan menggunakan pertanyan pada ranah kogntitif.
DAYA DUKUNG WILAYAH PESISIR BERDASARKAN KEMAMPUAN LAHAN DI KECAMATAN KOTO XI TARUSAN, KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT Sutarman Karim
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.378 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di daerah Kecamatan Koto XI Tarusan dengan tujuan; mengetahui tipologi pantai, memetakan kelas kemampuan lahan daerah penelitian dan mengetahui daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan satuan bentuklahan sebagai satuan pemetaan. Peta satuan bentuklahan diperoleh dari overlay peta satuan litologi dan peta lereng, sedangkan untuk menentukan batas yang sesungguhnya di lapangan di peta tersebut dioverlaykan dengan citra satelit yang diterbitkan oleh Bing Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki tipologi pantai berupa pantai bergisik (sand beach), pantai berlumpur (mud beach), pantai cliff, dan rataan terumbu karang (coral reef). Perbedaan tipologi pantai disebabkan karena proses pembentukan yang berbeda dan perbedaan resisten batuan. Kelas kemampuan lahan antara I, III,V, dan VI. Kelas kemampuan lahan I dan III masih dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, sedangkan kelas kemampuan lahan V dan VI merupakan lahan yang tidak potensial untuk pengembangan lahan pertanian karena banyaknya faktor pembatas lahan sepertai tekstur pasir, erosi yang tinggi, masih mendapat pengaruh pasang surut air laut. Daya dukung lahan daerah penelitian sebesar 2,20 hal ini berarti bahwa daerah penelitian masih dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian, namun dengan keterbatasan morfologi daerahnya menyebabkan daerah penelitian ini hanya dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian tanaman tahunan.

Page 7 of 19 | Total Record : 186