cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
PERANAN KEPALA SUKU TERHADAP PENENTUAN LEGISLATIF KABUPATEN LANNY JAYA (Studi Kasus Pemilu Sistem Noken 2014 Distrik Poga) Pandius Kogoya; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPERANAN KEPALA SUKU TERHADAP PENENTUAN LEGISLATIF KABUPATEN LANNY JAYA (Studi Kasus Pemilu Sistem Noken 2014 Distrik Poga)Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Syiah Kuala(Radhi Darmansyah, M. Sc) (xii.62), pp., bibl., app.)             Pemilu sistem noken yang lahir di wilayah pegunungan Papua adalah salah satu karya budaya adat dan kearifan lokal yang dikembangkan dikali ini. Terutama ketika datang pemilu publik mometum di Highlands Papua menggunakan sistem Noken setara kotak suara. Sistem Noken adalah sistem pemilu yang penggunanya menggunakan noken yang tergantung disalah satu kayu dan digunakan sebagai pengganti kotak suara. meskipun teknis dan prosedur pemilihan sistem noken berbeda dari prosedur dalam manajemen pemilu pada umumnya, tapi masih masyarakat adat mengadakan pemilihan oleh sistem noken. Karena, menurut mereka  sistem ini adil dan jujur karena, itu hasil musyawarah yang kolektif.                        Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam menunjang penelitian ini, adalah sebagai berikut: (a) Wawancara mendalam (depth interview); (b) Observasi. Penelitian ini menggunakan teknis analisis data kualitatif. Keabsahan (validitas) data digunakan teknik triangulasi sumber. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Apakah dampak yang ditimbulkan dari sistim noken di distrik Poga. penerapan pemilu sistem noken di papua Khususnya di  Kabupaten Lanny Jaya.Subjek keseluruhan dari penelitian ini adalah 8 orang yaitu Kepala Suku, anggota Kepala suku, PPD Poga, Kepala Kampung serta Masyarakat Distrik Poga.                                             Sistem Bigman dilakukan oleh semua voting disampaikan kepada para pemimpin tradisional atau kepala sambil nongkrong atau Noken Sistem suspensi adalah bahwa orang-orang datang sendiri ke tempat pemungutan suara, lihat dan masukkan surat suara untuk tas pesta yang sebelumnya telah disepakati. Kedua sistem yang adil menguntungkan mereka sesuai dengan keyakinan dan kebiasaan orang-orang di Kabupaten Lanny Jaya Papua.            Dari hasil penelitian tentang penerapan Noken disistem administrasi pemilu di Distrik Poga. dilakukan dengan cara, yaitu Noken besar menggantung dengan kayu buah kecil, untuk memasukan kertas Suara.   Kata kunci : Peran, Kepala Suku, Pemilu Sistem Noken,   ABSTRACTTHE ROLE OF TRIBAL CHIEF IN LEGISLATIVE ELECTION IN LANNY JAYA REGENCY (A Case Study of the Election of 2014 with Noken System in Poga District) Faculty of Social and Political SciencesSyiah Kuala Univeristy(Radhi Darmansyah, M. Sc) (xii.62), pp., bibl., app.             The election by using uncommon procedure called Noken system was originally born in the Papua Mountains. It is one of the cultural masterpieces of the indigenous and local wisdom in Papua. When a momentum of public elections come to Papua Highlands, the local people in Papua used Noken system which is regarded as an equal election system as in the general election in which election boxes are provided for the voters. The Noken system is an electoral system in which the voters use a Noken hanging up in one of the wood and is used as a substitute for the ballot or election box. Although the technical and election procedures of the Noken system is different from the procedures in general election management, but the indigenous peoples still hold their elections by empolying such system. They believe that this system is a fair and honest procedure because it is the result of a collective deliberation.            The objective of this study was to know the application of election of noken system in Papua Especially in Poga district of Lanny Jaya Regency. The overall subjects of this were 8 people, namely Tribal Chief, members of Chiefs, PPD Poga, Head of Villages and Community of Poga District.The data collection techniques used to collect the data include (a) In-depth interviews; and (b) Observation.this research employed technical qualitative data analysis. To test the validity of the obtained data, the writer used triangulation techniques to the source of the data.            Based on the results of observation, it showed that the application of Noken electoral administration system in District Poga was performed in two ways i.e. by hanging humans and large Noken. The Bigman system was done by submitting all the votes to traditional leaders or heads while hanging out or Noken with suspension system in which people come by themselves to the polls, see and insert ballots for party bags that have previously been agreed. Both of these fair systems benefit them according to the beliefs and customs of the local people who live in the Lanny Jaya Regency in Papua.    Keywords: Role, Tribal Chief, Election with Noken System  
Persepsi Masyarakat Aceh Dalam Mempertahankan Peusijuek malikul saleh; Khairulyadi Khairulyadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peusijuek dipersepsikan oleh masyarakat Aceh Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar danbagaimana persepsi tersebut dikonstruksikan menjadi realitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganjenispenelitian deskriptif, dimana yang menjadi informan diperoleh dengancara wawancara dan studi kepustakaan.Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori kontruksi sosial milik Petter L. Berger dan Thomas Luckman yang ditinjau dari eksternalisasi (pengetahuan), objektivasi (kepercayaan), dan internaliasi (tindakan). Hukum Adat yang dahulu pernah tumbuh dan mewarnai kehidupan sosial mayarakat Aceh, merupakan legitimasi hukum Islam atau tatanan kehidupan sosial yang disakralkan oleh masyarakat Aceh, dalam menjalankan kehidupan sosial masyarakat Aceh berdasarkan   muyawarah para ulama-ulama dan raja-raja Aceh menurut ketentuan Al-Quran dan Hadist. Oleh karena itu peusijuek dijadikan  sarana mediasi dalam  mengukur, menimbang, memulai dan menengahi segala persoalan  kehidupan sosial masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah persepsi masyarakat Aceh dalam mempertahankan peusijuek dikonstruksi kaan  menjadi sebuah realitas sosial dan I dentitas masyarakat Aceh di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar,Hal ini mempengaruhACEH SOCIAL PERCEPTION IN KEEPING PEUSIJUEKABSTRACTThis study aims to find out how peusijuek perceived by the people of Aceh Darul Imarah District of Aceh Besar District and how these perceptions are constructed into social reality. This research uses qualitative method with descriptive research type, where the informant obtained by interview and literature study. To analyze this research, researchers used the social construction theory of Petter L. Berger and Thomas Luckman in terms of externalization (knowledge), objectivation (trust), and internalization (action). Customary Law that once grew and colored the social life of the Acehnese society, was the legitimacy of Islamic law or social order that was sacred by the people of Aceh, in carrying out the social life of the people of Aceh based on the muyawarah of the ulama and the kings of Aceh according to the Quran and Hadith. Therefore peusijuek be used as a means of mediation in measuring, considering, starting and mediating all issues of social life of the community. The result of this study is the perception of the people of Aceh in maintaining peusijuek constructed into a social reality and identity of Acehnese people in Darul Imarah Sub-district of Aceh Besar Regency. This affects the perception of Acehnese society, especially the Darul Imarah of Aceh Besar District. 
Waduk Keuliling Dan Perubahan Mata Pencaharian Masyarakat Safira Fulkia; Dr. Mahmuddin, M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.856 KB)

Abstract

Abstrak B.indonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan waduk keuliling dan menganalisa dinamika perubahan ekonomi masyarakat dengan keberadaan waduk keuliling yang terletak di Gampong Bak Sukon Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Skripsi ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Peubahan Sosial dari Soerjono Soekanto dengan menggunakan teknik analisis data. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yakni teknik yang dipakai dengan mengacu kapada tujuan serta target penelitian ini sendiri. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, waduk keuliling dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan dapat membantu masyarakat dalam persoalan lapangan pekerjaan di waduk tersebut, akan tetapi lebih waduk keuliling harusnya dikembangkan lagi untuk pengelolaannya agar dapat  melestarikan waduk keuliling, terutama kegiatan perikanan dan wisata juga bagi petani. Dampak waduk keuliling ini sangat berefek kepada petani sekitar karena ekonomi mereka bisa meningkat dibandingkan pada saat sebelum adanya waduk tersebut. Waduk keuliling dibangun untuk beberapa tujuan penting, seperti pembangkit irigasi, dan pengendali banjir. Fungsi utama waduk sebagai untuk pengendali banjir dan jga irigasi , ternyata menimbulkan berbagai kegiatan ikutan yang berkembang di kawasan waduk keuliling, termasuk irigasi pertanian, pengendali banjir, konservasi air, pariwisata dan kegiatan Memancing oleh masyarakat sekitar.  Kata Kunci : Waduk, Perubahan ekonomi masyarakat, Mata Pencaharian.Judul b. Inggris : Reservoir around and change of people livelihood community livelihoods changes (case study in Village Bak Sukon District Kuta Cot Glie Atjeh Districk big) Abstrak b.InggrisThis study aims to determine the impact of the existence of reservoirs and analyze the dynamics of economic changes in the community with the existence of a reservoir located in Gampong Bak Sukon, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar District. This thesis uses a qualitative type of research with descriptive method. Data collection techniques use in-depth interview techniques. The theory used in this research is Social Change theory from Soerjono Soekanto by using data analysis technique. Determination of research subjects conducted by using purposive sampling technique, which is the technique used with reference to the goals and targets of this study itself. The results of this study indicate that, reservoir keuliling can improve the economic welfare of the community and can help the community in employment issues in the reservoir, but more reservoir must be developed again for its management in order to preserve the dam, especially fishery and tourism activities for farmers . The impact of this dam is very affecting the farmers around because their economy can increase compared to the time before the reservoir. The reservoir is built for several important purposes, such as irrigation plants, and flood controllers. The main function of the reservoir as for the control of floods and irrigation jawa, in fact lead to various follow-up activities that developed in reservoir areas, including agricultural irrigation, flood control, water conservation, tourism and fishing activities by surrounding communities.  Keywords: Reservoir, Economic change of society, Livelihood
MAKNA PESAN VERBAL DAN NONVERBAL DALAM PERTUNJUKAN TARIAN SI DALUPA SEBAGAI BUDAYA ACEH BARAT (Studi Pada Sanggar Seni Buraq Lam Tapa Desa Kuta Padang Kecamatan Bubon Kabupaten Aceh Barat) Cut Mizan Asriadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.018 KB)

Abstract

Masyarakat Aceh umumnya sangat menjunjung tinggi kebudayaannya sendiri, khususnya masyarakat Aceh Barat yang terus mendukung dan melestarikan kebudayaan dan kesenian daerah, supaya tidak punah dan terkikis oleh budaya luar. Seni tari merupakan salah satu media komunikasi dalam mewujudkan nilai-nilai keluhan melalui gerak. Dalam tarian banyak terkandung pesan, baik itu pesan verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu peneliti mengambil sebuah judul yaitu Makna Pesan Verbal dan Nonverbal dalam Pertunjukan Tarian Si Dalupa Sebagai Budaya Aceh Barat, studi pada sanggar seni Buraq Lam Tapa desa Kuta Padang kecamatan Bubon Kabupaten Aceh Barat. Fokus penelitian ini adalah terdapat dalam pertunjukan Tarian Si Dalupa, baik itu melalui syair ataupun melalu gerakan-gerakan dalam Tarian Si Dalupa, serta ingin mengkaji fungsi Tarian Si Dalupa tersebut bagi masyarakat Aceh Barat, sehingga disebut tarian asli Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah lima orang, terdiri dari pimpinan sanggar, pengamat Budaya atau Pemerintah Aceh Barat serta masyarakat yang menonton, sedangkan objek penelitian ini adalah makna pesan verbal (syair) dan nonverbal (gerakan) dalam pertunjukan Tarian Si Dalupa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi satu arah dan teori interaksi simbolik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pesan verbal dari syair yang disampaikan ialah supaya masyarakat harus mengintropeksi diri, kita harus berbuat baik sesama manusia dan pesan perjuangan Teuku Umar dan istrinya Tjut Nyak Dhien mengusir Belanda. Sedangkan pesan nonverbal ialah bahwa Si Dalupa ingin mempelihatkan rasa kegembiraannya bahwa terbebas dari hukuman mati sang raja, serta Si Dalupa diumpamakan sebagai benteng pertahanan masyarakat pada masa dulu. Sedangkan fungsi dari Si Dalupa selain hiburan, juga memotivasi masyarakat  agar lebih cinta budaya daerah dan sebagai ajang promosi untuk menjadikan salah satu ikon Aceh Barat.Kata Kunci : Pesan Verbal, Pesan Nonverbal, Tarian Si Dalupa, Budaya Aceh Barat.Verbal and Nonverbal Message Meaning in the Dance of Si Dalupa Performance as a Culture of West Aceh.(Studying at art studio Buraq Lam Tapa of Kuta Padang Village, Bubon Sub-district, West Aceh District)The people of Aceh generally highly uphold their own culture, especially the people of West Aceh who continue to support and preserve local culture and arts, so that it is not extinct and eroded by outside cultures. The art of dance is one of the communication media in realizing the values of complaints through the motion. In many dances contained messages, be it verbal or nonverbal messages. Therefore, the researcher took a title that is Verbal and Nonverbal Message Meaning in the Dance of Si Dalupa Performance as a Culture of West Aceh, studying at art studio Buraq Lam Tapa of Kuta Padang Village, Bubon Sub-district, West Aceh District. The focus of this research is in Si Dalupa dance performance, either through poetry or through the movements in Dance Si Dalupa, and want to study the Dance of Dalupa function for the people of West Aceh, so called the original dance of West Aceh. This study used qualitative research methods. The subjects in this study were five people, consisting of studio leaders, cultural observers or the Government of West Aceh and the people watching, while the object of this study is the meaning of verbal messages (poetry) and nonverbal (movement) in the dance Si Dalupa show. The theory used in this research is the theory of one-way communication and the theory of symbolic interaction. Based on the research it can be concluded that the verbal message of the poem that is delivered is that the society should be self introspection, we must do good human fellow and the message of struggle Teuku Umar and his wife Tjut Nyak Dhien expel the Netherlands. While the nonverbal message is that Si Dalupa wants to show a sense of joy that free from the death penalty of the king, and Si Dalupa likened to the bastion of society in the past. While the function of Si Dalupa in addition to entertainment, also motivate people to love more regional culture and as a promotion to make one of the icon of West Aceh.Keywords : Verbal Messages, Nonverbal Messages, The Dance of Si Dalupa, Culture of West Aceh
Analisis Penggunaan dan Manfaat SMS (Short Message Service) Gateway Oleh Ombudsman RI Perwakilan Aceh Sebagai Media Laporan Pengaduan Publik Ahmad Fauzan Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.155 KB)

Abstract

ABSTRAKSMS gateway merupakan saluran media sebagai salah satu caramempermudah masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian yangmenyangkut pelayanan publik. Ombudsman RI Perwakilan Aceh telahmembuat inovasi yaitu memanfaatkan sistem aplikasi berbasis online yaitupenggunaan layanan SMS gateway untuk mengakomodir setiap laporanpengaduan publik khususnya masyarakat Aceh terkait maladministrasi dilingkungan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenggunaan dan manfaat SMS gateway serta faktor apa saja yang menjadikendala maupun hambatan yang ada. Pada penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif, adapun data primer ditentukan dengan teknikobservasi dan wawancara, sedangkan data sekunder digunakan melaluistudi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara simultan sejak prosespengumpulan data, interpretasi data dan penulisan naratif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan SMSgateway sebagai salah satu saluran media yang mengakomodir laporanpengaduan masyarakat terkait maladministrasi di Provinsi Aceh belummaksimal, dari tiga fitur yang umum dimanfaatkan pada aplikasi SMSgateway, Ombudsman RI Perwakilan Aceh hanya memanfaatkan satu fituryaitu auto replay. Kendala yang dihadapi oleh Ombudsman RI PerwakilanAceh diantaranya belum ada anggaran biaya operasional khusus,minimnya SDM yang mampu mengelola SMS gateway, mengalami troublesystem. Hambatan yang ada seperti kesulitan mengkonfirmasi kembali pelapor, sehingga masyarakat masih enggan menggunakan layanan SMS gateway ini.Kata kunci : SMS gateway, Ombudsman, PublikABSTRACTSMS gateway is a mean of media to help public to report the problems they face regarding to public services. Ombudsman of Republic of Indonesia had made inovation by using online based system application called SMS gateway to accomodate any kind of maladministration the public might face, especially the public of Aceh. This research is aimed to figure out the use and advantages of SMS gateway and the obstacle that might occur in this system. This research use qualitative approach, whereas the main data collected from interview and observation, while the secondary data is analysed by mean of library study the analysis was simultaneously process since the beginning of data collection, interpretation and narative writing. The result shows that the use of SMS gateway is yet optimal in term of it service. From three features those are generally use in this system, only tha auto reply service that used by Ombudsman of Aceh Province. There are some obstacle faced by Ombudsman of Aceh Province, such as inavailability of specific operational fund, lack of human resource and also trouble system. In addition, the hurdles to confrim the report recieve from public as public tend to avoid using this service.Key Word : SMS gateway, Ombudsman, Public
Pengaruh Komunikasi Sarkasme Pada Film Eumpang Breuh Terhadap Perilaku Remaja INDAH SALBILA; Hamdani M.Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1151.217 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul Pengaruh Komunikasi Sarkasme pada Film Eumpang Breuh Terhadap Perilaku Remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi sarkasme pada film Eumpang Breuh terhadap perilaku remaja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek pada penelitian ini sebanyak 78 siswa yang merupakan siswa SMP Negeri 1 Simpang Tiga. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuisioner. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori kultivasi dari  kata-kata Sinis, Getir, Hinaan, kognitif (penerimaan informasi), Afektif  (perasaan),dan Behavioral (sikap/perilaku). Hasil penelitian menunjukkan angka R square atau Koefisien determinasi sebesar 0,583. Ini menandakan bahwa komunikasi sarkasme pada film Eumpang Breuh memiliki pengaruh terhadap perilaku remaja sebesar 58,30% dan sudah termasuk kedalam kategori cukup kemudian didapatkan nilai thitung untuk variable komunikasi sarkasme pada film Eumpang Breuh ialah 10,318 sedangkan nilai ttable ialah 1,992 pada taraf signifikasi 5%. Jika thitung ttabel (10,318 1,992) dengan tingkat signifikansi 5% maka Ha dapat diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Artinya, menonton film Eumpang Breuh yang sangat signifikasi berpengaruh terhadap perilaku remaja.The influence of sarcastic communications found in Eumpang Breuh movie towards behavioral of teenagersABSTRACT- This research is titled The Influence of Sarcastic Communications Found in Eumpang Breuh Movie towards Teenagers’ behaviors, This research aimed to find out how big was the influence of sarcastic communications found in Eumpang Breuh movie towards behavioral of teenagers. The approach used in this research was the descriptive quantitative approach. The number of subjects in this research was 78 students who enrolled in SMP Negeri 1 Simpang Tiga. Technique of data collection was done by way of spreading questionnaires. The theory used in this research was the theory of Cultivation drawn from cynical, bitter, offensive words, Cognitive (acceptance of information), Affections (feelings), and Behavioral (attitude). The research results showed that the figure of R square or the Coefficient of Determination was as big as 0,583. This number signified that the sarcastic communications found in Eumpang Breuh movie had an influence on the teenagers’ behaviors with the total percentage of 58,30% which made it already in the sufficient category. Then it was acquired that the value of thitung (count) for the sarcastic communications variable in Eumpang Breuh movie was 10,318, while the value of ttable was 1,992 at the significant standard of 5%. If thitung ttable (10,318 1,992) with the level of significance at 5%, then Ha is accepted. So it can be concluded that the Ha was accepted. That means, the activity of watching Eumpang Breuh movie significantly has an influence towards teenagers’ behaviors.
Strategi Manajemen Birokrasi Oleh PT. Angkasa Pura II Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Maya Zuhrianti; Bukhari Bukhari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK. PT. AngkasaPura II adalah salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang transportasi udara. Dalam menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik, diperlukan sistem birokrasi yang bagus. Namun dewasa ini, kualitas pelayanan publik masih belum memberikan kepuasan bagi masyarakat. Hal ini disebabkan salah satunya oleh masih rendahnya profesionalisme birokrasi, yang dapat dilihat dari sistem birokrasi yang masih belum berjalan dengan semestinya. Tujuan dilakukannya penilitian ini untuk melihat upaya yang dilakukan PT. Angkasa Pura II dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bandara Sultan Iskandar Muda. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Birokrasi yang dikemukakan oleh Max Weber. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Bandara Sultan Iskandar Muda. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tahap wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan  dalam penelitian telah ditetapkan sekitar 8 (delapan) orang yang terdiri dari pihak PT. Angkasa Pura II yang merupakan informan kunci dalam penelitian ini dan para penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Angkasa Pura II telah menerapkan beberapa prinsip dasar idealnya suatu birokrasi yang dikemukakan oleh Weber. Namun dalam penerapannya PT. Angkasa Pura II belum sepenuhnya optimal dalam menerapkan prinsip birokrasi Weber dengan baik. Sehingga menimbulkan keluhan dan ketidakpuasan masyarakat akan pelayanan yang ternyata kurang memuaskan bagi masyarakat. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem birokrasi yang diterapkanoleh PT. Angkasa Pura II belum sepenuhnya optimal. Hal ini dapat dilihat dari adanya beberapa aturan prosedur yang belum dijalankan dengan baik, seperti masih adanya sistem yang tidak menganut prinsip netral seperti masih melibatkan rasa interpersonal dalam pekerjaan, sehingga berdampak bagi kualitas pelayanan publik di Bandara Sultan Iskandar Muda. ABSTRACT. Angkasa Pura II inc. is one of the State-Owned Enterprise (SOE) speacializing in air transportation. In order to provide an excellent public service, a good bureaucratic system is required. On the contrary, the quality of public services is has not been able to statisfiy the costumers. One of the possible causes these phenomena was lack of professionalism on the bureaucracy indicated by the bureaucratic system which did not run properly.This study is meant to see the effort made by Angkasa Pura II inc. In optimizing public services quality at Sultan Iskandar Muda International Airport. The theory used in this research is the theory or bureaucracy proposed by Max Weber. The method employed in this studyis descriptive qualitative method, which took place in Sultan Iskandar Muda International Airport. The data collection instruments used in this study were interview, observation and documentation. There were8 informants chosen as sample including Angkasa Pura II inc. staff and passengers at Sultan Iskandar Muda International Airport.Based on the obtained result, Angkasa Pura II inc. has applied the principle of an ideal bureaucracy proposed by Weber but in practice it was not done optimally. Therefore, it makes people keep complaining and questioning to the distastified service at Sultan Iskandar Muda International Airport. In conclusion, the system of bureaucracy at Angkasa Pura II inc. was not prformed optimally which can be seen from the unimplemented procedures, such as the sign of uneutral system involving interpersonal relationship in work. Such condition affected the quality of public service in Sultan Iskandar Muda International Airport. 
Etnonasionalisme Mantan Anggota GAM di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Periode 2009 – 2014 dalam Perumusan Qanun Bendera dan Lambang Aceh. Kharinda Rizky; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.912 KB)

Abstract

Etnonasionalisme merupakan salah satu bentuk dari nasionalisme dimana daerah/etnis  memperoleh  kebenaran  politik  dari  negara  asalnya.  Pasca  damai Aceh memiliki kekhususan yakni berhak membuat bendera dan lambang sendiri, hal ini juga sesuai dengan perjanjian MoU Helsinki. Qanun Aceh Nomor 3 Tahun2013 menetapkan bulan bintang sebagai bentuk dari bendera Aceh yang notabennya adalah bendera GAM. Setelah disahkan Qanun bendera dan lambang Aceh ini menuai kontroversi pasalnya bertentangan dengan PP Nomor 77 Tahun2007 tentang Lambang Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnonasionalisme mantan anggota GAM di DPRA Periode 2009-2014 dalam Perumusan Qanun Bendera dan Lambang Aceh. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Etnonasionalisme dan Teori Sistem Politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah Teknik Purposive Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara semiterstruktur dan studi dokumentasi Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  nilai  dan  rasa  etnonasionalisme GAM pada anggota DPRA, khususnya mantan anggota GAM sangat berimplikasi terhadap pemikiran dan output yang dihasilkan oleh DPRA. Bendera Aceh berbentuk bulan bintang merupakan manifestasi dan pengejawantahan dari nilai etnonasionalisme. Besarnya pengaruh etnonasionalisme tersebut membentuk sebuah pemikiran kolektif DPRA. Pertentangan terhadap PP Nomor 77 Tahun2007 justru dianggap sebagai peraturan yang keliru, karena cacat pada proses formil pembuatan peraturan yang berkenaan dengan Aceh.  Kata Kunci: Etnonasionalisme, Qanun Bendera dan Lambang Aceh,GAM, DPRA
STRATEGI KOMUNIKASI SPG ROKOK LUCKY STRIKE MILD DALAM MENINGKATKAN OMZET PENJUALAN PT. BENTOEL INTERNASIONAL INVESTAMA PERWAKILAN BANDA ACEH Alvo Munawar; Ishak Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.557 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “strategi komunikasi SPG rokok Lucky Strike Mild dalam meningkatkan omzet penjualan PT. Bentoel Internasional Investama Perwakilan Banda Aceh”. Penelitian hanya mengkaji tentang strategi komunikasi yang digunakan Sales Promotion Girl (SPG) rokok Lucky Strike Mild dalam meningkatkan omzet penjualan PT. Bentoel Internasional Investama Perwakilan Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana srategi komunikasi SPG rokok Lucky Strike Mild dalam meningkatkan omzet penjualan PT. Bentoel Internasional Investama perwakilan Banda Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pemasaran dan teori AIDDA yang merupakan bentuk efek yang menjelaskan bagaimana konsumen mampu mencerna strategi komunikasi yang digunakan SPG, yang mana menimbulkan pengaruh terhadap omzet penjualan PT. Bentoel Internasional Investama. Landasan konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran, promosi penjualan, omzet penjualan dan PT. Bentoel Internasional Investama yang berguna untuk menjelaskan mengenai fenomena sosial yang diteliti serta mendukung asumsi dari teori yang digunakan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam subjek penelitian ini, terdapat empat informan dari masing-masing bagian kerja yang terdapat pada PT. Bentoel Internasional Investama perwakilan Banda Aceh, sedangkan objek pada penelitian ini adalah pengaruh dari strategi komunikasi yang digunakan SPG terhadap omzet penjualan PT. Bentoel Internasional Investama Perwakilan Banda Aceh dan dokumentasi. Penelitian ini hanya melihat bagaimana strategi komunikasi yang digunakan para SPG dalam meningkatkan omzet penjualan perusahaan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam menjalankan strategi komunikasinya SPG rokok Lucky Strike Mild menggunakan teknik komunikasi persuasif saat mempromosikan rokok sudah efektif dan efisien dalam meningkatkan omzet penjualan perusahaan.Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Omzet Penjualan.ABSTRACTCommunication strategy plays an important role for the company. Communication strategy is needed to increase the sales volume of a product within the company. Communication strategy is very important for sellers because of this communication will arise interest from consumers.In Indonesia today many circulating in the market of new cigarette brands that give impact to the development of the business world, one of which is PT. Bentoel International Investama has just issued a new cigarette product that is Lucky Strike Mild. In the launch of the new product, it will require an effective promotion and sales strategy to introduce Lucky Strike Mild to the public.The aim of this study was to know how Communication Strategy used by SPG of Lucky Strike Mild cigarette in increasing sales turnover of PT. Bentoel Internasional Investama of Banda Aceh region.The research approach of this study used qualitative research with descriptive method. From the analysis results obtained a clear picture of the problems in research. From this research, it found that in carrying out the communication strategy, SPG of Lucky Strike Mild cigarette used persuasive communication technique when promoting cigarette and it has been effective and efficient in increasing sales turnover of the company.Based on the results of the analysis it is found that in marketing Lucky Strike Mild cigarette products the SPG uses different communication strategies in the way they are applied. However, it would be better if added some alternative effective communication strategies other for the company's turnover continues to increase without decreasing. Keyword : Communication Strategy, Sales Turnover.
.Strategi Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Penyandang Disabilitas Rahmat Aulia; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi interpersonal orang tua dalam meningkatkan rasa percaya diri anak penyandang disabilitas kategori Tunagrahita, serta untuk mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam meningkatkan rasa percaya diri anak penyandang disabilitas kategori Tunagrahita. Penelitian ini menggunakan teori Perencanaan Charles Berger dalam merencanakan komunikasi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan orang tua yang mempunyai anak disabilitas kategori Tunagrahita. Hasil penelitian diperoleh bahwa orang tua menggunakan teori perencanaan yang dikemukakan Charles Berger, dengan terlebih dahulu menetapkan rencana-rencana sebagai gambaran untuk langkah-langkah atau kegiatan komunikasi yang akan dilakukan agar mencapai tujuan yang diharapkan. Langkah  yang dilakukan oleh Orang tua yaitu dengan merumuskan strategi komunikasi. Langkah pertama yaitu pendekatan secara individu kepada anak. Langkah kedua menyusun pesan berupa mencontohkan figur lain kepada anak dan memberikan nasehat. Langkah ketiga menetapkan metode yaitu memberikan contoh teladan kepada anak dan memberikan hukuman untuk membuat anak tidak mengulangi kesalahan yang sama. Faktor pendukung keberhasilan komunikasi interpersonal orang tua dan anak adalah kredibilitas, kemampuan intelektual, kepercayaan, kematangan tingkat emosional dan berorientasi kepada psikologis komunikan. Sementara faktor penghambat yaitu interaksi dan pengalaman. Kata Kunci:   Strategi Komunikasi Interpersonal, Orang tua, Anak, Penyandang Disabilitas, Teori Perencanaan.

Page 26 of 102 | Total Record : 1018