cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
KEBIJAKAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA UNTUK PROGRAM PADAT KARYA (STUDI KASUS GAMPONG PANGGE PILOK, KABUPATEN PIDIE) Lailatun Rahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalokasian dana desa menjadi tanggung jawab dari pemerintah desa sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, sebagai bentuk upaya pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat desa melalui anggaran dana desa. Pengalokasian dana desa yang terus dilakukan secara konsisten setiap tahunnya untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di desa, program padat karya desa merupakan salah satu kebijakan yang diharapkan dapat menjadi solusi perwujudan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia di desa. Gampong Pangge Pilok telah menerapkan kegiatan program padat karya melalui anggaran dana desa, kebijakan kepala desa terhadap program ini yang sudah dijalankan, akan tetapi belum maksimal dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan kepala desa dalam rangka pengelolaan dana desa untuk program padat karya Di Gampong Pangge Pilok. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dengan teori kriteria penentuan kebijakan publik menurut Said Zainal Abidin yaitu efektivitas, efisien, cukup, adil, terjawab. Hasil penelitian ini menunjukkan kebijakan dari kepala desa dalam pengelolaan dana desa untuk program padat karya Di Gampong Pangge Pilok belum terarah dengan baik. Dikarenakan kebijakan yang sudah dibuat belum sepenuhnya menjawab persoalan masalah seperti yang diharapkan oleh masyarakat. Sedangkan yang menjadi hambatan adalah kurangnya partisipasi masyarakat desa dalam keikutsertaan perumusan kebijakan yang ada didesa dan hambatan selanjutnya adalah tidak adanya kesesuaian antara perencanaan dan implementasi kebijakan yang dilaksanakan oleh perangkat desa. Untuk itu diharapkan kedepannya padat karya bisa menjadi program pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia didesa yang dapat memberikan kesejahteraan di desa dengan arah kebijakan pengelolaan yang terarah dan berkeadilan. Kata kunci: Kebijakan Publik, Kepala Desa, Program Padat Karya
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI PROVINSI ACEH Bela Safira; Alfi Rahman; Wais Alqarni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan merupakan landasan pemerintah Aceh membentuk Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh. Setelah adanya peraturan tersebut, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi setiap tahun di beberapa wilayah yang memiliki kerentanan yang tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Aceh yang dilihat melalui pendekatan collaborative governance serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini menggunakan teori Bryson dkk (2006) sebagai pisau analisis yang meliputi initial condition, process components, structure and governance, contingencies and constraints, dan outcomes and accountabilities. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara dengan teknik analisis data konten analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kolaborasi yang dilakukan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Aceh pada indikator initial condition sudah terlihat. Pada  indikator contingencies and constraints, outcomes and accountabilities, structure and governance, process components  masih mengalami kendala di beberapa elemen pendukung pada indikator tersebut. Terdapat beberapa kendala dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Aceh mulai dari kurangnya anggaran serta penegakan hukum belum masif dilakukan terhadap pelaku pembakaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah melakukan kerjasama dengan menggandeng pihak swasta yakni WALHI dan HAkA, meningkatkan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, menambah jumlah alokasi anggaran untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta melakukan sosialisasi secara merata terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang meliputi PLTB serta Pengolahan Lahan Tanpa Bakar di setiap wilayah yang memiliki kerentanan yang tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan.Kata kunci: Collaborative Governance, Pengendalian, Kebakaran Hutan dan Lahan, Provinsi Aceh
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MENGGUNAKAN LOKA PASAR SHOPEE DI KOTA BANDA ACEH Vera Saftriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belanja daring menjadi kegiatan yang sering dilakukan dikalangan masyarakat, hadirnya e-WOM menjadi alternatif yang memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan dalam membeli produk. Shopee menjadi aplikasi belanja daring yang sering digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Electronic Word of Mouth dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian menggunakan loka pasar shopee di kota Banda Aceh. Menggunakan teori tindakan beralasan sebagai landasan dengan menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Hasil analisis 270 data menggunakan program IBM SPSS 25 melalui Uji F dan Uji T menunjukkan bahwa nilai p-value pengaruh Electronic Word of Mouth (X1) dan kepercayaan konsumen (X2) 0,000 dan 0,05, secara simultan dan parsial pada saat yang sama , berpengaruh signifikan pada variabel keputusan pembelian. Nilai t hitung variabel (X1) yaitu 5,798 dan variabel (X2) yaitu 6,730. Dari nilai tersebut dapat dilihat nilai t hitung dari kedua variabel lebih besar dari pada nilai t tabel sebesar 1,968 sehingga dapat dilihat bahwa variabel Electronic Word of Mouth (X1) dan variabel kepercayaan konsumen (X2) sama-sama memiliki pengaruh yang kuat terhadap variabel keputusan pembelian (Y) sehingga H2 dan H3 dapat diterima. Dari hasil uji R square di peroleh nilai R square 0,346 (35%) memiliki arti bahwa kemampuan pada variabel dependen penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 35% sedangkan sisanya sebesar 65% yang dijelaskan oleh variabel lain selain variabel independen penelitian. Dengan adanya e-WOM dalam menyebarkan informasi berpengaruh terhadap keputusan seseorang untuk melakukan keputusan pembelian dan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dalam menentukan pilihan konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Peneliti menyerankan dengan adanya e-WOM dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yag baik agar terhindar dari penipuan megenai suatu produk atau aplikasi. Kata kunci: Electronic Word of Mouth, Kepercayaan Konsumen, Keputusan Pembelian
KEBIJAKAN GUBERNUR ACEH TENTANG PERATURAN GUBERNUR (PERGUB) NOMOR 49 TAHUN 2016 PEMBERIAN CUTI MELAHIRKAN (STUDI ANALISIS CUTI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF) Agustia Agustia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Gubernur (pergub) No. 49 Tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif disahkan oleh Gubenur Aceh bapak Dr. H. Zaini Abdullah dengan pemberian cuti melahirkan selama 6 bulan bagi para pegawai negeri sipil (PNS), tenaga honorer/kontrak perempuan. Namun yang terjadi penerapan implementasi qanun ini tidak berjalan maksimal hanya satu orang saja yang mengikuti sesuai ketentuan pergub tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses implementasi pergub No. 49 Tahun 2016 tentang pemberian ASI Eksklusif, untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam proses pengimplementasian pergub No. 49 Tahun 2016. Penelitian menggunakan teori kebijakan publik. Sedangkan metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikoleksi melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwasanya impelementasi Pergub No.49 tahun 2016, sudah berjalan lima tahun, hanya satu pegawai saja yang mengajukan proses cuti melalui Pergub No. 49 tahun 2016 dalam cuti melahirkan, pengaruh yang dari impelementasi Pergub tidak memiliki pengaruh secara signifikan sehingga pegawai instansi tidak mempergunakan Pergub sebagai aturan cuti melahirkan dan menyusui. Adapun kendala dalam implementasi pergub para pegawai mengajukan cuti melahirkan dan menyusui berpedoman dengan PP No. 11 Tahun 2017, selain itu masih lemahnya koordinasi antara instasi yang belum berjalan. Kesimpulan implementasi Pergub No. 49 Tahun 2016 sudah berjalan lima tahun akan tetapi selama penerapan pergub hanya satu orang saja yang menerima cuti dengan diterapkannya Pergub No. 49 Tahun 2016 sehingga pelaksanaan Pergub belum berjalan baik. Terkait kendala para pegawai menggunakan PP No. 11 Tahun 2017 sebagai acuan yang akan cuti melahirkan dan menyusui sehingga penggunaan Pergub tidak menjadi suatu keharusan untuk diikuti. Pemerintah Aceh harus lebih menekankan pelaksanaan Pergub No.49 Tahun 2016 berjalan sesuai aturan dan perlu mengintruksikan ke semua intansi agar pelaksanaan dapat terjalankan. Kata Kunci : ASI, Pergub, Pemerintah Aceh.
Kualitas pelayanan publik: fenomena peninggalan pembayaran pelanggan perusahaan daerah air minum(Pdam) tirta mountala cabang siron kabupaten Aceh besar alif amru fasya; Dr. Dahlawi, M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKManajemenl PDAM Tirtal Mountala telahl memberikan pelayananl terbaiknya bagil seluruh masyarakatl Aceh lBesar. Biayal air bersihl yang diberlakukanl harus sesuail dengan dayal beli lmasyarakat, karenal air merupakanl kebutuhan primerl masyarakat yangl harus mampul disediakan olehl pemerintah. Tujuan lebih mendalam tentang kualitas pelayanan publik: fenomena penunggakan pembayaran pelanggan (PDAM) Tirta Mountala Cabang Siron Kabupaten Aceh Besar. Selain itu perlu mendapatkan pengaruh kualitas pelayanan publik terhadap penunggakan pembayaran oleh pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Cabang Siron Kabupaten Aceh Besar dan Apal saja upayal yang dilakukanl Perusahaan Daerahl Air Minuml (lPDAM) Tirtal Mountala Cabang Siron Kabupaten Aceh Besar dalam mengatasi penunggakan pembayaran pelanggan. Metode dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian lapangan berdasarkan observasi, hasil wawancara dengan informan terkait, dokumentasi, serta literatur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan Kualitas pelayanan publik terhadap penunggakan pembayaran oleh pelanggan Perusahaanl Daerah Airl Minum (lPDAM) Tirtal Mountala Cabang Siron Kabupatenl Aceh Besarl memiliki beberapa indikator dalam mengatasi permasalahan penunggakan pembayaran pelanggan diantaranya bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati dengan melakukan pendekatan tersebut direalisasikan sesuai dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak Tirta Mountala Cabang Siron Aceh Besar.Upaya yang dilakukan Perusahaanl Daerah Airl Minum (lPDAM) Tirtal Mountala Cabang Siron Kabupatenl Aceh Besarl dalam mengatasi penunggakan pembayaran pelanggan dialakukan dengan pengecekan dan penagihan berkala serta penindakkan dengan pendekatan humanis dengan tetap memperhatikan konsep pelayanan publik yang baik dan semaksimal mungkin untuk pengembangan perusahaan serta efisiensi biaya terus diupayakan dalam rangka peningkatan laba usaha perusahaan. Diharapkan peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara terakomodir dari pengembangan perusahaan PDAM, dan faktor-faktor internal hingga eksternal lebih dahulu dapat diindentifikasikan secara menyeluruh tampa adanya satu hal pun yang terlewatkan. Quality of public services: the phenomenon of legacy customer payments to the local drinking water company (Pdam) Tirta Mountala, Siron branch, Aceh Besar districtABSTRACT The management of PDAM Tirtal Mountala has provided the best service for all the people of Greater Aceh. The cost of clean water that is imposed must be in accordance with the purchasing power of the community, because water is a primary need of the community which the government must be able to provide. A more in-depth objective regarding the quality of public services: the phenomenon of arrears in customer payments (PDAM) Tirta Mountala Siron Branch, Aceh Besar District. In addition, it is necessary to obtain the influence of the quality of public services on arrears in payments by customers of the Regional Drinking Water Company (PDAM) Tirta Mountala, Siron Branch, Aceh Besar District and what efforts have been made by the Regional Drinking Water Company (lPDAM) Tirtal Mountala, Siron Branch, Aceh Besar District in overcoming arrears customer payments. The method in this research is qualitative with a descriptive approach. The data in this study were obtained from the results of field research based on observation, results of interviews with related informants, documentation, and literature. The theory used in this research is public service theory. The results of the study show that the quality of public services for arrears in payments by customers of the Tirtal Mountala Regional Drinking Water Company (IPDAM) Siron Branch, Aceh Besar District has several indicators in overcoming the problem of arrears in customer payments including direct evidence, reliability, responsiveness, assurance and empathy by taking this approach. realized in accordance with the quality of service provided by the Tirta Mountala Siron Aceh Besar Branch. The efforts made by the Regional Drinking Water Company (IPDAM) Tirtal Mountala Siron Branch Aceh Besar District in dealing with arrears in customer payments are carried out by periodic checking and billing as well as taking action with a humanist approach by still paying attention to the concept of good public service and as much as possible for the company's development and cost efficiency continues to be pursued in order to increase the company's operating profit. It is hoped that the improvement in service quality must be carried out in an accommodated manner from the development of the PDAM company, and internal to external factors can be identified as a whole beforehand without missing a single thing.
Pemberitaan Pesan Komunikasi Risiko Covid-19 Pada Portal Media Serambinews.com Nailil Marziah; Dr. Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian mendekripsikan hasil pengujian kategorisasi yang menjadi protokol penelitian terhadap teks pada berita dalam rubrik berita pada rentang edisi 01 Januari – 31 Desember 2020 di media Serambinews.com tentang bagaimana pemberitaan pesan komunikasi risiko Covid-19 guna meneliti pesan-pesan yang tampak dengan melihat kategori apa saja yang lebih dominan diberitakan oleh Serambinews.com yang beroperasi di Aceh menggunakan Teori Agenda Setting. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Adapun unit analisis yang dijadikan bahan kajian dalam penelitian ini adalah unit pencatatan (recording units). Dalam hal ini, pencatatan diperoleh dari teks atau narasi berita pada media Serambinews.com dengan menggunakan pendekatan Komunikasi Risiko dari indikator risk assessment, risk management, dan risk communication. Hasil analisis dalam penelitian ini membuktikan bahwa peningkatan perspektif masyarakat Aceh terhadap risiko pemberitaan yang diberitakan oleh Serambinews.com selama Covid-19 terjadi dipengaruhi oleh komunikasi risiko yang disampaikan oleh serambinews.com. Kata Kunci: Komunikasi Risiko, Risk Assessment, Risk Management, Risk Communication, Content Analysis. Reporting of Covid-19 Risk Communication Messages on the Serambinews.com Media Portal ABSTRACTThis study describes the results of the categorization test which is a research protocol on text on news in the news rubric in the edition range of January 01 – December 31, 2020 on Serambinews.com media about how to report Covid-19 risk communication messages to examine messages that seen by looking at which categories are more dominantly reported by Serambinews.com which operates in Aceh using the Agenda Setting Theory. The type of research conducted is descriptive research with content analysis method. The unit of analysis used as study material in this study is the recording unit. In this case, the recording was obtained from text or news narration on Serambinews.com media using a Risk Communication approach from risk assessment, risk management, and risk communication indicators.Keywords: Risk Communication, Risk Assessment, Risk Management, Risk Communication, Content Analysis, and Recording Units
“ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEUCHIK DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELAYANAN APARATUR GAMPONG” (Studi Penelitian di Gampong Teureubeh Kecamatan Kota Jantho Aceh Besar) Ery Nurhadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi di gampong adalah ketidak puasan masyarakat terhadap kepemimpinan Keuchik dan aparatur gampong, yang biasanya menimbulkan protes, ketidak pedulian masyarakat, dan kurang harmonisnya hubungan Keuchik dengan aparatur yang berujung kepada berkurangnya pelayanan aparatur gampong kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kepemimpinan Keuchik gampong Teureubeh kecamatan Kota Jantho kabupaten Aceh Besar terhadap efektivitas pelayanan aparatur gampong. Mengingat pentingnya kepemimpinan sebagai faktor penentu dalam sukses atau gagalnya pemerintahan gampong maka penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menjelaskan kepemimpinan Keuchik Teureubeh dan pengaruhnya dalam meningkatkan pelayanan aparatur gampong kepada masyarakat. Sebagai acuan dalam penelitian ini, peneliti berpijak pada pendapat para ahli tentang teori kepemimpinan diantaranya gaya kepemimpinan, tipe kepemimpinan dan aspek kepemimpinan dalam sebuah organisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan sumber data primer berupa hasil wawancara 8 orang informan penelitian yang terdiri dari Keuchik dan aparatur gampong Teureubeh, ditambah dengan hasil observasi. Sedangkan data sekunder berasal dari studi dokumentasi. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan Keuchik yang ditinjau dari 4 aspek kepemimpinan yaitu pengarahan, koordinasi dan komunikasi, pengambilan keputusan dan pengawasan menunjukkan bahwa kepemimpinan Keuchik Teureubeh yang demokratis yang ditinjau dari 4 aspek kepemimpinan tersebut telah memberikan pengaruh besar terhadap pelayanan aparatur gampong kepada masyarakat sehingga menjadi lebih efektif. Untuk meningkatkan perekonomian, pemerintah gampong Teurebeh bersama masyarakat hendaknya mengembangkan potensi daerah terutama sektor ekonomi dan pariwisata.  Kata Kunci: Kepemimpinan, Keuchik/Aparatur Gampong 
Eksistensi Radio Serambi FM Pada Era Digital Elfira Rahmadhani; Deni Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio merupakan media massa yang berfungsi sebagai media yang dapat memenuhi kebutuhan khalayak secara utuh, menyebarluaskan informasi secara cepat maupun serentak, baik dari segi informasi dan hiburan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara Radio Serambi FM dalam mempertahankan eksistensinya melalui penggunaan media sosial pada era disruptif di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah teori niche yang dikembangkan oleh Dimmick dan Rohtenbuhler dimana media harus mampu bersaing untuk tetap hidup didalam dunia media industri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, dan menggunakan teknik puposive sampling untuk menentukan informan. Sedangkan untuk tekhnik analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Radio Serambi FM dapat mempertahankan eksistensinya pada era disruptif melalui penggunaan media sosial seperti instagram, twitter dan facebook, juga melalui media massa seperti radio konvensional maupun melalui portal berita online dan koran. “The Existence of Serambi FM Radio in the Disruptive Era” Radio is a mass media that functions as a medium that can meet the needs of the audience as a whole, disseminate information quickly and simultaneously, both in terms of information and entertainment. The purpose of this study is to find out how Radio Serambi FM maintains its existence through the use of social media in the disruptive era in Banda Aceh City. The theory used is the niche theory developed by Dimmick and Rohtenbuhler where the media must be able to compete to stay alive in the world of industrial media. This study uses a qualitative descriptive method, by collecting data through interviews, observation and documentation, and using a purposive sampling technique to determine informants. Meanwhile, the data analysis technique uses the Miles and Huberman data analysis model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study are Serambi FM Radio can maintain its existence in the disruptive era through the use of social media such as Instagram, Twitter and Facebook, also through mass media such as conventional radio as well as through online news portals and newspapers.
REKRUTMEN POLITIK GENERASI MILENIAL PARTAI ACEH (Muda Seudang Sebagai Sarana Kaderisasi Politik Partai Aceh) Adjie Anzulai
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPartai Aceh sebagai  kekuatan politik yang dominan dan diperhitungkan dalam kontestasi politik di Aceh. Partai ini didirikan oleh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka, dalam keikutsertaannya Partai Aceh memenangkann kontestasi pemilu sebanyak tiga kali secara berturut-turut sejak pertama kali keikutsertaannya pada pemilu 2009. Pada pemilu 2019 lalu partai-partai yang mengalami pelonjakan suara dapat dipastikan sangat dibantu oleh suara-suara generasi milenial. Di Aceh suara milenial pada pemilu lalu bahkan sampai pada angka 25%. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui sejauh mana proses Partai Aceh dalam melakukan rekrutmen terhadap generasi milenial dan untuk memahami dampak dari rekrutmen politik yang dilakukan Partai Aceh   terhadap generasi milenial. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan data analisis melalui dokumentasi dan wawancara. Teori yang digunakan dalam penilitian ini ialah teori partai politik dan teori reikrutmen politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Aceh saat telah melakukan perubahan dan mekanisme dalam menghimpun kekuatan dan menarik minat generasi milenial untuk dapat bergabung di Partai Aceh. Pola yang sebelumnya yang menerapkan sistem rekrutmen tertutup dan saat ini pola rekrrutmen yang terbuka menunjukkan Partai Aceh sangat berbenah atas kekurangan mereka. Dampak kemunculan Muda Seudang sangat berperan penting dalam proses menjaring generasi milenial Aceh dalam partipasi ke dalam Partai Aceh sehingga ini menjadi modal yang sangat bagus bagi Partai Aceh sendiri dengan adanya Muda Seudang secara tidak langsung, akan menjadikan kader-kader yang dipersiapkan untuk dapat berproses di Partai Aceh. Partai Aceh harus mengikuti perkembangan kualitas demokrasi yang salah satunya melakukan regenerasi di internal Partai Aceh dan menjadi institusi Partai politik yang modern dalam dinamika politik lokal maupun nasional. Kata Kunci: Rekrutmen, Partai Politik, Partai Aceh, Muda Seudang.ABSTRACTThe Aceh Party is a dominant political force that is taken into account in political contestation in Aceh. This party was founded by former combatants of the Free Aceh Movement, in its participation the Aceh Party won the election contestation three times in a row since its first participation in the 2009 elections. In the 2019 elections, the parties that experienced a surge in votes were certainly greatly assisted by the voices of the millennial generation. In Aceh, the millennial vote in the last election even reached 25%. The purpose of the research is to find out the extent of the Aceh Party's process in recruiting the millennial generation and to understand the impact of political recruitment carried out by the Aceh Party on the millennial generation. The approach in this research uses a descriptive qualitative approach, and data analysis through documentation and interviews. The theories used in this research are political party theory and political recruitment theory. The results showed that the Aceh Party has made changes and mechanisms in gathering strength and attracting millennials to join the Aceh Party. The previous pattern of implementing a closed recruitment system and now an open recruitment pattern shows that the Aceh Party is very improved for their shortcomings. The impact of the emergence of Muda Seudang is very important in being a banging force in the process of attracting Aceh's millennial generation in participating in the Aceh Party so that this is a very good capital for the Aceh Party itself with the existence of Muda Seudang indirectly, will make cadres who are prepared to be able to process in the Aceh Party. The Aceh Party must follow the development of the quality of democracy, one of which is to regenerate within the Aceh Party and become a modern political party institution in local and national political dynamics.        Keywords: Recruitment, Political Parties, Aceh Party, Muda Seudang. 
Responsivitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Menghadapi Banjir Di Kabupaten Aceh Timur Irfan Fajar; Bustami Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2023): volume 8, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBanjir merupakan salah satu bencana yang rawan terjadi di Kabupaten Aceh Timur yang berdampak terhadap korban jiwa maupun harta benda. Penanggulangan banjir merupakan salah satu kewajiban BPBD Aceh Timur untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui Responsivitas BPBD dalam penanggulangan bencana banjir di Aceh Timur, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penanggulangan bencana banjir. Teori yang digunakan adalah teori Resposivitas dan Penanggulangan Bencana Nasional berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik mengoleksi data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responsivitas BPBD Kabupaten Aceh Timur dalam penanggulangan bencana banjir adalah berprinsip pada cepat dan tepat, prioritas, koordinasi dan keterpaduan, berdaya guna dan berhasil guna, transparansi dan akuntabilitas, kemitraan, pemberdayaan, nondiskriminatif dan nonpolitis. Penerapan semua prinsip in terbukti mampu menanggulangi bencana banjir yang fokus pada penyelamatan korban terlebih dahulu dan penanganan setelah terjadi banjir. Faktor pendukungnyan adalah adanya kerjasama yang kuat, saling mendukung semua kompnen masyarakat dan memiliki tujuan yang sama dalam penanggulangan bencana. BPBD Aceh Timur melakukan edukasi kepada masyarakat langkah-langkah saat pra bencana, ketika terjadinya bencana dan setelah bencana, hal ini untuk menjadikan masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Faktor penghambat penanggulangan bencana adalah terbatasnya sarana dan prasarana dan masih kurangnya sebagian masyarakat untuk proaktif bersama pemerintah dalam penanggulangan bencana. Dari hasil penelitian ini dapat disarankan bahwa pemerintah Aceh Timur harus mengalokasikan anggaran yang maksimal dalam penanggulangan bencana banjir.Kata Kunci: Responsivitas, Penanggulangan Bencana, BanjirResponsiveness of the Regional Disaster Management Agency in Facing Floods in East Aceh DistrictABSTRACTFlood is one of the disasters that are prone to occur in East Aceh Regency which has an impact on casualties and property. Flood control is the obligation of all parties to create a community that is resilient to disasters. The purpose of this study was to determine the response of BPBD in flood disaster management in East Aceh, as well as supporting and inhibiting factors in flood disaster management. This study uses qualitative methods and data collection techniques through interviews, observation and documentation. The theory used is the theory of National Disaster Management based on Law no. 24 of 2007. The results of this study indicate that the response of the BPBD of East Aceh Regency in flood disaster management is based on the principles of quick and precise, priority, coordination and integration, efficient and effective, transparency and accountability, partnership, empowerment, non-discrimination and non-political. The application of all these principles has proven to be able to overcome flood disasters which focus on saving victims first and handling after a flood occurs. The supporting factor is the existence of strong cooperation, mutual support for all community components and having the same goal in disaster management. BBPD Aceh Timur conducts education to the public on steps during pre-disaster, when a disaster occurs and after a disaster, this is to make the community resilient to disasters. The inhibiting factor for disaster management is the limited facilities and infrastructure and the lack of some people to be proactive with the government in disaster management. From the results of this study it can be suggested that the East Aceh government should allocate the maximum budget for flood disaster management.Keywords: Responsiveness, Disaster Management, Flood 

Page 90 of 102 | Total Record : 1018